<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139</id><updated>2011-07-07T19:36:31.521-07:00</updated><category term='ANAK TK MAKAN COKELAT ISI NARKOBA'/><category term='2'/><category term='tugas 4'/><category term='pupukpupuk'/><category term='tugas3'/><category term='nama protein dan fungsinya......'/><category term='permendiknas no 24'/><category term='jenis protein'/><category term='nama protein dalam telur ayam'/><category term='permendiknas standar biaya pendidikan'/><category term='pupuk organik'/><category term='aemasem'/><category term='essensialisme'/><category term='Telur Asin'/><category term='Berapa komposisi/ kandungan unsur hara dalam urea dan npk?'/><category term='permendiknas no 22'/><category term='definisi perenialisme'/><category term='teori pembelajaran'/><category term='NILAI-NILAI PENDIDIKAN DI INDONESIA'/><category term='permendiknas tentang standar pendidik dan tenaga kependidikan'/><category term='cara mambuat pupuk'/><category term='dan progressivisme'/><category term='permendiknas tentang penilaian pendidikan'/><category term='etika dalam  dunia pendidikan'/><category term='file 2'/><category term='mewujudkan pendidikan estetis-artistik&quot;tak berkepentingan&quot;'/><category term='pupuk majemuk lengkap'/><category term='permendiknas tentang standar pengelolaan'/><category term='Asin Tapi Berkalsium Tinggi'/><category term='tugas kimia'/><category term='Ubur-uburlah yang telah mengubah hidup Shimomura seberuntung sekarang'/><category term='file'/><category term='permendiknas no 23'/><title type='text'>pengantarpendidikan</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>41</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-5451423036355688874</id><published>2009-03-16T22:56:00.001-07:00</published><updated>2009-03-16T22:56:52.402-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aemasem'/><title type='text'>teoriteori</title><content type='html'>TEORI THORNDIKE&lt;br /&gt;A.     Biografi Edward Lee Thorndike&lt;br /&gt;Edward lee thorndike meski secara teknis seorang fungsionalis, namun ia telah membentuk tahapan behaviorisme Rusia dalam versi Amerika. Thorndike (1874-1949) mendapat gelar sarjananya dari Wesleyan University di Connecticut pada tahun 1895, dan master dari Hardvard pada tahun 1897. ketika disana, dia mengikuti kelasnya Williyams James dan merekapun cepat menjadi akrab.dia menerima bea siswa di Colombia, dan mendapatkan gelar PhD-nya tahun 1898. kemudian dia tinggal dan mengajar di Colombia sampai pension pada tahun 1940. &lt;br /&gt;Dan dia menerbitkan suatu buku yang berjudul “Animal intelligence, An experimental study of associationprocess in Animal”. Buku ini yang merupakan hasil penelitian Thorndike terhadap tingkah  beberapa jenis hewan seperti kucing, anjing, dan burung.yang mencerminkan  prinsip dasar dari proses belajar yang dianut oleh Thorndike yaitu bahwa dasar dari belajar  (learning) tidak laian sebenaranya adalah asosiasi, suatu stimulum akan menimbulkan suatu respon tertentu. &lt;br /&gt;Teori ini disebutdengan teori S-R. dalam teori S-R di katakana bahwa dalam proses belajar, pertama kali organisme (Hewan, Orang) belajar dengan cara coba salah (Trial end error). Kalau organisme berada dalam suatu situasi yang mengandung masalah, maka organisme itu akan  mengeluarkan serentakan tingkah laku dari kumpulan tingkah laku yang ada padanya untuk memecahkan masalah itu. Berdasarkan pengalaman itulah , maka pada saat menghadai masalah yang serupa, organisme sudah tahu tingkah laku mana yang harus di keleluarkan nya untuk memecahkan masalah. Ia mengasosiasikan suatu masalah tertentu dengan suatu tingkah laku tertentu. Seekor kucing  misalnya, yang di masukkan dalam kandang yang terkunci akan bergerak, berjalan, meloncat, mencakar dan sebagainya sampai suatu saat secara kebetulan ia menginjak suatu pedal dalam kandang itu sehingga kandang itu terbuka. Sejak itu, kucing akan langsung menginjak pedal kalau ia dimasukkan dalam kandag yang sama.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;B.  Teori Belajar yang di Kemukakan  Edward Leer Thorndike &lt;br /&gt;Pada mulanya, pendidikan dan pengajaran di amerika serikat di dominasi oleh pengaruh dari Thorndike (1874-1949) teori belajar Thorndike di sebut “ Connectionism” karena belajar merupakan proses pembentukan koneksi-koneksi antara stimulus dan respon. Teori ini sering juga disebut “Trial and error” dlam rangkan menilai respon yang terdapat bagi stimulus tertentu. Thorndike mendasarkan teorinya atas hasil-hasil penelitiannya terhadap tingkah laku beberapa binatang antara lain kucing, dan tingkah laku anak-anak dan orang dewasa.&lt;br /&gt;Objek penelitian di hadapkan kepada situasi baru  yang belum dikenal dan membiarkan objek melakukan berbagai pada aktivitas untuk merespon situasi itu, dalam hal ini objek mencoba berbagai cara bereaksi sehingga menemukan keberhasilan dalam membuat koneksi sesuatu reaksi dengan stimulasinya. &lt;br /&gt;Ciri-ciri belajar dengan trial and error :&lt;br /&gt;1. Ada motif pendorong aktivitas&lt;br /&gt;2. ada berbagai respon terhadap situasi&lt;br /&gt;3. ada aliminasi respon-respon yang gagal atau salah &lt;br /&gt;4. ada kemajuan reaksi-reaksi mencapai tujuan dari penelitiannya itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;C. Hukum-Hukum yang digunakan Edward Lee Thorndike &lt;br /&gt;1. Hukum latihan : &lt;br /&gt;                Hukum ini pada dasarnya sama dengan hukum prekuensinya Aristoteles, jika asosiasi (atau koneksi neural) lebih sering digunanakan, maka koneksinya akan lebih kuat, sedangkan yang paling kurang penggunaannya, maka paling lemahlah koneksinya, dua hal inilah yang berturut-turut disebut dengan hukum kegunaan dan ketidak bergunaan.&lt;br /&gt;2. Hukum efek&lt;br /&gt;Ketika sebuah asosiasi kemudian di ikuti dengan keadaan yang memuaskan, maka hasilnya menguat begitu juga sebaliknya ketika sebua asosiasi di ikuti dengan keadaanyang memuaskan, maka koneksinya melemah, kecuali untuk bahasa “mentalistik’ (kepuasan bukanlah prilaku), karena hal itu sama dengan pengondisian operasi coperant Conditioning)-nya Skiner.&lt;br /&gt;                Pada tahun 1929, penelitiannya telah membawanya keluar dari semua dal diatas kecuali apa yang yang kita sebut sekarang dengan penguatan (reinforcement).&lt;br /&gt;                    Thorndike yang dikenal karena kajiannya tentang Transfer pelatihan (Transfer or Training), kemudian ia percaya (dan masih sering percaya) bahwa mengkaji subjek-subjek sulit meskipun anda tidak akan pernah menggunakannya. Adalah bagus buat anda karena hal itu memperkuat pikiran anda. Hal ini adalah sejenis latihan yang bias memperkuat otot-otot anda. Hal itu kemudian di gunakan kembali untuk membenarkan cara anak belajar bahasa latin, seperti halnya yang digunakan saat ini. untuk membenarkan cara anak belajar kalkulus. Namun dia menyatakan bahwa hanya keserupaan objek kedua dengan yang pertama sama saja yang bias mengarah pada pembelajaran yang meningkat hasilnya dalam subjek kedua. Jadi bahasa latin munglkin membantu anda belajar bahasa  Italia, atau belajar aljabar mungkin membantu anda belajar kalkulus, tetapi bahasa latin tidak akan pernah membantu anda belajar kalkulus atau hal-hal lain yang berbeda.&lt;br /&gt;Kesimpulan :&lt;br /&gt;Dari uraian diatas maka dapat diambil berapa kesimpulan :&lt;br /&gt;1.      Teori belajar yang dekemukakan Edward Lee Thorndike disebut dengan teori Connectionism atau dapat juga di sebut Trial and Error Learning.&lt;br /&gt;2.      Ciri-ciri Belajar dengan Trial and error adalah :&lt;br /&gt;a. Ada motif pendorong aktivitas&lt;br /&gt;b. Ada berbagai respon terhadap situasi&lt;br /&gt;c. Ada eliminasi respon-respon yang gagal atau salah&lt;br /&gt;d. Ada kemajuan reaksi-reaksi mencapai tujuan&lt;br /&gt;3.      Hukum-hukum yang digunakan Edward Leet adalah hukumm latihan dan hokum efek.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-5451423036355688874?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/5451423036355688874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=5451423036355688874' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/5451423036355688874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/5451423036355688874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2009/03/teoriteori.html' title='teoriteori'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-3066936686433980343</id><published>2009-03-16T22:51:00.001-07:00</published><updated>2009-03-16T22:51:58.868-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='teori pembelajaran'/><title type='text'>pavlov</title><content type='html'>TEORI IVAN PAVLOU&lt;br /&gt;Ivan Pavlov seorang psikologi rusai,telah menyelidiki cara bekerjanya kelenjer ludah. Penyelidikannya ini berhasil dengan baik,sehingga pada tahun 1905, ia mendapat hadia nobel untuk ilmu psikologi “refleks”. Dari hasil penyelidikannya ia ingin pula membanya kdalam ilmu jiwa,oleh karena itu,maka ilmu jiwanya disebut psychorefleksologie,yang sebenarnya lebih tepat psysiorefksologie. &lt;br /&gt;Pada terakhir abad ke-19 dan tahun permulaan abad ke-20. pavlou dan kawan-kawannya mempelajari proses pencernaan pada anjing. Selama penelitian mereka memperhatikan perubahan dalam waktu dan kecepatan pengeluaran air liur. Dalam eksperimen-eksperimen ini pavlou dan kawan-kawannya menunjukan bagaimana belajar dapt mempengaruhi perilaku yang selama ini disangka refleksiri dan tidak dapat dikendalikan, seperti pengeluaran air liur. Alat-alat yang digunakan dalam berbagai eksperimen-eksperimen memperlihatkan bagai mana pavlou dan kawan-kawannya dapat mengamati secara teliti menguat respon-respon subjek-subjek dalam eksperimen-eksperimen itu. Penekanan yang diberikan pavlou pada obserpasi dan pengukura yang teliti, dan  eksplorasinya secara sistematis tentang berbagai aspek-aspek belaja, menolong kemajuan studi ilmiah tentang belajar. Tetapi penemuan-penemuan pavlou hanya sedikit diterapkan pada belajar disekolah.&lt;br /&gt;Pecobaan-percobaan yang dilakukan pavlou dan kawan-kawannya adalah sebagai berikut: &lt;br /&gt;“Seekor anjing dibiarkan lapar, dimasukkan kedalam kandang tetapi diusahakan agar anjing itu dengan mudah dapat melihat peransang (makanan) yang diberikan oleh pencoba, yang diletakkan diluarkandang, dan diusahan agar air liur anjing yang keluar kalau ia meransang dapat ditampung dan diukur dengan teliti. Percobaan itu diulang disebuah kamar yang gelap, bersama dengan peransang makanan itu, sipencoba memancarkan seberkas cahaya terang. Anjing itu tetap bereaksi refleksif  dengan air liurnya, dan ternyata liur itu sama banyak pula. Percobaan ini dilakukan kembali, sekarang peransang yang diberikan kepada anjing itu hanya seberkas cahaya saja, yang berwarna merah. Anjing itu tetap bereaksi dengan kekuatan yang sama, meskipun peransang hanya cahaya, tetapi apabila peransang itu diganti dengan seberkas cahaya hijau, maka anjing itu tidak bereaksi apa-apa”. &lt;br /&gt;Dari percobaan pavlou dan kawan-kawannya menarik kesimpulan sebagai berikut: &lt;br /&gt;1.      Peransang bersyarat (peransang buatan, peransang tidak wajarpun) dapat menimbulkan reaksi bersyarat (tidak wajar) yang sama kuatnya dengan peransang wajar. Reaksi yang timbul itu bersifat refleksif, maka itu refleks ini disebut reflek bersyarat &lt;br /&gt;2.      Kelenjer-kelenjer yang lainpun dapat  bereaksi bersyarat pabila dicoba berulang-ulang secara teratur (didresur). &lt;br /&gt;3.      Dengan didresur maka binatang dapat menarik, melihat warna dan sebagainya seperti perubahan-perubahan manusia &lt;br /&gt;4.      Ilmu jiwa yang berobjekkan kesadaran tentu tidakakan berhasil baik dikemudian hari, dia harus berobjekkan kepada segala yang tampak oleh indara dari luar. &lt;br /&gt;Jadi psychorefleksologie, hanya berobjek kepada apa yang tampak dari luar,yaitu tingkah laku,maka dari itulah ia mempercepat perkembangan Behariourisme di Amerika.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-3066936686433980343?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/3066936686433980343/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=3066936686433980343' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/3066936686433980343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/3066936686433980343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2009/03/pavlov.html' title='pavlov'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-1886422900143999848</id><published>2009-03-16T22:47:00.001-07:00</published><updated>2009-03-16T22:47:57.279-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='file 2'/><title type='text'>evolusi dua</title><content type='html'>Teori Generatio Spontanea&lt;br /&gt;Disebut juga teori Abiogenesis pelopornya seorang ahli filsafat zaman Yunani Kuno Aristoteles (384-322 SM) yang berpendapat bahwa makhluk hidup terjadi begitu saja pendapat ini masih terus bertahan sampai abad kc 17 -18 Anthony van Leenwenhoek (abad ke 18) berhasil membuat mikroskop dan melihat jasad renik di dalam air bekas rendaman jerami penemuan Leeuwenhoek (salah seorang penganut teori abiogenesis) memperkuat teori generatio spontanea teori terbukti makhluk hidup berasal dari benda mati (jasad renik berasal dari air bekas rendaman jerarni).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ahli berusaha mengadakan penelitian untuk menyangkal teori generatio spontanea antara lain Franscesco Redi, Spallanzani dan Louis Pasteur.&lt;br /&gt;Percobaan Redi dan Spallanzani masih belum dapat menumbangkan teori generatio spontanea karena menurut pendapat para pendukung teori tersebut bahwa untuk dapat timbul kehidupan secara spontan dari benda mati diperlukan gaya hidup dan gaya hidup pada percobaan Spallanzani dan Redi tidak dapat melakukan fungsinya karena stoples dan labu percobaan tersumbat rapat-rapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasteur mencoba memperbaiki percobaan Spallanzani dengan menggunakan tabung kaca berbentuk leher angsa atau huruf S untuk menutup labu walaupun labu tersumbat udara sebagai "sumber gaya hidup" dapat masuk ke dalam labu. Dengan percobaan ini Pasteur berhasil menumbangkan teori generatio spontanea. &lt;br /&gt;Evolusi Kimia&lt;br /&gt;Menerangkan bahwa terbentuknya senyawa organik terjadi secara bertahap dimulai dari bereaksinya bahan-bahan anorganik yang terdapat di dalam atmosfer primitif dengan energi halilintar membentuk senyawa-senyawa organik kompleks. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stanley Miller mencoba mensimulasikan kondisi atmosfer purba di dalam skala laboratorium. Ia merancang alat yang seperti terlihat dalam gambar di bawah ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Skema alat percobaan Miller&lt;br /&gt;Miller memasukkan gas H2, CH4 (metan), NH3 (amonia) dan air ke dalam alat. Air dipanasi sehingga uap air bercampur dengan gas-gas tadi. Sebagai sumber energi yang bertindak sebagai "halilintar" agar gas-gas dan uap air bereaksi, digunakan lecutan aliran listrik tegangan tinggi. Ternyata timbul reaksi, terbentuk senyawa-senyawa organik seperti asam amino, adenin dan gula sederhana seperti ribosa.&lt;br /&gt;Hasil percobaan di atas memberi petunjuk bahwa satuan-satuan kompleks di dalam sistem kehidupam seperti lipid, gula, asam amino, nukleotida dapat terbentuk di bawah kondisi abiotik. Yang menjadi masalah utama adalah belum dapat terjawabnya bagaimana mekanisme peralihan dari senyawa kompleks menjadi makhluk hidup yang paling sederhana.&lt;br /&gt;Evolusi Biologi&lt;br /&gt;Alexander Oparin mengemukakan di dalam atmosfer primitif bumi akan timbul reaksi-reaksi yang menghasilkan senyawa organik dengan energi pereaksi dari radiasi sinar ultra violet. Senyawa organik tersebut merupakan "soppurba" tempat kehidupan dapat muncul. Senyawa organik akhirnya akan membentuk timbunan gumpalan (koaservat). Timbunan gumpalan (koaservat) yang kaya akan bahan-bahan organik membentuk timbunan jajaran molekul lipid sepanjang perbatasan koaservat dengan media luar yang dianggap sebagai "selaput sel primitif" yang memberi stabilitas pada koaservat.&lt;br /&gt;Meskipun begitu Oparin tetap berpendapat amatlah sulit untuk nantinya koaservat yang sudah terbungkus dengan selaput sel primitif tadi akan dapat menghasilkan "organisme heterotrofik" yang dapat mereplikasikan dirinya dan mengambil nutrisi dari "sop purba" yang kaya akan bahan-bahan organik dan menjelaskan mekanisme transformasi dari molekul-molekul protein sebagai benda tak hidup ke benda hidup.&lt;br /&gt;Teori evolusi kimia telah teruji melalui eksperimen di laboratoriurn, sedang teori evolusi biologi belum ada yang menguji secara eksperimental. Walaupun yang dikemukakan dalam teori itu benar, tetap saja belum dapat menjelaskan tentang dari mana dan dengan cara bagaimana kehidupan itu muncul, karena kehidupan tidak sekadar menyangkut kemampuan replikasi diri sel. Kehidupan lebih dari itu tidak hanya kehidupan biologis, tetapi juga kehidupan rohani yang meliputi moral, etika, estetika dan inteligensia.&lt;br /&gt;Evolusi ialah proses perubahan yang berlangsung sedikit demi sedikit dan memakan waktu yang lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikenal 2 macam evolusi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Evolusi progresif :&lt;br /&gt;evolusi meonju pada kemungkinan dapat bertahan hidup (survive).&lt;br /&gt;2. Evolusi regresif (retrogreslf) :&lt;br /&gt;evolusi menuju pada kemungkinan menjadi punah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori evolusi merupakan perpaduan antara ide (gagasan) den fakta (kenyataan). Yang dianggap sebagai pencetus ide evolusi ialah Charles Darwin (1809-1892) yang menerbitkan buku mengenai asal mula spesies pada tahun 1859, dengan judul "On the ofiginof species by means of natural selection" atau "The preservation of favored races in the struggle for life".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alfred Wallace (1823-1913) secara terpisah mengembangkan pemikirannya dan menghasilkan konsepsi yang sama dengan pendapat Charles Darwin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joseph Hooker, teman Charles Darwin menggabungkan tulisan Alfred Wallace den Charles Darwin. Judul kedua tulisan tersebut menjadi "On the tendency of species to from vafieties and on the perpetuation of vafieties and species by natural means of selection".&lt;br /&gt;Pro dan kontra tentang berbagai pendapat tentang masalah evolusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lamarck vs Weismann :&lt;br /&gt;Weismann (biologiawan Jerman 1834-1912) menentang pendapat Lamarck mengenai diturunkannya sifat-sifat yang diperoleh.&lt;br /&gt;Percobaannya : Dia mengawinkan 2 ekor tikus yang dipotong ekornya ternyata keturunannya tetap berekor panjang. Keadaan ini tetap berlangsung meskipun dilakukan sampai 20 generasi.&lt;br /&gt;2. Lamarck vs Darwin :&lt;br /&gt;Mereka berbeda pendapat mengenai "munculnya" jerapah berleher panjang.&lt;br /&gt;Menurut Lamarck : semula jerapah berleher pendek karena makanan yang berupa daun makin berkurang maka dari generasi ke generasi leher jerapah semakin panjang untuk menjangkau daun yang semakin tinggi letaknya.&lt;br /&gt;Menurut Darwin : dalam populasi jerapah ada yang berleher panjang dan berleher pendek. Dalam kompetisi mendapatkan makanan jerapah berleher panjang tetap bertahan hidup jerapah berleher pendek lenyap secara perlahan-lahan.&lt;br /&gt;3. Spesiasi atau terjadinya spesies baru:&lt;br /&gt;Ada pendapat spesies baru bisa terjadi dari spesies yang sudah ada karena interaksi antara faktor luar dan faktor dalam. Mekanismenya dapat dijelaskan dengan rumus : &lt;br /&gt;F = G + L, &lt;br /&gt;F = fenotip, &lt;br /&gt;G = genotip, &lt;br /&gt;L = lingkungan&lt;br /&gt;maka bila F1  F2  F3  F4  F5  .............. F12, dimana F12 mungkin sudah jauh berbeda dengan F1 sehingga F12 dapat dinyatakan sebagai spesies baru.&lt;br /&gt;1. Anatomi Perbandingan&lt;br /&gt;Dari studi anatomi perbandingan dapat diketabui bahwa alat-alat fungsional pada pelbagai binatang dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Homologi&lt;br /&gt;alat tubuh yang mempunyai bentuk yang berbeda dan fungsinya berbeda namun kalau diteliti mempunyai bentuk dasar sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Analogi &lt;br /&gt;alat-alat tubuh yang mempunyai bentuk dasar yang berbeda namun karena perkembangan evolusi yang konvergen alat-alat tersebut mempunyai fungsi yang sama.&lt;br /&gt;2. Embriolog Perbandingan&lt;br /&gt;Embrio hewan bersel banyak mengalarni kesamaan perkembangan embrio, berawal dari zygot  blastula  gastrula, kemudian mengalami diferensiasi sehingga terbentuk bermacam-macam alat tubuh.&lt;br /&gt;Ernest Haeckel, mengatakan tentang adanya peristiwa ulangan ontogeni yang serupa dengan peristiwa filogeninya, dia sebut teori rekapitulasi.&lt;br /&gt;Cotoh: adanya rekapitulasi adalah perkembangan terjadinya jantung pada mamalia yang dimulai dengan perkembangan yang menyerupai ikan, selanjutnya menyerupai embrio amfibi, selanjutnya menyerupai perkembangan embrio reptil.&lt;br /&gt;3. Perbandingan Fisiologi&lt;br /&gt;Telah diketahui ada kemiripan dalam faal antara pelbagai makhluk mulai dari mikroorganisme sampai manusia, misalnya :&lt;br /&gt;• kemiripan dalam kegiatan pernafasan.&lt;br /&gt;• pembentukan ATP dan penggunaannya dalam pelbagai proses kehidupan adalah serupa pada hampir semua organisme.&lt;br /&gt;4. Petunjuk-petunjuk Secara Biokimia&lt;br /&gt;Digunakan uji presipitin yang pada dasarnya adanya reaksi antara antigen-antibodi.&lt;br /&gt;Banyaknya endapan yang terjadi sebagai akibat reaksi tersebut digunakan untuk menentukan jauh-dekatnya hubungan antara organisme yang satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;5. Petunjuk-petunjuk Peristiwa Domestikasi&lt;br /&gt;Menguhah tanaman dan hewan liar menjadi tanaman dan hewan yang dapat dikuasai dan bermanfaat sesuai dengan keinginan manusia adalah akibat dari peristiwa domestikasi.&lt;br /&gt;Contoh: penyilangan burung-burung merpati, sehingga dijumpai adanya 150 variasi burung, yang di antaranya begitu berbeda hingga dapat dianggap sebagai spesies berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Petunjuk-petunjuk dari alat tubuh yang tersisa&lt;br /&gt;Alat-alat yang tersisa dianggap sebagai bukti adanya proses evolusi, alat-alat ini sudah tidak berguna namun ternyata masih dijumpai.&lt;br /&gt;Contoh : Pada manusia :&lt;br /&gt; • selaput mata pada sudut mata sebelah dalam&lt;br /&gt; • tulang ekor&lt;br /&gt; • gigi taring yang runcing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Petunjuk-petunjuk Paleontologi&lt;br /&gt;Telah diketabui bahwa fosil dapat digunakan sebagai petunjuk adanya evolusi.&lt;br /&gt;Contoh : Urutan fosil kuda:&lt;br /&gt; dari Eohippus (kuda zaman Eosin)  Mesohippus  &lt;br /&gt; Merychippus  Pliohippus  Equas (kuda zaman sekarang).&lt;br /&gt;A. Pendapat Teilhard de Chardin mengenai proses evolusi&lt;br /&gt;Proses evolusi dibedakan menjadi 3 tahap, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tahap Geosfer:&lt;br /&gt; Tahap ini adalah tahap pra-hidup, tahap perubahan yang terutama &lt;br /&gt; menyangkut perubahan tata surya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. fahap Biosfer:&lt;br /&gt; Kalau ada tahap geosfer yang menjadi masalah adalah adanya &lt;br /&gt; "loncatan" dari materi tak hidup menjadi "materi" hidup, maka pada &lt;br /&gt; tahap biosfer yang dimasalahkan adalah "loncatan" munculnya &lt;br /&gt; manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tahap Nesosfer:&lt;br /&gt; Menurut Teilhard, yang penting pada makhluk, hidup dalam hal ini &lt;br /&gt; manusia adalah terjadinya evolusi mengenai kesadaran batinnya yang &lt;br /&gt; semakin mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Penetapan Umur Fosil&lt;br /&gt;Penetapan umur fosil dapat dilakukan 2 cara:&lt;br /&gt;• Cara tidak langsung : yaitu dilakukan dengan mengukur umur lapisan &lt;br /&gt; bumi tempat fosil ditemukan.&lt;br /&gt;• Cara langsung : yaitu dengan mengukur umur fosil itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa contoh penetapan umur fosil :&lt;br /&gt;1. Berdasarkan peristiwa laju erosi&lt;br /&gt;2. Berdasarkan peristiwa laju sedimentasi&lt;br /&gt;3. Kandungan garam&lt;br /&gt;4. Penentuan umur dengan zat radioaktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Evolusi Manusia&lt;br /&gt;Fosil subhuman tertua adalah Australophitecus, wujudnya lebih menyerupai kera daripada manusia, kemudian muncul manusia kera dari Jawa, Pitecanthropus erectus yang hidup pada ± 500.000 tahun yang lalu, sudah lebih menyerupai manusia daripada kera, volume otaknya ± 1000 cc, sedang pada gorilla ± 600 cc dan pada manusia modern ± 1500 cc, subhuman yang lain adalah Homo neanderthalensis, makhluk ini hidup pada pertengahan akhir Pleistocene, ± 500.000 sampai 50.000 tahun yang lalu, orang beranggapan bahwa makhluk ini manusia primitif yang pertama. Secara tepat takdapat diketahui kapan manusia modern ini muncul, tetapi mungkin yang tertua adalah tengkorak Swanscombe yang umurnya 300.000 tahun dan mungkin sekali lebih tua lagi, yaitu sekitar 500.000 tahun yang lalu makhluk ini pun diduga berasal dari Pithecarthropus. Maunusia modern yang mengganti kan Homo neanderthalensis adalah manusia Cro-maguon yang hidup sekitar 50.000 - 20.000 tahun yang lalu. IKLIM DAN BIOGEOGRAFI&lt;br /&gt;Iklim merupakan faktor utama yang menentukan tipe tanah maupun spesies tumbuhan yang tumbuh di daerah tersebut. Sebaliknya jenis tumbuhan yang ada menentukan jenis hewan dan mikroorganisme yang akan menghuni daerah tersebut. Pada dasarnya iklim tergantung pada matahari. Matahari bertanggung jawab tidak hanya untuk intensitas cahaya yang tersedia untak proses fotosintesis, tetapi juga untuk temperatur umumnya.&lt;br /&gt;Komponen iklim lain yang menentukan organisme apa yang dapat hidup di suatu daerah adalah kelembaban, kelembaban ini juga bergantung pada cahaya matahari dan temperatur. Curah hujan yang banyak diperlukan untuk mendukung pertumbuhan pohon-pohon yang besar, sedangkan curah hujan yang lebih sedikit membantu komunitas yang didominasi oleh pohon-pohon pendek, semak belukar, rumput dan akhirnya kaktus atau tumbuhan gurun lainnya.&lt;br /&gt;Makin tinggi curah hajan dan temperatur di suatu daerah (tanah) makin banyak dan makin besar jumlah tumbahan yang didukungnya. Dengan demikian iklim merupakan salah satu faktor utama terbentuknya daerah-daerah biografi.&lt;br /&gt;Daerab-daerah biogeografl di dunia dengan beberapa organisme yang khas&lt;br /&gt;1. Australia&lt;br /&gt;Australia Irian, Selandia Baru, dan kepulauan di Samudera Pasifik.&lt;br /&gt;Misalnya: Semua Monotremata, Marsupialia (mammalia tidak berplasenta/mammalia berkantung), Rodentia, Kelelawar, burung Kaswari, burung Cenderawasih, jenis-jenis burung Kakaktua, ikan Paru-paru Australia dan burung Kiwi.&lt;br /&gt;2. Oriental&lt;br /&gt;Daerah Asia bagian selatan pegunungan Himalaya, India, Sri Langka, Semenanjung Melayu, Sumatera, Jawa, Kalirnantan, Sulawesi, dan Filipina.&lt;br /&gt;Misalnya: Siamang, Orang utan, Gajah, Badak, burung Merak.&lt;br /&gt;3. Ethiopia &lt;br /&gt;Afrika, Magaskar dan pulau-pulau sekitar Afrika&lt;br /&gt;Misalnya: Gajah Afrika, Gorilla, Simpanse, Badak Afrika, Singa, Kuda Nil, Zebra, Jerapah, Burung Onta.&lt;br /&gt;4. Neotropik&lt;br /&gt;Amerika Selatan dan Tengah, Meksiko dan Hindia Barat.&lt;br /&gt;Misalnya: Armadillo, kelelawar Vampire, burung Kolibri.&lt;br /&gt;5. Neartik&lt;br /&gt;Amerika Utara dari dataran tinggi Meksiko sampai kawasan kutub utara dan Greenland.&lt;br /&gt;Misalnya: Kambing gunung, Karibon, tikus air (Beaves).&lt;br /&gt;6. Paleartik&lt;br /&gt;Eurasia sebelah selatan ke Himalaya, Afghanistan, Iran dan Afrika bagian utara dari gurun Sahara.&lt;br /&gt;Misalnya: Landak, Babi hutan dan Rusa kecil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-1886422900143999848?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/1886422900143999848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=1886422900143999848' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/1886422900143999848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/1886422900143999848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2009/03/evolusi-dua.html' title='evolusi dua'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-7334613330546251242</id><published>2009-03-16T22:45:00.001-07:00</published><updated>2009-03-16T22:45:36.199-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='file'/><title type='text'>evolusi</title><content type='html'>ASAL USUL KEHIDUPAN&lt;br /&gt;2.1 Teori Abiogenesis (Generatio Spontanae)&lt;br /&gt;Teori Abiogenesis menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda tak hidup. Orang yang pertama kali mengemukakan teori ini adalah Aristoteles (384 – 322 SM). Teori ini diperoleh dari pengamatan keadaan lingkungan disekitarnya. Misalnya cacing berasal dari tanah atau ulat berasal dari daging, sehingga diambil kesimpulan bahwa makhluk hidup berasal dari benda tak hidup. Namun, semakin banyak orang mempelajari biologi maka orang mulai meragukan teori abiogenesis. Keraguan tersebut berhasil diyakinkan oleh Anthony Van Leeuwenhoek pada abad ke-17. Leeuwenhoek menemukan mikroskop yang dapat memperlihatkan mikroorganisme, sperma, sel darah, dan mikroorganisme lainya. &lt;br /&gt;2.2 Teori Biogenesis&lt;br /&gt;Teori Biogenesis merupakan teori yang mengatakan bahwa makhluk hidupberasal dari makhluk hidup yang ada sebelumnya. Teori ini didukung oleh beberapa penelitian. &lt;br /&gt;2.2.1 Percobaan Francesco Redi&lt;br /&gt;Pada tahun 1668, seorang dokter italia yang bernama francesco redi melakukan percobaan untuk menunjukan bahwa ulat tidak muncul dari daging yang membusuk melainkan dari telur lalat. Pada percobaannya, francesco redi menggunakan 2 buah toples yang berisi daging. Toples pertama diisi daging dan ditutup dengan rapat. Toples kedua diisi dengan daging dan di biarkan terbuka. Setelah didiamkan beberapa hari, daging pada toples pertama tidak mengandung ulat. Sebaliknya pada toples kedua dagingnya mengandung ulat. Dari percobaan tersebut francesco redi menyimpulkan bahwa ulat yang terdapat pada toples kedua berasal dari lalat. Lalat yang hinggap pada daging tersebut bertelur, dan telurnya tersimpan dalam daging tersebut kemudian menetas dan menjadi ulat.&lt;br /&gt;Hasil percobaan ini tidak dapat diterima oleh para pendukung teori abiogenesis, karena pada toples pertama yang tertutup rapat udara tidak dapat masuk, sehingga kehidupan tidak dapat terjadi. Untuk membuktikan kebenaran teorinya, maka francesco redi melakukan percobaan yang kedua. Pada percobaannya kali ini daging diletakkan pada toples yang tidak ditutup dengan kain kasa sehigga udara masih dapat masuk, tetapi lalat tidak dapat masuk. Hasil dari percobaan tersebut adalah daging membusuk dan pada daging terdapat beberapa ulat. Kesimpulan yang diambl dari percobaan ini adalh bahwa ulat tidak berasal dari daging yang membusuk melainkan dari lalat yang hinggap di kain kasa dan telurnya jatuh di atas daging.&lt;br /&gt;2.2.2 Percobaan Lazzaro Spallanzani&lt;br /&gt;Penelitian mengenai biogenesis juga dilakukan oleh pendeta berkebangsaan italy, Lazzaro Spallanzani pada tahun 1765. Ia mencoba membuktikan bahwa mikroorganisme yang ditemukan oleh Leeuwwenhoek tidak muncul dengan sendirinya. Spallanzani melakukan percobaan dengan dua buah labu yang berisi air kaldu nutrien yang dipanaskan. Labu pertama diisi air kaldu nutrien, yang dipanaskan hingga suhu mencapai 15°C dan dibiarkan terbuka. Labu kedua diisi air nutrien, kemudian dipanaskan hingga mendidih (100°C), dan disumbat dengan gabus. Sesudah itu kedua labu didinginkan dan didiamkan selama satu minggu. Hasil percobaan ini adalah pada labu pertama air kaldu sedangkan pada labu kedua air kaldu tetap jernih, tidak berbau, dan tidak mengandung mikroorganisme. Tetapi, jika selanjutnya labu kedua dibiarkan terbuka maka setelah beberapa hari air kaldu menjadi keruh dan berbau.&lt;br /&gt;Dari percobaan spallanzani ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas mikroorganisme pada labu pertama menyebabkan air kaldu menjadi berbau. Mikroorganisme ini berasal dari udara karena labu tidak tertutup. Pada labu kedua tidak terjadi perubahan pada kaldu, karena mikroorganisme dari udara luar tidak dapat masuk. &lt;br /&gt;2.2.3 Percobaan Louis Pasteur&lt;br /&gt;Penelitian spallanzani disempurnakan oleh Louis Pasteur, seorang ahli biokimia dan mikrobiologi dari perancis. Pasteur juga mendidihkan gelas labu berisi kaldu, tetapi leher labu tidak di tutup rapat-rapat melainkan dibentuk seperti huruf S atau leher angsa, sehingga ujungnya tetap terbuka (udara dapat masuk). &lt;br /&gt;Labu berleher angsa diisi dengan air kaldu nutrien, kemudian didihkan hingga steril. Setelah itu labu didinginkan dan didiamkan. Setelah beberapa hari air kaldu dalam labu leher angsa tetap jernih, meskipun udara dapat masuk kedalam tabung. Mikroorganisme yang ada di udara tidak dapat mencapai air kaldu karena terjebak dalam leher labu yang panjang. Tetapi jika labu berleher angsa ini dimiringkan, sehingga iar kaldu bersentuhan dengan udara yang terperangkap dileher labu, maka beberapa hari kemudian air kaldu menjadi keruh. &lt;br /&gt;Percobaan ini membuktikan bahwa mikroorganisme pada air kaldu berasal dari mikroorganisme yang ada di udara,bukan berasal dari air kaldu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal usul alam semesta diterangkan dalam Al-Qur'an dalam ayat berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah maha Pencipta langit dan bumi. Surat al-An'aam:101.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maklumat yang dinyatakan dalam Al-Qur'an ini adalah satu fakta yang sangat tepat dan selari dengan penemuan sains kontemporari. Kesimpulan yang dicapai dalam bidang astrofizik hari ini ialah bahawa alam semesta, bersama-sama dengan dimensi benda dan masa, telah terhasil melalui satu letupan yang besar yang terjadi ketika masa-sifar. Fenomena ini yang dikenali sebagai Big Bang membuktikan bahawa alam semesta telah diciptakan dari ketiadaan sebagai satu produk, dari satu letupan titik tunggal. Golongan saintifik moden percaya bahawa Big Bang adalah satu-satunya penerangan paling rasional dan fakta yang dapat dibuktikan mengenai permulaan dan asal kewujudan alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum fenomena Big Bang terjadi, tidak terdapat sebarang benda yang wujud. Dalam keadaan tanpa sebarang kewujudan kebendaan, tenaga atau masa, dan yang mana hanya dapat diterangkan secara metafizik, semuanya ini sebenarnya telah diciptakan. Fakta ini, yang baru diketahui melalui kajian dalam bidang fizik moden, telah dinyatakan dalam Al-Qur'an 1400 tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGEMBANGAN ALAM SEMESTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al-Qur'an yang diwahyukan 1400 tahun lalu, ketika pengetahuan tentang astronomi masih sedikit, fakta mengenai pengembangan alam semesta telah diterangkan seperti berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan langit itu Kami bina dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya. (Surah az-Dzariyat;47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edwin Hubble&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan 'langit' yang dinyatakan dalam ayat di atas digunakan dalam banyak tempat dalam Al-Qur'an yang bermaksud ruang angkasa dan cakerawala. Di sini sekali lagi, perkataan ini digunakan untuk maksud ini. Dalam perkataan lain, Al-Qur'an mendedahkan hakikat mengenai proses pengembangan alam semesta. Dan ini merupakan puncak kesimpulan yang diputuskan oleh dunia sains hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga penghujung abad ke 20, pandangan yang paling masyhur dalam dunia sains ialah bahawa 'alam semesta mempunyai sifat konstan (statik) dan telah wujud tanpa keterbatasan masa'. Kajian, pemerhatian dan pengiraan yang dijalankan melalui seluruh insfranstruktur teknologi moden, sebenarnya telah menunjukkan bahawa alam semesta telah wujud dalam masa yang terbatas dan berkembang secara konstan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada permulaan abad ke 20, seorang ahli fizik Russia Alexander Friedmann dan ahli kosmologi Belgium George Le'maitre telah membuat pengiraan secara teori bahawa alam semesta adalah dalam keadaan pergerakan yang berterusan dan ia sebenarnya berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta ini juga telah dibuktikan melalui data dari pemerhatian yang dijalankan pada tahun 1929. Edwin Hubble seorang ahli astronomi Amerika yang membuat pemerhatian di langit dengan menggunakan teleskop, mengisytiharkan bahawa bintang-bintang dan galaksi-galaksi bergerak menjauhi antara satu sama lain secara berterusan. Sebuah alam semesta di mana semua benda di dalamnya secara konstan bergerak menjauhi sesama mereka, jelas menggambarkan pengembangan alam semesta itu. Pemerhatian yang dijalankan dalam tahun berikutnya mengesahkan bahawa alam semesta adalah berkembang secara berterusan. Fakta ini telah di jelaskan dalam Al-Qur'an ketika mana hal ini masih belum lagi pernah diketahui oleh manusia. Ini adalah kerana Al-Qur'an adalah kalam Tuhan, maha Pencipta dan Pemerintah bagi seluruh alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMISAHAN LANGIT DAN BUMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepotong ayat mengenai penciptaan langit dinyatakan sebagai berikut.ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"dan apakah orang-orang kafir itu tidak melihat bahawasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu (satu unit penciptaan), kemudian kami pisahkan antara keduanya. Dan daripada air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakan mereka tiada juga beriman?". (Surah Al-Anbia: 30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimah 'ratq' diertikan sebagai dijahit yang bermaksud 'dikumpul bersama, dicampur' dalam kamus bahasa arab. Ianya digunakan untuk merujuk dua intipati yang berbeza yang membina suatu yang menyeluruh. Frasa 'Kami membuka jahitan; adalah perkataan fataq dalam bahasa arab dan menggambarkan bahawa sesuatu yang diwujudkan dengan membelah bahagian atau memusnahkan struktur ratq. Biji benih yang tumbuh bertunas dari tanah adalah satu contoh frasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang mari kita perhatikan sejenak ayat ini sekali lagi dengan menyimpan pemahaman ini di dalam minda. Di dalam ayat tersebut, langit dan bumi pada status pertamanya adalah berbentuk ratq. Kedua-duanya di pisahkan (fataqa) dengan kemunculan satu dari yang satu lagi. Apa yang menarik, apabila kita mengingati saat pertama fenomena Big Bang kita melihat bahawa satu titik tunggal mengandungi semua material alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkataan lain, setiap benda termasuk langit dan bumi yang masih belum diciptakan lagi, juga termasuk di dalam titik tunggal ini dalam keadaan ratq. Titik ini kemudiannya meletup dalam satu letupan yang besar, menyebabkan materialnya menjadi fataq dan proses ini membentuk keseluruhan struktur alam semesta. Apabila kita membandingkan pernyataan di dalam ayat Al-Qur'an di atas dengan penemuan saintifik, kita mendapati bahawa kedua-duanya berada dalam keserasian yang sempurna di antara satu sama lain. Apa yang cukup menarik perhatian ialah penemuan ini tidak diketahui sehingga abad ke 20.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ORBIT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menerangkan mengenai bulan dan matahari dalam Al-Qur'an, ianya ditekankan bersama bahawa setiap satunya mempunyai laluan orbit tertentu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia yang menjadikan malam dan siang, matahari dan bulan, setiap mereka berenang di falak (tempat peredarannya). (Surah al-Anbiya; 33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat lain dinyatakan juga bahawa matahari sebenarnya bukan objek yang statik tetapi juga mempunyai orbitnya tertentu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan matahari beredar di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang maha Perkasa dan maha Mengetahui. (Surah Yaasin;38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta yang dikemukakan dalam Al-Qur'an ini telah ditemui melalui pemerhatian astronomi hari ini. Berdasarkan kepada kiraan pakar-pakar astronomi, matahari bergerak dalam kelajuan yang besar selaju 720, 000 km sejam mengarah ke bintang Vega dalam satu orbit tertentu dalam sistem Solar Apex. Ini bererti matahari bergerak sejauh 17,280,000 km sejam secara anggaran. Bersama-sama dengan matahari, dan semua planet dan satelit yang berada dalam lingkungan sistem graviti matahari (sistem solar) juga turut bergerak pada jarak yang sama. Sebagai tambahan, semua bintang dalam alam semesta adalah berada dalam satu persamaan pergerakan yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjutan hal ini, iaitu alam semesta dipenuhi dengan lintasan dan orbit telah dimaktubkan di dalam Al-Qur'an;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi langit yang mempunyai jalan-jalan. (Surah az-Dzariyat;7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat lebih kurang 200 bilion galaksi dalam alam semesta, yang mengandungi hampir 200 billion bintang setiap satu. Kebanyakan dari bintang-bintang ini mempunyai planet-planet dan kebanyakan dari planet ini mempunyai satelit. Semua objek-objek langit ini bergerak menepati orbit-orbit yang telah dicongak. Untuk berapa juta tahun, semuanya 'berenang' melintasi orbit masing-masing dalam keseimbangan dan susunan yang sempurna bersama-sama dengan yang lain. Selanjutnya, bilangan komet yang banyak juga bergerak bersama dalam orbit-orbit yang telah ditentukan untuk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orbit-orbit dalam alam semesta bukan sahaja dimiliki oleh jasad-jasad langit ini, tetapi juga dimiliki oleh galaksi-galaksi yang bergerak pada kelajuan yang besar dalam orbit-orbit yang telah ditetapkan. Sewaktu dalam pergerakan, tidak ada satupun objek langit ini yang memotong orbit atau bertembung dengan objek lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu yang pasti, ketika Al-Qur'an di turunkan manusia tidak mempunyai sebarang teleskop seperti hari ini atau teknologi pemerhatian yang maju untuk memerhati jutaan kilometer ruang angkasa, dan juga tanpa pengetahuan fizik atau astronomi yang moden. Dengan hal ini, ianya suatu yang mustahil ketika itu untuk menentukan secara saintifik bahawa ruang langit 'dipenuhi dengan lintasan dan orbit' seperti yang dinyatakan dalam Al-Qur'an. Bagaimanapun, hal ini secara jelas diterangkan kepada manusia dalam Al-Qur'an yang diwahyukan ketika itu -kerana Al-Qur'an sebenarnya adalah kalam Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BENTUK SFERA BUMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran. Dia membungkuskan malam atas siang dan membungkuskan siang atas malam... (Surah Az-Zumar:5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al-Qur'an, perkataan yang digunakan untuk menerangkan alam semesta adalah sangat penting. Kalimah arab yang diertikan sebagai 'membalut' dalam ayat di atas adalah 'takwir', dan dalam bahasa inggeris, ia bermakud 'menjadikan sesuatu membalut sesuatu yang lain, dililit sebagai satu pakaian yang terhampar. Sebagai contoh, dalam kamus arab perkataan ini digunakan untuk perbuatan membalut sesuatu mengelilingi suatu yang lain seperti mana orang yang memakai serban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maklumat yang diertikan di dalam ayat mengenai siang dan malam yang membalut antara satu sama lain menyatakan maklumat yang tepat mengenai bentuk dunia. Fenomena ini hanya akan menjadi benar sekiranya bumi adalah berbentuk bulat. Ini bererti bahawa di dalam Al-Qur'an, yang diturunkan di abad ke 7, bentuk sfera bumi telah di disebutkan secara kiasan di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ianya harus diingat, bagaimanapun, bahawa pemahaman mengenai astronomi ketika itu melihat dunia secara berbeza. Ketika itu difikirkan bahawa bumi berbentuk dataran rata dan semua pengiraan saintifk dan penjelasan berdasarkan kepada kepercayaan ini. Ayat Al-Qur'an bagaimanapun telah memuatkan maklumat yang baru diketahui beberapa abad sebelum ini, oleh kerana Al-Qur'an adalah kalam Tuhan, perkataan yang paling tepat digunakan di dalamnya ketika menerangkan mengenai alam smesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUMBUNG PROTEKTIF.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al-Qur'an, Tuhan menarik perhatian kita kepada ciri-ciri yang sangat mengagumkan di atas langit;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Kami jadikan langit itu sebagai atap terpelihara sedang mereka berpaling dari segala tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya. (Surah al-Anbiya; 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat istimewa langit ini telah dibuktikan melalui kajian saintifik yang dijalankan pada abad ke 20 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang atmosefera yang mengelilingi bumi sebenarnya menjalankan fungsi yang sangat penting untuk mengekalkan kehidupan untuk wujud. Ketika memusnahkan meteor-meteor besar dan kecil ketika mendekati bumi, ia menghalangnya dari jatuh ke dalam bumi dan dari membahayakan makhluk hidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tambahan, atmosfera menapis sinaran yang datang dari luar angkasa yang sangat membahayakan kepada hidupan. Apa yang menariknya, atmosfera menelap sinaran yang berguna dan berfaedah- cahaya nampak, tak nampak dan gelombang radio - untuk menembusinya. Semua jenis radiasi ini adalah sangat penting kepada kehidupan. Cahaya nampak, yang sebahagiannya dibenarkan menembusi dalam atmosfera adalah sangat diperlukan untuk menjalankan proses fotosintesis dalam tumbuhan yang membantu mengekalkan makhluk hidupan. Kebanyakan sinaran ultra violet dengan keamatan tinggi yang dipancarkan oleh matahari di telap keluar oleh lapisan ozon dalam atmosfera dan hanya membataskan -dan yang paling penting- bahagian kecil dalam spektrom ultra violet untuk mencecah permukaan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi protefktif atmosfera tidak berakhir di sini. Atmosfera juga melindungi bumi dari kesan pembekuan dari luar angkasa, dengan suhu lebih kurang -270 darjah centigrade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya atmosfera tidak bersendirian dalam menjalankan fungsi perlindungan kepada bumi. Sebagai tambahan kepada atmosfera, Jalur Allan Velt, lapisan yang dihasilkan oleh medan magnet bumi, juga berfungsi sebagai perlindungan menentang radiasi yang merbahaya yang mengancam planet kita. Radiasi merbahaya ini, yang secara berterusan dipancarkan oleh matahari dan bintang-bintang lain berpotensi membawa maut kepada makhluk hidupan. Sekiranya Jalur Van Allan tidak wujud, letupan besar-besaran oleh tenaga yang dipanggil nyalaan solar (solar flares) yang kerap terjadi di matahari akan menghancurkan semua kehidupan dalam dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Hugh Ross menyatakan hal ini mengenai kepentingan jalur Van Allen kepada kehidupan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, bumi mempunyai kepadatan paling tinggi berbanding sebarang planet dalam sistem solar kita. Teras besar nikal-besi ini bertanggungjawab untuk medan magnet gergasi kita. Medan magnet ini menghasilkan perisai radiasi Van Allen yang melindungi bumi dari pengeboman radiasi. Sekiranya perisai ini tidak wujud, kehidupan tidak mungkin berada di bumi. Satu-satunya planet berbatu yang mempunyai medan magnet ialah Utarid- tetapi kekuatan medannya 100 kali lebih kecil berbanding medan magnet bumi, bahkan Zuhrah, saudara planet kita, tidak mempunyai sebarang medan magnet. Perisai radiasi Van Allen adalah satu rekaan yang unik kepada bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenaga yang dipancarkan dari salah satu pembakaran yang dikesan baru-baru ini telah dikira dan dipastikan adalah bersamaan dengan 100 juta kali ganda bom atom yang digugurkan di Hiroshima!!. 58 jam selepas letupan ini, jarum kompas magnetik diperhatikan menunjukkan pergerakan yang luar biasa dan 250 kilometer di atas atmosfera bumi, suhu jatuh mendadak kepada 2500 darjah selsius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ringkasnya, sebuah sistem yang sempurna sedang bekerja di luar permukaan bumi. Ia mengelilingi dunia kita dan melindunginya dari ancaman luar. Saintis hanya menyedari hal ini beberapa tahun lalu. Tetapi Tuhan telah menerangkan kepada kita dalam Al-Qur'an mengenai atmosfera bumi yang berfungsi sebagai perisai pelindung 14 abad lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGITARAN DI ATAS LANGIT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ke 11 dalam surah at-Tariq, merujuk kepada fungsi 'pembalikan' langit;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi langit yang mempunyai (sistem) pengitaran. Surat at-Tariq;11.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan yang ditafsirkan sebagai 'kitaran' dalam penerjemahan Al-Qur'an juga bermaksud 'menghantar balik' atau 'pengembalian'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang diketahui, atmosfera yang mengelilingi bumi mengandungi beberapa lapisan. Setiap lapisan memberikan tujuan penting bagi faedah kehidupan. Kajian telah menunjukkan bahawa semua lapisan ini menjalankan fungsi pemantulan material atau sinaran yang bergerak ke arahnya keluar semula ke luar angkasa atau turun kembali ke bumi. Sekarang kita akan meneliiti beberapa contoh fungsi 'pengitaran' yang dimainkan oleh lapisan-lapisan yang mengelilingi ruang langit bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Troposfera, setinggi 13 hingga 15 kilometer di atas permukaan bumi membantu mengkondensasikan wap air yang naik ke udara dari permukaan bumi sebagai titisan hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan ozon, pada ketinggian 25 kilometer, memancarkan semula sinaran merbahaya dan cahaya ultra violet yang datang dari luar angkasa kembali ke luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan ionosfera memancarkan liputan gelombang radio dari bumi kembali ke bahagian lain dalam bumi, sama seperti komunikasi satelit pasif, yang menyebabkan komunikasi tanpa wayar, radio dan siaran liputan televisyen dapat dilakukan untuk jarak yang lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan magnetosfera pula berfungsi mengembalikan zarah radioaktif merbahaya yang dipancarkan oleh matahari dan bintang-bintang lain kembali semula ke angkasa lepas sebelum sampai ke bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta mengenai sifat-sifat lapisan-lapisan atmosfera, yang baru diketahui baru-baru ini telah diumumkan berabad lamanya dalam Al-Qur'an, sekali lagi menunjukan bahawa Al-Qur'an sebenarnya adalah kata-kata Maha Suci Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAPISAN ATMOSFERA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kenyataan telah disebut di dalam Al-Qur'an bahawa alam semesta ini mempunyai 7 lapisan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia-lah Allah yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak terhadap langit, lalu di jadikanNya 7 lapisan langit. Dan Dia maha Mengetahui segala sesuatu. (Surah al-Baqarah; 29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (Surah Fusilat; 12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkatan 'langit-langit', yang mana banyak di sebut di dalam ayat Al-Qur'an merujuk kepada langit di atas bumi dan merangkumi juga seluruh alam semesta. Makna perkataan tersebut bermaksud langit di bumi ataupun atmosfera yang terdiri daripada 7 lapisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian kontemporari mendapati bahawa atmosfera dunia terdiri daripada pelbagai lapisan yang saling tindih menindih di antara satu sama lain, tambahan lagi lapisan ini telah digambarkan di dalam Al-Qur'an secara tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan kajian saintifik yang telah dijalankan, subjek ini digambarkan seperti berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para saintis telah menemui bahawa atmosfera terdiri daripada beberapa lapisan, lapisan tersebut berbeza dari sudut fizikal berdasarkan tekanan atmosefera dan kandungan gas. Lapisan atmosefera yang paling hampir kepada permukaan bumi di panggil troposfera, yang mengandungi lebih kurang 90% jumlah jisim atmosfera, manakala lapisan di atas troposfera dipanggil stratosfera, kemudian diikuti dengan ozonosfera di mana penyerapan sinaran ultra ungu berlaku, kemudian diikuti dengan mesosfera, dan termosfera yang terdiri dari sebahagian gas ionyang dipanggil ionosfera. Bahagian yang paling luar dipanggil eksosfera yang merentang sejauh 480 km sejauh 960 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita perhatikan bilangan lapisan yang tersebut, kita akan mendapati atmosfera sebenarnya mempunyai 7 lapisan persis seperti yang disebutkan dalam Al-Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keajaiban yang penting sekali yang disebut dalam ayat ini 'Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya' di dalam surah Fusilat ayat ke 12. Di dalam perkataan lain, Tuhan telah menyatakan bahawa Dia telah menetapkan setiap tingkat langit itu dengan tugas dan fungsi tertentu. Kebenaran ini telah dilihat di bahagian pertama tadi, setiap lapisan mempunyai peranan penting untuk kebaikan hidupan semua manusia dan hidupan di muka bumi ini. Setiap lapisan mempunyai fungsi yang khusus, bermula dari fungsi pembentukan hujan sehingga kepada perlindungan daripada ancaman radiasi berbahaya, dan dari memancarkan gelombang radio sehingga menghalang ancaman meteor yang memusnahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu dari pelbagai fungsi ini, sebagai contoh, telah dinyatakan dalam sebuah sumber saintifik sebagai berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atmosfera bumi mempunyai 7 lapisan. Lapisan yang paling rendah dipanggil troposfera. Hujan, salji dan angin hanya terjadi di troposfera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah satu penemuan fenomena yang menakjubkan, yang tidak dapat diperolehi tanpa kemajuan teknologi abad ke 20 sebagaimana yang telah nyata disebut dalam Al-Qur'an 1400 tahun dahulu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-7334613330546251242?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/7334613330546251242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=7334613330546251242' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/7334613330546251242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/7334613330546251242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2009/03/evolusi.html' title='evolusi'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-4638950529460231589</id><published>2008-12-10T00:23:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T00:25:08.339-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Batubara secara umum&lt;br /&gt;[sunting] Umur Batubara&lt;br /&gt;Pembentukan batubara memerlukan kondisi-kondisi tertentu dan hanya terjadi pada era-era tertentu sepanjang sejarah geologi. Zaman Karbon, kira-kira 340 juta tahun yang lalu (jtl), adalah masa pembentukan batubara yang paling produktif dimana hampir seluruh deposit batubara (black coal) yang ekonomis di belahan bumi bagian utara terbentuk.&lt;br /&gt;Pada Zaman Permian, kira-kira 270 jtl, juga terbentuk endapan-endapan batubara yang ekonomis di belahan bumi bagian selatan, seperti Australia, dan berlangsung terus hingga ke Zaman Tersier (70 - 13 jtl) di pelbagai belahan bumi lain.&lt;br /&gt;[sunting] Materi Pembentuk Batubara&lt;br /&gt;Hampir seluruh pembentuk batubara berasal dari tumbuhan. Jenis-jenis tumbuhan pembentuk batubara dan umurnya menurut Diessel (1981) adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;• Alga, dari Zaman Pre-kambrium hingga Ordovisium dan bersel tunggal. Sangat sedikit endapan batubara dari perioda ini.&lt;br /&gt;• Silofita, dari Zaman Silur hingga Devon Tengah, merupakan turunan dari alga. Sedikit endapan batubara dari perioda ini.&lt;br /&gt;• Pteridofita, umur Devon Atas hingga KArbon Atas. Materi utama pembentuk batubara berumur Karbon di Eropa dan Amerika Utara. Tetumbuhan tanpa bunga dan biji, berkembang biak dengan spora dan tumbuh di iklim hangat.&lt;br /&gt;• Gimnospermae, kurun waktu mulai dari Zaman Permian hingga Kapur Tengah. Tumbuhan heteroseksual, biji terbungkus dalam buah, semisal pinus, mengandung kadar getah (resin) tinggi. Jenis Pteridospermae seperti gangamopteris dan glossopteris adalah penyusun utama batubara Permian seperti di Australia, India dan Afrika.&lt;br /&gt;• Angiospermae, dari Zaman Kapur Atas hingga kini. Jenis tumbuhan modern, buah yang menutupi biji, jantan dan betina dalam satu bunga, kurang bergetah dibanding gimnospermae sehingga, secara umum, kurang dapat terawetkan.&lt;br /&gt;[sunting] Kelas dan Jenis Batubara&lt;br /&gt;Berdasarkan tingkat proses pembentukannya yang dikontrol oleh tekanan, panas dan waktu, batubara umumnya dibagi dalam lima kelas: antrasit, bituminus, sub-bituminus, lignit dan gambut.&lt;br /&gt;• Antrasit adalah kelas batubara tertinggi, dengan warna hitam berkilauan (luster) metalik, mengandung antara 86% - 98% unsur karbon (C) dengan kadar air kurang dari 8%.&lt;br /&gt;• Bituminus mengandung 68 - 86% unsur karbon (C) dan berkadar air 8-10% dari beratnya. Kelas batubara yang paling banyak ditambang di Australia.&lt;br /&gt;• Sub-bituminus mengandung sedikit karbon dan banyak air, dan oleh karenanya menjadi sumber panas yang kurang efisien dibandingkan dengan bituminus.&lt;br /&gt;• Lignit atau batubara coklat adalah batubara yang sangat lunak yang mengandung air 35-75% dari beratnya.&lt;br /&gt;• Gambut, berpori dan memiliki kadar air di atas 75% serta nilai kalori yang paling rendah.&lt;br /&gt;[sunting] Pembentukan Batubara&lt;br /&gt;Proses perubahan sisa-sisa tanaman menjadi gambut hingga batubara disebut dengan istilah pembatubaraan (coalification). Secara ringkas ada 2 tahap proses yang terjadi, yakni:&lt;br /&gt;• Tahap Diagenetik atau Biokimia, dimulai pada saat material tanaman terdeposisi hingga lignit terbentuk. Agen utama yang berperan dalam proses perubahan ini adalah kadar air, tingkat oksidasi dan gangguan biologis yang dapat menyebabkan proses pembusukan (dekomposisi) dan kompaksi material organik serta membentuk gambut.&lt;br /&gt;• Tahap Malihan atau Geokimia, meliputi proses perubahan dari lignit menjadi bituminus dan akhirnya antrasit.&lt;br /&gt;[sunting] Batubara di Indonesia&lt;br /&gt;Di Indonesia, endapan batubara yang bernilai ekonomis terdapat di cekungan Tersier, yang terletak di bagian barat Paparan Sunda (termasuk Pulau Sumatera dan Kalimantan), pada umumnya endapan batubara ekonomis tersebut dapat dikelompokkan sebagai batubara berumur Eosen atau sekitar Tersier Bawah, kira-kira 45 juta tahun yang lalu dan Miosen atau sekitar Tersier Atas, kira-kira 20 juta tahun yang lalu menurut Skala waktu geologi.&lt;br /&gt;Batubara ini terbentuk dari endapan gambut pada iklim purba sekitar khatulistiwa yang mirip dengan kondisi kini. Beberapa diantaranya tegolong kubah gambut yang terbentuk di atas muka air tanah rata-rata pada iklim basah sepanjang tahun. Dengan kata lain, kubah gambut ini terbentuk pada kondisi dimana mineral-mineral anorganik yang terbawa air dapat masuk ke dalam sistem dan membentuk lapisan batubara yang berkadar abu dan sulfur rendah dan menebal secara lokal. Hal ini sangat umum dijumpai pada batubara Miosen. Sebaliknya, endapan batubara Eosen umumnya lebih tipis, berkadar abu dan sulfur tinggi. Kedua umur endapan batubara ini terbentuk pada lingkungan lakustrin, dataran pantai atau delta, mirip dengan daerah pembentukan gambut yang terjadi saat ini di daerah timur Sumatera dan sebagian besar Kalimantan.[1]&lt;br /&gt;[sunting] Endapan Batubara Eosen&lt;br /&gt;Endapan ini terbentuk pada tatanan tektonik ekstensional yang dimulai sekitar Tersier Bawah atau Paleogen pada cekungan-cekungan sedimen di Sumatera dan Kalimantan.&lt;br /&gt;Ekstensi berumur Eosen ini terjadi sepanjang tepian Paparan Sunda, dari sebelah barat Sulawesi, Kalimantan bagian timur, Laut Jawa hingga Sumatera. Dari batuan sedimen yang pernah ditemukan dapat diketahui bahwa pengendapan berlangsung mulai terjadi pada Eosen Tengah. Pemekaran Tersier Bawah yang terjadi pada Paparan Sunda ini ditafsirkan berada pada tatanan busur dalam, yang disebabkan terutama oleh gerak penunjaman Lempeng Indo-Australia.[2] Lingkungan pengendapan mula-mula pada saat Paleogen itu non-marin, terutama fluviatil, kipas aluvial dan endapan danau yang dangkal.&lt;br /&gt;Di Kalimantan bagian tenggara, pengendapan batubara terjadi sekitar Eosen Tengah - Atas namun di Sumatera umurnya lebih muda, yakni Eosen Atas hingga Oligosen Bawah. Di Sumatera bagian tengah, endapan fluvial yang terjadi pada fasa awal kemudian ditutupi oleh endapan danau (non-marin).[2] Berbeda dengan yang terjadi di Kalimantan bagian tenggara dimana endapan fluvial kemudian ditutupi oleh lapisan batubara yang terjadi pada dataran pantai yang kemudian ditutupi di atasnya secara transgresif oleh sedimen marin berumur Eosen Atas.[3]&lt;br /&gt;Endapan batubara Eosen yang telah umum dikenal terjadi pada cekungan berikut: Pasir dan Asam-asam (Kalimantan Selatan dan Timur), Barito (Kalimantan Selatan), Kutai Atas (Kalimantan Tengah dan Timur), Melawi dan Ketungau (Kalimantan Barat), Tarakan (Kalimantan Timur), Ombilin (Sumatera Barat) dan Sumatera Tengah (Riau).&lt;br /&gt;Dibawah ini adalah kualitas rata-rata dari beberapa endapan batubara Eosen di Indonesia.&lt;br /&gt;Tambang Cekungan Perusahaan Kadar air total (%ar) Kadar air inheren (%ad) Kadar abu (%ad) Zat terbang (%ad) Belerang (%ad) Nilai energi (kkal/kg)(ad)&lt;br /&gt;Satui Asam-asam PT Arutmin Indonesia 10.00 7.00 8.00 41.50 0.80 6800&lt;br /&gt;Senakin Pasir PT Arutmin Indonesia 9.00 4.00 15.00 39.50 0.70 6400&lt;br /&gt;Petangis Pasir PT BHP Kendilo Coal 11.00 4.40 12.00 40.50 0.80 6700&lt;br /&gt;Ombilin Ombilin PT Bukit Asam 12.00 6.50 &lt;8.00 36.50 0.50 - 0.60 6900&lt;br /&gt;Parambahan Ombilin PT Allied Indo Coal 4.00 - 10.00 (ar) 37.30 (ar) 0.50 (ar) 6900 (ar)&lt;br /&gt;(ar) - as received, (ad) - air dried, Sumber: Indonesian Coal Mining Association, 1998&lt;br /&gt;[sunting] Endapan Batubara Miosen&lt;br /&gt;Pada Miosen Awal, pemekaran regional Tersier Bawah - Tengah pada Paparan Sunda telah berakhir. Pada Kala Oligosen hingga Awal Miosen ini terjadi transgresi marin pada kawasan yang luas dimana terendapkan sedimen marin klastik yang tebal dan perselingan sekuen batugamping. Pengangkatan dan kompresi adalah kenampakan yang umum pada tektonik Neogen di Kalimantan maupun Sumatera. Endapan batubara Miosen yang ekonomis terutama terdapat di Cekungan Kutai bagian bawah (Kalimantan Timur), Cekungan Barito (Kalimantan Selatan) dan Cekungan Sumatera bagian selatan. Batubara Miosen juga secara ekonomis ditambang di Cekungan Bengkulu.&lt;br /&gt;Batubara ini umumnya terdeposisi pada lingkungan fluvial, delta dan dataran pantai yang mirip dengan daerah pembentukan gambut saat ini di Sumatera bagian timur. Ciri utama lainnya adalah kadar abu dan belerang yang rendah. Namun kebanyakan sumberdaya batubara Miosen ini tergolong sub-bituminus atau lignit sehingga kurang ekonomis kecuali jika sangat tebal (PT Adaro) atau lokasi geografisnya menguntungkan. Namun batubara Miosen di beberapa lokasi juga tergolong kelas yang tinggi seperti pada Cebakan Pinang dan Prima (PT KPC), endapan batubara di sekitar hilir Sungai Mahakam, Kalimantan Timur dan beberapa lokasi di dekat Tanjungenim, Cekungan Sumatera bagian selatan.&lt;br /&gt;Tabel dibawah ini menunjukan kualitas rata-rata dari beberapa endapan batubara Miosen di Indonesia.&lt;br /&gt;Tambang Cekungan Perusahaan Kadar air total (%ar) Kadar air inheren (%ad) Kadar abu (%ad) Zat terbang (%ad) Belerang (%ad) Nilai energi (kkal/kg)(ad)&lt;br /&gt;Prima Kutai PT Kaltim Prima Coal 9.00 - 4.00 39.00 0.50 6800 (ar)&lt;br /&gt;Pinang Kutai PT Kaltim Prima Coal 13.00 - 7.00 37.50 0.40 6200 (ar)&lt;br /&gt;Roto South Pasir PT Kideco Jaya Agung 24.00 - 3.00 40.00 0.20 5200 (ar)&lt;br /&gt;Binungan Tarakan PT Berau Coal 18.00 14.00 4.20 40.10 0.50 6100 (ad)&lt;br /&gt;Lati Tarakan PT Berau Coal 24.60 16.00 4.30 37.80 0.90 5800 (ad)&lt;br /&gt;Air Laya Sumatera bagian selatan PT Bukit Asam 24.00 - 5.30 34.60 0.49 5300 (ad)&lt;br /&gt;Paringin Barito PT Adaro 24.00 18.00 4.00 40.00 0.10 5950 (ad)&lt;br /&gt;(ar) - as received, (ad) - air dried, Sumber: Indonesian Coal Mining Association, 1998&lt;br /&gt;[sunting] Sumberdaya Batubara&lt;br /&gt;Potensi sumberdaya batubara di Indonesia sangat melimpah, terutama di Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera, sedangkan di daerah lainnya dapat dijumpai batubara walaupun dalam jumlah kecil dan belum dapat ditentukan keekonomisannya, seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, Papua, dan Sulawesi.&lt;br /&gt;Di Indonesia, batubara merupakan bahan bakar utama selain solar (diesel fuel) yang telah umum digunakan pada banyak industri, dari segi ekonomis batubara jauh lebih hemat dibandingkan solar, dengan perbandingan sebagai berikut: Solar Rp 0,74/kilokalori sedangkan batubara hanya Rp 0,09/kilokalori, (berdasarkan harga solar industri Rp. 6.200/liter).&lt;br /&gt;Dari segi kuantitas batubara termasuk cadangan energi fosil terpenting bagi Indonesia. Jumlahnya sangat berlimpah, mencapai puluhan milyar ton. Jumlah ini sebenarnya cukup untuk memasok kebutuhan energi listrik hingga ratusan tahun ke depan. Sayangnya, Indonesia tidak mungkin membakar habis batubara dan mengubahnya menjadi energis listrik melalui PLTU. Selain mengotori lingkungan melalui polutan CO2, SO2, NOx dan CxHy cara ini dinilai kurang efisien dan kurang memberi nilai tambah tinggi.&lt;br /&gt;Batubara sebaiknya tidak langsung dibakar, akan lebih bermakna dan efisien jika dikonversi menjadi migas sintetis, atau bahan petrokimia lain yang bernilai ekonomi tinggi. Dua cara yang dipertimbangkan dalam hal ini adalah likuifikasi (pencairan) dan gasifikasi (penyubliman) batubara.&lt;br /&gt;Membakar batubara secara langsung (direct burning) telah dikembangkan teknologinya secara continue, yang bertujuan untuk mencapai efisiensi pembakaran yang maksimum, cara-cara pembakaran langsung seperti: fixed grate, chain grate, fluidized bed, pulverized, dan lain-lain, masing-masing mempunyai kelebihan dan kelemahannya.&lt;br /&gt;Gasifikasi Batubara&lt;br /&gt;Coal gasification adalah sebuah proses untuk merubah batubara padat menjadi gas batu bara yang mudah terbakar (combustible gases), setelah proses pemurnian gas-gas ini CO (karbon monoksida), karbon dioksida (CO2), hidrogen (H), metan (CH4), dan nitrogen (N2) – dapat digunakan sebagai bahan bakar. hanya menggunakan udara dan uap air sebagai reacting-gas kemudian menghasilkan water gas atau coal gas, gasifikasi secara nyata mempunyai tingkat emisi udara, kotoran padat dan limbah terendah.&lt;br /&gt;Tetapi, batubara bukanlah bahan bakar yang sempurna. Terikat didalamnya adalah sulfur dan nitrogen, bila batubara ini terbakar kotoran-kotoran ini akan dilepaskan ke udara, bila mengapung di udara zat kimia ini dapat menggabung dengan uap air (seperti contoh kabut) dan tetesan yang jatuh ke tanah seburuk bentuk asam sulfurik dan nitrit, disebut sebagai "hujan asam" “acid rain”. Disini juga ada noda mineral kecil, termasuk kotoran yang umum tercampur dengan batubara, partikel kecil ini tidak terbakar dan membuat debu yang tertinggal di coal combustor, beberapa partikel kecil ini juga tertangkap di putaran combustion gases bersama dengan uap air, dari asap yang keluar dari cerobong beberapa partikel kecil ini adalah sangat kecil setara dengan rambut manusia.&lt;br /&gt;[sunting] Bagaimana membuat batubara bersih&lt;br /&gt;Ada beberapa cara. Contoh sulfur, sulfur adalah zat kimia kekuningan yang ada sedikit di batubara, pada beberapa batubara yang ditemukan di Ohio, Pennsylvania, West Virginia dan eastern states lainnya, sulfur terdiri dari 3 sampai 10 % dari berat batu bara, beberapa batu bara yang ditemukan di Wyoming, Montana dan negara-negara bagian sebelah barat lainnya sulfur hanya sekitar 1/100ths (lebih kecil dari 1%) dari berat batubara. Penting bahwa sebagian besar sulfur ini dibuang sbelum mencapai cerobong asap.&lt;br /&gt;Satu cara untuk membersihkan batubara adalah dengan cara mudah memecah batubara ke bongkahan yang lebih kecil dan mencucinya. Beberapa sulfur yang ada sebagai bintik kecil di batu bara disebut sebagai "pyritic sulfur " karena ini dikombinasikan dengan besi menjadi bentuk iron pyrite, selain itu dikenal sebagai "fool's gold” dapat dipisahkan dari batubara. Secara khusus pada proses satu kali, bongkahan batubara dimasukkan ke dalam tangki besar yang terisi air , batubara mengambang ke permukaan ketika kotoran sulfur tenggelam. Fasilitas pencucian ini dinamakan "coal preparation plants" yang membersihkan batubara dari pengotor-pengotornya.&lt;br /&gt;Tidak semua sulfur bisa dibersihkan dengan cara ini, bagaimanapun sulfur pada batubara adalah secara kimia benar-benar terikat dengan molekul karbonnya, tipe sulfur ini disebut "organic sulfur," dan pencucian tak akan menghilangkannya. Beberapa proses telah dicoba untuk mencampur batubara dengan bahan kimia yang membebaskan sulfur pergi dari molekul batubara, tetapi kebanyakan proses ini sudah terbukti terlalu mahal, ilmuan masih bekerja untuk mengurangi biaya dari prose pencucian kimia ini.&lt;br /&gt;Kebanyakan pembangkit tenaga listrik modern dan semua fasilitas yang dibangun setelah 1978 — telah diwajibkan untuk mempunyai alat khusus yang dipasang untuk membuang sulfur dari gas hasil pembakaran batubara sebelum gas ini naik menuju cerobong asap. Alat ini sebenarnya adalah "flue gas desulfurization units," tetapi banyak orang menyebutnya "scrubbers" — karena mereka men-scrub (menggosok) sulfur keluar dari asap yang dikeluarkan oleh tungku pembakar batubara.&lt;br /&gt;[sunting] Membuang NOx dari batubara&lt;br /&gt;Nitrogen secara umum adalah bagian yang besar dari pada udara yang dihirup, pada kenyataannya 80% dari udara adalah nitrogen, secara normal atom-atom nitrogen mengambang terikat satu sama lainnya seperti pasangan kimia, tetapi ketika udara dipanaskan seperti pada nyala api boiler (3000 F=1648 C), atom nitrogen ini terpecah dan terikat dengan oksigen, bentuk ini sebagai nitrogen oksida atau kadang kala itu disebut sebagai NOx. NOx juga dapat dibentuk dari atom nitrogen yang terjebak didalam batubara.&lt;br /&gt;Di udara, NOx adalah polutan yang dapat menyebabkan kabut coklat yang kabur yang kadang kala terlihat di seputar kota besar, juga sebagai polusi yang membentuk “acid rain” (hujan asam), dan dapat membantu terbentuknya sesuatu yang disebut “ground level ozone”, tipe lain dari pada polusi yang dapat membuat kotornya udara.&lt;br /&gt;Salah satu cara terbaik untuk mengurangi NOx adalah menghindari dari bentukan asalnya, beberapa cara telah ditemukan untuk membakar barubara di pemabakar dimana ada lebih banyak bahan bakar dari pada udara di ruang pembakaran yang terpanas. Di bawah kondisi ini kebanyakan oksigen terkombinasikan dengan bahan bakar daripada dengan nitrogen. Campuran pembakaran kemudian dikirim ke ruang pembakaran yang kedua dimana terdapat proses yang mirip berulang-ulang sampai semua bahan bakar habis terbakar. Konsep ini disebut "staged combustion" karena batubara dibakar secara bertahap. Kadang disebut juga sebagai "low-NOx burners" dan telah dikembangkan sehingga dapat mengurangi kangdungan Nox yang terlepas di uadara lebih dari separuh. Ada juga teknologi baru yang bekerja seperti "scubbers" yang membersihkan NOX dari flue gases (asap) dari boiler batu bara. Beberapa dari alat ini menggunakan bahan kimia khusus yang disebut katalis yang mengurai bagian NOx menjadi gas yang tidak berpolusi, walaupun alat ini lebih mahal dari "low-NOx burners," namun dapat menekan lebih dari 90% polusi Nox.&lt;br /&gt;[sunting] Cadangan batubara dunia&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Daerah batubara di Amerika Serikat&lt;br /&gt;Pada tahun 1996 diestimasikan terdapat sekitar satu exagram (1 × 1015 kg atau 1 trilyun ton) total batubara yang dapat ditambang menggunakan teknologi tambang saat ini, diperkirakan setengahnya merupakan batubara keras. Nilai energi dari semua batubara dunia adalah 290 zettajoules.[4] Dengan konsumsi global saat ini adalah 15 terawatt,[5] terdapat cukup batubara untuk menyediakan energi bagi seluruh dunia untuk 600 tahun.&lt;br /&gt;British Petroleum, pada Laporan Tahunan 2006, memperkirakan pada akhir 2005, terdapat 909.064 juta ton cadangan batubara dunia yang terbukti (9,236 × 1014 kg), atau cukup untuk 155 tahun (cadangan ke rasio produksi). Angka ini hanya cadangan yang diklasifikasikan terbukti, program bor eksplorasi oleh perusahaan tambang, terutama sekali daerah yang di bawah eksplorasi, terus memberikan cadangan baru.&lt;br /&gt;Departemen Energi Amerika Serikat memperkirakan cadangan batubara di Amerika Serikat sekitar 1.081.279 juta ton (9,81 × 1014 kg), yang setara dengan 4.786 BBOE (billion barrels of oil equivalent).[6] The United States Department of Energy uses estimates of coal reserves in the region of 1,081,279 million short tons (9.81 × 1014 kg), which is about 4,786 BBOE (billion barrel of oil equivalent) (1,081,279*0.907186*4.879) .[7] The amount of coal burned during 2001 was calculated as 2.337 GTOE (gigatonnes of oil equivalent), which is about 46 million barrels of oil equivalent per day.[8] Were consumption to continue at that rate those reserves would last about 285 years. As a comparison natural gas provided 51 million barrels (oil equivalent), and oil 76 million barrels, per day during 2001.&lt;br /&gt;Of the 3 fossil fuels coal has the most widely distributed reserves, and coal is mined in over 100 countries, and on all continents except Antarctica. The largest reserves are found in the USA, Russia, Australia, China, India and South Africa.--&gt;&lt;br /&gt;Cadangan batubara dunia pada akhir 2005 (dalam juta ton)[9][10][11][12]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara Bituminus (termasuk antrasit) Sub-bituminus Lignit TOTAL&lt;br /&gt; Amerika Serikat&lt;br /&gt;115.891 101.021 33.082 249.994&lt;br /&gt; Federasi Rusia&lt;br /&gt;49.088 97.472 10.450 157.010&lt;br /&gt; China&lt;br /&gt;62.200 33.700 18.600 114.500&lt;br /&gt; India&lt;br /&gt;82.396  2.000 84.396&lt;br /&gt; Australia&lt;br /&gt;42.550 1.840 37.700 82.090&lt;br /&gt; Jerman&lt;br /&gt;23.000  43.000 66.000&lt;br /&gt; Afrika Selatan&lt;br /&gt;49.520   49.520&lt;br /&gt; Ukraina&lt;br /&gt;16.274 15.946 1.933 34.153&lt;br /&gt; Kazakhstan&lt;br /&gt;31.000  3.000 34.000&lt;br /&gt; Polandia&lt;br /&gt;20.300  1.860 22.160&lt;br /&gt;Serbia, Montenegro 64 1.460 14.732 16.256&lt;br /&gt; Brasil&lt;br /&gt; 11.929  11.929&lt;br /&gt; Kolombia&lt;br /&gt;6.267 381  6.648&lt;br /&gt; Kanada&lt;br /&gt;3.471 871 2.236 6.578&lt;br /&gt;Ceko&lt;br /&gt;2.114 3.414 150 5.678&lt;br /&gt;  Indonesia&lt;br /&gt;790 1.430 3.150 5.370&lt;br /&gt;  Botswana&lt;br /&gt;4.300   4.300&lt;br /&gt;  Uzbekistan&lt;br /&gt;1.000  3.000 4.000&lt;br /&gt;  Turki&lt;br /&gt;278 761 2.650 3.689&lt;br /&gt;  Yunani&lt;br /&gt;  2.874 2.874&lt;br /&gt;  Bulgaria&lt;br /&gt;13 233 2.465 2.711&lt;br /&gt;  Pakistan&lt;br /&gt; 2.265  2.265&lt;br /&gt;  Iran&lt;br /&gt;1.710   1.710&lt;br /&gt; Britania Raya&lt;br /&gt;1.000  500 1.500&lt;br /&gt;  Rumania&lt;br /&gt;1 35 1.421 1.457&lt;br /&gt;  Thailand&lt;br /&gt;  1.268 1.268&lt;br /&gt;  Meksiko&lt;br /&gt;860 300 51 1.211&lt;br /&gt;  Chili&lt;br /&gt;31 1.150  1.181&lt;br /&gt;  Hongaria&lt;br /&gt; 80 1.017 1.097&lt;br /&gt;  Peru&lt;br /&gt;960  100 1060&lt;br /&gt;  Kirgiztan&lt;br /&gt;  812 812&lt;br /&gt; Jepang&lt;br /&gt;773   773&lt;br /&gt;  Spanyol&lt;br /&gt;200 400 60 660&lt;br /&gt; Korea Utara&lt;br /&gt;300 300  600&lt;br /&gt; Selandia Baru&lt;br /&gt;33 206 333 572&lt;br /&gt;  Zimbabwe&lt;br /&gt;502   502&lt;br /&gt;  Belanda&lt;br /&gt;497   497&lt;br /&gt;  Venezuela&lt;br /&gt;479   479&lt;br /&gt;  Argentina&lt;br /&gt; 430  430&lt;br /&gt;  Filipina&lt;br /&gt; 232 100 332&lt;br /&gt;  Slovenia&lt;br /&gt; 40 235 275&lt;br /&gt;  Mozambik&lt;br /&gt;212   212&lt;br /&gt;  Swaziland&lt;br /&gt;208   208&lt;br /&gt;  Tanzania&lt;br /&gt;200   200&lt;br /&gt; Nigeria&lt;br /&gt;21 169  190&lt;br /&gt; Greenland, Denmark&lt;br /&gt; 183  183&lt;br /&gt;  Slowakia&lt;br /&gt;  172 172&lt;br /&gt;  Vietnam&lt;br /&gt;150   150&lt;br /&gt;Kongo&lt;br /&gt;88   88&lt;br /&gt; Korea Selatan&lt;br /&gt;78   78&lt;br /&gt;  Niger&lt;br /&gt;70   70&lt;br /&gt;  Afganistan&lt;br /&gt;66   66&lt;br /&gt;  Aljazair&lt;br /&gt;40   40&lt;br /&gt;  Kroasia&lt;br /&gt;6  33 39&lt;br /&gt;  Portugal&lt;br /&gt;3  33 36&lt;br /&gt;  Prancis&lt;br /&gt;22  14 36&lt;br /&gt;  Italia&lt;br /&gt; 27 7 34&lt;br /&gt;  Austria&lt;br /&gt;  25 25&lt;br /&gt;  Ekuador&lt;br /&gt;  24 24&lt;br /&gt;  Mesir&lt;br /&gt; 22  22&lt;br /&gt;  Irlandia&lt;br /&gt;14   14&lt;br /&gt;  Zambia&lt;br /&gt;10   10&lt;br /&gt;  Malaysia&lt;br /&gt;4   4&lt;br /&gt; Republik Afrika Tengah&lt;br /&gt;  3 3&lt;br /&gt;  Myanmar&lt;br /&gt;2   2&lt;br /&gt;  Malawi&lt;br /&gt; 2  2&lt;br /&gt; Kaledonia Baru&lt;br /&gt;2   2&lt;br /&gt;  Nepal&lt;br /&gt;2   2&lt;br /&gt;  Bolivia&lt;br /&gt;1   1&lt;br /&gt;  Norwegia&lt;br /&gt; 1  1&lt;br /&gt;  Taiwan&lt;br /&gt;1   1&lt;br /&gt;  Swedia&lt;br /&gt; 1  1&lt;br /&gt;[sunting] Negara pengekspor batubara utama&lt;br /&gt;Pengekspor batubara berdasarkan negara dan tahun&lt;br /&gt;(dalam juta ton)[13]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara 2003&lt;br /&gt;2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Australia&lt;br /&gt;238,1 247,6&lt;br /&gt; Amerika Serikat&lt;br /&gt;43,0 48,0&lt;br /&gt; Afrika Selatan&lt;br /&gt;78,7 74,9&lt;br /&gt; Bekas Uni Soviet&lt;br /&gt;41,0 55,7&lt;br /&gt;  Polandia&lt;br /&gt;16,4 16,3&lt;br /&gt;  Kanada&lt;br /&gt;27,7 28,8&lt;br /&gt; Republik Rakyat Cina&lt;br /&gt;103,4 95,5&lt;br /&gt;Amerika Selatan&lt;br /&gt;57,8 65,9&lt;br /&gt;  Indonesia&lt;br /&gt;107,8 131,4&lt;br /&gt;Total 713,9 764,0&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-4638950529460231589?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/4638950529460231589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=4638950529460231589' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/4638950529460231589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/4638950529460231589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/12/batubara-secara-umum-sunting-umur.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-4122617105917348511</id><published>2008-12-10T00:22:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T00:23:14.143-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Batu bara&lt;br /&gt;Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh Batu bara&lt;br /&gt;Batu bara adalah bahan bakar fosil. Batu bara dapat terbakar, terbentuk dari endapan, batuan organik yang terutama terdiri dari karbon, hidrogen dan oksigen. Batu bara terbentuk dari tumbuhan yang telah terkonsolidasi antara strata batuan lainnya dan diubah oleh kombinasi pengaruh tekanan dan panas selama jutaan tahun sehingga membentuk lapisan batu bara. Batu bara dapat diartikan sebagai endapan batu yang terbakar, dibentuk dari pelapukan bahan tanam-tanaman, adalah sebuah zat kimia yang komplek yang dapat ditemui dalam berbagai bentuk. Batu bara dibagi dalam empat kelas: anthracite, bituminous, sub-bituminous, and lignite. Analisa unsur memberikan rumus formula empiris seperti : C137H97O9NS untuk bituminous coal&lt;br /&gt;C240H90O4NS untuk high-grade anthracite.&lt;br /&gt;Jenis Batubara&lt;br /&gt;Anthracite coal adalah padat (dense), batu-keras dengan warna jet-black berkilauan (luster) metallic, mengandung antara 86% - 98% Carbon dari beratnya, terbakar lambat, dengan batasan nyala api biru (pale blue flame) dengan sedikit sekali asap, beberapa batu bara ditemukan di area pegunungan seperti the Rocky Mountains dan Appalachian Mountains in North America, telah terkondisikan pada panas yang besar dan tekanan seperti batu metamorphic, hard coal atau anthracite ini adalah hampir carbon sempurna. Bituminous coal atau batu bara lunak mengandung 68 – 86% Carbon dari beratnya dan hampir semua batu bara berbentuk ini. Sub-bituminous coal mengandung sedikit carbon dan banyak air, dan oleh karenanya menjadi sumber panas yang tidak efisien. Lignite coal atau batu bara coklat adalah batu bara yang sangat lunak yang mengandung air 70% dari beratnya.&lt;br /&gt;Bagaimanapun juga batu bara lebih murah dari gas alam atau minyak, batu bara lebih sulit dikelola, oleh karenanya ada sejarah panjang upaya-upaya untuk mengubah batu bara ke dalam dua bentuk bahan bakar yakni gas dan cair (coal gas dan coal liquid).&lt;br /&gt;[sunting] Batubara di Indonesia&lt;br /&gt;Di Indonesia, endapan batubara yang bernilai ekonomis terdapat di cekungan Tersier, yang terletak di bagian barat Paparan Sunda (termasuk Pulau Sumatera dan Kalimantan), pada umumnya endapan batubara tersebut tergolong usia muda, yang dapat dikelompokkan sebagai batubara berumur Tersier Bawah dan Tersier Atas.&lt;br /&gt;Potensi batubara di Indonesia sangat melimpah, terutama di Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera, sedangkan di daerah lainnya dapat dijumpai batubara walaupun dalam jumlah kecil, seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, Papua, dan Sulawesi.&lt;br /&gt;Di Indonesia, batu bara merupakan bahan bakar utama selain solar (diesel fuel) yang telah umum digunakan pada banyak industri, dari segi ekonomis batu bara jauh lebih hemat dibandingkan solar, dengan perbandingan sebagai berikut: Solar Rp 0,74/kilo calori sedangkan batu bara hanya Rp 0,09/kilocalori, (berdasarkan harga solar industri Rp. 6.200/liter).&lt;br /&gt;Dari segi kuantitas batubara termasuk cadangan energi fosil terpenting bagi Indonesia. Jumlahnya sangat berlimpah, mencapai puluhan milyar ton. Jumlah ini cukup untuk memasok kebutuhan energi listrik hingga ratusan tahun ke depan. Sayangnya, Indonesia tak mungkin membakar habis batubara dalam bentuk PLTU. Selain mengotori lingkungan melalui polutan CO2, SO2, NOx dan CxHy cara ini dinilai kurang efisien dan kurang memberi nilai tambah tinggi.&lt;br /&gt;Batubara sebaiknya tidak langsung dibakar, akan lebih bermakna dan efisien jika dikonversi menjadi migas sintetis, atau bahan petrokimia lain yang bernilai ekonomi tinggi. Dua cara yang dipertimbangkan dalam hal ini adalah likuifikasi (pencairan) dan gasifikasi (penyubliman) batubara.&lt;br /&gt;Membakar batu bara secara langsung (direct burning) telah dikembangkan teknologinya secara continue, yang bertujuan untuk mencapai efisiensi pembakaran yang maksimum, cara-cara direct burning seperti: fixed grate, chain grate, fluidized bed, pulverized, dan lain-lain, masing-masing mempunyai kelebihan dan kelemahannya.&lt;br /&gt;[sunting] Gasifikasi batu bara&lt;br /&gt;Coal gasification adalah sebuah proses untuk merubah batu bara padat menjadi gas batu bara yang mudah terbakar (combustible gases), setelah proses pemurnian gas-gas ini CO (karbon monoksida), karbon dioksida (CO2), hidrogen (H), methane (CH4), dan nitrogen (N2) – dapat digunakan sebagai bahan bakar. hanya menggunakan udara dan uap air sebagai reacting-gas kemudian menghasilkan water gas atau coal gas, gasifikasi secara nyata mempunyai tingkat emisi udara, kotoran padat dan limbah terendah.&lt;br /&gt;Tetapi, batu bara bukanlah bahan bakar yang sempurna. Terikat didalamnya adalah sulfur dan nitrogen, bila batu bara ini terbakar kotoran-kotoran ini akan dilepaskan ke udara, bila mengapung di udara zat kimia ini dapat menggabung dengan uap air (seperti contoh kabut) dan tetesan yang jatuh ke tanah seburuk bentuk sulfuric dan nitric acid, disebut sebagai “acid rain”. Disini juga ada noda mineral kecil, termasuk kotoran yang umum tercampur dengan batu bara, partikel kecil ini tidak terbakar dan membuat debu yang tertinggal di coal combustor, beberapa partikel kecil ini juga tertangkap di putaran combustion gases bersama dengan uap air, dari asap yang keluar dari cerobong beberapa partikel kecil ini adalah sangat kecil setara dengan rambut manusia.&lt;br /&gt;[sunting] Bagaimana membuat batu bara bersih&lt;br /&gt;Ada beberapa cara. Contoh sulfur, sulfur adalah zat kimia kekuningan yang ada sedikit di batu bara, pada beberapa batu bara yang ditemukan di Ohio, Pennsylvania, West Virginia dan eastern states lainnya, sulfur terdiri dari 3 sampai 10 % dari berat batu bara, beberapa batu bara yang ditemukan di Wyoming, Montana dan western states lainnya sulfur hanya sekitar 1/100ths (lebih kecil dari 1%) dari berat batu bara. Penting bahwa sebagian besar sulfur ini di buang sbelum mencapai cerobong asap.&lt;br /&gt;Satu cara untuk membersihkan batu bara adalah dengan cara mudah memecah batu bara ke bongkahan yang lebih kecil dan mencucinya. Beberapa sulfur yang ada sebagai bintik kecil di batu bara disebut sebagai "pyritic sulfur " karena ini dikombinasikan dengan besi menjadi bentuk iron pyrite, selain itu dikenal sebagai "fool's gold” dapat dicuci dari batu bara. Secara khusus pada proses satu kali, bongkahan batu bara dimasukkan ke dalam tangki besar yang terisi air , batu bara mengambang ke permukaan ketika kotoran sulfur tenggelam. Fasilitas pencucian ini dinamakan "Batu bara preparation plants" yang membersihkan batu bara dengan cara ini.&lt;br /&gt;Tidak semua sulfur bisa dibersihkan dengan cara ini, bagaimanapun sulfur pada batu bara adalah secara kimia benar-benar terikat dengan molekul carbonnya batu bara, tipe sulfur ini disebut "organic sulfur," dan pencucian tak akan menghilangkannya. Beberapa proses telah di coba untuk mencampur batu bara dengan bahan kimia yang mengusir sulfur pergi dari molekul batu bara, tetapi kebanyakan proses ini sudah terbukti terlalu mahal, ilmuan masih bekerja untuk mengurangi biaya dari prose pencucian kimia ini.&lt;br /&gt;Kebayakan pada modern power plants dan semua plants yang dibangun setelah 1978 — telah diwajibkan untuk mempunyai alat khusus yang dipasang yang membuang sulfur dari Batu bara's combustion gases sebelum gas ini naik menuju ccerobong asap alat ini adalah "flue gas desulfurization units," tetapi banyak orang menyebutnya "scrubbers" — karena mereka men-scrub (menggosok) sulfur keluar dari asap yang dikeluarkan oleh coal-burning boilers.&lt;br /&gt;[sunting] Membuang the NOX dari batu bara&lt;br /&gt;Nitrogen secara umum adalah bagian yang besar dari pada udara yang dihirup, pada kenyataannya 80% dari udara adalah nitrogen, secara normal atom-atom nitrogen mengambang terikat satu sama lainnya seperti pasangan kimia, tetapi ketika udara di panaskan seperti pada nyala api boiler (3000 F=1648 C), atom nitrogen ini terpecah dan terikat dengan oksigen, bentuk ini sebagai “nitrogen oxides” atau kadang kala itu disebut sebagai NOx. NOx juga dapat dibentuk dari atom nitrogen yang terjebak didalam batu bara.&lt;br /&gt;Di udara, NOx adalah polusi dapat menyebabkan kabut coklat yang kabur yang kadang kala terlihat di seputar kota besar, itu juga sebagai polusi yang membentuk “acid rain” (hujan asam), dan dapat membantu membentuk sesuatu yang disebut “ground level ozone”, tipe lain dari pada polusi yang dapat membuat udara dingy.&lt;br /&gt;Salah satu cara terbaik untuk mengurangi NOx adalah menghindari dari bentukan asalnya, beberapa cara telah ditemukan untuk membakar baru bara di burner dimana ada lebih banyak bahan bakar dari pada udara di combustion chamber yang terpanas. Di bawah kondisi ini kebanyakan oksigen terkombinasikan dengan bahan bakar dari pada dengan nitrogen. Campuran pembakaran kemudian dikirim ke combustion chamber yang kedua dimana terdapat proses yang mirip berulang-ulang sampai semua bahan bakar habis terbakar. Konsep ini disebut "staged combustion" karena batu bara dibakar secara bertahap, disebut sebagai "low-NOx burners" telah dikembanhgkan cara pembakaran seperti ini, burner ini dapat mengurangi kangdungan Nox yang terlepas di uadara lebih dari separuh. Disini juga ada teknologi baru yang bekerja seperti "scubbers" yang membersihkan NOX dari flue gases (asap) dari boiler batu bara. Beberap alat ini menggunakan bahan kimia khusus yang disebut catalysts yang mengurai bagian NOx menjadi gas yang tidak berpolusi, walaupun alat ini lebih mahal dari "low-NOx burners," dapat membuang lebih dari 90% polusi Nox.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-4122617105917348511?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/4122617105917348511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=4122617105917348511' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/4122617105917348511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/4122617105917348511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/12/batu-bara-dari-wikipedia-indonesia.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-436237059705865143</id><published>2008-12-06T21:14:00.001-08:00</published><updated>2008-12-06T21:14:54.771-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pupukpupuk'/><title type='text'></title><content type='html'>Pupuk merupakan salah satu faktor produksi utama selain lahan, tenaga kerja dan modal. Pemupukan memegang peranan penting dalam upaya meningkatkan hasil pertanian. Anjuran pemupukan terus ditingkatkan melalui program pemupukan berimbang, namun sejak sekitar tahun 1986 terjadi gejala pelandaian produktivitas (levelling off), suatu petunjuk terjadi penurunan efisiensi pemupukan karena berbagai faktor tanah dan lingkungan yang harus dicermati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takaran pupuk yang digunakan unstuck memupuk satu jenis tanaman akan berbeda untuk masing-masing jenis tanah, hal ini dapat dipahami karena setiap jenis tanah memiliki karakteristik dan susunan kimia tanah yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal penting yang perlu dicermati untuk mendapatkan efisiensi dalam pemupukan antara lain : jenis pupuk yang digunakan, sifat dari pupuk tersebut, waktu pemupukan dan syarat pemberian pupuk serta cara atau metode pemupukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tingginya hasil tanaman yang dipanen, berarti jumlah unsur hara yang diambil oleh tanaman dari dalam tanah akan banyak pula karena pengambilan unsur hara dari dalam tanah berlangsung secara paralel terhadap pembentukan bahan kering atau produksi tanaman. Sehingga untuk tahun-tahun pertanaman berikutnya unsur hara yang berada didalam tanah lambat laun akan terus berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk mengembalikan tingkat kesuburan tanah tersebut adalah dengan melaksanakan pemupukan.&lt;br /&gt;Belum lama berselang, pupuk secara umum cuma dibagi dua kelompok berdasarkan asalnya, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk buatan (anorganik) seperti : Urea, ZA, TSP dan lain-lain &lt;br /&gt;Pupuk alam (organik) seperti : pupuk kandang, kompos, pupuk hijau dan lain-lain. &lt;br /&gt;Berdasarkan cara pemberiannya, maka pupuk pun bisa dikelompokkan menjadi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk akar, yaitu segala jenis pupuk yang diberikan lewat akar atau yang diambil oleh akar tanaman dari dalam tanah, misalnya Urea, KCl dan lain-lain. &lt;br /&gt;Pupuk daun, yaitu segala macam pupuk yang diberikan lewat daun dengan jalan penyemprotan. &lt;br /&gt;Kecuali pembagian tersebut masih ada cara lain mengelompokkan pupuk ini, yaitu dengan melihat unsur hara yang dikandungnya. Dengan cara pengelompokan ini maka dikenallah macam pupuk sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk tunggal, yakni pupuk yang hanya mengandung satu (tunggal) unsur hara makro saja, misalnya urea : mengandung unsur hara Nitrogen (N). &lt;br /&gt;Pupuk majemuk, yakni pupuk yang mengandung lebih dari satu unsur hara makra, misalnya DAP : mengandung unsur hara Nitrogen dan Fosfor. &lt;br /&gt;Pupuk lengkap, yaitu pupuk yang mengandung unsur hara lengkap secara keseluruhan (unsur makro dan unsur mikro). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis dalam Pertanian | Tag: PupuK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-436237059705865143?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/436237059705865143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=436237059705865143' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/436237059705865143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/436237059705865143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/12/pupuk-merupakan-salah-satu-faktor.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-6307478618326064330</id><published>2008-12-06T20:52:00.000-08:00</published><updated>2008-12-06T21:05:57.286-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Apakah kompos cair itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kompos cair adalah Exstrak dari pembusukan sampah organik. dan dengan meng Exstrak sampah organik tersebut kita bisa mengambil seluruh Nutriens yang terkandung pada sampah organik tersebut. selain Nutriens kita juga sekaligus menyerap Mikroorganisme,bakteri,fungi,dan Protozoa dan Nematodoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompos Cair ini kaya akan Nutriens Organik dan Anorganik yang dibutuhkan oleh tanaman. dan dapat di Aplikasikan dengan cara penyemprotan, hingga juga bisa juga sebagai pengendali hama pada Daun (Bio-Control). mudah sekali diserap oleh akan tanaman sehingga mempercepat pertumbuhan tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUPUK cair limbah organik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada dasarnya limbah dari bahan organik bisa dimanfaatkan menjadi pupuk, limbah cair banyak mengandung unsur hara(N.P.K). penggunaan pupuk cair dapat membantu memperbaiki Struktur dan kualitas tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGETIAN PUPUK ORGANIK CAIR&lt;br /&gt;Pupuk adalah bahan yang ditambahkan kedalam tanah untuk menyediakan esensial bagi pertumbuhan tanaman. pupuk juga merupakan Vitamin bagi tanah yang dapat membuat tanah lebih gembur dan subur. dengan tanah yang gembur dan subur itulah, maka tanaman dapat tumbuh dan menghasilkan Buah dan Daun yang besar, sehat, dan dalam jumlah banyak.&lt;br /&gt;Pupuk Organik Cair, adalah jenis pupuk yang berbentuk cair tidak padat yang mudah sekali larut pada tanah dan membawa unsur-unsur penting guna kesuburan tanah. &lt;br /&gt;Pupuk Organik Cair adalah pupuk yang dapat memberikan HARA yang sesuai dengan Kebutuhan Tanaman pada tanah, karena bentuknya yang cair, maka jika terjadi kelebihan kapasitas pupuk pada tanah maka dengan sendirinya tanaman akan mudah mengatur penyerapan komposisi pupuk yang dibutuhkan. &lt;br /&gt;Pupuk Organik Cair dalam pemupukan jelas lebih merata, tidak akan terjadi penumpukan konsentrasi pupuk di satu tempat,sebab itu tadi pupuk ini 100 persen larut dam merata.&lt;br /&gt;juga Pupuk Organik Cair ini mempunyai kelebihan dapat secara cepat mengatasi Defesiensi Hara dan tidak bermasalah dalam pencucian Hara juga mampu menyediakan hara secara cepat.&lt;br /&gt;Pupuk Organik Cair tidak merusak humus Tanah walaupun seringkali digunakan. selain itu pupuk ini juga memiliki zat pengikat larutan hingga bisa langsung digunakan pada tanah tidak butuh interval waktu untuk dapat menanam tanaman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-6307478618326064330?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/6307478618326064330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=6307478618326064330' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/6307478618326064330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/6307478618326064330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/12/apakah-kompos-cair-itu-kompos-cair.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-7896802322167765446</id><published>2008-11-23T17:39:00.000-08:00</published><updated>2008-11-23T17:41:31.520-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas 4'/><title type='text'>tugas4</title><content type='html'>• PUPUK DAN PESTISIDA •&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jangan Sepelekan&lt;br /&gt;Unsur Hara Mikro&lt;br /&gt;pada Tanaman Anda&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pertumbuhan dan produksi suatu tanaman dipengaruhi oleh faktor tanah, iklim dan tanaman itu sendiri yang semuanya saling berin-teraksi satu sama lainnya. Tanah atau lahan sebagai tempat tumbuh tanaman tidak selalu mengandung unsur hara yang cukup dan dalam keadaan siap untuk diserap tanaman. Keadaan ini seringkali menimbulkan problema dalam meningkatkan produksi tanaman. Pada tanah yang miskin akan unsur hara perlu diadakan pemberian unsur hara yang dikenal dengan “pemupukan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah menjadi rahasia umum bahwa petani dalam menerapkan kegiatan agronomis terutama dalam pemupukan hanya mengandalkan pupuk konvensional seperti Urea, SP-36, KCl maupun ZA yang semuanya hanya dapat memenuhi unsur hara salah satu makro seperti N, P, K atau S saja. Sementara itu unsur lain yang dibutuhkan tanaman tidak itu saja meliankan ada 16 macam unsur yang terbagi atas unsur hara makro (C,H,O,N,P,K.Ca,Mg dan S) dan unsur mikro (Fe, Mn, Mo, B, CU,Zn, dan Cl)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sekarang banyak beredar pupuk majemuk alternatif yang diproduksi industri pupuk dan beredar di pasaran yaitu campuran dari pupuk tunggal dengan berbagai kompoisisi dan merk dagang berbeda. Bahkan ada pula pupuk yang sudah terkandung semua unsur hara dalam satu kemasan. Namun, kenyataan dilapangan petani saat ini masih banyak yang enggan untuk menggunakannya. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan petani mengenai jumlah dan jenis unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Sehingga tidaklah mengherankan bila penerapan pemupukan tidak diikuti dengan peningkatan produksi karena hanya memenuhi beberapa unsur hara makro saja, sementara unsur mikro yang lain tidak terpenuhi. Padahal meskipun dibutuhkan dalam jumlah yang lebih sedikit, unsur mikro ini tidak kalah pentingnya dengan unsur hara makro sebagai komponen struktural sel yang terlibat langsung dalam metabolisme sel dan aktivitas enzim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sumber unsur mikro dalam tanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan unsur mikro dalam tanah dipengaruhi oleh dua macam yaitu bahan induk tanah dan bahan organik tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Bahan induk tanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan unsur hara mikro tanah dipengaruhi oleh bahan induk atau batuan dasar dari tanah itu sendiri. Adanya proses pelapukan menyebabkan mineral yang mengandung unsur mikro akan mengalami perubahan dan membentuk oksida atau sulfida dari Fe, Mn, Cu dan Zn; silikat sekunder yang mengandung Fe dan Zn; serta anion dalam borat dan molibdat. Dengan demikian, defisiensi unsur hara mikro sering dihubungkan dengan kadar unsur mikro yang rendah dari bahan induk yang terangkut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Bahan organik tanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan organik merupakan sumber unsur mikro tanah yang setelah mengalami proses dekomposisi akan tersedia bagi tanaman. Itulah sebabnya kadar unsur mikro yang belum digarap lebih banyak pada lapisan atas dibandingkan lapisan bawah karena banyaknya kandungan bahan organik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Ketersediaan unsur hara mikro&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat ketersediaan unsur hara mikro bagi tanaman sangat tergantung pada pH tanah, proses oksidasi reduksi, adanya unsur yang berlebihan dan bahan organik tanah.&lt;br /&gt;Reaksi unsur hara mikro di dalam tanah pada setiap jenis tanah berbeda-beda. Pada tanah yang ber-pH rendah atau bersifat masam, beberapa unsur mikro lebih banyak tersedia terutama dalam bentuk kation diantaranya Fe, Mn, Zn dan Cu. Bila pH tanah naik maka bentuk ion dari kation tersebut berubah menjadi hidroksida/oksida yang tidak tersedia bagi tanaman. Namun pada unsur Mo dan B justru terjadi reaksi sebaliknya, dimana ketersediaanya akan meningkat bila pH naik. Hal yang perlu diperhatikan dalam hubungannya dengan tanaman adalah bahwa setiap jenis tanaman berbeda-beda kebutuhannya akan unsur mikro sehingga kelebihan sedikit saja akan bersifat racun bagi tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketersediaan dalam tanah dan kebutuhan normal&lt;br /&gt;tanaman akan unsur mikro&lt;br /&gt;UNSUR HARA&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketersediaan dalam tanah (ppm)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kebutuhan Normal Tanaman (ppm)&lt;br /&gt;Boron&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tembaga&lt;br /&gt;Besi&lt;br /&gt;Mangan&lt;br /&gt;Molibdenium&lt;br /&gt;Seng  &lt;br /&gt;(B)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Cu)&lt;br /&gt;(Fe)&lt;br /&gt;(Mn)&lt;br /&gt;(Mo)&lt;br /&gt;(Zn)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;0.1 - 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0.1 - 4&lt;br /&gt;2.0 - 150&lt;br /&gt;1.0 - 100&lt;br /&gt;0.05 - 0.5&lt;br /&gt;1.0 - 20&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;6 - 18 (monokotil)&lt;br /&gt;20 - 60 (dikotil)&lt;br /&gt;5 - 20&lt;br /&gt;50 - 250&lt;br /&gt;20 - 500&lt;br /&gt;0.2 - 1.0&lt;br /&gt;25 - 125&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya proses oksidasi terjadi bila didukung oleh pH yang tinggi sedangkan pada pH yang rendah/masam akan terjadi reduksi. Mn, Fe, dan Cu dalam kondisi teroksidasi umumnya kurang larut pada pH yang biasa dijumpai dalam tanah dibandingkan keadaan tereduksi pada tanah-tanah yang sangat masam (reduktif).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketersediaan suatu ion/unsur hara juga dipengaruhi oleh ion lain dimana dalam larutan misalnya unsur P dengan Fe dan Zn. Apabila kadar P berlebihan, maka serapan Fe dan Zn akan terganggu, begitu pula bila di dalam tanah banyak terdapat ion bikarbonat seperti efek pengapuran maka serapan Fe akan terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan organik yang mengandung senyawa-senyawa organik juga mempengaruhi ketersediaan unsur mikro dalam tanah, misalnya bahan organik yang terdiri dari protein, asam amino, asam sitrat dapat bereaksi dengan kation Fe, Zn dan Cu membentuk senyawa organik kompleks sehingga tidak tersedia bagi tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Rendahnya Unsur Hara Mikro&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rendahnya unsur hara mikro dalam tanah dapat disebabkan oleh kesalahan dalam teknik budidaya maupun terjadi secara alami seperti : terangkutnya unsur mikro bersama bagian tanaman yang dipanen sehingga persediaannya dalam tanah mencapai titik yang tidak dapat lagi menunjnag pertumbuhan tanaman secara optimal. Kemudian adanya proses pencucian terutama pada tanah yang berpasir. Dan terakhir, tanah yang ditanami secara intensif, namun pupuk yang diberikan hanya mengandung unsur hara makro saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memenuhi kebutuhan unsur hara mikro, maka kita harus melakukan pemupukan tambahan dengan memberikan pupuk pelengkap. Bisa juga kita menggunakan pupuk campuran yang didalamnya sudah terkandung unsur hara makro maupun mikro. Adapun pemberian pupuk tersebut dapat dilakukan melalui akar ataupun lewat daun. Hal lain yang perlu diperhatikan dalam pemberian pupuk mikro adalah jenis dan dosis yang dibutuhkan tanaman mengingat unsur ini dibutuhkan dalam jumlah relatif sedikit dan bila berlebihan akan bersifat racun bagi tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat pH tanah sangat berpengaruh terhadap tingkat ketersediaan unsur hara mikro, maka pengaturan pH tanah sangat diperlukan. Bila pH tanah rendah, maka dapat dinaikkan dengan pengapuran (dolomit atau kiseret) sedangkan pada pH tinggi dapat diturunkan dengan memberikan belerang. Pada tanah yang ber-pH 5.5 – 6.2 jarang terjadi kekurangan unsur mikro. Jumlah unsur mikro dalam tanah yang dibutuhkan tanaman dalam keadaan normal dapat dilihat pada Tabel 1. (BH, Makassar)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-7896802322167765446?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/7896802322167765446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=7896802322167765446' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/7896802322167765446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/7896802322167765446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/11/tugas4.html' title='tugas4'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-8019555194248030963</id><published>2008-11-23T17:36:00.000-08:00</published><updated>2008-11-23T17:38:57.618-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas3'/><title type='text'>tugas3</title><content type='html'>Khasiat Unsur Hara Bagi Tanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap-tiap unsur hara mempunyai fungsi/khasiat tersendiri dan mempengaruhi proses-proses tertentu dalam perkembangan dan pertumbuhan tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini uraian singkat fungsi/khasiat unsur hara bagi tanaman, yakni:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Karbon (C)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penting sebagai pembangun bahan organik karena sebagian besar bahan kering tanaman terdiri dari bahan organik, diambil tanaman berupa C02.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Oksigen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat dalam bahan organik sebagai atom dan termasuk pembangunan bahan organik, diambil dari tanaman berupa C02, sumbernya tidak terbatas dan diperlukan untuk bernafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hidrogen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan elemen pokok pembangunan bahan organik, sumbernya dari air dan jumlahnya tidak terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Nitrogen (N)A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil dan diserap oleh tanaman dalam bentuk : NO3- NH4+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi Nitrogen bagi tanaman adalah:&lt;br /&gt;a. Diperlukan untuk pembentukan atau pertumbuhan bagian vegetatif tanaman, seperti daun, batang dan akar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Berperan penting dalam hal pembentukan hijau daun yang berguna sekali dalam proses fotosintesis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Membentuk protein, lemak dan berbagai persenyawaan organik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Meningkatkan mutu tanaman penghasil daun-daunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Meningkatkan perkembangbiakan mikro-organisme di dalam tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun sumber Nitrogen adalah :&lt;br /&gt;a. Terjadi halilintar di udara ternyata dapat menghasilkan zat Nitrat, yang kemudian di bawa air hujan meresap ke bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Sisa-sisa tanaman dan bahan-bahan organis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Mikrobia atau bakteri-bakteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pupuk buatan (Urea, ZA dan lain-lain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Fosfor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk : H2PO4- HPO4–&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, fungsi dari Fosfor (P) dalam tanaman dapat dinyatakan sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Merangsang pertumbuhan akar, khususnya akar benih/tanaman muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Mempercepat serta memperkuat pertumbuhan tanaman muda menjadi tanaman dewasa dan menaikkan prosentase bunga menjadi buah/biji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Membantu asimilasi dan pernafasan sekaligus mempercepat pembungaan dan pemasakan buah, biji atau gabah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Sebagai bahan mentah untuk pembentukan sejumlah protein tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kalium (K)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil/diserap tanaman dalam bentuk : K+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi Kalium bagi tanaman adalah :&lt;br /&gt;a. Membantu pembentukan protein dan karbohidrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Berperan memperkuat tubuh tanaman, mengeraskan jerami dan bagian kayu tanaman, agar daun, bunga dan buah tidak mudah gugur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan dan penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Meningkatkan mutu dari biji/buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber-sumber Kalium adalah :&lt;br /&gt;a. Beberapa jenis mineral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Sisa-sisa tanaman dan lain-lain bahan organis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Air irigasi serta larutan dalam tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pupuk Buatan (KCl, ZK dan lain-lain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Abu tanaman misalnya: abu daun teh muda mengandung sekitar 50% K2O&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kalsium (Ca)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Ca++&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi kalsium bagi tanaman adalah:&lt;br /&gt;a. Merangsang pembentukan bulu-bulu akar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Berperan dalam pembuatan protein atau bagian yang aktif dari tanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Memperkeras batang tanaman dan sekaligus merangsang pembentukan biji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Menetralisir asam-asam organik yang dihasilkan pada saat metabolisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Kalsium yang terdapat dalam batang dan daun dapat menetralisirkan senyawa atau suasana keasaman tanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Magnesium (Mg)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Mg++&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi magnesium bagi tanaman ialah:&lt;br /&gt;a. Magnesium merupakan bagian tanaman dari klorofil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Merupakan salah satu bagian enzim yang disebut Organic pyrophosphatse dan Carboxy peptisida&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Berperan dalam pembentukan buah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber-sumber Magnesium adalah:&lt;br /&gt;a. Batuan kapur (Dolomit Limestone) CaCO3MgCO3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Garam Epsom (Epsom salt) MgSO4.7H2O&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Kleserit MgSO4.H2O&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Magnesia MgO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Zat ini berasal dari air laut yang telah mengalami proses sedemikian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mg Cl2 + Ca(OH)2 ——– Mg (OH)2 + Ca Cl2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mg (OH)2—-panas—— Mg O + H2O&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Terpentin Mg3SiO2 (OH)4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Magnesit MgCO3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. Karnalit MGCl2KCl. 6H2O&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i. Basic slag&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;j. Kalium Magnesium Sulfat (Sulfat of Potash Magnesium)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Belerang (Sulfur = S)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: SO4-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi belerang bagi tanaman ialah:&lt;br /&gt;a. Berperan dalam pembentukan bintil-bintil akar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Merupakan unsur yang penting dalam beberapa jenis protein dalam bentuk cystein, methionin serta thiamine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Membantu pertumbuhan anakan produktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Merupakan bagian penting pada tanaman-tanaman penghasil minyak, sayuran seperti cabai, kubis dan lain-lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Membantu pembentukan butir hijau daun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber-sumber belerang adalah:&lt;br /&gt;a. Sisa-sisa tanaman dan lain-lain bahan organis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Bahan ikutan dari pupuk anorganik (buatan) seperti pupuk ZA dan pupuk Superfosfat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Besi (Fe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil atau diserap oleh tanaman dalam bentuk: Fe++&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi unsur hara besi (Fe) bagi tanaman ialah:&lt;br /&gt;a. Zat besi penting bagi pembentukan hijau daun (klorofil)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Berperan penting dalam pembentukan karbohidrat, lemak dan protein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Zat besi terdapat dalam enzim Catalase, Peroksidase, Prinodic hidroginase dan Cytohrom oxidase&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber-sumber besi adalah:&lt;br /&gt;a. Batuan mineral Khlorite dan Biotit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Sisa-sisa tanaman dan lain-lain bahan organis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Mangan (Mn)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Mn++&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi unsur hara Mangan (Mn) bagi tanaman ialah:&lt;br /&gt;a. Diperlukan oleh tanaman untuk pembentukan protein dan vitamin terutama vitamin C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Berperan penting dalam mempertahankan kondisi hijau daun pada daun yang tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Berperan sebagai enzim feroksidase dan sebagai aktifator macam-macam enzim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Berperan sebagai komponen penting untuk lancarnya proses asimilasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber-sumber Mangan adalah:&lt;br /&gt;a. Batuan mineral Pyroluste Mn O2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Batuan mineral Rhodonite Mn SiO3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Batuan mineral Rhodochrosit Mn CO3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Sisa-sisa tanaman dan lain-lain bahan organis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Tembaga (Cu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Cu++&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi unsur hara Tembaga (Cu) bagi tanaman ialah:&lt;br /&gt;a. Diperlukan dalam pembentukan enzim seperti: Ascorbic acid oxydase, Lacosa, Butirid Coenzim A. dehidrosenam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Berperan penting dalam pembentukan hijau daun (khlorofil)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Seng (Zincum = Zn)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Zn++&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi unsur hara Seng (Zn) bagi tanaman ialah:&lt;br /&gt;a. Dalam jumlah yang sangat sedikit dapat berperan dalam mendorong perkembangan pertumbuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Diperkirakan persenyawaan Zn berfungsi dalam pembentukan hormon tumbuh (auxin) dan penting bagi keseimbangan fisiologis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Berperan dalam pertumbuhan vegetatif dan pertumbuhan biji/buah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seng dalam tanah terdapat dalam bentuk:&lt;br /&gt;1. Sulfida Zn S&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Calamine Zn CO3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Molibdenum (Mo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Mo O4-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi unsur hara Molibdenum (Mo) bagi tanaman ialah:&lt;br /&gt;a. Berperan dalam mengikat (fiksasi) N oleh mikroba pada leguminosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Sebagai katalisator dalam mereduksi N&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Berguna bagi tanaman jeruk dan sayuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Molibdenum dalam tanah terdapat dalam bentuk Mo S2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Boron (Bo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Bo O3-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi unsur hara Boron (Bo) bagi tanaman ialah:&lt;br /&gt;a. Bertugas sebagai transportasi karbohidrat dalam tubuh tanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Meningkatkan mutu tanaman sayuran dan buah-buahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Berperan dalam pembentukan/pembiakan sel terutama dalam titik tumbuh pucuk, juga dalam pembentukan tepung sari, bunga dan akar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Boron berhubungan erat dengan metabolisme Kalium (K) dan Kalsium (Ca)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Unsur hara Bo dapat memperbanyak cabang-cabang nodule untuk memberikan banyak bakteri dan mencegah bakteri parasit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boron (Bo) dalam tanah terdapat dalam bentuk:&lt;br /&gt;a. Datolix Ca (OH)2 BoSiO4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Borax Na2 Bo4 O2. 10H2O&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Khlor (Cl)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Cl -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi unsur hara Khlor (Cl) bagi tanaman ialah:&lt;br /&gt;a. Memperbaiki dan meninggikan hasil kering dari tanaman seperti: tembakau, kapas, kentang dan tanaman sayuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Banyak ditemukan dalam air sel semua bagian tanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Banyak terdapat pada tanaman yang mengandung serat seperti kapas, sisal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping ke-16 unsur hara tersebut masih ada unsur-unsur lain yang berhubungan erat dengan tanaman yang akan diuraikan secara ringkas, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Natrium (Na)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natrium dapat memperbaiki pertumbuhan tanaman apabila tanaman yang dimaksud menunjukkan gejala kekurangan Kalium (K).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natrium dalam proses fisiologi dengan K, yaitu menghalangi atau mencegah pengambilan/penyerapan K yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Silikum (Si)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman rumput-rumputan, seperti alang-alang dan padi ternyata banyak yang menyerap Si.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan dengan unsur hara N dan P, ternyata Si dalam tanaman lebih besar jumlahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Nikel (Ni)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur ini merupakan aktifator daripada enzim, dalam bentuknya yang kecil dapat mempercepat pertumbuhan tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Titan (Ti)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur Titan selalu terdapat dalam tanaman, dan banyak terdapat pada nodula dan legum. Dengan pemberian Ti SO4 nodula akan bertambah sedangkan fiksasi menjadi lebih meningkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Selenium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah yang berlebihan tidak menimbulkan kerusakan bagi tanaman, akan tetapi menimbulkan keracunan bagi binatang yang memakan tumbuhan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Vanadium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berfungsi mempercepat reproduksi azotobacter yang mengakibatkan meningkatnya fiksasi N dari udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Argon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur Argon dibutuhkan tanaman untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya. Kelebihan unsur ini dapat menyebabkan keracunan pada tanaman. Keracunan akar oleh Argon banyak terdapat pada tanah persawahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Yodium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur yodium walaupun keadaannya sedikit ternyata diperlukan bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang sehat. [bp]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-8019555194248030963?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/8019555194248030963/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=8019555194248030963' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/8019555194248030963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/8019555194248030963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/11/tugas3.html' title='tugas3'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-3578427954368169896</id><published>2008-11-23T17:33:00.000-08:00</published><updated>2008-11-23T17:35:48.213-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas kimia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='2'/><title type='text'>tugas kimia2</title><content type='html'>UNSUR HARA MIKRO YANG DIBUTUHKAN TANAMAN&lt;br /&gt;Dikirim oleh admin pada Wednesday, 02 November 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.nasih.staff.ugm.ac.id/pnt3404/4%209417.doc&lt;br /&gt;Message 861 dari Milis Aglaonema  by Judi Ginta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil antara lain Besi(Fe), Mangaan(Mn), Seng (Zn), Tembaga (Cu), Molibden (Mo), Boron (B), Klor(Cl). Berikut tuilsan dari Setio Budi Wiharto (09417/PN) dari UGM Jogjakarta.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Besi (Fe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besi (Fe) merupakan unsure mikro yang diserap dalam bentuk ion feri (Fe3+) ataupun fero (Fe2+). Fe dapat diserap dalam bentuk khelat (ikatan logam dengan bahan organik). Mineral Fe antara lain olivin (Mg, Fe)2SiO, pirit, siderit (FeCO3), gutit (FeOOH), magnetit (Fe3O4), hematit (Fe2O3) dan ilmenit (FeTiO3) Besi dapat juga diserap dalam bentuk khelat, sehingga pupuk Fe dibuat dalam bentuk khelat. Khelat Fe yang biasa digunakan adalah Fe-EDTA, Fe-DTPA dan khelat yang lain. Fe dalam tanaman sekitar 80% yang terdapat dalam kloroplas atau sitoplasma. Penyerapan Fe lewat daundianggap lebih cepat dibandingkan dengan penyerapan lewat akar, terutama pada tanaman yang mengalami defisiensi Fe. Dengan demikian pemupukan lewat daun sering diduga lebih ekonomis dan efisien. Fungsi Fe antara lain sebagai penyusun klorofil, protein, enzim, dan berperanan dalam perkembangan kloroplas. Sitokrom merupakan enzim yang mengandung Fe porfirin. Kerja katalase dan peroksidase digambarkan secara ringkas sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Catalase : H2O + H2O  O2 + 2H2O&lt;br /&gt;b. Peroksidase : AH2 + H2O  A + H2O&lt;br /&gt;Fungsi lain Fe ialah sebagai pelaksana pemindahan electron dalam proses metabolisme. Proses tersebut misalnya reduksi N2, reduktase solfat, reduktase nitrat. Kekurangan Fe  menyebabakan terhambatnya pembentukan klorofil dan akhirnya juga penyusunan protein menjadi tidak sempurna Defisiensi Fe menyebabkan kenaikan kaadar asam amino pada daun dan penurunan jumlah ribosom secara drastic. Penurunan kadar pigmen dan protein dapat disebabkan oleh kekurangan Fe. Juga akan mengakibatkan pengurangan aktivitas semua enzim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Mangaan (Mn)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mangaan diserap dalam bentuk ion Mn++. Seperti hara mikro lainnya, Mn dianggap dapat diserap dalam bentuk kompleks khelat dan pemupukan Mn sering disemprotkan lewat daun. Mn dalam tanaman tidak dapat bergerak atau beralih tempat dari logam yang satu ke organ lain yang membutuhkan. Mangaan terdapat dalam tanah berbentuk senyawa oksida, karbonat dan silikat dengan nama pyrolusit (MnO2), manganit (MnO(OH)), rhodochrosit (MnCO3) dan rhodoinit (MnSiO3). Mn umumnya terdapat dalam batuan primer, terutama dalam bahan ferro magnesium. Mn dilepaskan dari batuan karena proses pelapukan batuan. Hasil pelapukan batuan adalah mineral sekunder terutama pyrolusit (MnO2) dan manganit (MnO(OH)). Kadar Mn dalam tanah berkisar antara 300 smpai 2000 ppm. Bentuk Mn dapat berupa kation Mn++ atau mangan oksida, baik bervalensi dua maupun valensi empat. Penggenangan dan pengeringan yang berarti reduksi dan oksidasi pada tanah berpengaruh terhadap valensi Mn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mn merupakan penyusun ribosom dan juga mengaktifkan polimerase, sintesis protein, karbohidrat. Berperan sebagai activator bagi sejumlah enzim utama dalam siklus krebs, dibutuhkan untuk fungsi fotosintetik yang normal dalam kloroplas,ada indikasi  dibutuhkan dalam sintesis klorofil. Defisiensi unsure Mn antara lain : pada tanaman&lt;br /&gt;berdaun lebar, interveinal chlorosis pada daun muda mirip kekahatan Fe tapi lebih banyak menyebar sampai ke daun yang lebih tua, pada serealia bercak-bercak warna keabu-abuan sampai kecoklatan dan garis-garis pada bagian tengah dan pangkal daun muda, split seed pada tanaman lupin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Seng (Zn)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zn diserap oleh tanaman dalam bentuk ion Zn++ dan dalam tanah alkalis mungkin diserap dalam bentuk monovalen Zn(OH)+. Di samping itu, Zn diserap dalm bentuk kompleks khelat, misalnya Zn-EDTA. Seperti unsure mikro lain, Zn dapat diserap lewat daun. Kadr Zn dalam tanah berkisar antara 16-300 ppm, sedangkan kadar Zn dalam tanaman berkisar antara 20-70 ppm. Mineral Zn yang ada dalam tanah antara lain sulfida (ZnS), spalerit [(ZnFe)S], smithzonte (ZnCO3), zinkit (ZnO), wellemit (ZnSiO3 dan ZnSiO4). Fungsi Zn antara lain : pengaktif enim anolase, aldolase, asam oksalat dekarboksilase, lesitimase,sistein desulfihidrase, histidin deaminase, super okside demutase (SOD), dehidrogenase, karbon anhidrase, proteinase dan peptidase. Juga berperan dalam biosintesis auxin, pemanjangan sel dan ruas batang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketersediaan Zn menurun dengan naiknya pH, pengapuran yang berlebihan sering menyebabkan ketersediaaan Zn menurun. Tanah yang mempunyai pH tinggi sering menunjukkan adanya gejala defisiensi Zn, terytama pada tanah berkapur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun gejala defisiensi Zn antara lain : tanaman kerdil, ruas-ruas batang memendek, daun mengecil dan mengumpul (resetting) dan klorosis pada daun-daun muda dan intermedier serta adanya nekrosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Tembaga (Cu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tembaga (Cu) diserap dalam bentuk ion Cu++ dan mungkin dapat diserap dalam bentuk senyaewa kompleks organik, misalnya Cu-EDTA (Cu-ethilen diamine tetra acetate acid) dan Cu-DTPA (Cu diethilen triamine penta acetate acid). Dalam getah tanaman bik dalam xylem maupun floem hampir semua Cu membentuk kompleks senyawa dengan asam amino. Cu dalam akar tanaman dan dalam xylem &gt; 99% dalam bentuk kompleks.&lt;br /&gt;Dalam tanah, Cu berbentuk senyawa dengan S, O, CO3 dan SiO4 misalnya kalkosit (Cu2S), kovelit (CuS), kalkopirit (CuFeS2), borinit (Cu5FeS4), luvigit (Cu3AsS4), tetrahidrit [(Cu,Fe)12SO4S3)], kufirit (Cu2O), sinorit (CuO), malasit [Cu2(OH)2CO3], adirit [(Cu3(OH)2(CO3)], brosanit [Cu4(OH)6SO4].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan Cu terdapat dalam kloroplas (&gt;50%) dan diikat oleh plastosianin. Senyawa ini mempunyai berat molekul sekitar 10.000 dan masing-masing molekul mengandung satu atom Cu. Hara mikro Cu berpengaruh pafda klorofil, karotenoid, plastokuinon dan plastosianin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi dan peranan Cu antara lain : mengaktifkan enzim sitokrom-oksidase, askorbit-oksidase, asam butirat-fenolase dan laktase. Berperan dalam metabolisme protein dan karbohidrat, berperan terhadap perkembangan tanaman generatif, berperan terhadap fiksasi N secara simbiotis dan penyusunan lignin.Adapun gejala defisiensi / kekurangan Cu antara lain : pembungaan dan pembuahan terganggu, warna daun muda kuning dan kerdil, daun-daun lemah, layu dan pucuk mongering serta batang dan tangkai daun lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Molibden (Mo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Molibden diserap dalam bentuk ion MoO4-. Variasi antara titik kritik dengan toksis relatif besar. Bila tanaman terlalu tinggi, selain toksis bagi tanaman juga berbahaya bagi hewan yang memakannya. Hal ini agak berbeda dengan sifat hara mikro yang lain. Pada daun kapas, kadar Mo sering sekitar 1500 ppm. Umumnya tanah mineral cukup mengandung  Mo. Mineral lempung yang terdapat di dalam tanah antara lain molibderit (MoS), powellit (CaMo)3.8H2O. Molibdenum (Mo) dalam larutan sebagai kation ataupun anion. Pada tanah gambut atau tanah organik sering terlihat adanya gejala defisiensi Mo. Walaupun demikian dengan senyawa organik Mo membentuk senyawa khelat yang melindungi Mo dari pencucian air. Tanah yang disawahkan menyebabkan kenaikan ketersediaan Mo dalam tanah. Hal ini disebabkan karena dilepaskannya Mo dari ikatan Fe (III) oksida menjadi Fe (II) oksida hidrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi Mo dalam tanaman adalah mengaktifkan enzim nitrogenase, nitrat reduktase dan xantine oksidase. Gejala yang timbul karena kekurangan Mo hampir menyerupai kekurangan N. Kekurangan Mo dapat menghambat pertumbuhan tanaman, daun menjadi pucat dan mati dan pembentukan bunga terlambat. Gejala defisiensi Mo dimulai dari daun tengah dan daun bawah. Daun menjadi kering kelayuan, tepi daun  menggulung dan daun umumnya sempit. Bila defisiensi berat, maka lamina hanya terbentuk sedikit sehingga kelihatan tulang-tulang daun lebih dominan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Boron (B)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boron dalam tanah terutama sebagai asam borat (H2BO3) dan kadarnya berkisar antara 7-80 ppm. Boron dalam tanah umumnya berupa ion borat hidrat B(OH)4-. Boron yang tersedia untuk tanaman hanya sekitar 5%dari kadar total boron dalam tanah. Boron ditransportasikan dari larutan tanah ke akar tanaman melalui proses aliran masa dan difusi. Selain itu, boron sering terdapat dalam bentuk senyawa organik. Boron juga banyak terjerap dalam kisi mineral lempung melalui proses substitusi isomorfik dengan Al3+ dan atau Si4+. Mineral dalam tanah yang mengandung boron antara lain turmalin (H2MgNaAl3(BO)2Si4O2)O20 yang mengandung 3%-4% boron. Mineral tersebut terbentuk dari batuan asam dan sedimen yang telah mengalami metomorfosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mineral lain yang mengandung boron adalah kernit (Na2B4O7.4H2O), kolamit (Ca2B6O11.5H2O), uleksit (NaCaB5O9.8H2O) dan aksinat. Boron diikat kuat oleh mineral tanah, terutama seskuioksida (Al2O3 + Fe2O3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi boron dalam tanaman antara lain berperanan dalam metabolisme asam nukleat, karbohidrat, protein, fenol dan auksin. Di samping itu boron juga berperan dalam pembelahan, pemanjangan dan diferensiasi sel, permeabilitas membran, dan perkecambahan serbuk sari. Gejal defisiensi hara mikro ini antara lain : pertumbuhan terhambat pada jaringan meristematik (pucuk akar), mati pucuk (die back), mobilitas rendah, buah yang sedang berkembang sngat rentan, mudah terserang penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G. Klor (Cl)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klor merupakan unsure yang diserap dalam bentuk ion Cl- oleh akar tanaman dan dapat diserap pula berupa gas atau larutan oleh bagian atas tanaman, misalnya daun. Kadar Cl dalam tanaman sekitar 2000-20.000 ppm berat tanaman kering. Kadar Cl yang terbaik pada tanaman adalah antara 340-1200 ppm dan dianggap masih dalam kisaran hara mikro. Klor dalam tanah tidak diikat oleh mineral, sehingga sangat mobil dan mudah tercuci oleh air draiinase. Sumber Cl sering berasal dari air hujan, oleh karena itu, hara Cl kebanyakan bukan menimbulkan defisiensi, tetapi justru menimbulkan masalah keracunan tanaman. Klor berfungsi sebagai pemindah hara tanaman, meningkatkan osmose sel, mencegah kehilangan air yang tidak seimbang, memperbaiki penyerapan ion lain,untuk tanaman kelapa dan kelapa sawit dianggap hara makro yang penting. Juga berperan dalam fotosistem II dari proses fotosintesis, khususnya dalam evolusi oksigen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun defisiensi klor adalh antara lain : pola percabangan akar abnormal, gejala wilting (daun lemah dan layu), warna keemasan (bronzing) pada daun, pada tanaman kol daun berbentuk mangkuk.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-3578427954368169896?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/3578427954368169896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=3578427954368169896' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/3578427954368169896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/3578427954368169896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/11/tugas-kimia2.html' title='tugas kimia2'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-7718446337173449638</id><published>2008-11-23T17:29:00.001-08:00</published><updated>2008-11-23T17:33:28.853-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas kimia'/><title type='text'>tugas kimia</title><content type='html'>MACAM-MACAM UNSUR HARA TANAMAN&amp;&lt;br /&gt;GEJALA BILA KEKURANGAN&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  Berikut pengetahuan mengenai berbagaimacam unsur hara yang dibutuhkan oleh &lt;br /&gt;Tanaman dan gejala bila kekurangan unsur hara tersebut:&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  1.NITROGEN (N)&lt;br /&gt;  Gejala kekurangan pada tanaman, daun menguning dan perubahan warna daun &lt;br /&gt;menuju kemerahan serta lebih tua.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  2.FOSFOR (P)&lt;br /&gt;   Setelah daun menguning dan berubah kemerahan maka daun akan rontok.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  3.KALIUM (K)&lt;br /&gt;  Munculnya bercak kuning pada daun dan diikuti kekeringan daun dan kematian.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  4.KALSIUM (CA)&lt;br /&gt;  Kerusakan sel-sel apikal pada tunas dan daun, tunas dan daun menjadi mati &lt;br /&gt;setelah gejala kekeringan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  5.MAGNESIUM (Mg)&lt;br /&gt;  Bercak kuning pada daun di mana gejala hampir sama dengan kekurangan KALIUM.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  6.BESI (Fe)&lt;br /&gt;  Menguningnya daun dimulai dari ujung daun.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  7.MANGAN (Mn)&lt;br /&gt;  Menguningnya bagian daun diantara tulang-tulang daun.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  8.BELERANG (S)&lt;br /&gt;  Gejala hampir sama dengan kekurangan KALIUM&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  9.TEMBAGA (Cu)&lt;br /&gt;  Ujung daun mati dan pinggirannya layu&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  10.SENG (Zn)&lt;br /&gt;  Gejala hampor sama dengan kekurangan MANGAN&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  11.BORON (B)&lt;br /&gt;  Titik tumbuh mati dan tanaman akan membentuk tunas samping.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;  12.MOLIBDENUM (Mo)&lt;br /&gt;  Bintik-bintik kuning diantara tulang daun.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  13.KARBONDIOKSIDA (CO2)&lt;br /&gt;  Daun tumbuh kecil dan pertumbuhan lambat&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  Apakah hanya 13? Tuhan sebenarnya telah menciptakan Alam Semesta ini dengan &lt;br /&gt;begitu sempurna dan luar biasa. Masih terdapat 44 s.d 90 unsur lagi yang &lt;br /&gt;dibutuhkan oleh Tanaman dan telah terdapat di Alam Semesta. Luar Biasa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-7718446337173449638?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/7718446337173449638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=7718446337173449638' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/7718446337173449638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/7718446337173449638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/11/tugas-kimia.html' title='tugas kimia'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-7669719499962480056</id><published>2008-11-08T20:35:00.000-08:00</published><updated>2008-11-08T20:52:23.884-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pupuk organik'/><title type='text'>pupuk organik</title><content type='html'>Keunggulan dan Kekurangan Kompos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk organik mempunyai sangat banyak kelebihan namun juga memiliki kekurangan bila dibandingkan dengan pupuk buatan atau kimi (anorganik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekurangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Kandungan unsur hara jumlahnya kecil, sehingga jumlah pupuk yang diberikan harus relatif banyak bila dibandingkan dengan pupuk anorganik.&lt;br /&gt;   2. Karena jumlahnya banyak, menyebabkan memerlukan tambahan biaya operasional untuk pengangkutan dan implementasinya.&lt;br /&gt;   3. Dalam jangka  pendek, apalagi untuk tanah-tanah yang sudah miskin unsur hara, pemberian pupuk organik  yang membutuhkan jumlah besar sehingga menjadi beban biaya bagi petani. Sementara itu reaksi atau respon tanaman terhadap pemberian pupuk organik tidak se-spektakuler pemberian pupuk buatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Pupuk organik mengandung unsur hara yang lengkap, baik unsur hara makro maupun unsur hara mikro. Kondisi ini tidak dimiliki oleh pupuk buatan (anorganik).&lt;br /&gt;   2. Pupuk organik mengandung asam - asam organik, antara lain asam humic, asam fulfic, hormon dan enzym yang tidak terdapat dalam pupuk buatan yang sangat berguna baik bagi tanaman maupun lingkungan dan mikroorganisme.&lt;br /&gt;   3. Pupuk organik mengandung makro dan mikro organisme tanah yang mempunyai pengaruh yang sangat baik terhadap perbaikan sifat fisik tanah dan terutama sifat biologis tanah.&lt;br /&gt;   4. Memperbaiki dan menjaga struktur tanah.&lt;br /&gt;   5. Menjadi penyangga pH tanah.&lt;br /&gt;   6. Menjadi penyangga unsur hara anorganik yang diberikan.&lt;br /&gt;   7. Membantu menjaga kelembaban tanah&lt;br /&gt;   8. Aman dipakai dalam jumlah besar dan berlebih sekalipun&lt;br /&gt;   9. Tidak merusak lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Selanjutnya bagian 9, Pembuatan Kompos Yang Sederhana dan Praktis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organic Manure (Pupuk Organik)&lt;br /&gt;Written by Administrator    2008-06-12 02:46:23&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini para petani telah banyak memanfaatkan bahan organik sebagai pupuk di lahan pertanian, karena bahan tersebut merupakan bahan yang cepat melapuk. Salah satu contoh bahan organik yang digunakan antara lain kotoran hewan (sapi, kambing, ayam, dll) dan limbah pertanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan munculnya berbagai pupuk alternatif dan untuk menunjang pembangunan pertanian yang ramah lingkungan, maka scat ini digalakan pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan pembuatan pupuk organik, bahkan beberapa petani/swasta telah mencanangkan adanya pertanian organik. Pada saat ini banyak dijumpai berbagai merk dagang pupuk organik yang dijual dipasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk organik dapat berupa pupuk kandang, kompos dan campuran keduanya. Kunci pokok dalam pemilihan pupuk kandang adalah tingkat kematangan, perbandingan Carbon dan Nitrogen (C/N) dan kandungan unsur hara. Pupuk kandang selain berfungsi untuk memperbaiki sifat tanah juga sebagai sumber unsur hara walaupun dalam jumlah kecil. Dengan sifat fisik tanah yang balk, maka tanaman menjadi lebih subur karena leluasa dalam pengambilan unsur hara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kelebihan kompos yang dibuat dengan memanfaatkan aktif atau mikroba adalah mengandung mikroba yang berfungsi untuk melindungi tanaman dari serangan hams dan penyakit. Beberapa contoh kompos yang dibuat dengan menggunakan mikroba decomposer/pengurai antara lain: Bokashi, Fine Compost dan Kompos Bioaktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil percobaan yang telah dilakukan oleh IP2TP Jakarta selama + 3 minggu menunjukkan data bahwa C/N ratio dari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Fine Compost 26&lt;br /&gt;    * Kompos Bioaktif 20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pada Bokashi Arang Sekam setelah disimpan selama 4 minggu C/N rationya sebesar 20.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bokashi adalah pupuk organik hasil fermentasi bahan organik dengan menggunakan EM, (yang dimaksud dengan EM Q yaitu suatu campuran mikro organisme yang bermanfaat untuk meningkatkan keaneka-ragaman mikroba dari tanah maupun tanaman, serta berfungsi untuk meningkatkan kesehatan tanah, pertumbuhan dan produksi tanaman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disekitar lingkungan kita banyak bahan organik yang dapat digunakan sebagai bahan utama untuk pembuatan bokashi, antara lain jerami, pupuk kandang, arang sekam, pupuk hijau, serbuk gergaji dan lain-lain. Pupuk organik ini telah banyak diusahakan oleh perorangan maupun swasta, bahkan sudah banyak dipasarkan di sekitar wilayah Jakarta. Beberapa macam bokashi antara lain bokashi jerami, bokashi pupuk kandang dan bokashi ekspres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan cars pembuatan masing-masing bokashi tersebut seperti yang dijelaskan berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. BOKASHI JERAMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan - Bahan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Jerami padi 1 bagian · Bekatul 1 bagian · Sekam padi 1 bagian · EM 4 10 s/d 20 cc&lt;br /&gt;    * Molase 10 s/d 20 cc&lt;br /&gt;    * Air 10 liter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Pembuatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Buat formula dasar dengan mencampur air, molase dan EM 4.&lt;br /&gt;    * Campurkan semua jerami padi, sekam dengan formula dasar, kemudian tambahkan bekatul, sambil diaduk rata dengan tingkat kebasahan 50% (bila diremas dengan tangan, air tidak sampai menetes ).&lt;br /&gt;    * Fermentasikan bahan campuran tersebut pads karung goni dan diletakkan diatas jerami (untuk mencegah basah dari lantai), kemudian dilipat dan&lt;br /&gt;    * Setelah 5 jam suhunya diukur, apabila suhu mencapai 40°-50°C, bahan campuran harus diaduk dan diratakan untuk menurunkan suhu (pengukuran suhu dilakukan setiap 5 jam sekali).&lt;br /&gt;    * Bokashi yang baik akan terbentuk setelah 3 - 4 hari fermentasi, ciri-cirinya suhunya stabil dan berbau sedap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. BOKASHI PUPUK KANDANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan - Bahan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pupuk kandang 1 bagian&lt;br /&gt;    * Bekatul 1 bagian&lt;br /&gt;    * Sekam 1 bagian&lt;br /&gt;    * EM Q 10 – 20 cc&lt;br /&gt;    * Molase 10 – 20 cc&lt;br /&gt;    * Air 10 liter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Pembuatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pembuatan bokashi pupuk kandang sama dengan proses pembuatan bokashi jerami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. BOKASHI EKSPRES&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan - Bahan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Jerami kering 10 bagian&lt;br /&gt;    * Bokashi pupuk kandang 1 bagian&lt;br /&gt;    * Bekatul 0.5 bagian&lt;br /&gt;    * EM4 10 – 20 cc&lt;br /&gt;    * Molase 10 – 20 cc&lt;br /&gt;    * Air 10 liter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Pembuatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Campurkan air, EM 4 dan molase sebagai formula dasar.&lt;br /&gt;    * Basahkan jerami dengan formula dasar.&lt;br /&gt;    * ambahkan bekatul dan bokashi, kemudian letakkan diatas lantai setinggi 20 - 30 cm selanjutnya ditutup dengan karung goni.&lt;br /&gt;    * Setelah 18 jam diaduk untuk menstabilkan suhunya dan ditutup lagi selama 6 jam.&lt;br /&gt;    * Apabila campuran tersebut suhunya masih tinggi, diaduk lagi untuk menurunkan suhu.&lt;br /&gt;    * Proses pembuatan bokashi ekspres hanya memakan waktu 1 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. FINE COMPOST&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fine compost adalah pupuk organik yang dibuat dari limbah pertanian yang proses dekomposisinya menggunakan stardec. Pupuk ini bebas dari biji-biji gulma, bakteri pathogenik dan tidak berbau busuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan - Bahan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Jerami/rumput/hijauan lain (60 kg)&lt;br /&gt;    * Pupuk kandang (40 kg)&lt;br /&gt;    * Stardec 1/4 kg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Pembuatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Tempatkan bahan kompos tersebut pada tempat yang terlindung dari sinar matahari/ hujan dan aduk hingga merata.&lt;br /&gt;    * Taburkan stardec hingga merata pada bahan kompos dan simpan dengan ketinggian minimal 100 -150 cm. Selama proses pengomposan bahan tersebut harus tetap basah (kadar air 50 -60 %).&lt;br /&gt;    * Pembalikan dilakukan satu minggu sekali dan proses ini memerlukan waktu 3 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. KOMPOS BIOAKTIF&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk organik kompos bioaktif ini dibuat dari limbah pertanian padat (tandan kosong kelapa sawit, sisa pangkasan teh, kulit buah kakao, jerami padi, batang jagung, dll.) yang proses dekomposisinya menggunakan orgadec. Orgadec adalah aktivator pelapukan, bukan penghancur sehingga hasil pengomposan tidak hancur dan banyak dipergunakan oleh perkebunan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan - Bahan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Bahan organik segar dicacah dengan ukuran 2,5 - 5 cm dengan volume minimal 1 m3 (jika menggunakan jerami sebanyak 100 -200 kg).&lt;br /&gt;    * Untuk 100 kg bahan organik lunak (jerami/batang jagung/dawn/rumput) diperlukan orgadec sebanyak 1/2 kg, sedangkan 100 kg bahan berkayu diperlukan 1/4 kg orgadec. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Pembuatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Aduk orgadec dengan bahan organik secara merata.&lt;br /&gt;    * Masukkan'/4 m3 ke dalam kotak berfentilasi kemudian disiram air sampai kadar air mencapai 50%, masukkan lagi '/a bagian dan siram air lagi, begitu seterusnya hingga mencapai ketinggian 100 cm. Simpan bahan kompos ini ditempat yang terlindung dari sinar matahari dan hujan, serta hindari kontak langsung dengan tanah.&lt;br /&gt;    * Tutuplah tumpukan bahan kompos tersebut dengan lembaran plastik transparan, biarkan selama 2-4 minggu. Pembalikan kompos dilakukan setelah dua minggu, ditandai dengan terjadinya penyusutan volume kurang dari 20%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri pupuk organik yang baik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Warna coklat kehitaman&lt;br /&gt;    * Suhu awal relatif sama dengan akhir dari pengomposan&lt;br /&gt;    * Volume minimal menyusut 20&lt;br /&gt;    * Berbau harum dan tidak menyengat&lt;br /&gt;    * Analisis C/N rationya kurang 30.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-7669719499962480056?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/7669719499962480056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=7669719499962480056' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/7669719499962480056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/7669719499962480056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/11/pupuk-organik.html' title='pupuk organik'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-2329028149791238755</id><published>2008-11-08T20:32:00.001-08:00</published><updated>2008-11-08T20:35:37.937-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pupuk majemuk lengkap'/><title type='text'>pupuk majemuk lengkap</title><content type='html'>MIKROMA merupakan pupuk majemuk lengkap kaya akan kandungan Kalsium (Ca) dan Sulfat (S04) sebagai nutrisi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman dan secara nilai ekonomis dapat meningkatkan efisiensi pemupukan pupuk makro/kimia pada lahan budidaya tanaman produksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinjauan Kandungan Unsur Penting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N              1,65%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CaS04         61,63%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K20           1,84%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P               1,05%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MgO          1,55%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K               1,53%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P205          2,40%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data Teknis Legalitas Pupuk Mikroma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø  Hasil Uji Kandungan Unsur Hara oleh Badan Sertifikasi yang telah diakui Negara, PT Superintending Company of Indonesia (Succofindo) dengan nomor Order 3208/LAB/SMG/12/2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø  Izin Resmi Departemen Pertanian RI No. G 133/BSP/VI/99&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø  Berpengaruh positif terhadap tingkat kesuburan tanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan tuntutan peningkatan produktifitas tanaman produksi baik tanaman tahunan maupun tanaman semusim bagi sebagian kecil maupun besar industri pertanian dan perkebunan Nusantara dalam rangka pencapaian hasil yang optimum pemenuhan kebutuhan pangan Nasional baik skala rumah tangga maupun Industri, kami persembahkan produk pupuk majemuk lengkap “MIKROMA” yang kaya akan kandungan hara makro dan mikro dengan komponen utama Kalsium (Ca) dan Sulfat (SO4) sebagai senyawa nutrisi penting penyokong pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Pupuk “MIKROMA” mampu menggemburkan agregat tanah dan mengembalikan kembali tingkat kesuburan tanah akibat akumulasi pemakaian Phospat (P04) dalam jangka waktu lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk “MIKROMA” dengan kandungan Sulfat (SO4) berdaya guna melarutkan akumulasi residu Phospat (P04) dalam tanah yang tidak dapat terserap maksimal oleh tanaman dan secara ekonomis keberadaan Sulfat (SO4) mampu meningkatkan efisiensi pemupukan Phospat (P04). Ditambah dengan kombinasi Kalsium (Ca) sebagai nutrisi penting yang berpengaruh besar terhadap turgor sel tanaman dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Bahwa diketahui bersama nutrisi Ca bersifat “immobile” yang sulit diserap oleh jaringan tanaman sehingga perlu frekuensi pemberian yang sering untuk memenuhi kebutuhan nutrisi akan Ca oleh tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu pemakaian pupuk MIKROMA dengan kandungan Sulfat (SO4) dapat memacu dan meningkatkan serapan unsur P, K dan S dalam jaringan tubuh tanaman yang akan berpengaruh signifikan dalam fase vegetatif dan generatif tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara perhitungan nilai ekonomis pemakaian pupuk MIKROMA dapat mengurangi kebutuhan pemakian pupuk ZA atau bahkan dapat menggantikannya karena kandungan Sulfat (SO4) dalam pupuk ZA sudah tersedia secara mencukupi dalam pupuk MIKROMA disamping efisiensi pemakian pupuk yang mengandung unsur P dalam pupuk SP-36/TSP dan pupuk K (Kalium) dalam pupuk KCL dapat diperoleh setelah memakai pupuk MIKROMA dengan peranan utama sebagai pelarut Phospat (P04) ditanah dan pemacu serapan unsur K dalam tanah. Sedangkan unsur N (Nitrogen) tinggal ditambahkan pupuk Urea yang mempunyai kadar N tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil akhir yang diharapkan dalam pencapaian efisiensi biaya pemupukan hara makro dan mikro dapat diperoleh dengan korelasi positif kenaikan pendapatan/profit budidaya tanaman produksi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-2329028149791238755?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/2329028149791238755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=2329028149791238755' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/2329028149791238755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/2329028149791238755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/11/pupuk-majemuk-lengkap.html' title='pupuk majemuk lengkap'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-695917059122052795</id><published>2008-11-08T20:25:00.000-08:00</published><updated>2008-11-08T20:28:59.096-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berapa komposisi/ kandungan unsur hara dalam urea dan npk?'/><title type='text'>Berapa komposisi/ kandungan unsur hara dalam urea dan npk?</title><content type='html'>Pupuk Urea berbentuk butir-butir kristal berwarna putih, dengan rumus kimia NH2 CONH2, merupakan pupuk yang mudah larut dalam air dan sifatnya sangat mudah menghisap air (higroskopis). Pupuk urea yang dijual di pasaran biasanya mengandung unsur hara N sebesar 46% dengan pengertian setiap 100 kg urea mengandung 46 kg Nitrogen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUPUK SP - 36 merupakan sumber hara fosfor bagi tanaman. Pupuk SP – 36 berbentuk butiran berwarna keabu – abuan. Unsur hara Fosfor yang terdapat dalam pupuk SP-36 hampir seluruhnya larut dalam air. Pupuk ini tidak mudah menghisap air, sehingga dapat disimpan cukup lama dalam kondisi penyimpanan yang baik. Sesuai dengan namanya(SP-36) kandungan hara Fosfor dalam bentuk P2O5 pada pupuk ini yaitu sebesar 36%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUPUK NPK merupakan jenis pupuk majemuk yang mengandung unsur hara makro Nitrogen (N) , Phospor (P) dan Kalium (K). Pupuk ini berbentuk butiran (prill) dengan bulatan besar berwarna merah bata. Pupuk ini termasuk pupuk yang tidak mudah menyerap air, sehingga tahan disimpan lama di dalam gudang. Kandungan Nitrogen, Phospor dan Kalium pada pupuk NPK yang dijual di pasaran ini bervariasi. Perbandingan kandungan yang paling lazim dijual di pasaran yaitu :&lt;br /&gt;1. 15 : 15 : 15&lt;br /&gt;2. 15 : 15 : 6 : 4&lt;br /&gt;3. 15 : 15 : 17 : 2&lt;br /&gt;Ket → perbandingan di atas dibaca Nitrogen (%) : Phospor (%) : Kalium (%) : Magnesium (%)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ini yang dimaksud&lt;br /&gt;Good luck&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 2 bulan lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;materi referensi:&lt;br /&gt;http://id.answers.yahoo.com/question/ind...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-695917059122052795?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/695917059122052795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=695917059122052795' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/695917059122052795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/695917059122052795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/11/berapa-komposisi-kandungan-unsur-hara.html' title='Berapa komposisi/ kandungan unsur hara dalam urea dan npk?'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-6171675800324767698</id><published>2008-11-08T19:26:00.000-08:00</published><updated>2008-11-08T19:29:25.442-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cara mambuat pupuk'/><title type='text'>cara membuat pupuk</title><content type='html'>Membuat Pupuk, Caranya Gampang Lho!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA - Hal yang paling penting dalam proses pertumbuhan pohon adalah pupuk. Pohon diibaratkan sebuah tubuh. Pupuk yakni kandungan gizi yang sangat dibutuhkan. Di alam zat ini banyak, tersedia. Bercampur dan sisa-sisa organisme yang mati dari tanaman atau hewan.&lt;br /&gt;Dalam sistem pertanian konvensional, zat pengguna yang sering dipakai adalah jenis urea serta yang dikenal dengan nama TSF. Jenis itu dibuat secara besar-besaran dan dikeluarkan oleh perusahaan resmi. Kandungannya tentu saja mempunyaizat-zat kimia buatan.&lt;br /&gt;Ada cara yang mudah untuk membuat pupuk di rumah, ketimbang membeli pupuk keluaran pabrik di toko pertanian. Dalam dunia PO ada dua macarn pupuk alami, dikenal dengan nama pupuk kandang dan pupuk kompos.&lt;br /&gt;Pupuk kandang diperoleh dari kotoran hewan yang telah kering dan tidak berbau. Penggunaan dapat dicampur dengan tanah dengan ukuran yang seimbang.&lt;br /&gt;”Sebaiknya jangan menggunakan kotoran anjing atau kucing untuk membuat pupuk kandang,” pesan Edi Junaedi, insinyur pertanahan dari KONPHALINDO. Kotoran yang berasal dari binatang pemakan tumbuhan lebih banyak kandungan ”gizi” bagi tanah dan tanaman. Mengandung unsur hara yang sangat diperlukan dalam proses pertumbuhan.&lt;br /&gt;Bahan pernbuat pupuk kompos banyak terdapat di sekitar rumah. Limbah dapur seperti sisa potongan sayuran, kulit buah-buahan atau dedaunan kering amat baik untuk digunakan.&lt;br /&gt;Masukkan potongan-potongan ini ke dalam sebuah lubang. Dapat juga dipakai tong besar atau drum bekas. Kernudian timbun dengan tanah. Aduk timbunan sesering mungkin untuk mempercepat proses pembusukan. Diamkan selama lebih kurang 40 hari. Bila tanah terlihat hitam dan gembur, siap digunakan. Media tanam ini dicampur dengan pasir, tanah, serta kompos dengan perbandingan 1:1: l.&lt;br /&gt;Cara sederhana yaitu dengan sistem heap (timbun). Pola ini tidak perlu menguburnya di dalam lubang tanah. Cukup sediakan wadah besar seperti drum. Berilah pasir pada bagian yang paling bawah. Kemudian tanah gembur di atasnya.&lt;br /&gt;Masukkan bahan-bahan organik pernbuat kompos setelah itu. Bila ada, lumuri dengan kotoran hewan. Lalu taburi gerusan kapur halus secukupnya. Taruh kernbali bahan-bahan serupa sesuai urutan. Dengan takaran yang sama, kecuali kapur.&lt;br /&gt;”Untuk menambah unsur yangdiperlukan seperti nitrogen, dipakai air seni. Hal ini hampir serupa dengan zat yang terkandung dalam pupuk urea,” kata Edi. J, pendamping petani organik di Kelompok Wanita Tani (KWT) Mandiri, Pancoran Mas, Depok. Pemberian air kencing itu banyak dilakukan oleh petani-petani organik di Jawa tengah. Mereka mengumpulkan air kotor itu dan hewan ternaknya seperti sapi atau kerbau. Kemudian disemprotkan pada lahan pertaniannya. ”Air seni dari manusia pun dapat digunakan,” imbuh alumnus Universitas Padjajaran Bandung itu.&lt;br /&gt;Campuran lain dapat pula ditambahkan dalam proses pernbuatan kompos, sekam, jerami, atau serbuk gergaji sangat baik sekali digunakan. Kumpulan dedaunan yang rontok di halaman belakang rumah juga bisa dipakai. Daripada dibakar, jadikan saja kompos.Gampangkan!&lt;br /&gt;(Bambang Parlupi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-6171675800324767698?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/6171675800324767698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=6171675800324767698' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/6171675800324767698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/6171675800324767698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/11/cara-membuat-pupuk.html' title='cara membuat pupuk'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-659155718464166439</id><published>2008-10-22T00:03:00.000-07:00</published><updated>2008-10-22T00:57:01.915-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nama protein dan fungsinya......'/><title type='text'>nama protein dan fungsinya</title><content type='html'>1. Tyrosine dan Tryptophan merupakan dua jenis asam amino yang memiliki peran penting untuk mendukung perkembangan otak yang optimal. Tyrosine adalah asam amino penting yang meningkatkan fungsi otak untuk menyerap informasi sedangkan Tryptophan adalah asam amino penting yang meningkatkan fungsi otak untuk memproses informasi dalam otak.Tyrosine adalah asam amino yang membentuk neutrotransmiter cathecolamine, yang berfungsi untuk menimbulkan keadaan terjaga, sementara Tryptophan merupakan senyawa yang kemudian terbentuk menjadi serotonin dan melatonin yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas tidur. Saat terjaga terjadi perkembangan otak melalui stimulasi exogenous, sedangkan waktu tidur yang cukup akan meningkatkan  perkembangan otak melalui stimulasi endogenous dan konsolidasi memori.&lt;br /&gt;2. L-methionine berfungsi dalam jalur biosintesa ethyline berpengaruh sebagai stimulator  terjadinya proses xylogenesis&lt;br /&gt;3. L-asparagine digunakan oleh Green dan Phillips (1974) untuk merangsang regenerasi dalam kultur jaringan jagung. Penambahan asparagin dan alanin merangsang pembentukan pucuk dalam kultur Torenia &lt;br /&gt;4.             Glycine merupakan asam amino yang ditambahkan sejak tahun 1939, setelah White menunjukkan bahwa dalam kultur tomat, penambahan Glycine lebih baik daripada ekstrak ragi. Glycine dengan konsentrasi 2 mg/l merupakan komposisi tetap dalam banyak formulasi media. Linsmaier dan Skoog pada tahun 1965 menemukan bahwa glycine tidak memacu pertumbuhan kalus tembakau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Lysine dan threonine merupakan asam amino yang harus digunakan secara hati-hati, karena dapat menghambat pertumbuhan walaupun pada konsentrasi yang rendah. Kedua asam amino tersebut mempunyai efek co-operasi dalam penghambatan seperti diulas oleh George dan Sherrington (1984). Sebaiknya tidak menambahkan keduanya bersama-sama. Ada beberapa asam amino saling antagonis terhadap sesamanya, seperti phenylalanine dan tyrosine, L-leucine dan L-valine, L-argine dan L-lysine.&lt;br /&gt;5.Histidine, penting untuk pertumbuhan fisik dan mental yang sempurna, sebagai penyembuh diketahui dapat menanggulangi penyakit rematik.&lt;br /&gt;6.Isoleucine, penting bagi pertumbuhan bayi dan keseimbangan nitrogen bagi orang dewasa.&lt;br /&gt;7.Leucine, penting untuk pertumbuhan.&lt;br /&gt;8.Lysine, dapat menolong menyembuhkan penya-kit herpes kelamin.&lt;br /&gt;9.Methionine, diperlukan bagi produksi sulfur, menjaga kenormalan metabolisme, dan merangsang serotonin sehingga dapat menghilangkan kantuk.&lt;br /&gt;10.Phenylalanine, dibutuhkan untuk produksi tyrosine yang penting bagi pertumbuhan.&lt;br /&gt;11.Threonine dan Valine, menyeimbangkan nitrogen.&lt;br /&gt;12.Tryptophan, untuk produksi serotonin pada otak.&lt;br /&gt;13.L- alanine : Terdapat dalam metabolisme glukosa (karbohidrat sederhana yang digunakan oleh tubuh sebagai sumber energi&lt;br /&gt;14 L- aspartic acid : meningkatkan stamina dan ketahanan tubuh, meningkatkan resistensi (kekebalan) tubuh terhadap kelelahan, membantu melindungi dari system syaraf sentra dan menjaga kesehatan liver&lt;br /&gt;15. L- arginine : Membantu meningkatkan kadar alamiah hormone prtumbuhan (HGH), system imun, metabolisme lemak, membentuk masa otot, serta membantu terapi infeksi HIV dan gangguan hati, anti kanker dan tumor. Tidak disarankan bagi anak-anak &amp; remaja karena bisa menimbulkan perubahan bentuk tulang.&lt;br /&gt;16. L- cystine : asam amino yg mengandung sulfur yg diperlukan untuk pembentukan sel darah putih yg fungsinya sebagai salah satu imun. Sumber dari makanan : kedelai, pisang, kurma, daging, telur &amp; susu&lt;br /&gt;17. L- Glutamin acid : Bermanfaat untuk mencegah demensia (pikun) dan meningkatkan daya ingat&lt;br /&gt;18. Glycine : Tergolong asam amino non esensial (dpt dibentuk oleh tubuh berfungsi untuk menunda penurunan fungsi otak, baik untuk detoksifikasi racun dalam tubuh&lt;br /&gt;19.L- histidine : diperlukan pada saat pertumbuhan untuk memperbaiki jaringan tubuh dan mengubah kelebihan glukosa menjadi glikogen yg diproses di dalam hati. Sumber dari makanan : pisang, anggur, daging (ayam/sapi), susu dan sayuran hijau.&lt;br /&gt;20• L- leucine : meningkatkan serta menjaga kesehatan tulang, kulit dan otot, mempunyai peran penting dalam proses produksi energi tubuh terutama dalam mengontrol sintesa protein.&lt;br /&gt;21• L- lysine : Asam amino ini menghambat pertumbuhan virus, meningkatkan hormone pertumbuhan, perbaikan jaringan serta produksi antibody, hormone dan enzim.&lt;br /&gt;22• L- methionine : membantu tubuh mengatur pasokan protein berlebih dalam diet tinggi protein, membantu menyerap lemak dan kolesterol.&lt;br /&gt;23• L- phenylalanine : asam amino yg bertugas mengontrol berat badan karena efeknya yg mengatur sekresi kelenjar tyroid dan menekan nafsu makan.&lt;br /&gt;24• L- proline : mampu menjaga tekstur kulit denganmeningkatkan produksi kolagen dan mengurangi terjadinya kehilangan kolagen akibat proses penuan dini. Juga membantu dalam memperkuat struktur tulang rawan, sendi, tendon dan otot jantung&lt;br /&gt;25• L- serine : berguna untuk menjaga keseimbangan metabolisme lemak dan asam lemak, pertubuhan sel otot serta meningkatkan imunitas tubuh karena terlibat dalam produksi immunoglobulin dan antibodi&lt;br /&gt;26• L- threonine : mencegah dan mengobati penyakit gangguan mental, bekerja pada system pencernaan, dan melindungi hati. &lt;br /&gt;27• L- tryptophan : fungsinya dalam proses pembekuan darah dan pembentukan cairan pencernaan, mengendorkan saraf dan membantu proses tidur. &lt;br /&gt;28• L- valine : mempertahankan masa otot, menjaga keseimbangan nitrogen dalam tubuh serta membantu dalam terapi gangguan hati dan kandungan empedu, bagus dan diperlukan dalam pertumbuhan dan penampilan terutama dalam system saraf dan pencernaan. Manfaat valine untuk membantu gangguan saraf otot, mental dan emotional, insomnia, dan keadaan gugup.&lt;br /&gt;29• L- tyrosine : berguna untuk pertumbuhan sel-sel serta meningkatkan imunitas tubuh dan antibodi&lt;br /&gt;30• L- isoleucine : Diperlukan dalam produksi dan penyimpanan protein dalam tubuh, dan pembentukan hemoglobin juga berperan dalam metabolisme dan fungsi kelenjar timus dan kelenjar pituitary.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-659155718464166439?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/659155718464166439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=659155718464166439' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/659155718464166439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/659155718464166439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/10/nama-protein-dan-fungsinya.html' title='nama protein dan fungsinya'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-7578007994460419341</id><published>2008-10-17T22:35:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T22:37:23.446-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ubur-uburlah yang telah mengubah hidup Shimomura seberuntung sekarang'/><title type='text'>Ubur-uburlah yang telah mengubah hidup Shimomura seberuntung sekarang</title><content type='html'>Osamu Shimomura tak pernah lupa pada sejarah yang telah ia buat. Saat itu, pada musim panas 1961, ia me­nyusuri pantai barat Amerika Utara. Bersama tiga kawannya, Shimomura membawa Volkswagen dengan peralatan la­boratorium lengkap, berburu ubur-ubur. Mereka terpesona pada ubur-ubur cantik Aequorea Victoria yang memancarkan warna hijau benderang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shimomura datang jauh dari Universitas Nagoya, Jepang. Di kepala ahli kimia organik yang berusia 33 tahun itu berkecamuk pertanyaan, apa sesungguhnya yang menyebabkan tubuh ubur-ubur bisa berkilau kehijauan di bawah siraman matahari? Baru setahun kemudian ia menemukan jawab: ubur-ubur berpijar lantaran memiliki senyawa protein yang berwarna hijau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan green fluorescent protein (GFP), nama protein itu, tampaknya hanya akan mengendap sebagai sejarah masa lalu Shimomura, sampai kemudian Komite Nobel membuat kejutan untuknya pada pekan lalu. Shimomura bersama Martin Chalfie dan Roger Y. Tsien terpilih sebagai pemenang hadiah Nobel Kimia 2008. Ketiganya berbagi rata atas hadiah uang tunai 10 juta kronar atau lebih dari Rp 13 miliar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sebenarnya saya sudah merasa puas ketika menemukan protein itu. Sekarang kebahagiaan saya bertambah lengkap,” ucap Shimomura, yang kini berusia 80 tahun. Ia menjabat profesor emeritus di Marine Biological Labo­ratory dan Boston University Medical School di Amerika Serikat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protein hijau temuan Shimomura itu telah memberikan inspirasi yang luar biasa bagi para ahli biokimia dunia. Mereka mengembangkan protein bersinar itu sebagai alat bantu paling pen­ting untuk biosains kontemporer. Jika protein hijau itu dilekatkan pada protein lain atau pada suatu struktur dalam sel, para peneliti akan bisa mengamati bagaimana mesin sel yang kompleks itu bekerja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat protein itu, yang difasilitasi teknologi deoxyribonucleic acid (DNA), para peneliti bisa mengikuti proses dalam tubuh yang sebelumnya tak terlihat. Proses itu seperti perkembangan sel-sel saraf di otak atau bagaimana sel kanker menyebar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna hijau pada protein ini berpe­ran sebagai penanda pergerakan sel itu. Ia seperti tato yang mengikuti ke mana pun tubuh bergerak. Dengan tanda warna yang jelas itu, para peneliti bisa dengan mudah menginformasikan apa yang salah dengan sel atau tubuh kita ketika terjadi infeksi penyakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam setiap makhluk hidup tersimpan puluhan ribu protein yang beragam. Protein ini mengendalikan proses ki­mia penting secara detail. Bila mesin protein ini malfungsi, biasanya disusul dengan jatuh sakit. Itu sebabnya, biosains kini amat berambisi memetakan berbagai protein yang ada dalam tubuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia kedokteran sejauh ini telah mendapat manfaat dari temuan protein ubur-ubur itu. Para peneliti mulai bisa meraba adanya kerusakan sel saraf dalam penyakit alzheimer. Protein hijau ini pula yang mengungkap bagaimana jumlah sel beta yang diproduksi insulin meningkat dalam pankreas sebuah embrio yang sedang berkembang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Teknologi ini telah sungguh-sungguh mengubah riset kedokteran,” ujar John Frangioni, doktor di bidang radiologi dan kedokteran di Harvard Medical School. ”Untuk pertama kalinya para ilmuwan dunia bisa melakukan studi gen dan protein sekaligus dalam sel dan organisme hidup,” ucapnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Shimomura, Martin Chalfie, 51 tahun, adalah peneliti yang mengembangkan lebih jauh protein bersinar itu. Profesor neurobiologi di Universitas Columbia, Amerika Serikat, ini berhasil membuat sel-sel saraf milik cacing renik bersinar hijau terang dengan GFP. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan eksperimen pada 1992 itu terhitung penting. Jika dapat ditempelkan pada saraf cacing, bukan mustahil akan berhasil pula pada eksperimen hewan tikus. Tahun lalu terbukti para peneliti di Harvard sukses menandai sel otak tikus dengan 90 warna berbeda berdasarkan fungsinya masing-masing. ”Brainbow”, begitu mereka menyebut eksperimen itu. Komite Nobel menyebut eksperimen mutakhir itu ”spektakuler”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komite Nobel menelepon Chalfie pada Rabu pagi pekan lalu, tapi ia tak mendengar dering telepon penting itu. Chalfie rupanya memasang moda ”silent” pada ponselnya. Ia baru tahu mendapat hadiah Nobel setelah membuka sebuah situs Internet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya Roger Y. Tsien, 56 tahun, telah lebih dulu mendengar rumor dari teman-temannya bahwa ia akan mendapat hadiah Nobel, tapi untuk bidang kedokteran. Maklumlah, ia selama ini lebih banyak tenggelam dalam riset kanker. Maka, ketika nama profesor pada Universitas California, San Diego, itu tak disebut Komite Nobel Kedokteran, ia pun menganggap angin lalu pengumuman Nobel Kimia. Ternyata nama Tsien kini tercantum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsien adalah orang yang paling dipuji Chalfie. Ia disebut sebagai orang di belakang suksesnya eksperimen Brainbow. Dalam sebuah percobaan yang spektakuler, ia sukses mengikat beragam sel saraf otak tikus dengan bermacam warna GFP. Tsien menemukan warna-warni selain hijau. ”Tsien sungguh membuatnya jadi alat yang berguna untuk banyak umat,” puji Chalfie. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shimomura, Chalfie, dan Tsien adalah para pelukis sel di kanvas biokimia. Bak seorang perupa, mereka menguaskan cat warna-warni pada ribuan protein dan sel untuk membaca karakter sel setiap makhluk hidup. Kelak, berkat temuan mereka, misteri penyakit seperti kanker dan HIV mungkin akan terpecahkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah temuan terbesar pertama tentang spesies ubur-ubur. Pada Mei lalu, sejumlah ilmuwan dari Universitas Brown, Amerika, menemukan bahwa ubur-ubur—ubur-ubur sisir (comb jelly)—ternyata lebih dulu ada daripada spons, yang selama ini dicap sebagai hewan pertama di dunia. Para ilmuwan membandingkan data DNA berbagai jenis hewan dan menyusun pohon genetika. Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa ubur-ubur sisir menempati puncak pohon genetika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubur-uburlah yang telah mengubah hidup Shimomura seberuntung sekarang. Ia jelas tak akan pernah lupa pada sejarah yang ia torehkan hampir setengah abad silam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-7578007994460419341?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/7578007994460419341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=7578007994460419341' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/7578007994460419341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/7578007994460419341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/10/ubur-uburlah-yang-telah-mengubah-hidup.html' title='Ubur-uburlah yang telah mengubah hidup Shimomura seberuntung sekarang'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-8013544295183339837</id><published>2008-10-17T22:23:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T22:25:05.983-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Telur Asin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asin Tapi Berkalsium Tinggi'/><title type='text'>Telur Asin, Asin Tapi Berkalsium Tinggi</title><content type='html'>Nilai Gizi&lt;br /&gt;Dalam telur itik, protein lebih banyak terdapat pada vagian kuning telur, 17%, sedangkan bagian putihnya terdiri dari ovalbumin (putih telur) dan ovavitelin (kuning telur). Protein telur mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk hidup sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian mendapatkan, sebutir telur mempunyai nilai kegunaan protein (net protein utilization) 100% dibandingkan bagian putihnya 11&amp;. Protein telur terdiri dari ovalbumin (putih telur) dan ovavitelin (kuning telur). Protein telur mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk hidup sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian mendapatkan, sebutir telur mempunyai kegunaan protein (net protein utilization) 100% dibandingkan dengan daging ayam (80%) dan susu (75%). Berarti jumlah dan komposisi asam aminonya sangat lengkap dan berimbang, sehingga hampir seluruh bagiannya dapat digunakan untuk pertumbuhan maupun penggantian sel-sel yang rusak. Hampir semua lemak dalam sebutir telur itik terdapat pada bagian kuningnya, mencapai 35%, sedangkanm di bagian putihnya tidak ada sama sekali. lemak pada telur terdiri dari trigliserida (lemak netral), fosfolipida (umumnya berupa lesitin), dan kolesterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi trigliserida dan fosfolipida bagi tubuh adalah sebagai sumber energi, satu gram lemak menghasilkan 9 kilo kalori energi. Lemak dalam telur berbentuk emulsi (bergabung dengan air), sehingga menjadi lebih mudah dicerna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-8013544295183339837?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/8013544295183339837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=8013544295183339837' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/8013544295183339837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/8013544295183339837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/10/telur-asin-asin-tapi-berkalsium-tinggi.html' title='Telur Asin, Asin Tapi Berkalsium Tinggi'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-6290745916179200588</id><published>2008-10-17T22:18:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T22:23:25.125-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nama protein dalam telur ayam'/><title type='text'>nama-nama protein dalam telur ayam</title><content type='html'>Nutrisi per 100 gr telur rebus :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protein dan asam amino :&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Total Protein 12.6 g 25% &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tryptophan 153 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Threonine 604 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isoleucine 686 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leucine 1075 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lysine 904 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Methionine 392 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cystine 292 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Phenylalanine 668 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tyrosine 513 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Valine 767 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arginine 755 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Histidine 298 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alanine 700 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aspartic acid 1264 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Glutamic acid 1644 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Glycine 423 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proline 501 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serine 936 mg &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Vitamin :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Vitamin A 586 IU 12% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vitamin D belum ditentukan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vitamin E 1.0 mg 5% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thiamin 0.1 mg 4% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riboflavin 0.5 mg 30% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vitamin B6 0.1 mg 6% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Folate 44.0 mcg 11% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vitamin B12 1.1 mcg 19% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantothenic Acid 1.4 mg 14% &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mineral :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Calcium 50.0 mg 5% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iron 1.2 mg 7% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Magnesium 10.0 mg 2% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Phosphorus 172 mg 17% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potassium 126 mg 4% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sodium 124 mg 5% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zinc 1.1 mg 7% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selenium 30.8 mcg 44% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fluoride 4.8 mcg &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain-lain :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Total asam lemak Omega-3 78.0 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total asam lemak Omega-6 1188 mg &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air 74.6 g&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-6290745916179200588?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/6290745916179200588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=6290745916179200588' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/6290745916179200588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/6290745916179200588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/10/nama-nama-protein-dalam-telur-ayam.html' title='nama-nama protein dalam telur ayam'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-2655319878886926582</id><published>2008-10-17T22:15:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T22:16:45.008-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jenis protein'/><title type='text'>jenis-jenis protein</title><content type='html'>Apakah Alfa Protein itu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu nutrisi ‘emas’ yang terkandung dalam ASI  dan membuat ASI menjadi sangat special, adalah Alfa laktalbumin, atau juga biasa disebut dengan alfa protein. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ASI terdapat 2 jenis protein, yaitu Whey dan Kasein. Whey protein merupakan jenis protein susu yang lebih mudah dicerna karena bentuknya yang lebih lembut. Sedangkan kasein adalah jenis protein susu yang lebih sulit dicerna, terutama oleh bayi dan anak, karena bentuknya yang lebih padat. Tidak seperti susu sapi yang memiliki 20% whey dan 80% kasein, ASI memiliki 60% Whey dan 40% Kasein. Alfa protein merupakan jenis protein terbanyak yang terdapat dalam whey protein ASI. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis whey protein lain yang terdapat dalam susu sapi adalah beta-laktoglobulin, yang merupakan jenis protein yang berpotensi untuk menyebabkan alergi pada bayi dan anak-anak. Beta-laktoglobulin ini justru tidak terdapat dalam ASI tapi banyak terdapat dalam susu sapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alfa protein merupakan protein utama yang terdapat fraksi Whey dalam ASI (22% dari total protein). Alfa protein juga merupakan sumber asam-asam amino esensial yang tidak bisa dibuat dalam tubuh manusia. Salah satu asam amino esensial yang banyak terdapat dalam Alfa protein adalah asam amino triptopan yang salah satu fungsinya adalah untuk mengatur pola-pola kehidupan anak seperti pola tidur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MANFAAT ALFA PROTEIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Meningkatkan daya cerna protein sehingga mudah diserap tubuh.  &lt;br /&gt; Menurunkan risiko terjadinya intoleransi karena protein susu.  &lt;br /&gt; Sumber asam amino (pembentuk protein) untuk membantu tumbuh kembang bayi dan anak.  &lt;br /&gt; Membantu meringankan kerja ginjal untuk mencerna protein.  &lt;br /&gt; Sumber asam amino triptophan (asam amino esensial) yang berperan dalam mengatur pola tidur bayi dan anak.  &lt;br /&gt; Membantu meningkatkan bakteri baik dalam saluran pencernaan dan bisa membantu mengurasi risiko terjadinya infeksi karena bakteri.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  © 2008 Wyeth&lt;br /&gt;Please read our Privacy Policy and Terms and Conditions &lt;br /&gt;This site is intended only for residents of Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-2655319878886926582?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/2655319878886926582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=2655319878886926582' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/2655319878886926582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/2655319878886926582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/10/jenis-jenis-protein.html' title='jenis-jenis protein'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-5517017910408710022</id><published>2008-07-07T23:08:00.000-07:00</published><updated>2008-07-07T23:10:54.639-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mewujudkan pendidikan estetis-artistik&quot;tak berkepentingan&quot;'/><title type='text'>mewujudkan pendidikan estetis-artistik"tak berkepentingan"</title><content type='html'>mewujudkan pendidikan estetis-artistik"tak berkepentingan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat singkong rebus yang mogol, mentah tidak, matang juga tidak. Demikianlah wajah dan isi pendidikan kita yang dalam kesejatiannya rasa indah dalam memberi-menerima ilmu begitu sulit dilukiskan, sehingga ranah pendidikan sekarang sering dirasa hambar dan samar disaksikan. Bisa dibilang, keindahan dan wujud seni dalam pendidikan sudah punah. Pendidikan sebagai karya estetik-artistik, kehilangan 2 (dua) dari tiga unsur pembentuk keindahan, yaitu kesatuan (unity) dan kesungguhan (intensity), dan yang tersisa tinggal kerumitan (complexity).&lt;br /&gt;Soal didik-mendidik bukanlah karya seniman neoklasik yang lahir dalam abad ke-16 atau abad sebelum itu. Sejak manusia lahir atau sebelum konsepsi, ia sudah mendapat bentuk dari kekaryaan yang indah. Pendidikan dapat dinilai sebagai karya seni maupun keindahan alamiah. Adanya campur tangan manusia -dalam mengelola anak dan orang dewasa- dalam segala proses pedagogis maupun andragogisnya telah mencirikan bahwa didik-mendidik adalah karya seni. Pendidikan dalam bentuk alamiahnya bukanlah intisari alam, karena pendidikan diadakan bukan semata-mata untuk memenuhi nilai estetisnya. Pendidikan tidak sekadar ada belaka, tetapi dinikmati dengan pertimbangan-pertimbangan tujuan pengetahuan (ontologis), proses pencapaian (epistemologis), dan manfaat (aksiologis).&lt;br /&gt;Kini, “kerumitan” sebagai sisa unsur estetika pendidikan -yang tidak indah- yaitu semua pihak masih mencari formasi generasi beruntung dalam status sosial. Biaya pendidikan makin mahal, dan “orang miskin dilarang sekolah”. Idealisme yang makin surut karena goyangan kepentingan yaitu niat kebenaran dalam memaknai pendidikan, sebab kita sudah terprovokasi oleh asumsi “bersekolah demi kekayaan dan kehormatan”.&lt;br /&gt;Keindahan pendidikan berwujud karya alamiah dan seni mulai dicemari oleh artistika dan sosio-kultural manusia itu sendiri. Pelibatan yang berkontaminasi ini menunjukkan gejalanya, ketika terlalu mengagungkan pendidikan formal, padahal ada keluarga dan masyarakat. Jelasnya, agitasi orang tua dalam bentuk pelbagai perlakuan dan pembiasaan akan merusak nilai etis-estetik pendidikan. Jika mendidik telah disisipi spirit materialisme, maka tercemarlah keindahan didaktik-metodiknya. Ada benarnya memang, pendidikan sering diarahkan pada kegiatan bersekolah, lalu bekerja, mendapat uang, berkeluarga, dan ritualisme kehidupan lainnya. Namun, sesungguhnya bukan itu pencapaian apresiasi sebuah das sollen-das sein (harapan-realita) berpendidikan, tetapi ada wujud rasa “marem” atau kepuasan spiritual, inilah yang sering diabaikan.&lt;br /&gt;Menilai karya -abstrak dan realis- tidaklah mudah, apalagi karya pendidikan, sebab ada pertautan sehidup-semati seperti dua sisi mata uang. Parameter keberhasilan yang hanya diukur dari materi, jelas menunjukkan adanya penurunan aksentuasi nilai. Pendidikan sebagai change of behavior terkikis oleh perubahan derajat kepuasan. Harusnya, intensitas menikmati pendidikan sebagai karya yang indah tidak terkungkung pada derajat bandha (kekayaan), tahta (kekuasaan), busana (pakaian indah). Harus diejawantahkan, sebuah penikmatan itu hanya untuk memperoleh kesenangan, kegairahan hidup, kepuasan rohani, dan kelegaan dalam kehidupan emosial spiritual manusia, tanpa banyak faktor pertimbangan lainnya yang dapat mengganggu. Sekarang, ketika sertifikasi guru semakin didengungkan, tidak sedikit yang berorientasi demi tunjangan dan bukannya profesionalitas. Apalagi ditambah makin seringnya demo guru yang hilang kesadaran hingga menelantarkan murid-muridnya. Apakah demikian itu pendidik yang memahami pendidikan sebagai etika-estetika yang “tak berkepentingan”.&lt;br /&gt;Menganalogikan makna mendidik bukanlah seperti pekarangan yang tumbuh serumpun bambu, pemiliknya mungkin tidak menikmati keindahannya. Hal-hal yang mungkin berkutat dalam pikirannya ialah kegunaannya untuk membuat kandang ayam, atau rebungnya untuk dimasak sayur lodeh, batangnya yang tua ditebang dan dijual ke pasar. Tetapi, seorang seniman akan menuangkan bambu itu dalam karya seni untuk dinikmati keindahannya. Seperti halnya pendidikan, bukanlah anak itu lahir kemudian minum susu dari ibunya setiap hari, lalu disekolahkan, dan disebut “orang” ketika menjadi kaya raya. Unsur menariknya dalam konteks pendidikan, yaitu menjelmakan anak itu mulai sebelum orang tuanya menjadi Pasutri sampai akhir hayatnya. Dalam kesehariannya terjadi perimbangan jasmani-rohani yang bisa seiring tapi tak sejalan, bisa harmonis maupun disharmonis. Dengan demikian, mendidikkan anak adalah proses humanisasi yang mengambil tema ragawi-ukhrawi berwujud ngolah rasa, olah pikir, olah jiwa, dan olah raga. Inilah inti sesungguhnya keindahan pendidikan.&lt;br /&gt;Mencermati visi nasionalisasi pendidikan secara mikro-makro, seperti tak ada habisnya menjelek-jelekkan upaya pemerintah (Depdiknas). Vonis inilah yang menyesatkan, meskipun kadangkalanya ada benarnya. Apalagi jika kritik itu berunsur politis, lagi-lagi soal ekspansi materialisme berjaya. Padahal, jika ingin menyejajarkan pendidikan sebagai keindahan, maka harus memposisikannya pada apresiasi yang menyenangkan penglihatan, rasa, dan pendengaran.&lt;br /&gt;Mengutip catatan The Liang Gie (2004), kesenangan yang dibangkitkan oleh hal indah haruslah yang tidak berkepentingan (disinterested pleasure). Kalau seseorang melihat suatu pemandangan yang indah di lereng gunung, ia merasa senang tanpa mempunyai kepentingan apa-apa, maka pastilah itu keindahan dan seperti itulah pendidikan yang sesungguhnya. Tetapi jika seorang yang membangun rumah megah dan indah ditepi danau, kemudian melukiskan keindahan rumah itu kepada orang-orang dengan maksud menjualnya, maka itu bukan digolongkan dengan seni yang estetis-artistik. Demikianlah pendidikan itu, jika memberi pelajaran kepada anak soal ekonomi, mendalami sampai menjadi sarjana demi pekerjaan, uang, dan kekuasaan, ini dinamai unbeautifully education.&lt;br /&gt;Kesalahan fatal pendidikan tertumpu pada hilangnya estetika pelajaran sejati, yaitu learning to live together. Manusia itu bebas, saling tergantung satu dengan yang lainnya, dan kebahagiaan setiap orang tergantung pada kebahagiaan semuanya. Pelajaran inilah yang harus direvitalisasi sebagai pelajaran pertama sekaligus terakhir. Manusia merupakan hasil seluruh ciptaan, sumber keindahan yang nyata. Oleh karena itu, jelas bahwa tujuan hidup adalah untuk berkembang ke arah keindahan. Alam, dalam semua aspeknya yang beraneka, berkembang menuju keindahan.&lt;br /&gt;Seperti diungkapkan oleh Sobry Sutikno (2004), dalam mendidik anak, pertimbangan pertama haruslah benih keindahan ditebarkan dalam hati mereka. Saat tanaman itu tumbuh dia harus dirawat dengan sabar. Kesuburannya menjadi kesenangan penanamnya sehingga perkembangan anak merupakan tanggung jawab orang tuanya. Pelajaran pertamanya adalah menyelaraskan pemikiran, perkataan, dan tindakannya.&lt;br /&gt;Menciptakan karya jenius, diwujudkan dengan pijakan awal berupa penanaman bahwa dirinya sendiri adalah jiwa-raga berharga yang indah dan sempurna, tetapi kesempurnaan itu dapat rusak karena mereka tidak menghargai dirinya sendiri. Manusia ialah benda bernyawa dan beraktualisasi diri, tampil sebagai pribadi yang terkadang indah, cantik, dan bisa juga buruk rupa. Disinilah, pendidikan, oleh dan untuk kebenaran, serta “tak berkepentingan”, berperan mewujudkan generasi yang estetis-artistik.&lt;br /&gt;Penulis: Widodo&lt;br /&gt;Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang,&lt;br /&gt;Prodi Kurikulum dan Teknologi Pembelajaran&lt;br /&gt;HP. 081548575997&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-5517017910408710022?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/5517017910408710022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=5517017910408710022' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/5517017910408710022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/5517017910408710022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/07/mewujudkan-pendidikan-estetis.html' title='mewujudkan pendidikan estetis-artistik&quot;tak berkepentingan&quot;'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-310578707135169242</id><published>2008-07-07T22:26:00.000-07:00</published><updated>2008-07-07T23:08:08.955-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='etika dalam  dunia pendidikan'/><title type='text'></title><content type='html'>Pendidikan, Etika dan Tatanan Kehidupan&lt;br /&gt;Oleh Budiyanto, M.Pd&lt;br /&gt;(Kepala SMA Islam Dian Didaktika Cinere)&lt;br /&gt;”Makna sejati dari keagamaan bukan hanya melulu soal moralitas, tetapi moralitas yang tersentuh oleh emosi manusia, manusia adalah mahkluk spiritual yang memiliki emosi, bukan mahkluk emosional yang memiliki spiritual. Oleh karena itu kerangka emosional semestinya dibangun di atas kerangka dasar yang bersifat spiritual.” (Matthew Arnold )  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Logika kita dan akal sehat kita, akan mengatakan pendidikan yang tinggi dan etika yang baik akan mempengaruhi tatanan kehidupan manusia, tetapi karena manusia dibesarkan dari lingkungan yang sangat heterogen bisa jadi logika itu menjadi tidak benar dan mungkin keliru sama sekali. Kisah klasik” Dr Jekyl and Mr. Hyde” karya Louis Stevenson yang bercerita tentang seorang dokter penolong yang juga pembunuh, adalah bukti dari tidak adanya jaminan bahwa pendidikan tinggi dan etika yang baik itu, mempengaruhi tatanan kehidupan manusia.Di siang hari, Dr Jekyl sebagai seorang dokter yang sopan, santun dan beretika sangat baik yang selalu menyelamatkan kehidupan manusia, di malam hati ia sebagai seorang dokter pencabut nyawa. Ia membunuh pasiennya dengan opium. Mengapa Dr Jekyl melakukan hal ini ? Karena rasa dendam, ketika seorang ibunda tercintanya meninggal akibat sakit kangker. Ia beranggapan bahwa Tuhan semaunya saja mencabut nyawa seseorang tanpa memiliki perasaan sedikit pun. Melihat kenyataan tersebut, menurut hipotesa penulis adalah, bahwa pendidikan tinggi dan etika yang baik belum tentu akan berpengaruh terhadap tatanan kehidupan yang positif apabila tidak disentuh dengan emosi yang cerdas dan spiritual yang tinggi. Tatanan kehidupan yang berkembang di Indonesia dapat ditinjau dengan beberapa hal. Disadari atau tidak bangsa Indonesia telah mengalami lima zaman berkaitan dengan tatanan perilaku kehidupan, baik yang menyentuh sector pendidikan maupun etika. Pengaruh tatanan kehidupan tersebut. Pertama, Zaman Kerajaan (feudal), perilaku kehidupan kala itu manusia sebagai hamba sahaya, titah seorang raja adalah merupakan peraturan, pendidikan hanya untuk kalangan tertentu, etika masyarakat kala itu sangat baik sebagaimana etika yang diterapkan di lingkunangan kerajaan, walaupun berkembang etika yang tidak berdasarkan nurani. Etika dan pendidikan sangat mempengaruhi tatanan kehidupan pada zaman ini, sehingga tatanan kehidupan terbentuklah kasta-kasta. Kedua, Zaman Penjajahan (Belanda dan Jepang), perilaku kehidupan bangsa Indonesia kala itu semakin terpuruk, manusia hanya sebatas seseorang yang hidup sebagai buruh, pendidikan terseleksi hanya untuk orang tertentu, pribadi dan etika tidak berkembang berdasarkan nurani akan tetapi berkembang berdasarkan rasa takut. Ketiga, Zaman Kemerdekaan, zaman ini merupakan jendela Istiqlal (kemerdekaan) bangsa Indonesia, anak bangsa mempunyai hak untuk menghirup udara kemerdekaan, pendidikan mulai berkembang untuk semua kalangan, etika masih tertata baik sebagaimana zaman kerajaan (feudal). Keempat, Zaman imbasnya revolusi industri, pendidikan berkembang pesat dan tatanan kehidupan manusia sudah semakin maju, etika semakin bergeser negatif, egoisme semakin tinggi terbukti pada zaman ini semua manusia ingin mendapatkan sesuatu untuk kepentingan sendiri, manusia ingin aman dari segala sector kehidupan baik pekerjaan, kesehatan, masa depan dan lain sebagainya. Kelima, Zaman Teknologi dan Informasi, pada zaman ini sering disebut zaman global, zaman ini dapat juga dikatakan zaman kewaspadaan dan kebijaksanaan karena perilaku pada generasi ini telah berkembang seiring dengan pesatnya tehnologi dan informasi. Pada generasi ini manusia dituntut untuk hidup kreatif, inovatif, produktif, kritis dan memiliki kemapuan untuk mengubah tantangan menjadi peluang. Pendidikan tidak lagi satu-satunya anggapan sebagai kunci keberhasilan hidup. Keberhasilan hidup manusia ditentukan oleh kemampuan manusia itu sendiri. Etika menjadi tidak popular, etika berjalan tergantung pada gaya hidup, bukan gaya hidup yang tergantung pada etika. Pada era ini manusia akan terseleksi sebagai peserta dalam mengisi panggung kehidupan. Pada generasi kelima ini manusia harus berpikir cepat, benar dan tepat, analisis tajam, dan kritis tetapi nilai-nilai etika, akhlak dan agama sudah mulai luntur. Generasi kelima merupakan generasi tuntutan zaman, kalau dikaji secara cermat dalam hipotesa penulis pada generasi kelima ini, sesungguhnya pendidikan dan etika sangat kecil pengaruhnya dalam tatanan kehidupan. Justru terbalik tatanan kehidupan mempengaruhi pendidikan dan etika. Inilah yang penulis katakan zaman kewaspadaan dan kebijaksanaan. Dimanakah kesalahannya? Apakah kesalahan pada pola pendidikannya? Atau kesalahan pada etikanya ? Identifikasi masalah ini menjadi PR kita semua. Seharusnya walaupun zaman bergerak cepat bahkan lari sekalipun yang namanya pendidikan dan etika serta agama harus mempengaruhi terhadap tatanan kehidupan manusia, mempengaruhi terhadap gaya hidup manusia. Pandangan manusia yang beragam terkadang menyamarkan kebenaran. Gambar dan foto yang tidak senonoh menurut kita bahkan menurut kajian agama dibilangnya seni, karena belum ada undang-undangnya maka etika, adat istiadat yang baik santun dan berbudaya itu, tak berdaya bahkan dianggap salah, sementara pornografi adalah seni yang memiliki nilai estetika yang sangat tinggi. Inilah yang terjadi pada zaman generasi kelima sekarang ini. Membangun etika, budaya dan nilai-nilai luhur adat istiadat bangsa ini bukan hanya tugas guru dan para ulama, tetapi tugas kita semua. Belum lama di salah satu sekolah SMA di Jakarta dikabarkan ada seorang murid yang tega mengunci seorang guru agamanya di kamar mandi. Pertanyaannya adalah begitu sudah rusakkah akhlak generasi bangsa ini ? Apakah wibawa guru sudah tidak ada lagi sekarang ini ? Apakah teladan guru, orangtua dan masyarakat sudah lenyap tertutup oleh tehnologi dan informasi canggih ini ? Kalau kita masih ingat Kan’an anak nabi Nuh yang ingkar kepada Allah dan berani kepada ayahnya itu apakah Nabi Nuh tidak memberikan teladan ? Apakah Nabi Muhammad yang dilempari kotoran onta ketika menyebarkan agama Islam itu juga tidak memberikan teladan ? para spiritual itu telah memberikan teladan yang sangat baik. Hanya karena egoisme, gengsi, mementingkan kepentingan pribadi demi keuntungan sesaat mereka rela menjual nilai-nilai kebenaran. Solusi terbaik dalam membina generasi ini adalah dengan memberikan kesadaran tentang arti pentingnya pendidikan, memberikan teladan dengan etika yang baik, memberikan pelatihan tentang emosi, dan tentang spiritual. Semoga kita diberikan kekuatan oleh Allah SWT dalam mendidik generasi kelima ini. Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-310578707135169242?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/310578707135169242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=310578707135169242' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/310578707135169242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/310578707135169242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/07/pendidikan-etika-dan-tatanan-kehidupan.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-5672927104825048673</id><published>2008-07-01T21:51:00.000-07:00</published><updated>2008-07-01T21:55:22.561-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NILAI-NILAI PENDIDIKAN DI INDONESIA'/><title type='text'>NILAI-NILAI PENDIDIKAN DI INDONESIA</title><content type='html'>Wajah Dunia Pendidikan Kita&lt;br /&gt;Oleh Didi Junaedi HZ • 8th May, 2008 • Kategori: Opini •Dilihat:396 views •Kirim:Email This Post Email This Post&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, telah kita lalui. Tetapi, pesan moral yang terkandung di dalam peristiwa penting tersebut hendaknya senantiasa up to date dan tidak pernah berlalu dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui tulisan ini, penulis mengajak kita semua, anak bangsa negeri ini untuk memotret wajah dunia pendidikan kita saat ini. Dengan demikian diharapkan mampu menghadirkan semangat pada setiap individu masyarakat negeri ini untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air tercinta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat dipungkiri, bahwa pendidikan memunyai peranan yang sangat penting dalam proses kemajuan suatu bangsa. Semakin tinggi kualitas pendidikan di suatu bangsa, semakin tinggi pula kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bangsa tersebut. Dan ini akan berimbas pada kemajuan peradaban bangsa tersebut. Sebaliknya, rendahnya kualitas pendidikan akan berdampak pada rendahnya mutu SDM, yang pada gilirannya akan menghambat kemajuan peradaban bangsa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya, untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas tidak semudah membalik telapak tangan. Diperlukan sejumlah prasyarat tertentu demi kelancaran proses penciptaan mutu pendidikan. Dari mulai tersedianya tenaga pengajar profesional, yang kompeten dan memiliki integritas serta dedikasi tinggi, terlengkapinya fasilitas serta sarana dan prasarana penunjang dalam proses belajar mengajar, serta efektif dan efisiennya kurikulum, dan sejumlah prasyarat lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks Indonesia, sejumlah prasyarat yang harus ada demi penciptaan mutu pendidikan tersebut belum seluruhnya terpenuhi. Kalaupun ada sekolah atau lembaga pendidikan yang memiliki sejumlah komponen prasyarat yang cukup memadai, tentu membebankan biaya yang tinggi kepada peserta didiknya. Sehingga, tidak mungkin terjangkau oleh masyarakat kebanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah persoalan klise dalam dunia pendidikan di Indonesia. Di satu sisi, kita mendambakan kualitas pendidikan yang baik untuk seluruh lapisan masyarakat. Di sisi lain, untuk memperoleh kualitas pendidikan yang baik, masyarakat harus menyediakan dana yang tidak sedikit. Sementara, kondisi ekonomi sebagian besar masyarakat negeri ini sangat memprihatinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Landasan Yuridis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hakekatnya, bila merujuk pada Undang-Undang Dasar 1945, disebutkan dalam pasal 31 ayat 1 bahwa setiap warga Negara berhak mendapatkan pendidikan dan pada ayat 2 disebutkan bahwa setiap warga Negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Dan dalam UU No. 20/2003 pasal 5, bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa landasan yuridis di atas, maka jelas bahwa seluruh lapisan masyarakat negeri ini berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu. Dan untuk memperolehnya, pemerintah berkewajiban untuk memfasilitasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, pemerintah sebagai penyelenggara negara, hanya rajin mendengungkan pentingnya pendidikan bagi warga negara, tanpa memberikan solusi terbaik untuk penyelenggaraan pendidikan di seluruh jenjang pendidikan. Hal ini terlihat dengan kurangnya anggaran pendidikan, baik dalam APBN maupun APBD, yang sampai saat ini masih tidak lebih dari 20%. Kenyataan ini, memaksa kita untuk menunda keinginan memiliki pendidikan yang berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua mafhum bahwa tujuan utama pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, menciptakan pribadi-pribadi berbudi pekerti luhur dan berakhlak mulia, serta membangun generasi mendatang dengan seperangkat intelektualitas, moralitas dan spiritualitas yang memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan, seperti diungkapkan para pakar, sejatinya merupakan sarana pembentukan manusia sempurna yang mengedepankan penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan, kebenaran dan keadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan yang baik, bukan hanya sekedar transfer of knowledge. Menjejali anak didik dengan serangkaian ilmu pengetahuan semata, tanpa didasari oleh seperangkat nilai-nilai pendidikan yang substansial, seperti penanaman aspek kepribadian dan pembentukan sikap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan yang sesungguhnya, selain sebagai sarana aktivitas belajar-mengajar, seharusnya juga sebagai  wadah penanaman nilai humanisme, pluralisme, dan inklusivisme. Model pendidikan seperti inilah, hemat penulis, yang merupakan sarana efektif bagi anak didik untuk menjalani kehidupan sosial di tengah masyarakat yang heterogen ini dengan penuh toleransi dan kedamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan yang terjadi di lapangan, proses pembelajaran tidak lebih dari sekedar transfer of knowledge. Para pendidik merasa telah selesai menjalankan tugasnya ketika materi pembelajaran telah disampaikan. Hasil akhir dari proses belajar mengajar hanya dilihat dari deretan angka-angka yang menghiasi buku rapor peserta didik. Adapun integritas moral dan penanaman nilai-nilai kemanusiaan terhadap peserta didik seringkali diabaikan. Akibatnya, para peserta didik berlomba-lomba mencari cara bagaimana agar mendapat nilai maksimal, tanpa memedulikan apakah cara yang ditempuh melanggar norma atau bahkan menginjak-injak moralitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelanggaran atas nilai-nilai moral, ternyata tidak hanya dilakukan oleh peserta didik, tetapi juga oleh para pendidik. Hal ini bisa dilihat, seperti dilansir sejumlah media cetak dan elektronik beberapa waktu lalu. Pada saat pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tahun 2008 untuk siswa SMA/MA/SMK, terjadi banyak sekali penyimpangan serta pelanggaran terhadap tata tertib UN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sejumlah oknum guru yang membocorkan soal ujian. Bahkan memberikan jawaban melalui sms ke ponsel para siswanya. Ada juga kepala sekolah serta guru bidang studi yang masuk ruangan UN dan mengoreksi jawaban peserta UN. Kesemua tindakan itu dilakukan demi menjaga nama baik sekolah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelbagai perilaku tidak terpuji tersebut menunjukkan bahwa proses pendidikan di Indonesia ini masih kurang memedulikan nilai-nilai moral. Tingkat kelulusan yang ditentukan hanya dengan deretan angka hasil ujian, seakan menegaskan bahwa kecerdasan intelektual adalah segalanya. Sementara kecerdasan emosional, terlebih lagi kecerdasan spiritual masih belum mendapat tempat yang layak di dunia pendidikan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini, hendaknya menjadi cermin untuk melihat realita dunia pendidikan di Indonesia. Apa saja yang masih perlu dibenahi. Mana yang harus diperbaiki, serta langkah apa yang harus segera diambil untuk mengatasi berbagai persoalan yang melingkupi dunia pendidikan di Indonesia. Semoga wajah dunia pendidikan di Indonesia memancarkan aura positifnya. Sehingga mampu membawa bangsa ini menuju kehidupan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel Terkait:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pengembangan Sistem Belajar Mandiri Berbasis E-Learning&lt;br /&gt;    * Kontradiksi Pendidikan Tinggi&lt;br /&gt;    * Revolusi Pendidikan&lt;br /&gt;    * Kreativitas dalam Bingkai Moralitas&lt;br /&gt;    * Arif Menyikapi Bencana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bookmark This &lt;br /&gt;Didi Junaedi HZ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didi Junaedi HZ , Aktif di Lembaga Pengembangan Masyarakat (LPM) Inspirasi Insani, Brebes.&lt;br /&gt;Email Penulis | Semua Tulisan Didi Junaedi HZ&lt;br /&gt;Website: http://didijunaedihz.wordpress.com&lt;br /&gt;1 Komentar »&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Anggiearanidipta on May 21st, 2008 at 8:33 am:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Pelanggaran nilai-nilai moral di atas merupakan buah dari cacatnya salah satu sub-sistem yang ada.. Bukan satu atau dua, tapi banyak hal yang perlu dibenahi dalam dunia pendidikan kita. Walau tidak secepat membalikkan telapak tangan tapi saya yakin, bidang pendidikan kita akan makin maju kedepannya. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-5672927104825048673?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/5672927104825048673/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=5672927104825048673' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/5672927104825048673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/5672927104825048673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/07/nilai-nilai-pendidikan-di-indonesia.html' title='NILAI-NILAI PENDIDIKAN DI INDONESIA'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-3648999007320737138</id><published>2008-07-01T21:46:00.000-07:00</published><updated>2008-07-01T21:50:35.056-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANAK TK MAKAN COKELAT ISI NARKOBA'/><title type='text'>kejadian unik di sekolah</title><content type='html'>KEJADIAN UNIK&lt;br /&gt;Bocah TK Semaput&lt;br /&gt;Makan Cokelat Isi Narkoba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 10 Juni 2008&lt;br /&gt;JAKARTA (Suara Karya): Lima orang bocah Taman Kanak-kanak (TK) Sekar Bangsa, Yayasan Panti Nugraha, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (9/6), semaput usai menelan cokelat yang ternyata narkoba Happy Five. Kelimanya berjalan dengan limbung sehingga menabrak pintu dan tembok kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Seorang guru TK Sekar Bangsa, Yana, mengatakan, kelima anak itu berjalan sempoyongan usai mengonsumsi cokelat. "Saya pikir mereka keracunan," katanya. Melihat kondisi yang demikian, kelimanya, yakni Noval, Rida Wahyu, Andrian, Rushi Ilalang, serta Valerian Andri, segera dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Fatmawati, Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ke-5 bocak TK itu akhirnya dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Fatmawati. Rida mulai bisa bercerita. Namun, Andrian yang menelan lima pil Happy Five, yang mereka kira cokelat, hingga berita ini diturunkan masih dalam keadaan pingsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pada kesempatan ber-beda, dokter di IGD RS Fatmawati, Dr Ugi Sugiri, mengungkapkan, Happy Five merupakan sejenis pil koplo dan merupakan varian barunya. "Happy Five menyebabkan efek melayang. Yang pakai obat ini langsung geleng-geleng. Efeknya fly dan serasa terbang seperti jenis narkoba lainnya," katanya menjelaskan. Sementara itu, Kapolsek Cilandak Kompol Makmur Simbolon, di RS Fatmawati, mengatakan, pihaknya segera mencari tahu dari mana lima anak TK itu mendapatkan pil narkoba Happy Five tersebut. Terungkap, "cokelat" itu diperoleh dari Sri, ibu korban yang bernama Rida Wahyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pihak polisi pun segera menanyai Sri yang tengah menunggui anaknya, Rida Wahyu. "Kami juga menyelidiki Sri mendapatkan barang tersebut dari mana. Takutnya dia (Sri--Red) beli dari seseorang dan tidak mengetahui kalau itu narkoba," kata Kapolsek Cilandak. Ternyata Sri mengakui kalau "cokelat" itu diperolehnya dari sang suami yang baru pulang dari luar kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    "Dari suami saya. Dari suami saya," kata Sri di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Dia mengungkapkan, cokelat itu diberikan suaminya sebagai oleh-oleh dari luar kota. Dia kemudian memberikan cokelat itu kepada anaknya, Rida Wahyu. Sang anak membawa cokelat itu ke sekolah dan membagikannya kepada teman-temannya. Sehingga, terjadilah kelima anak yang memakan cokelat itu fly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Seperti diungkapkan Kapolsek Cilandak Kompol Makmur Simbolon, saat ini Kanit Narkoba Polsek Cilandak sedang mencari suami Sri untuk dimintai keterangan. "Masih diselidiki, belum pasti asal-muasalnya," ujar Kapolsek Cilandak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Di bagian lain, bus pariwisata AG-6678-TU yang membawa rombongan anak TK terbakar di dekat Termimal Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Diinformasikan, akibat peristiwa itu tiga orang meninggal dunia. "Kabarnya memang ada tiga yang meninggal. Tapi kita masih belum pasti," kata Agus, petugas sipil Polsek Batu. Peristiwa terbakarnya bus tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. (Budi Seno/Andira) &lt;br /&gt;Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us&lt;br /&gt;Copy Right ©2000 Suara Karya Online&lt;br /&gt;Powered by Hanoman-i&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-3648999007320737138?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/3648999007320737138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=3648999007320737138' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/3648999007320737138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/3648999007320737138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/07/kejadian-unik-di-sekolah.html' title='kejadian unik di sekolah'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-3672915299816742656</id><published>2008-06-09T23:09:00.001-07:00</published><updated>2008-06-10T00:11:53.266-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='essensialisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dan progressivisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='definisi perenialisme'/><title type='text'>definisi perenialisme,essensialisme,progresivisme,</title><content type='html'>Hamparan ilmu ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu tidak akan pernah terjadi tanpa seizin-Nya, tinggal kita memaknai dan memahaminya.&lt;br /&gt;Aliran Progresivisme, Aliran Esensialisme, Aliran Pragmatisme, Aliran Perenialisme, dan Aliran Rekonstruksionisme&lt;br /&gt;DAFTAR ISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Aliran Progresivisme.. 3&lt;br /&gt;A. Pendahuluan. 3&lt;br /&gt;B. Tokoh-tokoh Progresivisme. 3&lt;br /&gt;1. William James (11 Januari 1842 – 26 Agustus 1910) 4&lt;br /&gt;2. John Dewey (1859 - 1952) 4&lt;br /&gt;3. Hans Vaihinger (1852 - 1933) 6&lt;br /&gt;4. Georges Santayana. 7&lt;br /&gt;C. Tempat Asal Aliran Progresivisme Dikembangkan. 7&lt;br /&gt;D. Pandangan Progesivisme dan Penerapannya di Bidang Pendidikan. 9&lt;br /&gt;1. Asas Belajar 10&lt;br /&gt;2. Pandangan Kurikulum Progressivisme. 14&lt;br /&gt;E. Pandangan dan Sikap Saya tentang Aliran Progresivisme. 17&lt;br /&gt;1. Pandangan secara Ontologi 17&lt;br /&gt;2. Pandangan secara Epistemologi 17&lt;br /&gt;3. Pandangan secara Aksiologi 18&lt;br /&gt;4. Pandangan dari Sudut Budaya. 18&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. ALIRAN ESENSIALISME.. 20&lt;br /&gt;A. Pendahuluan. 20&lt;br /&gt;B. Tokoh-tokoh Esensialisme. 21&lt;br /&gt;1. Georg Wilhelm Friedrich Hegel (1770 – 1831) 21&lt;br /&gt;2. George Santayana. 21&lt;br /&gt;C. Tempat Asal Aliran Esensialisme Dikembangkan. 22&lt;br /&gt;D. Pandangan Esensialisme dan Penerapannya di Bidang Pendidikan. 22&lt;br /&gt;1. Pandangan Essensialisme Mengenai Belajar 22&lt;br /&gt;2. Pandangan Essensialisme Mengenai Kurikulum.. 24&lt;br /&gt;E. Pandangan dan Sikap Saya tentang Aliran Esensialisme. 25&lt;br /&gt;1. Pandangan secara Ontologi 25&lt;br /&gt;2. Pandangan secara Epistemologi 27&lt;br /&gt;3. Pandangan secara Aksiologi 28&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. ALIRAN PRAGMATISME.. 30&lt;br /&gt;A. Pendahuluan. 30&lt;br /&gt;B. Tokoh-tokoh Pragmatisme. 30&lt;br /&gt;C. Tempat Asal Aliran Pragmatisme Dikembangkan. 30&lt;br /&gt;1. Hakikat Pragmatisme. 31&lt;br /&gt;2. Arti Pragmatisme. 36&lt;br /&gt;D. Pandangan Pragmatisme dan Penerapannya di Bidang Pendidikan. 39&lt;br /&gt;1. Pengalaman dan Pertumbuhan. 39&lt;br /&gt;2. Tujuan Pendidikan. 40&lt;br /&gt;E. Pandangan dan Sikap Saya tentang Aliran Pragmatisme. 42&lt;br /&gt;1. Pandangan dari Segi Landasan Ideologi 42&lt;br /&gt;4. Kritik dari Segi Metode Berpikir 43&lt;br /&gt;5. Kritik Terhadap Pragmatisme Itu Sendiri 44&lt;br /&gt;6. Kontradiksi Pragmatisme Dengan Islam.. 45&lt;br /&gt;7. Dekonstruksi Pragmatisme, Suatu Kewajiban. 47&lt;br /&gt;8. Tinjaun Kritis lainnya. 47&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. ALIRAN PERENIALISME.. 50&lt;br /&gt;A. Pendahuluan. 50&lt;br /&gt;B. Tempat Asal Aliran Perenialisme Dikembangkan. 50&lt;br /&gt;C. Tokoh-tokoh Perenialisme. 51&lt;br /&gt;D. Pandangan Perenialisme dan Penerapannya di Bidang Pendidikan. 52&lt;br /&gt;E. Pandangan dan Sikap Saya tentang Aliran Perenialisme. 55&lt;br /&gt;1. Pandangan secara Ontologi 55&lt;br /&gt;2. Pandangan Epistemologis Perennialisme. 56&lt;br /&gt;3. Pandangan Aksiologi Perennialisme. 56&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. Aliran Rekonstruksionisme.. 59&lt;br /&gt;A. Pendahuluan. 59&lt;br /&gt;B. Tokoh-tokoh Rekonstruksionisme. 59&lt;br /&gt;C. Tempat Asal Aliran Rekonstruksionisme. 60&lt;br /&gt;D. Pandangan Rekonstruksionisme dan Penerapannya di Bidang Pendidikan. 60&lt;br /&gt;E. Pandangan dan Sikap Saya tentang Aliran Rekonstruksionisme. 61&lt;br /&gt;1. Pandangan secara Ontologi 61&lt;br /&gt;2. Pandangan Ontologis. 61&lt;br /&gt;3. Pandangan Epistemologis. 62&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VI. DAFTAR PUSTAKA.. 64&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Aliran Progresivisme&lt;br /&gt;A. Pendahuluan&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Aliran progresivisme mengakui dan berusaha mengembangkan asas progresivisme dalam semua realita, terutama dalam kehidupan adalah tetap survive terhadap semua tantangan hidup manusia, harus praktis dalam melihat segala sesuatu dari segi keagungannya.&lt;/u&gt; Progresivisme dinamakan instrumentalisme, karena aliran ini beranggapan bahwa kemampuan intelegensi manusia sebagai alat untuk hidup, untuk kesejahteraan, untuk mengembangkan kepribadian manusia. Dinamakan eksperimentalisme, karena aliran tersebut menyadari dan mempraktekkan asas eksperimen yang merupakan untuk menguji kebenaran suatu teori. Progressivisme dinamakan environmentalisme karena aliran ini menganggap lingkungan hidup itu mempengaruhi pembinaan kepribadian.&lt;br /&gt;Dalam pendapat lain, pragmatisme berpendapat bahwa suatu keterangan itu benar, kalau kebenaran itu sesuai dengan realitas, atau suatu keterangan akan dikatakan benar, kalau kebenaran itu sesuai dengan kenyataan. Aliran progresivisme memiliki kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan yang meliputi: Ilmu Hayat, bahwa manusia untuk mengetahui kehidupan semua masalah. Antropologi yaitu bahwa manusia mempunyai pengalaman, pencipta budaya, dengan demikian dapat mencari hal baru. Psikologi yaitu manusia akan berpikir tentang dirinya sendiri, lingkungan, dan pengalaman-pengalamannya, sifat-sifat alam, dapat menguasai dan mengaturnya.&lt;br /&gt;B. Tokoh-tokoh Progresivisme&lt;br /&gt;Filsafat pendidikan Progresivisme dikembangkan oleh para ahli pendidikan seperti John Dewey, William Kilpatrick, George Count, dan Harold Rugg diawal abad 20. Progresvisme merupakan pendidikan yang berpusat pada siswa dan memberi penekanan lebih besar pada kreativitas, aktivitas, belajar "naturalistik", hasil belajar "dunia nyata" dan juga pengalaman teman sebaya.&lt;br /&gt;1. William James (11 Januari 1842 – 26 Agustus 1910)&lt;br /&gt;Gambar 1: William JamesSeorang psychologist dan seorang filosuf Amerika yang sangat terkenal. Paham dan ajarannya demikian pula kepribadiannya sangat berpengaruh diberbagai negara Eropa dan Amerika. Meskipun demikian dia sangat terkenal dikalangan umum Amerika sebagai penulis yang sangat brilian, dosen serta penceramah dibidang filsafat, juga terkenal sebagai pendiri Pragmatisme. James berkeyakinan bahwa otak atau pikiran, seperti juga aspek dari eksistensi organik, harus mempunyai fungsi biologis dan nilai kelanjutan hidup. Dan dia menegaskan agar fungsi otak atau pikiran itu dipelajari sebagai bagian dari mata pelajaran pokok dari ilmu pengetahuan alam. Jadi James menolong untuk membebaskan ilmu jiwa dari prakonsepsi teologis, dan menempatkannya di atas dasar ilmu perilaku. Buku karangannya yang berjudul Principles of Psychology yang terbit tahun 1890 yang membahas dan mengembangkan ide-ide tersebut, dengan cepat menjadi buku klasik dalam bidang itu, hal inilah yang mengantar William James terkenal sebagai ahli filsafat Pragmatisme dan Empirisme radikal.&lt;br /&gt;2. John Dewey (1859 - 1952)&lt;br /&gt;Gambar 2: John DeweyJohn Dewey adalah seorang profesor di universitas Chicago dan Columbia (Amerika). Teori Dewey tentang sekolah adalah "Progressivism" yang lebih menekankan pada anak didik dan minatnya daripada mata pelajarannya sendiri. Maka muncullah "Child Centered Curiculum", dan "Child Centered School". Progresivisme mempersiapkan anak masa kini dibanding masa depan yang belum jelas, seperti yang diungkapkan Dewey dalam bukunya "My Pedagogical Creed", bahwa pendidikan adalah proses dari kehidupan dan bukan persiapan masa yang akan datang. Aplikasi ide Dewey, anak-anak banyak berpartisipasi dalam kegiatan fisik, baru peminatan.&lt;br /&gt;Salah seorang bapak pendiri filsafat pragmatisme. Dewey mengembangkan pragmatisme dalam bentuknya yang orisinil, tapi meskipun demikian, namanya sering pula dihubungkan terutama sekali dengan versi pemikiran yang disebut instrumentalisme. Adapun ide filsafatnya yang utama, berkisar dalam hubungan dengan problema pendidikan yang konkrit, baik teori maupun praktek. Dan reputasi (nama baik) internasionalnya terletak dalam sumbangan pikirannya terhadap filsafat pendidikan Prugressivisme Amerika. Dewey tidak hanya berpengaruh dalam kalangan ahli filsafat profesional, akan tetapi juga karena perkembangan idenya yang fundamental dalam bidang ekonomi, hukum, antropologi, teori politik dan ilmu jiwa. Dia adalah juru bicara yang sangat terkenal di Amerika Serikat dari cara-cara kehidupan demokratis.&lt;br /&gt;Gambar 3: Charles S. PierceJohn Dewey merupakan filosof, psikolog, pendidik dan kritikus sosial Amerika. Ia dilahirkan di Burlington, Vermont, tepatnya tanggal 20 Oktober 1859. Pada tahun 1875, Dewey masuk kuliah di University of Vermont dengan spesifikasi bidang filsafat dan ilmu-ilmu sosial. Setelah tamat, ia mengajar sastra klasik, sains, dan aljabar di sebuah sekolah menengah atas di Oil City, Pensylvania tahun 1879-1881. Bersama gurunya, H.A.P. Torrey, Dewey juga menjadi tutor pribadi di bidang filsafat. Selain itu, Dewey juga belajar logika kepada Charles S. Pierce dan C.S. Hall, salah seorang psikolog eksperimental Amerika. Selanjutnya, Dewey melanjutkan studinya dan meraih gelar doktor dari John Hopkins University tahun 1884 dengan disertasi tentang filsafat Kant.&lt;br /&gt;Dewey kemudian mengajar di University of Michigan (1884-1894), menjadi kepala jurusan filsafat, psikologi dan pendidikan di University of Chicago tahun 1894. Pada tahun 1899, Dewey menulis buku The School and Society, yang memformulasikan metode dan kurikulum sekolah yang membahas tentang pertumbuhan anak. Dewey banyak menulis masalah-masalah sosial dan mengkritik konfrontasi demokrasi Amerika, ikut serta dalam aktifitas organisasi sosial dan membantu mendirikan sekolah baru bagi Social Reseach tahun 1919 di New York.&lt;br /&gt;Sebagian besar kehidupan Dewey dihabiskan dalam dunia pendidikan. Lembaga-lembaga pendidikan yang disinggahi Dewey adalah University of Michigan, University of Colombia dan University of Chicago. Tahun 1894 Dewey memperoleh gelar Professor of Philosophy dari Chicago University. Dewey akhirnya meninggal dunia tanggal 1 Juni 1952 di New York dengan meninggalkan tidak kurang dari 700 artikel dan 42 buku dalam bidang filsafat, pendidikan, seni, sains, politik dan pembaharuan sosial.&lt;br /&gt;Diantara karya-karya Dewey yang dianggap penting adalah Freedom and Cultural, Art and Experience, The Quest of Certainty Human Nature and Conduct (1922), Experience and Nature (1925), dan yang paling fenomenal Democracy and Education (1916).&lt;br /&gt;Gagasan filosofis Dewey yang terutama adalah problem pendidikan yang kongkrit, baik yang bersifat teoritis maupun praktis. Reputasinya terletak pada sumbangan pemikirannya dalam filsafat pendidikan progresif di Amerika. Pengaruh Dewey di kalangan ahli filsafat pendidikan dan filsafat umumnya tentu sangat besar. Namun demikian, Dewey juga memiliki sumbangan di bidang ekonomi, hukum, antropologi, politik serta ilmu jiwa.&lt;br /&gt;3. Hans Vaihinger (1852 - 1933)&lt;br /&gt;Gambar 4: Hans VaihingerMenurutnya tahu itu hanya mempunyai arti praktis. Persesuaian dengan obyeknya tidak mungkin dibuktikan; satu-satunya ukuran bagi berpikir ialah gunanya (dalam bahasa Yunani Pragma) untuk mempengaruhi kejadian-kejadian di dunia. Segala pengertian itu sebenarnya buatan semata-mata; jika pengertian itu berguna. untuk menguasai dunia, bolehlah dianggap benar, asal orang tahu saja bahwa kebenaran ini tidak lain kecuali kekeliruan yang berguna saja.&lt;br /&gt;4. Georges Santayana&lt;br /&gt;Georges digolongkan pada penganut pragmatisme ini. Tapi amat sukar untuk memberikan sifat bagi hasil pemikiran mereka, karena amat banyak pengaruh yang bertentangan dengan apa yang dialaminya.&lt;br /&gt;Gambar 5: Georges Santayana&lt;br /&gt;C. Tempat Asal Aliran Progresivisme Dikembangkan&lt;br /&gt;Progressivisme merupakan aliran filsafat yang lahir di Amerika Serikat sekitar abad ke-20. John S. Brubaeher, mengatakan bahwa filsafat progressivisme bermuara pada aliran filsafat pragmatisme yang di perkenalkan oleh William James (1842-1910) dan John Dewey (1885 1952), yang menitikberatkan pada segi manfaat bagi hidup praktis. Didalam banyak hal progressivisme identik dengan pragmatisme. Oleh karena itu apabila orang menyebut pragmatisme, maka berarti sama dengan.&lt;br /&gt;Filsafat progressivisme sama dengan pragmatisme. Pertama, filsafat progressivisme atau pragmatisme ini merupakan perwujudan dan ide asal wataknya. Artinya filsafat progresivisme dipengaruhi oleh ide-ide dasar filsafat pragmatisme di mana telah memberikan konsep dasar dengan azas yang utama yaitu manusia dalam hidupnya untuk terus survive (mempertahankan hidupnya) terhadap semua tantangan, dan pragmatis memandang sesuatu dari segi manfaatnya.&lt;br /&gt;Oleh karena itu filsafat progresivisme tidak mengakui kemutlakan kehidupan, menolak absolutisme dan otoriterisme dalam segala bentuknya. Nilai-nilai yang dianut bersifat dinamis dan selalu mengalami perubahan, sebagaimana dikembangkan oleh lmanuel Kant, salah seorang penyumbang pemikir pragmatisme-progresivisme yang meletakkan dasar dengan penghormatan yang bebas atas martabat manusia dan martabat pribadi. Dengan demikian filsafat progresivisme menjunjung tinggi hak asasi individu dan menjunjung tinggi akan nilai demokratis.&lt;br /&gt;Sehingga progresivisme dianggap sebagai The Liberal Road of Cultlire (kebebasan mutlak menuju kearah kebudayaan) maksudnya nilai-nilai yang dianut bersifat fleksibel terhadap perubahan, toleran dan terbuka (open minded). Dan menuntut pribadi-pribadi penganutnya untuk selalu bersikap penjelajah, peneliti, guna mengembangkan pengalamannya. Mereka harus memiliki sikap terbuka dan berkemauan baik sambil mendengarkan kritik dan ide-ide lawan sambil memberi kesempatan kepada mereka untuk membuktikan argumen tcrsebut.&lt;br /&gt;Tampak filsafat progresivisme menuntut kepada penganutnya untuk selalu progres (maju) bertindak secara konstruktif, inovatif dan reformatif), aktif serta dinamis. Sebab sudah menjadi naluri manusia selalu menginginkan perubahan-perubahan. Manusia tidak mau hanya menerima satu macam keadaan saja, akan tetapi berkemauan hidupnya tidak sama dengan masa sebelumnya. Untuk mendapatkan perubahan itu manusia harus memiliki pandangan hidup di mana pandangan hidup yang bertumpu pada sifat-sifat: fleksibel (tidak kaku, tidak menolak perubahan, tidak terikat oleh doktrin tertentu), curious (ingin mengetahui dan menyelidiki), toleran dan open minded (punya hati terbuka).&lt;br /&gt;Namun demikian filsafat progresivisme menaruh kepercayaan terhadap kekuatan alamiah manusia, kekuatan yang diwarisi manusia sejak lahir (man's natural powers). Maksudnya adalah manusia sejak lahir telah membawa bakat dan kemampuan (predisposisi) atau potensi (kemampuan) dasar terutama daya akalnya sehingga dengan daya akalnya manusia akan dapat mengatasi segala problematika hidupnya, baik itu tantangan, hambatan, ancaman maupun gangguan yang timbul dari lingkungan hidupnya. Sehubungan dengan itu Wasty Soemanto menyatakan bahwa daya akal sama dengan intelegensi, di mana intelegensi menyangkut kemampuan untuk belajar dan menggunakan apa yang telah dipelajari dalam usaha penyesuaian terhadap situasi-situasi yang kurang dikenal atau dalam pemecahan-pemecahan masalah. Di sini·tersirat bahwa intelegensi merupakan kemampuan problem solving dalam segala situasi baru atau yang mengandung masalah.&lt;br /&gt;Dengan demikian potensi-potensi yang dimiliki manusia mempunyai kekuatan-kekuatan yang harus dikembangkan dan hal ini menjadi perhatian progresivisme. Nampak bahwa aliran filsafat progresivisme menempatkan manusia sebagai makhluk biologis yang utuh dan menghormati harkat dan martabat manusia sebagai pelaku (subyek) di dalam hidupnya.&lt;br /&gt;D. Pandangan Progesivisme dan Penerapannya di Bidang Pendidikan&lt;br /&gt;Aliran filsafat progresivisme telah memberikan sumbangan yang besar di dunia pendidikan pada abad ke-20, di mana telah meletakkan dasar-dasar kemerdekaan dan kebebasan kepada anak didik. Anak didik diberikan kebebasan baik secara fisik maupun cara berpikir, guna mengembangkan bakat dan kemampuan yang terpendam dalam dirinya, tanpa terhambat oleh rintangan yang dibuat oleh orang lain, Oleh karena itu filsafat progressivisme tidak menyetujui pendidikan yang otoriter. Sebab, pendidikan otoriter akan mematikan tunas-tunas para pelajar untuk hidup sebagai pribadi-pribadi yang gembira menghadapi pelajaran. Dan sekaligus mematikan daya kreasi baik secara fisik maupun psikis anak didik.&lt;br /&gt;Adapun filsafat progresivisme memandang tentang kebudayaan bahwa budaya sebagai hasil budi manusia, dikenal sepanjang sejarah sebagai milik manusia yang tidak beku, melainkan selalu berkembang dan berubah. Maka pendidikan sebagai usaha manusia yang merupakan refleksi dari kebudayaan itu haruslah sejiwa dengan kebudayaan itu.&lt;br /&gt;Untuk itu pendidikan sebagai alat untuk memproses dan merekonstruksi kebudayaan baru haruslah dapat menciptakan situasi yang edukatif yang pada akhimya akan dapat memberikan warna dan corak dari output (keluaran) yang dihasilkan sehingga keluaran yang dihasilkan (anak didik) adalah manusia-manusia yang berkualitas unggul, berkompetitif, insiatif, adaptif dan kreatif sanggup menjawab tantangan zamannya.&lt;br /&gt;Untuk itu sangat diperlukan kurikulum yang berpusat pada pengalaman atau kurikulum eksperimental, yaitu kurikulum yang berpusat pada pengalaman, di mana apa yang telah diperoleh anak didik selama di sekolah akan dapat diterapkan dalam kehidupan nyatanya. Dengan metode pendidikan "Belajar Sambil Berbuat" (Learning by doing) dan pemecahan masalah (Problem solving) dengan langkah-langkah menghadapi problem, mengajukan hipotesa.&lt;br /&gt;Dengan berpijak dari pandangan di atas maka sangat jelas sekali bahwa filsafat progresivisme bermaksud menjadikan anak didik yang memiliki kualitas dan terus maju (progress) sebagai generasi yang akan menjawab tantangan zaman peradaban baru.&lt;br /&gt;Landasan filosofis pembelajaran IPA terpadu ialah filsafat pendidikan Progresivisme yang dikembangkan oleh para ahli pendidikan seperti John Dewey, William Kilpatrick, George Count, dan Harold Rugg diawal abad 20. Progresvisme merupakan pendidikan yang berpusat pada siswa dan memberi penekanan lebih besar pada kreativitas, aktivitas, belajar "naturalistik", hasil belajar "dunia nyata" dan juga pengalaman teman sebaya.&lt;br /&gt;Pembelajaran IPA terpadu merupakan konsep pembelajaran IPA dengan situasi lebih alami dan situasi dunia nyata, serta mendorong siswa membuat hubungan antar cabang IPA dan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari hari. Pembelajaran IPA terpadu merupakan pembelajaran bermakna yang memungkinkan siswa menerapkan konsep-konsep IPA dan berpikir tingkat tinggi dan memungkinkan mendorong siswa peduli dan tanggap terhadap lingkungan dan budayanya.&lt;br /&gt;Dalam pembelajaran IPA hendaknya guru dapat merancang dan mempersiapkan suatu pembelajaran dengan memotivasi awal sehingga dapat menimbulkan suatu pertanyaan. Dengan begitu, guru yang bertugas dapat mendorong, membimbing dan menilai kemampuan berpikir siswa dalam melaksanakan pembelajaran berdasarkan inkuari. Ciri utama pembelajaran IPA adalah dimulai dengan pertanyaan atau masalah dilanjutkan dengan arahan guru menggali informasi, mengkonfirmasikan dengan pengetahuan yang sudah dimiliki dan mengarahkan pada tujuan apa yang belum dan harus diketahui. Jadi terlihat bahwa siswa akan dapat menemukan sendiri jawaban dari masalah atau pertanyaan yang timbul diawal pembelajaran. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan tidak dengan jalan mengingat seperangkat fakta-fakta, tetapi dengan jalan menemukan dan menggeneralisasi sendiri sebagai hasil kemandiriannya.&lt;br /&gt;Dengan begitu, untuk pembelajaran IPA hendaknya dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil yang anggotanya heterogen, untuk dapat bekerja sama, saling berinteraksi dan mendiskusikan hasil secara bersama sama, saling menghargai pendapat teman, sampai dapat memutuskan kesimpulan yang disepakati bersama.&lt;br /&gt;1. Asas Belajar&lt;br /&gt;Pandangan mengenai belajar, filsafat progresivisme mempunyai konsep bahwa anak didik mempuyai akal dan kecerdasan sebagai potensi yang merupakan suatu kelebihan dibandingkan dengan makhluk-makhluk lain. Kelebihan anak didik memiliki potensi akal dan kecerdasan dengan sifat kreatif dan dinamis, anak didik mempunyai bekal untuk menghadapi dan memecahkan problema-problemanya.&lt;br /&gt;Seiring dengan pandangan di atas, bahwa filsafat progresivisme mengakui anak didik memiliki potensi akal dan kecerdasan untuk berkembang dan megakui individu atau anak didik pada dasarnya adalah insan yang aktif, kreatif dan dinamis dalam menghadapi lingkungannya.&lt;br /&gt;Pendidikan sebagai wahana yang paling efektif dalam melaksanakan proses pendidikan tentulah berorientasi kepada sifat dan hakikat anak didik sebagai manusia yang berkembang. Usaha-usaha yang dilakukan adalah bagaimana menciptakan kondisi edukatif, memberikan motivasi-motivasi dan stimuli-stimuli sehingga akal dan kecerdasan anak didik dapat difungsikan dan berkembang dengan baik.&lt;br /&gt;John Dewey memandang bahwa pendidikan sebagai proses dan sosialisasi. Artinya disini sebagai proses pertumbuhan dan proses di mana anak didik dapat mengambil kejadian-kejadian dari pengalaman lingkungan sekitarnya. Maka dari itu dinding pemisah antara sekolah dan masyarakat perlu dihapuskan, sebab belajar yang baik tidak cukup di sekolah saja.&lt;br /&gt;Jadi sekolah yang ideal adalah sekolah yang isi pendidikannya berintegrasi dengan lingkungan sekitar. Artinya sekolah adalah bagian dari masyarakat. Untuk itu sekolah harus dapat mengupayakan pelestarian karakteristik atau kekhasan lingkungan sekolah sekitar atau daerah di mana sekolah itu berada. Untuk dapat melestarikan usaha ini, sekolah harus menyajikan program pendidikan yang dapat memberikan wawasan kepada anak didik tentang apa yang menjadi karakteristik atau kekhususan daerah itu. Untuk itulah filsafat progresivisme menghendaki isi pendidikan dengan bentuk belajar "sekolah sambil berbuat" atau learning by doing.&lt;br /&gt;Tegasnya, akal dan kecerdasan anak didik harus dikembangkan dengan baik. Perlu diketahui bahwa sekolah bukan hanya berfungsi sebagai transfer of knowledge (pemindahan pengetahuan) akan tetapi sekolah juga berfungsi sebagai transfer of value atau pemindahan nila nilai, sehingga anak menjadi trampil dan berintelektual baik secara fisik maupun psikis. Untuk itulah sekat antara sekolah dengan masyarakat harus dihilangkan.&lt;br /&gt;John Locke (1632-1704) mengemukakan, bahwa sekolah hendaknya ditujukan untuk kepentingan pendidikan anak. Sekolah dan pengajaran hendaknya disesuaikan dengan kepentingan anak (Suparlar 1984: 48). Kemudian Jean Jacques Rosseau (1712-1778), menyataka anak harus dididik sesuai dengan alamnya; jangan dipandang dari sudut orang dewasa. Anak bukan miniatur orang dewasa, tetapi anak adalah anak dengan dunianya sendiri, yaitu berlainan sekali dengan alam orang dewasa.&lt;br /&gt;Beranjak dari ketiga pendapat di atas, berarti sekolah sebagai wiyata mandala (lingkungan pendidikan) sebagai wadah pembinaan dalam pendidikan anak-anak didik dalam rangka menumbuh kembangkan segenap potensi-potensi baik itu bakat, minat dan kemampuan-kemampuan lain agar berkembang secara maksimal. Guru sebagai pendidik bertanggung jawab akan tugas pendidikannya. Seluruh aktivitas-aktivitas yang dijalankan guru harus diperuntukkan untuk kepentingan anak didik.&lt;br /&gt;Hal yang harus diperhatikan gura adalah "anak didik bukan manusia dewasa yang kecil" yang dapat diperlakukan sebagaimana layaknya orang dewasa. Guru harus mengetahui tahap-tahap perkembangan anak didik lewat ilmu psikologi pendidikan. Sehingga guru akan dapat mengetahui kapan dan saat bagaimana materi itu diajarkan. Pertolongan pendidikan dilaksanakan selangkah demi selangkah (step by step) sesuai dengan tingkat dan perkembangan psikologis anak.&lt;br /&gt;Di samping itu, anak didik harus diberi kemerdekaan dan kebebasan untuk bersikap dan berbuat sesuai dengan cara dan kemampuannya masing-masing dalam upaya meningkatkan kecerdasan dan daya kreasi anak. Untuk itu pendidikan hendaklah yang progresive. Di sini prinsip kebebasan prilaku, di mana anak sebagai subyek pendidikan, sedangkan guru sebagai pelayan siswa.&lt;br /&gt;Wasty Soemanto dalam Psikologi Pendidikan: Landasan Pemimpin Pendidikan, mengutip pendapat John Dewey sebagai berikut:&lt;br /&gt;John Dewey ingin mengubah hambatan dalam demokrasi pendidikan dengan jalan:&lt;br /&gt;1. Memberi kesempatan murid untuk belajar perorangan.&lt;br /&gt;2. Memberi kesempatan murid untuk belajar melalui pengalaman.&lt;br /&gt;3. Memberi motivasi, dan bukan perintah. Ini berarti akan memberikan tujuan yang dapat menjelaskan ke arah kegiatan belajar yang merupakan kebutuhan pokok anak didik,&lt;br /&gt;4. Mengikut sertakan murid di dalam setiap aspek kegiatan belajar yang merupakan kebutuhan pokok anak.&lt;br /&gt;5. Menyadarkan murid bahwa hidup itu dinamis. Oleh karena itu murid harus dihadapkan dengan dunia yang selalu berubah dengan 'kemerdekaan beraktivitas, dengan orientasi kehidupan masa kini.&lt;br /&gt;Hal ini menunjukkan bahwa John Dewey ingin mengubah bentuk pengajaran tradisional. di mana ditandai dengan sifat verbalisme di mana terdapat cara belajar DDCH (duduk, dengar, catat, hafal), murid bersifat reseptif dan pasif saja. Hanya menerima pengetahuan sebanyak-banyaknya dari guru, tanpa melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Guru mendominasi kegiatan belajar. Murid tanpa diberikan kebebasan sarna sekali untuk bersikap dan berbuat. Dalam abad ke-20 ini terjadi perubahan besar mengenai konsepsi pendidikan dan pengajaran. Perubahan tersebut membawa perubahan pula dalam cara mengajar belajar di sekolah. di mana kini berangsur-angsur beralih menuju kearah penyelenggaraan sekolah progresive, sekolah kerja, sekolah pembangunan dan CBSA.&lt;br /&gt;Progresivisme menghendaki pendidikan yang progresif. Tujuan pendidikan hendaklah diartikan sebagai rekonstruksi pengalaman yang terus menerus. Pendidikan bukanlah hanya menyampaikan pengetahuan kepada anak didik saja, melainkan yang terpenting ialah melatih kemampuan berpikir secara ilmiah. Semua itu dilakukan oleh pendidikan agar orang dapat maju atau mengalami progress. Dengan demikian orang akan dapat bertindak dengan intelegen sesuai dengan tuntutan dari lingkungan.&lt;br /&gt;Dari uraian di atas, dapatlah diambil suatu konklusi asas progresivisme dalam belajar bertitik tolak dari asumsi bahwa anak didik bukan manusia kecil, tetapi manusia seutuhnya yang mempunyai potensi untuk berkembang, setiap anak didik berbeda kemampuannya, individu atau anak didik adalah insan yang aktif kreatif dan dinamis dan anak didik punya motivasi untuk memenuhi kebutuhannya.&lt;br /&gt;2. Pandangan Kurikulum Progressivisme&lt;br /&gt;Selain kemajuan atau progres, lingkungan dan pengalaman mendapatkan perhatian yang cukup dari progresivisme. Untuk itu filsafat progresivisme menunjukkan dengan konsep dasarnya sejenis kurikulum yang program pengajarannya dapat mempengaruhi anak belajar secara edukatif baik di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolal Tentunya dibutuhkan sekolah yang baik dan kurikulum yang baik pula.&lt;br /&gt;Sekolah yang baik itu adalah sekolah yang dapat memberi jaminan para siswanya selama belajar, maksudnya yaitu sekolah harus mampu membantu dan menolong siswanya untuk tumbuh dan berkembang serta memberi keleluasaan tempat untuk para siswanya dalam mengembangkan bakat dan minatnya melalui bimbingan guru dan tanggung jawab kepala sekolah. Kurikulum dikatakan baik apabila bersifat fleksibel dan eksperimental (pengalaman) dan memiliki keuntungan-keuntungan untuk diperiksa setiap saat.&lt;br /&gt;Sikap progressvisme, memandang segala sesuatu berasaskan fleksibilitas, dinamika dan sifat-sifat yang sejenis, tercermin dalam pandangannya mengenai kurikulum sebagai pengalaman yang edukatif, bersifat eksperimental dan adanya rencana dan susunan yang teratur.&lt;br /&gt;Pendidikan dilaksanakan di sekolah dengan anggapan bahwa sekolah dipercaya oleh masyarakat untuk membantu perkembangan pribadi anak. Faktor anak merupakan faktor yang cukup urgen (penting), karena sekolah didirikan untuk anak. Karena itu hak pribadi anak perlu diutamakan, bukan diciptakan sekehendak yang mendidiknya. Dengan kata lain anak hendaknya dijadikan sebagai subyek pendidikan bukan sebagai obyek pendidikan.&lt;br /&gt;Untuk memenuhi keutuhan tersebut, maka filsafat progresivisme menghendaki jenis kurikulum yang bersifat luwes (fleksibel) dan terbuka. Jadi kurikulum itu bisa diubah dan dibentuk sesuai dengan zamannya. Sekolah didirikan karena tidak mempunyai orang tua atau masyarakat untuk mendidik anak. Karena itu kurikulum harus dapat mewadahi aspirasi anak, orang tua serta masyarakat. Maka kurikulum yang edukatif dan eksperimental dapat memenuhi tuntutan itu. Sifat kurikulumnya adalah kurikulum yang dapat direvisi dan jenisnya yang memadai, yaitu yang bersifat eksperimental atau tipe Core Curriculum.&lt;br /&gt;Kurikulum dipusatkan pada pengalaman atau kurikulum eksperimental didasarkan atas manusia dalam hidupnya selalu berinteraksi didalam lingkungan yang komplek. Untuk itu ia memerlukan kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan demi kelestarian hidupnya. Hidupnya bukan hanya untuk kelestarian pertumbuhan saja, akan tetapi juga untuk perkembangan pribadinya. Oleh karena itu manusia harus belajar dari pengalaman.&lt;br /&gt;Pengalaman-pengalaman itu diperoleh sebagai akibat dari belajar. Anak didik yang belajar di sekolah akan mendapatkan pengalaman-pengalaman dari lingkungan, di sekolah akan mendapatkan pengalaman-pengalaman itu yang nantinya dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan umum (masyarakat sekitar).&lt;br /&gt;Progresivisme tidak menghendaki adanya mata pelajaran yang diberikan terpisah, melainkan harus terintegrasi dalam unit. Dengan demikian core curriculum mengandung ciri-ciri integrated curriculum, metode yang diutamakan yaitu problem solving.&lt;br /&gt;Dengan adanya mata pelajaran yang terintegrasi dalam unit, diharapkan anak dapat berkembang secara fisik maupun psikis dan dapat menjangkau aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor. Dengan berlandaskan sekolah sambil berbuat inilah praktek kerja di laboratorium, di bengkel, di kebun (Iapangan) merupakan kegiatan belajar yang dianjurkan dalam rangka terlaksananya learning by doing. Dalam hal ini, filsafat progresivisme ingin membentuk keluaran (out-put) yang dihasilkan dari pendidikan di sekolah yang memiliki keahlian dan kecakapan yang langsung dapat diterapkan di masyarakat luas.&lt;br /&gt;Metode problem solving dan metode proyek telah dirintis oleh John Dewey (1859-1952) dan dikembangkan oleh W.H Kilpatrick. John Dewey telah mengemukakan dan menerapkan metode problem solving kedalam proses pendidikan, melakukan pembaharuan atau inovasi dari bentuk pengajaran tradisional di mana adanya verbalisme pendidikan. Di sini anak didik dituntut untuk dapat memfungsikan akal dan kecerdasannya dengan jalan dihadapkan pada materi-materi pelajaran yang menantang siswa untuk terlibat aktif dalam proses belajar mengajar. Siswa dituntut dapat berpikir ilmiah seperti menganalisa, melakukan hipotesa dan menyimpulkannya dan penekanannya terletak kepada kemampuan intelektualnya. Pengajaran dengan program unit, akan meniadakan batas-batas antara pelajaran yang satu dengan pelajaran yang lain dan akan lebih memupuk semangat demokrasi pendidikan.&lt;br /&gt;W.H Kilpatrick mengatakan, suatu kurikulum yang dianggap baik didasarkan atas tiga prinsip:&lt;br /&gt;1. Meningkatkan kualitas hidup anak didik pada tiap jenjang.&lt;br /&gt;2. Menjadikan kehidupan aktual anak ke arah perkembangan dalam suatu kehidupan yang bulat dan menyeluruh.&lt;br /&gt;3. Mengembangkan aspek kreatif kehidupan sebagai suatu uji coba atas keberhasilan sekolah sehingga anak didik dapat berkembang dalam kemampuannya yang aktual untuk aktif memikirkan hal-hal baru yang baik untuk diamalkan, dan dalam hal ini apa saja yang ingin berbuat serta kecakapan efektif untuk mengamalkan secara bijaksana melalui pertimbangan yang matang.&lt;br /&gt;Dari penjelasan yang dikemukakan oleh W.H Kilpatrick tersebut ada beberapa hal yang perlu diungkapkan yaitu: (1) kurikulum harus dapat meningkatkan kualitas hidup anak didik sesuai dengan jenjang pendidikan, (2) kurikulum yang dapat membina dan mengembangkan potensi anak didik, (3) kurikulum yang sanggup mengubah prilaku anak didik menjadi kreatif, adaptif dan kemandirian dan (4) kurikulum bersi­fat fleksibel atau luwes berisi tentang berbagai macam bidang studio.&lt;br /&gt;Melalui proses pendidikan dengan menggunaka kurikulum yang bersifat intergrated kurikulum (masalah-masalah dalam masyarakat disusun terintegrasi) dengan metode pendidikan belajar sambil berbuat (learning by doing) dan metode problem solving (pemecahan masalah) diharapkan anak didik menjadi maju (progress) mempunyai kecakapan praktis dan dapat memecahkan problem sosial sehari-hari dengan baik.&lt;br /&gt;E. Pandangan dan Sikap Saya tentang Aliran Progresivisme&lt;br /&gt;1. Pandangan secara Ontologi&lt;br /&gt;Asal Hereby atau asal keduniawian, adanya kehidupan realita yang amat luas tidak terbatas, sebab kenyataan alam semesta adalah kenyataan dalam kehidupan manusia. Pengalaman adalah kunci pengertian manusia atas segala sesuatu, pengalaman manusia tentang penderitaan, kesedihan, kegembiraan, keindahan dan lain-lain adalah realita manusia hidup sampai mati, Pengalaman adalah suatu sumber evolusi, yang berarti perkembangan, maju setapak demi setapak mulai dari yang mudah-mudah menerobos kepada yang sulit-sulit (proses perkembangan yang lama).&lt;br /&gt;Pengalaman adalah perjuangan, sebab hidup adalah tindakan dan perubahan-perubahan. Manusia akan tetap hidup berkembang, jika ia mampu mengatasi perjuangan, perubahan dan berani bertindak.&lt;br /&gt;2. Pandangan secara Epistemologi&lt;br /&gt;Pengetahuan adalah informasi, fakta, hukum prinsip, proses, kekuasaan yang terakumulasi dalam pribadi sebagai hasil proses interaksi pengalaman. Pengetahuan diperoleh manusia baik seeara langsung melalui pengalaman dan kontak dengan segala realita dalam lingkun hidupnya, ataupun pengetahuan diperoleh langsung melalui catatan (buku-buku, kepustakaan). Pengetahuan adalah hasil aktivitas tertentu. Makin sering kita menghadapi tuntutan lingkungan dan makin banyak pengalaman kita dalam praktek, maka makin besar persiapan menghadapi tuntutan masa depan. Pengetahuan harus disesuaikan dimodifikasi dengan realita baru di dalam lingkungan. Kebenaran dan kemampuan suatu ide memecahkan masalah, kebenaran adalah (sekuen dan pada sesuatu ide, realita pengetahuan dan daya guna.&lt;br /&gt;3. Pandangan secara Aksiologi&lt;br /&gt;Nilai timbul karena manusia mempunyai bahasa, dengan demikian adanya pergaulan. Masyarakat menjadi wadah timbulnya nilai-nilai. Bahasa adalah sarana ekspresi yang berasal dari dorongan, kehendak, perasaan, kecerdasan dari individu-individu. Nilai itu benar atau salah, baik atau buruk dapat dikatakan adalah menunjukkan kecocokan dengan hasil pengujian yang dialami manusia dalam pergaulan manusia.&lt;br /&gt;4. Pandangan dari Sudut Budaya&lt;br /&gt;Kebudayaan sebagai hasil budi manusia, dalam berbagai bentuk dan manifestasinya, dikenal sepanjang sejarah sebagai milik manusia yang tidak kaku, melainkan selalu berkembang dan berubah. Filsafat progresivisme menganggap bahwa pendidikan telah mampu merubah dan membina manusia untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan kultural dan tantangan zaman, sekaligus menolong manusia menghadapi transisi antara zaman tradisional untuk memasuki zaman modern (progresif).&lt;br /&gt;Manusia sebagai makhluk berakal dan berbudaya selalu berupaya untuk mengadakan perubahan-perubahan. Dengan sifatnya yang kreatif dan dinamis manusia terus berevolusi meningkatkan kualitas hidup yang semakin terus maju. Kenyataan menunjukkan bahwa pada zaman purbakala manusia hidup di pohon-pohon atau gua-gua. Hidupnya hanya bergantung dengan alam. Alamlah yang mengendalikan manusia. Dengan sifatnya yang tidak iddle curiousity (rasa keingintahuan yang terus berkembang) makin lama daya rasa, cipta dan karsanya telah dapat mengubah alam menjadi sesuatu yang berguna. Alamlah yang dikendalikan oleh manusia. Hidup manusia tidak lagi di pohon-pohon atau gua-gua, akan tetapi dengan potensi akalnya manusia telah membangun gedung-gedung yang menjulang tinggi, rumah-rumah mewah.&lt;br /&gt;Filsafat progresivisme yang memiliki konsep manusia memiliki kemampuan-kemampuan yang dapat memecahkan problematika hidupnya, telah mempengaruhi pendidikan, di mana dengan pembaharuan-pembaharuan pendidikan telah dapat mempengaruhi manusia untuk maju (progress). Sehingga semakin tinggi tingkat berpikirnya manusia maka semakin tinggi pula tingkat budaya dan peradaban manusia. Akibatnya anak-anak tumbuh menjadi dewasa, masyarakat yang sederhana dan terbelakang menjadi masyarakat yang komplek dan maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. ALIRAN ESENSIALISME&lt;br /&gt;A. Pendahuluan&lt;br /&gt;Esensialisme adalah pendidikan yang di dasarkan kepada nilai-nilai kebudayaan yang telah ada sejak awal peradaban umat manusia. Esensialisme muncul pada zaman Renaissance dengan ciri-ciri utama yang berbeda dengan progresivisme. Perbedaannya yang utama ialah dalam memberikan dasar berpijak pada pendidikan yang penuh fleksibilitas, di mana serta terbuka untuk perubahan, toleran dan tidak ada keterkaitan dengan doktrin tertentu. Esensialisme memandang bahwa pendidikan harus berpijak pada nilai-nilai yang memiliki kejelasan dan tahan lama yang memberikan kestabilan dan nilai-nilai terpilih yang mempunyai tata yang jelas.&lt;br /&gt;Idealisme dan realisme adalah aliran filsafat yang membentuk corak esensialisme. Dua aliran ini bertemu sebagai pendukung esensialisme, akan tetapi tidak lebur menjadi satu dan tidak melepaskan sifatnya yang utama pada dirinya masing-masing.&lt;br /&gt;Dengan demikian Renaissance adalah pangkal sejarah timbulnya konsep-konsep pikir yang disebut esensialisme, karena itu timbul pada zaman itu, esensialisme adalah konsep meletakkan sebagian ciri alam pikir modern. Esensialisme pertama-tama muncul dan merupakan reaksi terhadap simbolisme mutlak dan dogmatis abad pertengahan. Maka, disusunlah konsep yang sistematis dan menyeluruh mengenai manusia dan alam semesta, yang memenuhi tuntutan zaman.&lt;br /&gt;Realisme modern, yang menjadi salah satu eksponen essensialisme, titik berat tinjauannya adalah mengenai alam dan dunia fisik, sedangkan idealisme modern sebagai eksponen yang lain, pandangan-pandangannya bersifat spiritual. John Butler mengutarakan ciri dari keduanya yaitu, alam adalah yang pertama-tama memiliki kenyataan pada diri sendiri, dan dijadikan pangkal berfilsafat. Kualitas-kualitas dari pengalaman terletak pada dunia fisik. Dan disana terdapat sesuatu yang menghasilkan penginderaan dan persepsi-persepsi yang tidak semata-mata bersifat mental.&lt;br /&gt;Dengan demikian disini jiwa dapat diumpamakan sebagai cermin yang menerima gambaran-gambaran yang berasal dari dunia fisik, maka anggapan mengenai adanya kenyataan itu tidak dapat hanya sebagai hasil tinjauan yang menyebelah, berarti bukan hanya dari subyek atau obyek semata-mata, melainkan pertemuan keduanya.&lt;br /&gt;Idealisme modern mempunyai pandangan bahwa realita adalah sama dengan substansi gagasan-gagasan (ide-ide). Dibalik dunia fenomenal ini ada jiwa yang tidak terbatas yaitu Tuhan, yang merupakan pencipta adanya kosmos. Manusia sebagai makhluk yang berpikir berada dalam lingkungan kekuasaan Tuhan.&lt;br /&gt;Menurut pandangan ini bahwa idealisme modern merupakan suatu ide-ide atau gagasan-gagasan manusia sebagai makhluk yang berpikir, dan semua ide yang dihasilkan diuji dengan sumber yang ada pada Tuhan yang menciptakan segala sesuatu yang ada di bumi dan dilangit, serta segala isinya. Dengan menguji dan menyelidiki semua ide serta gagasannya maka manusia akan mencapai suatu kebenaran yang berdasarkan kepada sumber yang ada pada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Tokoh-tokoh Esensialisme&lt;br /&gt;1. Georg Wilhelm Friedrich Hegel (1770 – 1831)&lt;br /&gt;Gambar 6: Georg Wilhelm Friedrich HegelHegel mengemukakan adanya sintesa antara ilmu pengetahuan dan agama menjadi suatu pemahaman yang menggunakan landasan spiritual. Sebuah penerapan yang dapat dijadikan contoh mengenai sintesa ini adalah pada teori sejarah. Hegel mengatakan bahwa tiap tingkat kelanjutan, yang dikuasai oleh hukum-hukum yang sejenis. Hegel mengemukakan pula bahwa sejarah adalah manifestasi dari berpikirnya Tuhan. Tuhan berpikir dan mengadakan ekspresi mengenai pengaturan yang dinamis mengenai dunia dan semuanya nyata dalam arti spiritual. Oleh karena Tuhan adalah sumber dari gerak, maka ekspresi berpikir juga merupakan gerak.&lt;br /&gt;2. George Santayana&lt;br /&gt;George Santayana memadukan antara aliran idealisme dan aliran realisme dalam suatu sintesa dengan mengatakan bahwa nilai itu tidak dapat ditandai dengan suatu konsep tunggal, karena minat, perhatian dan pengalaman seseorang menentukan adanya kualitas tertentu. Walaupun idealisme menjunjung asas otoriter atau nilai-nilai, namun juga tetap mengakui bahwa pribadi secara aktif bersifat menentukan nilai-nilai itu atas dirinya sendiri (memilih, melaksanakan).&lt;br /&gt;C. Tempat Asal Aliran Esensialisme Dikembangkan&lt;br /&gt;Esensialisme adalah pendidikan yang di dasarkan kepada nilai-nilai kebudayaan yang telah ada sejak awal peradaban umat manusia. Esensialisme muncul pada zaman Renaissance dengan ciri-ciri utama yang berbeda dengan progresivisme. Perbedaannya yang utama ialah dalam memberikan dasar berpijak pada pendidikan yang penuh fleksibilitas, di mana serta terbuka untuk perubahan, toleran dan tidak ada keterkaitan dengan doktrin tertentu. Esensialisme memandang bahwa pendidikan harus berpijak pada nilai-nilai yang memiliki kejelasan dan tahan lama yang memberikan kestabilan dan nilai-nilai terpilih yang mempunyai tata yang jelas.&lt;br /&gt;Idealisme dan realisme adalah aliran filsafat yang membentuk corak esensialisme. Dua aliran ini bertemu sebagai pendukung esensialisme, akan tetapi tidak lebur menjadi satu dan tidak melepaskan sifatnya yang utama pada dirinya masing-masing.&lt;br /&gt;Dengan demikian Renaissance adalah pangkal sejarah timbulnya konsep-konsep pikir yang disebut esensialisme, karena itu timbul pada zaman itu, esensialisme adalah konsep meletakkan sebagian ciri alam pikir modern. Esensialisme pertama-tama muncul dan merupakan reaksi terhadap simbolisme mutlak dan dogmatis abad pertengahan. Maka, disusunlah konsep yang sistematis dan menyeluruh mengenai manusia dan alam semesta, yang memenuhi tuntutan zaman.&lt;br /&gt;D. Pandangan Esensialisme dan Penerapannya di Bidang Pendidikan&lt;br /&gt;1. Pandangan Essensialisme Mengenai Belajar&lt;br /&gt;Idealisme, sebagai filsafat hidup, memulai tinjauannya mengenai pribadi individu dengan menitik beratkan pada aku. Menurut idealisme, bila seorang itu belajar pada taraf permulaan adalah memahami akunya sendiri, terus bergerak keluar untuk memahami dunia obyektif. Dari mikrokosmos menuju ke makrokosmos. Pandangan Immanuel Kant, bahwa segala pengetahuan yang dicapai oleh manusia melalui indera merperlukan unsur apriori, yang tidak didahului oleh pengalaman lebih dahulu.&lt;br /&gt;Bila orang berhadapan dengan benda-benda, tidak berarti bahwa mereka itu sudah mempunyai bentuk, ruang dan ikatan waktu. Bentuk, ruang dan waktu sudah ada pada budi manusia sebelum ada pengalaman atau pengamatan. Jadi, apriori yang terarah bukanlah budi kepada benda, lelapi benda-benda itu yang terarah kepada budi. Budi membentuk, mengatur dalam ruang dan waktu.&lt;br /&gt;Dengan mengambil landasan pikir tersebut, belajar dapat didefinisikan sebagai jiwa yang berkembang pada sendirinya sebagai substansi spiritual. Jiwa membina dan menciptakan diri sendiri.&lt;br /&gt;Seorang filosuf dan ahli sosiologi yang bernama Roose L. Finney menerangkan tentang hakikat sosial dari hidup mental. Dikatakan bahwa mental adalah keadaan rohani yang pasif, yang berarti bahwa manusia pada umumnya menerima apa saja yang telah tertentu yang diatur oleh alam. Berarti pula bahwa pendidikan itu adalah sosial. Jadi belajar adalah menerima dan mengenal secara sungguh-sungguh nilai-nilai sosial angkatan baru yang timbul untuk ditambah dan dikurangi dan di teruskan kepada angkatan berikutnya. Dengan demikian pandangan-pandangan realisme mencerminkan adanya dua jenis determinasi mutlak dan determinasi terbatas:&lt;br /&gt;1. Determiuisme mutlak, menunjukkan bahwa belajar adalah mengalami hal-hal yang tidak dapat dihalang-halangi adanya, jadi harus ada, yang bersama-sama membentuk dunia ini. Pengenalan ini perlu diikuti oleh penyesuaian supaya dapat tercipta suasana hidup yang harmonis.&lt;br /&gt;2. Determinisme terbatas, memberikan gambaran kurangnya sifat pasif mengenai belajar. Bahwa meskipun pengenalan terhadap hal-hal yang kausatif di dunia ini berarti tidak dimungkinkan adanya penguasaan terhadap mereka, namun kemampuan akan pengawas yang diperlukan.&lt;br /&gt;2. Pandangan Essensialisme Mengenai Kurikulum&lt;br /&gt;Beberapa tokoh idealisme memandang bahwa kurikulum itu hendaklah berpangkal pada landasan idiil dan organisasi yang kuat. Herman Harrel Horne dalam bukunya mengatakan bahwa hendaknya kurikulum itu bersendikan alas fundamen tunggal, yaitu watak manusia yang ideal dan ciri-ciri masyarakat yang ideal. Kegiatan dalam pendidikan perlu disesuaikan dan ditujukan kepada yang serba baik. Atas ketentuan ini kegiatan atau keaktifan anak didik tidak terkekang, asalkan sejalan dengan fundamen-fundamen yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;Bogoslousky, mengutarakan di samping menegaskan supaya kurikulum dapat terhindar dari adanya pemisahan mata pelajaran yang satu dengan yang lain, kurikulum dapat diumpamakan sebagai sebuah rumah yang mempunyai empat bagian:&lt;br /&gt;1. Universum:&lt;br /&gt;Pengetahuan merupakan latar belakang adanya kekuatan segala manifestasi hidup manusia. Di antaranya adalah adanya kekuatan-kekuatan alam, asal usul tata surya dan lain-Iainnya. Basis pengetahuan ini adalah ilmu pengetahuan alam kodrat yang diperluas.&lt;br /&gt;2. Sivilisasi:&lt;br /&gt;Karya yang dihasilkan manusia sebagai akibat hidup masyarakat. Dengan sivilisasi manusia mampu mengadakan pengawasan tcrhadap lingkungannya, mengejar kebutuhan, dan hidup aman dan sejahtera .&lt;br /&gt;3. Kebudayaan:&lt;br /&gt;Kebudayaan mempakan karya manusia yang mencakup di antaranya filsafat, kesenian, kesusasteraan, agama, penafsiran dan penilaian mengenai lingkungan.&lt;br /&gt;4. Kepribadian:&lt;br /&gt;Bagian yang bertujuan pembentukan kepribadian dalam arti riil yang tidak bertentangan dengan kepribadian yang ideal. Dalam kurikulum hendaklah diusahakan agar faktor-faktor fisik, fisiologi, emosional dan ientelektual sebagai keseluruhan, dapat berkembang harmonis dan organis, sesuai dengan kemanusiaan ideal.&lt;br /&gt;Robert Ulich berpendapat bahwa meskipun pada hakikatnya kurikulum disusun secara fleksibel karena perlu mendasarkan atas pribadi anak, fleksibilitas tidak tepat diterapkan pada pemahaman mengenai agama dan alam semesta. Untuk ini perlu diadakan perencanaan dengan keseksamaan dan kepastian.&lt;br /&gt;Butler mengemukakan bahwa sejumlah anak untuk tiap angkatan baru haruslah dididik untuk mengetahui dan mengagumi Kitab Suci. Sedangkan Demihkevich menghendaki agar kurikulum berisikan moralitas yang tinggi .&lt;br /&gt;Realisme mengumpamakan kurikulum sebagai balok-balok yang disusun dengan teratur satu sama lain yaitu disusun dari paling sederhana sampai kepada yang paling kompleks. Susunan ini dapat diutarakan ibarat sebagai susunan dari alam, yang sederhana merupakan fundamen at au dasar dari susunannya yang paling kompleks. Jadi bila kurikulum disusun atas dasar pikiran yang demikian akan bersifat harmonis.&lt;br /&gt;E. Pandangan dan Sikap Saya tentang Aliran Esensialisme&lt;br /&gt;1. Pandangan secara Ontologi&lt;br /&gt;Sifat yang menonjol dari ontologi esensialisme adalah suatu konsep bahwa dunia ini dikuasai oleh tata yang tiada cela, yang mengatur isinya dengan tiada ada pula. Pendapat ini berarti bahwa bagaimana bentuk, sifat, kehendak dan cita-cita manusia haruslah disesuaikan dengan tata alam yang ada.&lt;br /&gt;Tujuan umum aliran esensialisme adalah membentuk pribadi bahagia di dunia dan akhirat. Isi pendidikannya mencakup ilmu pengetahuan, kesenian dan segala hal yang mampu menggerakkan kehendak manusia. Kurikulum sekolah bagi esenisalisme semacam miniatur dunia yang bisa dijadikan sebagai ukuran kenyataan, kebenaran dan keagungan. Maka dalam sejarah perkembangannya, kurikulum esensialisme menerapkan berbagai pola idealisme, realisme dan sebagainya.&lt;br /&gt;Adapun uraian mengenai realisme dan idealisme ialah:&lt;br /&gt;1. Realisme yang mendukung esensialisme yang disebut realisme obyektif karena mempunyai pandangan yang sistematis mengenai alam serta tcmpat manusia di dalamnya. Ilmu pengetahuan yang mempengaruhi aliran realisme dapat dilihat dari fisika dan ilmu-ilmu lain yang sejenis dapat dipelajari bahwa tiap aspek dari alam fisika dapat dipahami berdasarkan adanya tata yang jalan khusus. Dengan demikian berarti bahwa suatu kejadian yang paling sederhana pun dapat ditafsirkan menurut hukum alam di antaranya daya tarik bumi. Sedangkan oleh ilmu-ilmu lain dikembangkanlah teori mekanisme, dan dunia itu ada dan terbangun atas dasar sebab akibat, tarikan dan tekanan mesin yang sangat besar.&lt;br /&gt;2. ldealisme obyektif mempunyai pandangan kosmis yang lebih optimis dibandingkan dengan realisme obyektif. Maksudnya adalah bahwa pandangan-pandangannya bersifat menyeluruh yang boleh dikatakan meliputi segala sesuatu. Dengan landasan pikiran bahwa totalitas dalam alam semesta ini pada hakikatnya adalah jiwa atau spirit, idealisme menetapkan suatu pendirian bahwa segala sesuatu yang ada ini adalah nyata.&lt;br /&gt;Hegel mengemukakan adanya sintesa antara ilmu pengetahuan dan agama menjadi suatu pemahaman yang menggunakan landasan spiritual. Sebuah penerapan yang dapat dijadikan contoh mengenai sintesa ini adalah pada teori sejarah. Hegel mengatakan bahwa tiap tingkat kelanjutan, yang dikuasai oleh hukum-hukum yang sejenis. Hegel mengemukakan pula bahwa sejarah adalah manifestasi dari berpikirnya Tuhan. Tuhan berpikir dan mengadakan ekspresi mengenai pengaturan yang dinamis mengenai dunia dan semuanya nyata dalam arti spiritual. Oleh karena Tuhan adalah sumber dari gerak, maka ekspresi berpikir juga merupakan gerak.&lt;br /&gt;Ciri lain mengenai penafsiran idealisme tentang sistem dunia tersimpul dalam pengertian-pengertian makrokosmos dan mikrokosmos. Mikrokosmos menunjuk kepada keseluruhan alam semesta dalam arti susunan dan kesatuan kosmis. Mikrokosmos menunjuk kepada fakta tunggal pada tingkat manusia. Manusia sebagai individu, jasmani dan rohani, adalah makhluk yang semua tata serta kesatuannya merupakan bagian yang tiada terpisahkan dari alam semesta. Pengertian mengenai makrokosmos dan mikrokosmos merupakan dasar pengertian mengenai hubungan antara Tuhan dan manusia.&lt;br /&gt;2. Pandangan secara Epistemologi&lt;br /&gt;Teori kepribadian manusia sebagai refleksi Tuhan adalah jalan untuk mengerti epistemologi esensialisme. Sebab jika manusia mampu menyadari realita scbagai mikrokosmos dan makrokosmos, maka manusia pasti mengetahui dalam tingkat atau kualitas apa rasionya mampu memikirkan kesemestiannya. Berdasarkan kualitas inilah dia memperoduksi secara tepat pengetahuannya dalam benda-benda, ilmu alam, biologi, sosial, dan agama.&lt;br /&gt;1. Pandangan Kontraversi Jasmaniah dan Rohaniah&lt;br /&gt;Perbedaan idealisme dan realisme adalah karena yang pertama menganggap bahwa rohani adalah kunci kesadaran tentang realita. Manusia mengetahui sesuatu hanya di dalam dan melalui ide, rohaniah. Sebaliknya realist berpendapat bahwa kita hanya mengctahui sesuatu realila di dalam melalui jasmani. Bagi sebagian penganut realisme, pikiran itu adalahjasmaniah sifatnya yang tunduk kepada hukum-hukum phisis.&lt;br /&gt;Konsekuensinya kedua unsur rohani dan jasmani adalah realita kepribadian manusia. Untuk mengerti manusia, baik filosofis maupun ilmiah haruslah melalui hal tersebut dan pendekatan rangkap yang sesuai dalam pelaksanaan pendidikan.&lt;br /&gt;2. Pendekatan (Approach) ldealisme pada Pengetahuan&lt;br /&gt;Kita hanya mengerti rohani kita sendiri, tetapi pengertian ini memberi kesadaran untuk mengerti realita yang lain. Sebab kesadaran kita, rasio manusia adalah bagian dari pada rasio Tuhan yang Maha Sempurna.&lt;br /&gt;Menurut T.H Green, approach personalisme itu hanya melalui introspeksi. Padahal manusia tidak mungkin mengetahui sesuatu hanya dengan kesadaran jiwa tanpa adanya pengamatan. Karena itu setiap pengalaman mental pasti melalui refleksi antara macam-macam pengamalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menurut Teori Koneksionisme&lt;br /&gt;Teori ini menyatakan semua makhluk, termasuk manusia terbentuk (tingkah lakunya) oleh pola-pola connections between (hubungan-hubungan antara) stimulus dan respon. Dan manusia dalam hidupnya sdalu membentuk tatajawaban dengan jalan memperkuat atau memperlemah hubungan antara stimulus dan respon. Dengan demikian terjadi gabungan-gabungan hubungan stimulus dan respon, yang sdalu menunjukkan kualitas yang tinggi dan rendah atau kuat lemah. Di samping koneksionisme dapat meletakkan pandangan yang lebih meningkat dari assosianisme dan behi viorisme juga menunjukkan bahwa dalam hal belajar perasaa yang dimiliki oleh manusia mempunyai peranan terhadap berhas tidaknya belajar yang dilakukan.&lt;br /&gt;4. Tipe Epistemologi Realisme&lt;br /&gt;Terdapat beberapa tipe epistemologi realisme. Di Amerika ada dua tipe yang utama:&lt;br /&gt;a. Neorealisme&lt;br /&gt;Secara psikologi neorealisme lebih erat dengan behaviorisme Baginya pengetahuan diterima, ditanggap langsung oleh pikirar dunia realita. ltulah sebabnya neorialisme menafsirkan badan se bagai respon khusus yang berasal dari luar dengan sedikit atat tanpa adanya proses intelek.&lt;br /&gt;b. Cretical Realisme&lt;br /&gt;Aliran ini menyatakan bahwa media antara inetelek dengan realita adalah seberkas penginderi'.an dan pengamatan.&lt;br /&gt;3. Pandangan secara Aksiologi&lt;br /&gt;Pandangan ontologi dan epistemologi sangat mempengaruhi pandangan aksiologi. Bagi aliran ini, nilai-nilai berasal, tergantung pada pandangun-pandangan idealisme dan realisme sebab essensialisme terbina aleh kedua syarat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Teori Nilai Menurut Idealisme&lt;br /&gt;Penganut idealisme berpegang bahwa hukum-hukum etika adalah hukum kosmos, karena itu seseorang dikatakan baik jika banyak interaktif berada di dalam dan melaksanakan hukum-hukum itu. Menurut idealisme bahwa sikap, tingkah laku dan ekspresi perasaan juga mempunyai hubungan dengan kualitas baik dan buruk. Orang yang berpakaian serba formal seperti dalam upacara atau peristiwa lain yang membutuhkan suasana tenang, haruslah bersikap formal dan teratur. Untuk ini, ekspresi perasaan yang mencerminkan adanya serba kesungguhan dan kesenangan terhadap pakaian resmi yang dikenakan dapat menunjukkan keindahan baik pakaian dan suasana kesungguhan tersebut.&lt;br /&gt;George Santayana memadukan antara aliran idealisme dan aliran realisme dalam suatu sintesa dengan mengatakan bahwa nilai itu tidak dapat ditandai dengan suatu konsep tunggal, karena minat, perhatian dan pengalaman seseorang turut menentukan adanya kualitas tertentu. Walaupun idealisme menjunjung asas otoriter at au nilai-nilai, namun juga tetap mengakui bahwa pribadi secara aktif bersifat menentukan nilai-nilai itu atas dirinya sendiri (memilih, melaksanakan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Teori Nilai Menurut Realisme&lt;br /&gt;Prinsip sederhana realisme tentang etika ialah melalui asas ontologi bahwa sumber semua pengetahuan manusia terletak pada keteraturan lingkungan hidupnya. Dapat dikatakan bahwa mengenai masalah baik-buruk khususnya dan keadaan manusia pada umumnya, realisme bersandarkan atas keilumuan dan lingkungan. Perbuatan seseorang adalah hasil perpaduan yang timbul sebagai akibat adanya saling hubungan antara pembawa-pembawa fisiologis dan pengaruh-pengaruh dari Iingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. ALIRAN PRAGMATISME&lt;br /&gt;A. Pendahuluan&lt;br /&gt;Pragmatisme adalah aliran pemikiran yang memandang bahwa benar tidaknya suatu ucapan, dalil, atau teori, semata-mata bergantung kepada berfaedah atau tidaknya ucapan, dalil, atau teori tersebut bagi manusia untuk bertindak dalam kehidupannya. Ide ini merupakan budaya dan tradisi berpikir Amerika khususnya dan Barat pada umumnya, yang lahir sebagai sebuah upaya intelektual untuk menjawab problem-problem yang terjadi pada awal abad ini.&lt;br /&gt;B. Tokoh-tokoh Pragmatisme&lt;br /&gt;Pragmatisme (dari bahasa Yunani: pragma, artinya yang dikerjakan, yang dilakukan, perbuatan, tindakan) merupakan sebutan bagi filsafat yang dikembangkan oleh William James (1842 - 1910) di Amerika Serikat. Menurut filsafat ini, benar tidaknya suatu ucapan, dalil atau teori semata-mata bergantung pada manusia dalam bertindak. Istilah pragmaticisme ini diangkat pada tahun 1865 oleh Charles S. Pierce (1839-1914) sebagai doktrin pragmatisme. Doktrin dimaksud selanjutnya diumumkan pada tahun 1978.&lt;br /&gt;Diakui atau tidak, paham pragmatisme menjadi sangat berpengaruh dalam pola pikir bangsa Amerika Serikat. Pengaruh pragmatisme menjalar di segala aspek kehidupan, tidak terkecuali di dunia pendidikan. Salah satu tokoh sentral yang sangat berjasa dalam pengembangan pragmatisme pendidikan adalah John Dewey (1859 - 1952). Pragmatisme Dewey merupakan sintensis pemikiran-pemikiran Charles S. Pierce dan William James. Dewey mencapai popularitasnya di bidang logika, etika epistemologi, filsafat politik, dan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tempat Asal Aliran Pragmatisme Dikembangkan&lt;br /&gt;Pragmatisme tak dapat dilepaskan dari keberadaan dan perkembangan ide-ide sebelumnya di Eropa, sebagaimana tak bisa diingkari pula adanya pengaruh dan imbas baliknya terhadap ide-ide yang dikembangkan lebih lanjut di Eropa. William James mengatakan bahwa Pragmatisme yang diajarkannya, merupakan “nama baru bagi sejumlah cara berpikir lama”. Dan dia sendiri pun menganggap pemikirannya sebagai kelanjutan dari Empirisme Inggris, seperti yang dirintis oleh Francis Bacon (1561-1626), yang kemudian dikembangkan oleh Thomas Hobbes (1558-1679) dan John Locke (1632-1704). Pragmatisme, di samping itu, telah mempengaruhi filsafat Eropa dalam berbagai bentuknya, baik filsafat Eksistensialisme maupun Neorealisme dan Neopositivisme.&lt;br /&gt;Pragmatisme, telah menjadi semacam ruh yang menghidupi tubuh ide-ide dalam ideologi Kapitalisme, yang telah disebarkan Barat ke seluruh dunia melalui penjajahan dengan gaya lama maupun baru. Dalam konteks inilah, Pragmatisme dapat dipandang berbahaya karena telah mengajarkan dua sisi kekeliruan sekaligus kepada dunia–yakni standar kebenaran pemikiran dan standar perbuatan manusia.&lt;br /&gt;Atas dasar itu, mereka yang bertanggung jawab terhadap kemanusiaan tak dapat mengelak dari sebuah tugas mulia yang menantang, yakni menjinakkan bahaya Pragmatisme dengan mengkaji dan mengkritisinya, sebagai landasan strategis untuk melakukan dekonstruksi (penghancuran bangunan ide) Pragmatisme, sekaligus untuk mengkonstruk ideologi dan peradaban Islam sebagai alternatif dari Kapitalisme yang telah mengalami pembusukan dan hanya menghasilkan penderitaan pedih bagi umat manusia.&lt;br /&gt;1. Hakikat Pragmatisme&lt;br /&gt;Deskripsi mengenai Pragmatisme akan diawali dengan penjelasan ringkas tentang sejarah mata rantai pemikiran Barat, agar diperoleh gambaran komprehensif tentang posisi Pragmatisme dalam konstelasi pemikiran Barat.&lt;br /&gt;Asal Usul Pragmatisme&lt;br /&gt;Gambar 7: Thomas AquinasSetelah melalui Abad Pertengahan (abad V-XV M) yang gelap dengan ajaran gereja yang dominan, Barat mulai menggeliat dan bangkit dengan Renaissance, yakni suatu gerakan atau usaha –yang berkisar antara tahun 1400-1600 M– untuk menghidupkan kembali kebudayaan klasik Yunani dan Romawi. Berbeda dengan tradisi Abad Pertengahan yang hanya mencurahkan perhatian pada masalah metafisik yang abstrak, seperti masalah Tuhan, manusia, kosmos, dan etika, Renaissance telah membuka jalan ke arah aliran Empirisme. William Ockham (1285-1249) dengan filsafat Gulielmus-nya yang mendasarkan pada pengenalan inderawi, telah mulai menggeser dominasi filsafat Thomisme, ajaran Thomas Aquinas yang menonjol di Abad Pertengahan, yang mendasarkan diri pada filsafat Aristoteles. Ide Ockham ini dianggap sebagai benih awal bagi lahirnya Renaissance.&lt;br /&gt;Semangat Renaissance ini, sesungguhnya terletak pada upaya pembebasan akal dari kekangan dan belenggu gereja dan menjadikan fakta empirik sebagai sumber pengetahuan, tidak terletak pada filsafat Yunani itu sendiri. Dalam hal ini Barat hanya mengambil karakter utama pada filsafat dan seni Yunani, yakni keterlepasannya dari agama, atau dengan kata lain, adanya kebebasan kepada akal untuk berkreasi. Ini terbukti antara lain dari ide beberapa tokoh Renaissance, seperti Nicolaus Copernicus (1473-1543) dengan pandangan heliosentriknya, yang didukung oleh Johanes Kepler (1571-1630) dan Galileo Galilei (1564-1643). Juga Francis Bacon (1561-1626) dengan teknik berpikir induktifnya, yang berbeda dengan teknik deduktif Aristoteles (dengan logika silogismenya) yang diajarkan pada Abad Pertengahan. Jadi, Barat tidak mengambil filsafat Yunani apa adanya, sebab justru filsafat Yunani itulah yang menjadi dasar filsafat Kristen pada Abad Pertengahan, baik periode Patristik (400-1000 M) dengan filsafat Emanasi Neoplatonisme yang dikembangkan oleh Augustinus (354-430), maupun periode Scholastik (1000 - 1400 M) dengan filsafat Thomisme yang bersandar pada Aristoteles. Semua filsafat Yunani ini membahas metafisika, tidak membahas fakta empirik sebagaimana yang dituntut oleh Renaissance. Jadi, semangat Renaissance itu tidak bersumber pada filsafat Yunaninya itu sendiri, tetapi pada karakternya yang terlepas dari agama.&lt;br /&gt;Renaissance juga diperkuat adanya Reformasi, sebuah upaya pemberontakan terhadap dominasi gereja Katholik yang dirintis oleh Marthin Luther di Jerman (1517). Gerakan ini bertolak dari korupsi umum dalam gereja –seperti penjualan Surat Tanda Pengampunan Dosa (Afllatbrieven)–, penindasannya yang telanjang, dan dominasinya terhadap negara-negara Eropa. Meskipun Reformasi tidak secara langsung ikut memperjuangkan apa yang disebut “pembebasan akal”, tetapi gerakan ini secara tak sadar telah memperkuat Renasissance dengan mempelopori kebebasan beragama (Protestan) dan telah memperlemah posisi Gereja dengan memecah kekuatan Gereja menjadi dua aliran; Katholik dan Protestan. Kritik-kritik terhadap Injil di Jerman sekitar abad XVII juga dianggap implikasi tak langsung dari adanya Reformasi. Meskipun demikian, Gereja Katholik dan tokoh Reformasi memiliki sikap sama terhadap upaya Renaissance, yakni menentang ide-ide yang tidak sesuai dengan Injil. Calvin, seorang tokoh Reformasi di Jenewa (Swiss), mendukung pembakaran hidup-hidup terhadap Servetus dari Spanyol (1553), yang menentang Trinitas. Gereja Katholik dan Reformasi juga sama-sama menolak ide Copernicus (1543) tentang matahari sebagai pusat tatasurya, seraya mempertahankan doktrin Ptolemeus yang menganggap bumi sebagai pusat tatasurya.&lt;br /&gt;Pada abad XVII, perkembangan Renaissance telah melahirkan dua aliran pemikiran yang berbeda : aliran Rasionalisme dengan tokoh-tokohnya seperti Rene Descartes (1596-1650), Baruch Spinoza (1632-1677), dan Pascal (1623-1662), dan aliran Empirisme dengan tokoh-tokohnya Thomas Hobbes (1558-1679), John Locke (1632-1704). Rasionalisme memandang bahwa sumber pengetahuan yang dapat dipercaya adalah rasio (akal), sedang Empirisme beranggapan bahwa sumber pengetahuan adalah empiri, atau pengalaman manusia dengan menggunakan panca inderanya.&lt;br /&gt;Kemudian datanglah Masa Pencerahan (Aufklarung) pada abad XVIII yang dirintis oleh Isaac Newton (1642-1727), sebagai perkembangan lebih jauh dari Rasionalisme dan Empirisme dari abad sebelumnya. Pada abad sebelumnya, fokus pembahasannya adalah pemberian interpretasi baru terhadap dunia, manusia, dan Tuhan. Sedang pada Masa Aufklarung, pembahasannya lebih meluas mencakup segala aspek kehidupan manusia, seperti aspek pemerintahan dan kenegaraan, agama, ekonomi, hukum, pendidikan dan sebagainya.&lt;br /&gt;Bertolak dari prinsip-prinsip Empirisme John Locke, George Berkeley (1685-1753) mengembangkan “immaterialisme”, sebuah pandangan yang lebih ekstrim daripada pandangan John Locke. Jika Locke berpandangan bahwa kita dapat mengenal esensi sebenarnya (hakikat) dari fenomena material dan spiritual, Berkeley menganggap bahwa substansi-substansi material itu tidak ada, Yang ada adalah ciri-ciri yang diamati. Pandangan Locke dan Berkeley dikembangkan lebih lanjut oleh David Hume (1711-1776), dengan dua ide pokoknya; yakni tentang skeptisisme (keragu-raguan) ekstrim bahwa filsuf itu mampu menemukan kebenaran tentang apa saja, dan keyakinan bahwa “pengetahuan tentang manusia” akan dapat menjelaskan hakikat pengetahuan yang dimiliki manusia.&lt;br /&gt;Selain George Berkeley dan David Hume, Immanuel Kant (1724-1804) juga dianggap salah seorang tokoh Masa Pencerahan. Filsafat Kant disebut Kritisisme, yakni aliran yang mencoba mensintesiskan secara kritis Empirisme yang dikembangkan Locke yang bermuara pada Empirisme Hume, dengan Rasionalisme dari Descartes. Kant mulai menelaah batas-batas kemampuan rasio, berbeda dengan dengan para pemikir Rasionalisme yang mempercayai kemampuan rasio bulat-bulat. Namun demikian, Kant juga mempercayai Empirisme. Walhasil dia berpandangan bahwa semua pengetahuan mulai dari pengalaman, namun tidak berarti semua dari pengalaman. Obyek luar ditangkap oleh indera, tetapi rasio mengorganisasikan bahan-bahan yang diperoleh dari pengalaman tersebut.&lt;br /&gt;Pada abad XIX, filsafat Kant tersebut dikembangkan lebih lanjut di Jerman oleh J. Fichte (1762-1814), F. Schelling (1775-1854) dan Hegel (1770-1831). Namun yang mereka kembangkan tidaklah filsafat Kant seutuhnya, tetapi lebih memprioritaskan ide-ide, yakni tidak memfokuskan pada pembahasan fakta empirik. Karenanya, aliran mereka disebut dengan Idealisme. Dari ketiganya, Hegel merupakan tokoh yang menonjol, karena banyak pemikir pada abad ke-19 dan ke-20 yang merupakan murid-muridnya, baik langsung maupun tidak. Mereka terbagi dalam dua pandangan, yaitu pengikut Hegel aliran kanan yang membela agama Kristen seperti John Dewey (1859-1952), salah seorang peletak dasar Pragmatisme yang menjadi budaya Amerika (baca : Kapitalisme) saat ini, dan pengikut Hegel aliran kiri yang memusuhi agama, seperti Feuerbach, Karl Marx, dan Engels dengan ide Materialisme yang merupakan dasar ideologi Komunisme di Rusia.&lt;br /&gt;Empirisme itu sendiri pada abad XIX dan XX berkembang lebih jauh menjadi beberapa aliran yang berbeda, yaitu Positivisme, Materialisme, dan Pragmatisme.&lt;br /&gt;Positivisme dirintis oleh August Comte (1798-1857), yang dianggap sebagai Bapak ilmu Sosiologi Barat. Positivisme sebagai perkembangan Empirisme yang ekstrim, adalah pandangan yang menganggap bahwa yang dapat diselidiki atau dipelajari hanyalah “data-data yang nyata/empirik”, atau yang mereka namakan positif. Nilai-nilai politik dan sosial menurut Positivisme dapat digeneralisasikan berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh dari penyelidikan terhadap kehidupan masyarakat itu sendiri. Nilai-nilai politik dan sosial juga dapat dijelaskan secara ilmiah, dengan mengemukakan perubahan historis atas dasar cara berpikir induktif. Jadi, nilai-nilai tersebut tumbuh dan berkembang dalam suatu proses kehidupan dari suatu masyarakat itu sendiri.&lt;br /&gt;Materialisme adalah aliran yang menganggap bahwa asal atau hakikat segala sesuatu adalah materi. Di antara tokohnya ialah Feuerbach (1804-1872), Karl Marx (1818-1883) dan Fredericht Engels (1820-1895). Karl Marx menerima konsep Dialektika Hegel, tetapi tidak dalam bentuk aslinya (Dialektika Ide). Kemudian dengan mengambil Materialisme dari Feuerbach, Karl Marx lalu mengubah Dialektika Ide menjadi Dialektika Materialisme, sebuah proses kemajuan dari kontradiksi-kontradiksi tesis-antitesis-sintesis yang sudah diujudkan dalam dunia materi. Dialektika Materialisme lalu digunakan sebagai alat interpretasi terhadap sejarah manusia dan perkembangannya. Interpretasi inilah yang disebut sebagai Historis Materialisme, yang menjadi dasar ideologi Sosialisme-Komunisme (Marxisme).&lt;br /&gt;Pragmatisme dianggap juga salah satu aliran yang berpangkal pada Empirisme, kendatipun ada pula pengaruh Idealisme Jerman&lt;br /&gt;Gambar 8: William James(Hegel) pada John Dewey, seorang tokoh Pragmatisme yang dianggap pemikir paling berpengaruh pada zamannya. Selain John Dewey, tokoh Pragmatisme lainnya adalah Charles Pierce dan William James. Pembahasan tentang Pragmatisme akan diuraikan lebih rinci pada keterangan selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Arti Pragmatisme&lt;br /&gt;&lt;U&gt;Istilah Pragmatisme berasal dari kata Yunani pragma yang berarti perbuatan (action) atau tindakan (practice). Isme di sini sama artinya dengan isme-isme lainnya, yaitu berarti aliran atau ajaran atau paham. Dengan demikian Pragmatisme itu berarti ajaran yang menekankan bahwa pemikiran itu menuruti tindakan.&lt;br /&gt;Pragmatisme memandang bahwa kriteria kebenaran ajaran adalah “faedah” atau “manfaat”.&lt;/U&gt; Suatu teori atau hipotesis dianggap oleh Pragmatisme benar apabila membawa suatu hasil. Dengan kata lain, suatu teori itu benar kalau berfungsi (if it works).&lt;br /&gt;Dengan demikian Pragmatisme dapat dikategorikan ke dalam pembahasan mengenai teori kebenaran (theory of truth), sebagaimana yang nampak menonjol dalam pandangan William James, terutama dalam bukunya The Meaning of The Truth (1909).&lt;br /&gt;Kebenaran menurut James adalah sesuatu yang terjadi pada ide, yang sifatnya tidak pasti. Sebelum seseorang menemukan satu teori berfungsi, tidak diketahui kebenaran teori itu. Atas dasar itu, kebenaran itu bukan sesuatu yang statis atau tidak berubah, melainkan tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu. Kebenaran akan selalu berubah, sejalan dengan perkembangan pengalaman, karena yang dikatakan benar dapat dikoreksi oleh pengalaman berikutnya.&lt;br /&gt;Dalam The Meaning of The Truth (1909), James menjelaskan metode berpikir yang mendasari pandangannya di atas. Dia mengartikan kebenaran itu harus mengandung tiga aspek. Pertama, kebenaran itu merupakan suatu postulat, yakni semua hal yang di satu sisi dapat ditentukan dan ditemukan berdasarkan pengalaman, sedang di sisi lain, siap diuji dengan perdebatan atau diskusi.Kedua, kebenaran merupakan suatu pernyataan fakta, artinya ada sangkut pautnya dengan pengalaman. Ketiga, kebenaran itu merupakan kesimpulan yang telah diperumum (digeneralisasikan) dari pernyataan fakta.&lt;br /&gt;James, dengan demikian, dapat dilihat sebagai penganjur Empirisme dengan cara berpikir induktif. Menurut James, pemikir Rasionalis adalah orang yang bekerja dan menyelidiki sesuatu secara deduktif, dari yang menyeluruh ke bagian-bagian. Rasionalis berusaha mendeduksi yang umum ke yang khusus, mendeduksi fakta dari prinsip. Sedang pemikir Empirisme, berangkat dari fakta yang khusus (partikular) kepada kesimpulan umum yang menyeluruh. Seorang Empiris membuat generalisasi dari induksi terhadap fakta-fakta partikular.&lt;br /&gt;Tetapi Empirisme James adalah Empirisme Radikal, berbeda dengan empirisme tradisional yang kurang memperhatikan hubungan-hubungan antar fakta. Empirisme radikal melihat bahwa hubungan yang mempertautkan pengalaman-pengalaman, harus merupakan hubungan yang dialami.&lt;br /&gt;Pragmatisme yang diserukan oleh James ini –yang juga disebut Practicalisme– , sebenarnya merupakan perkembangan dan olahan lebih jauh dari Pragmatisme Peirce. Hanya saja, Peirce lebih menekankan penerapan Pragmatisme ke dalam bahasa, yaitu untuk menerangkan arti-arti kalimat sehingga diperoleh kejelasan konsep dan pembedaannya dengan konsep lain. Dia menggunakan pendekatan matematik dan logika simbol (bahasa), berbeda dengan James yang menggunakan pendekatan psikologi. Dalam memahami kemajemukan kebenaran (pernyataan), Peirce membagi kebenaran menjadi dua. Pertama adalah Trancendental Truth, yaitu kebenaran yang bermukim pada benda itu sendiri. Yang kedua adalah Complex Truth, yaitu kebenaran dalam pernyataan. Kebenaran jenis ini dibagi lagi menjadi kebenaran etis atau psikologis, yaitu keselarasan pernyataan dengan apa yang diimani si pembicara, dan kebenaran logis atau literal, yaitu keselarasan pernyataan dengan realitas yang didefinisikan. Semua kebenaran pernyataan ini, harus diuji dengan konsekuensi praktisnya melalui pengalaman.&lt;br /&gt;John Dewey mengembangkan lebih jauh mengembangkan Pragmatisme James. Jika James mengembangkan Pragmatisme untuk memecahkan masalah-masalah individu, maka Dewey mengembangkan Pragmatisme dalam rangka mengarahkan kegiatan intelektual untuk mengatasi masalah sosial yang timbul di awal abad ini. Dewey menggunakan pendekatan biologis dan psikologis, berbeda dengan James yang tidak menggunakan pendekatan biologis. Dewey menerapkan Pragmatismenya dalam dunia pendidikan Amerika dengan mengembangkan suatu teori problem solving, yang mempunyai langkah-langkah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Merasakan adanya masalah&lt;br /&gt;2. Menganalisis masalah itu, dan menyusun hipotesis-hipotesis yang mungkin.&lt;br /&gt;3. Mengumpulkan data untuk memperjelas masalah.&lt;br /&gt;4. Memilih dan menganalisis hipotesis.&lt;br /&gt;5. Menguji, mencoba, dan membuktikan hipotesis dengan melakukan eksperimen/pengujian.&lt;br /&gt;Meskipun berbeda-beda penekanannya, tetapi ketiga pemikir utama Pragmatisme menganut garis yang sama, yakni kebenaran suatu ide harus dibuktikan dengan pengalaman.&lt;br /&gt;Demikianlah Pragmatisme berkhotbah dan menggurui dunia, bahwa yang benar itu hanyalah yang mempengaruhi hidup manusia serta yang berguna dalam praktik dan dapat memenuhi kebutuhan manusia.&lt;br /&gt;D. Pandangan Pragmatisme dan Penerapannya di Bidang Pendidikan&lt;br /&gt;1. Pengalaman dan Pertumbuhan&lt;br /&gt;Pemikiran John Dewey banyak dipengaruhi oleh teori evolusi Charles Darwin (1809-1882) yang mengajarkan bahwa hidup di dunia ini merupakan suatu proses, dimulai dari tingkatan terendah dan berkembang maju dan meningkat. Hidup tidak statis, melainkan bersifat dinamis. All is in the making, semuanya dalam perkembangan. Pandangan Dewey mencerminkan teori evolusi dan kepercayaannya pada kapasitas manusia dalam kemajuan moral dan lingkungan masyarakat, khusunya malalui pendidikan.&lt;br /&gt;Menurut Dewey, dunia ini penciptaannya belum selesai. Segala sesuatu berubah, tumbuh, berkembang, tidak ada batas, tidak statis, dan tidak ada finalnya. Bahkan, hukum moral pun berubah, berkembang menjadi sempurna. Tidak ada batasan hukum moral dan tidak ada prinsip-prinsip abadi, baik tingkah laku maupun pengetahuan.&lt;br /&gt;Pengalaman (experience) adalah salah satu kunci dalam filsafat instrumentalisme. Pengalaman merupakan keseluruhan aktivitas manusia yang mencakup segala proses yang saling mempengaruhi antara organisme yang hidup dalam lingkungan sosial dan fisik. Filsafat instrumentalisme Dewey dibangun berdasarkan asumsi bahwa pengetahuan berpangkal dari pengalaman-pengalaman dan bergerak kembali menuju pengalaman. Untuk menyusun kembali pengalaman-pengalaman tersebut diperlukan pendidikan yang merupakan transformasi yang terawasi dari keadaan tidak menentu ke arah keadaan tertentu. Pandangan Dewey mengenai pendidikan tumbuh bersamaan dengan kerjanya di laboratorium sekolah untuk anak-anak di University of Chicago. Di lembaga ini, Dewey mencoba untuk mengupayakan sekolah sebagai miniatur komunitas yang menggunakan pengalaman-pengalaman sebagai pijakan. Dengan model tersebut, siswa dapat melakukan sesuatu secara bersama-sama dan belajar untuk memantapkan kemampuannya dan keahliannya.&lt;br /&gt;Sebagai tokoh pragmatisme, Dewey memberikan kebenaran berdasarkan manfaatnya dalam kehidupan praktis, baik secara individual maupun kolektif. Oleh karenanya, ia berpendapat bahwa tugas filsafat memberikan garis-garis arahan bagi perbuatan. Filsafat tidak boleh tenggelam dalam pemikiran metafisik yang sama sekali tidak berfaedah. Filsafat harus berpijak pada pengalaman dan menyelidiki serta mengolah pengalaman tersebut secara aktif dan kritis. Dengan cara demikian, filsafat menurut Dewey dapat menyusun norma-norma dan nilai-nilai.&lt;br /&gt;2. Tujuan Pendidikan&lt;br /&gt;Dalam menghadapi industrialisasi Eropa dan Amerika, Dewey berpendirian bahwa sistem pendidikan sekolah harus diubah. Sains, menurutnya, tidak mesti diperoleh dari buku-buku, melainkan harus diberikan kepada siswa melalui praktek dan tugas-tugas yang berguna. Belajar harus lebih banyak difokuskan melalui tindakan dari pada melalui buku. Dewey percaya terhadap adanya pembagian yang tepat antara teori dan praktek. Hal ini membuat Dewey demikian lekat dengan atribut learning by doing. Yang dimaksud di sini bukan berarti ia menyeru anti intelektual, tetapi untuk mengambil kelebihan fakta bahwa manusia harus aktif, penuh minat dan siap mengadakan eksplorasi.&lt;br /&gt;Dalam masyarakat industri, sekolah harus merupakan miniatur lokakarya dan miniatur komunitas. Belajar haruslah dititiktekankan pada praktek dan trial and error. Akhirnya, pendidikan harus disusun kembali bukan hanya sebagai persiapan menuju kedewasaan, tetapi pendidikan sebagai kelanjutan pertumbuhan pikiran dan kelanjutan penerang hidup. Sekolah hanya dapat memberikan kita alat pertumbuhan mental, sedangkan pendidikan yang sebenarnya adalah saat kita telah meninggalkan bangku sekolah, dan tidak ada alasan mengapa pendidikan harus berhenti sebelum kematian menjemput.&lt;br /&gt;Tujuan pendidikan adalah efisiensi sosial dengan cara memberikan kemampuan untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan demi pemenuhan kepentingan dan kesejahteraan bersama secara bebas dan maksimal. Tata susunan masyarakat yang dapat menampung individu yang memiliki efisiensi di atas adalah sistem demokrasi yang didasarkan atas kebebasan, asas saling menghormati kepentingan bersama, dan asas ini merupakan sarana kontrol sosial. Mengenai konsep demokrasi dalam pendidikan, Dewey berpendapat bahwa dalam proses belajar siswa harus diberikan kebebasan mengeluarkan pendapat. Siswa harus aktif dan tidak hanya menerima pengetahuan yang diberikan oleh guru. Begitu pula, guru harus menciptakan suasana agar siswa senantiasa merasa haus akan pengetahuan.&lt;br /&gt;Karena pendidikan merupakan proses masyarakat dan banyak terdapat macam masyarakat, maka suatu kriteria untuk kritik dan pembangunan pendidikan mengandung cita-cita utama dan istimewa. Masyarakat yang demikian harus memiliki semacam pendidikan yang memberikan interes perorangan kepada individu dalam hubungan kemasyarakatan dan mempunyai pemikiran yang menjamin perubahan-perubahan sosial.&lt;br /&gt;Dasar demokrasi adalah kepercayaan dalam kapasitasnya sebagai manusia. Yakni, kepercayaan dalam kecerdasan manusia dan dalam kekuatan kelompok serta pengalaman bekerja sama. Hal ini tidak dapat dipungkiri bahwa semua dapat menumbuhkan dan membangkitkan kemajuan pengetahuan dan kebijaksanaan yang dibutuhkan dalam kegiatan bersama.&lt;br /&gt;Ide kebebasan dalam demokrasi bukan berarti hak bagi individu untuk berbuat sekehendak hatinya. Dasar demokrasi adalah kebebasan pilihan dalam perbuatan (serta pengalaman) yang sangat penting untuk menghasilkan kemerdekaan inteligent. Bentuk-bentuk kebebasan adalah kebebasan dalam berkepercayaan, mengekspresikan pendapat, dan lain-lain. Kebebasan tersebut harus dijamin, sebab tanpa kebebasan setiap individu tidak dapat berkembang.&lt;br /&gt;Filsafat tidak dapat dipisahkan dari pendidikan, karena filsafat pendidikan merupakan rumusan secara jelas dan tegas membahas problema kehidupan mental dan moral dalam kaitannya dengan menghadapi tantangan dan kesulitan yang timbul dalam realitas sosial dewasa ini. Problema tersebut jelas memerlukan pemecahan sebagai solusinya. Pikiran dapat dipandang sebagai instrumen yang dapat menyelesaikan problema dan kesulitan tersebut.&lt;br /&gt;Di dalam filsafat John Dewey disebutkan adanya experimental continum atau rangkaian kesatuan pengalaman, yaitu proses pendidikan yang semula dari pengalaman menuju ide tentang kebiasaan (habit) dan diri (self) kepada hubungan antara pengetahuan dan kesadaran, dan kembali lagi ke pendidikan sebagai proses sosial. Kesatuan rangkaian pengalaman tersebut memiliki dua aspek penting untuk pendidikan, yaitu hubungan kelanjutan individu dan masyarakat serta hubungan kelanjutan pikiran dan benda.&lt;br /&gt;E. Pandangan dan Sikap Saya tentang Aliran Pragmatisme&lt;br /&gt;Kekeliruan Pragmatisme dapat dibuktikan dalam tiga tataran pemikiran :&lt;br /&gt;1. Pandangan dari Segi Landasan Ideologi&lt;br /&gt;Pragmatisme dilandaskan pada pemikiran dasar (Aqidah) pemisahan agama dari kehidupan (sekularisme). Hal ini nampak dari perkembangan historis kemunculan Pragmatisme, yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari Empirisme. Dengan demikian, dalam konteks ideologis, Pragmatisme berarti menolak agama sebagai sumber ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;Aqidah pemisahan agama dari kehidupan adalah landasan ideologi Kapitalisme. Aqidah ini, sebenarnya bukanlah hasil proses berpikir. Bahkan, tak dapat dikatakan sebagai pemikiran yang logis. Aqidah pemisahan agama dari kehidupan tak lain hanyalah penyelesaian yang berkecenderungan ke arah jalan tengah atau bersikap moderat, antara dua pemikiran yang kontradiktif. Kedua pemikiran ini, yang pertama adalah pemikiran yang diserukan oleh tokoh-tokoh gereja di Eropa sepanjang Abad Pertengahan (abad V - XV M), yakni keharusan menundukkan segala sesuatu urusan dalam kehidupan menurut ketentuan agama. Sedangkan yang kedua, adalah pemikiran sebagian pemikir dan filsuf yang mengingkari keberadaan Al Khaliq.&lt;br /&gt;Jadi, pemikiran pemisahan agama dari kehidupan merupakan jalan tengah di antara dua sisi pemikiran tadi. Penyelesaian jalan tengah, sebenarnya mungkin saja terwujud di antara dua pemikiran yang berbeda (tapi masih mempunyai asas yang sama). Namun penyelesaian seperti itu tak mungkin terwujud di antara dua pemikiran yang kontradiktif. Sebab dalam hal ini hanya ada dua kemungkinan. Yang pertama, ialah mengakui keberadaan Al Khaliq yang menciptakan manusia, alam semesta, dan kehidupan. Dan dari sinilah dibahas, apakah Al Khaliq telah menentukan suatu peraturan tertentu lalu manusia diwajibkan untuk melaksanakannya dalam kehidupan, dan apakah Al Khaliq akan menghisab manusia setelah mati mengenai keterikatannya terhadap peraturan Al Khaliq ini.&lt;br /&gt;Sedang yang kedua, ialah mengingkari keberadaan Al Khaliq. Dan dari sinilah dapat dicapai suatu kesimpulan, bahwa agama tidak perlu lagi dipisahkan dari kehidupan, tapi bahkan harus dibuang dari kehidupan.&lt;br /&gt;Adapun pendapat yang mengatakan bahwa keberadaan Al Khaliq tidaklah lebih penting daripada ketiadaan-Nya, maka ini adalah suatu ide yang tidak memuaskan akal dan tidak menenteramkan jiwa.&lt;br /&gt;Jadi, berdasarkan fakta bahwa aqidah Kapitalisme adalah jalan tengah di antara pemikiran-pemikiran kontradiktif yang mustahil diselesaikan dengan jalan tengah, maka sudah cukuplah bagi kita untuk mengkritik dan membatalkan aqidah ini. Tak ada bedanya apakah aqidah ini dianut oleh orang yang mempercayai keberadaan Al Khaliq atau yang mengingkari keberadaan-Nya.&lt;br /&gt;Tetapi dalam hal ini dalil aqli (dalil yang berlandaskan keputusan akal) yang qath’i (yang bersifat pasti), membuktikan bahwa Al Khaliq itu ada dan Dialah yang menciptakan manusia, alam semesta, dan kehidupan. Dalil tersebut juga membuktikan bahwa Al Khaliq ini telah menetapkan suatu peraturan bagi manusia dalam kehidupannya, dan bahwasanya Dia akan menghisab manusia setelah mati mengenai keterikatannya terhadap peraturan Al Khaliq tadi.&lt;br /&gt;Menjadi fokus pembahasan di sini ialah aqidah Kapitalisme itu sendiri dan penjelasan mengenai kebatilannya. Dan kebatilan Kapitalisme cukup dibuktikan dengan menunjukkan bahwa aqidah Kapitalisme tersebut merupakan jalan tengah antara dua pemikiran yang kontradiktif, dan bahwa aqidah tersebut tidak dibangun atas dasar pembahasan akal.&lt;br /&gt;Kritik yang merobohkan aqidah Kapitalisme ini, sesungguhnya sudah cukup untuk merobohkan ideologi Kapitalisme secara keseluruhan. Sebab, seluruh pemikiran cabang yang dibangun di atas landasan yang batil –termasuk dalam hal ini Pragmatisme– pada hakekatnya adalah batil juga.&lt;br /&gt;4. Kritik dari Segi Metode Berpikir&lt;br /&gt;Pragmatisme yang tercabang dari Empirisme nampak jelas menggunakan Metode Ilmiah (Ath Thariq Al Ilmiyah), yang dijadikan sebagai asas berpikir untuk segala bidang pemikiran, baik yang berkenaan dengan sains dan teknologi maupun ilmu-ilmu sosial. Ini adalah suatu kekeliruan.&lt;br /&gt;Metode Ilmiah adalah suatu metode tertentu untuk melakukan pembahasan/pengkajian untuk mencapai kesimpulan pengertian mengenai hakekat materi yang dikaji, melalui serangkaian percobaan/eksperimen yang dilakukan terhadap materi.&lt;br /&gt;Memang, metode ini merupakan metode yang benar untuk objek-objek yang bersifat materi/fisik seperti halnya dalam sains dan teknologi. Tetapi menjadikan Metode Ilmiah sebagai landasan berpikir untuk segala sesuatu pemikiran adalah suatu kekeliruan, sebab yang seharusnya menjadi landasan pemikiran adalah Metode Akliyah/Rasional (Ath Thariq Al Aqliyah), bukan Metode Ilmiah. Sebab, Metode Ilmiah itu sesungguhnya hanyalah cabang dari Metode Akliyah.&lt;br /&gt;Metode Akliyah adalah sebuah metode berpikir yang terjadi dalam proses pemahaman sesuatu sebagaimana definisi akal itu sendiri, yaitu proses transfer realitas melalui indera ke dalam otak, yang kemudian diinterpretasikan dengan sejumlah informasi sebelumnya yang bermukim dalam otak.&lt;br /&gt;Metode Akliyah ini sesungguhnya merupakan asas bagi kelahiran Metode Ilmiah, atau dengan kata lain Metode Ilmiah sesungguhnya tercabang dari Metode Akliyah. Argumen untuk ini, sebagaimana disebutkan Taqiyuddin An Nabhani dalam At Tafkir halaman 32-33, ada dua point :&lt;br /&gt;a. Bahwa untuk melaksanakan eksperimen dalam Metode Ilmiah, tak dapat tidak pasti dibutuhkan informasi-informasi sebelumnya. Dan informasi sebelumnya ini, diperoleh melalui Metode Akliyah, bukan Metode Ilmiah. Maka, Metode Akliyah berarti menjadi dasar bagi adanya Metode Ilmiah.&lt;br /&gt;b. Bahwa Metode Ilmiah hanya dapat mengkaji objek-objek yang bersifat fisik/material yang dapat diindera. Dia tak dapat digunakan untuk mengkaji objek-objek pemikiran yang tak terindera seperti sejarah, bahasa, logika, dan hal-hal yang ghaib. Sedang Metode Akliyah, dapat mengkaji baik objek material maupun objek pemikiran. Maka dari itu, Metode Akliyah lebih tepat dijadikan asas berpikir, sebab jangkauannya lebih luas daripada Metode Ilmiah.&lt;br /&gt;Atas dasar dua argumen ini, maka Metode Ilmiah adalah cabang dari Metode Akliyah. Jadi yang menjadi landasan bagi seluruh proses berpikir adalah Metode Akliyah, bukan Metode Ilmiah, sebagaimana yang terdapat dalam Pragmatisme.&lt;br /&gt;5. Kritik Terhadap Pragmatisme Itu Sendiri&lt;br /&gt;Pragmatisme adalah aliran yang mengukur kebenaran suatu ide dengan kegunaan praktis yang dihasilkannya untuk memenuhi kebutuhan manusia. Ide ini keliru dari tiga sisi. Pertama, Pragmatisme mencampur adukkan kriteria kebenaran ide dengan kegunaan praktisnya. Kebenaran suatu ide adalah satu hal, sedang kegunaan praktis ide itu adalah hal lain. Kebenaran sebuah ide diukur dengan kesesuaian ide itu dengan realitas, atau dengan standar-standar yang dibangun di atas ide dasar yang sudah diketahui kesesuaiannya dengan realitas.&lt;br /&gt;Sedang kegunaan praktis suatu ide untuk memenuhi hajat manusia, tidak diukur dari keberhasilan penerapan ide itu sendiri, tetapi dari kebenaran ide yang diterapkan. Maka, kegunaan praktis ide tidak mengandung implikasi kebenaran ide, tetapi hanya menunjukkan fakta terpuaskannya kebutuhan manusia. Kedua, Pragmatisme menafikan peran akal manusia. Menetapkan kebenaran sebuah ide adalah aktivitas intelektual dengan menggunakan standar-standar tertentu. Sedang penetapan kepuasan manusia dalam pemenuhan kebutuhannya adalah sebuah identifikasi instinktif. Memang identifikasi instinktif dapat menjadi ukuran kepuasan manusia dalam pemuasan hajatnya, tapi tak dapat menjadi ukuran kebenaran sebuah ide. Maka, Pragmatisme berarti telah menafikan aktivitas intelektual dan menggantinya dengan identifikasi instinktif. Atau dengan kata lain, Pragmatisme telah menundukkan keputusan akal kepada kesimpulan yang dihasilkan dari identifikasi instinktif. Ketiga. Pragmatisme menimbulkan relativitas dan kenisbian kebenaran sesuai dengan perubahan subjek penilai ide –baik individu, kelompok, dan masyarakat– dan perubahan konteks waktu dan tempat. Dengan kata lain, kebenaran hakiki Pragmatisme baru dapat dibuktikan –menurut Pragmatisme itu sendiri– setelah melalui pengujian kepada seluruh manusia dalam seluruh waktu dan tempat. Dan ini mustahil dan tak akan pernah terjadi. Maka, Pragmatisme berarti telah menjelaskan inkonsistensi internal yang dikandungnya dan menafikan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;6. Kontradiksi Pragmatisme Dengan Islam&lt;br /&gt;Jelas sekali bahwa Pragmatisme –sebagai standar ide dan perbuatan– sangat bertentangan dengan Islam. Sebab Islam memandang bahwa standar perbuatan adalah halal haram, yaitu perintah-perintah dan larangan-larangan Allah. Bukan kemanfaatan atau kegunaan riil untuk memenuhi kebutuhan manusia yang dihasilkan oleh sebuah ide, ajaran, teori, atau hipotesis.&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berilah keputusan di antara mereka dengan apa yang diturunkan Allah” (Al Maaidah : 48)&lt;br /&gt;Syaikh An Nabhani menjelaskan ayat ini dalam Muqaddimah Dustur, bahwa ukuran perbuatan adalah apa yang diturunkan oleh Allah, bukan konsekuensi-konsekuesi yang dihasilkan dari aktivitas-aktivitas manusia.&lt;br /&gt;Selain itu, Allah SWT telah memerintahkan untuk mengikuti apa yang diturunkan-Nya, yaitu Syari’at Islam. Allah SWT berfirman :&lt;br /&gt;“Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan janganlah kamu mengikuti wali (pemimpin/sahabat/sekutu) selainnya…” (Al A’raaf :3)&lt;br /&gt;Mafhum Mukhalafah (pengertian kebalikan) dari ayat di atas adalah, janganlah kita mengikuti apa yang tidak diturunkan Allah, termasuk manfaat-manfaat atau kegunaan-kegunaan yang muncul sebagai konsekuensi dari aktivitas kita, sebab semuanya bukan termasuk apa yang diturunkan Allah.&lt;br /&gt;Allah SWT juga telah berfirman :&lt;br /&gt;“Apa yang diberikan oleh Rasul kepadamu, maka ambillah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah dia…” (Al Hasyr : 7)&lt;br /&gt;Mafhum Mukhalafah ayat ini adalah, janganlah kita mengambil apa saja (pandangan hidup) yang tidak berasal dari Rasul, termasuk ide Pragmatisme. Ide ini tidak berasal dari Muhammad Rasulullah saw, tetapi dari orang-orang kafir yang berasal dari Eropa dan Amerika.&lt;br /&gt;Jelas, bahwa Pragmatisme bertentangan dengan Islam. Sebab ukuran perbuatan dalam Islam adalah perintah dan larangan Allah, bukan manfaat riil suatu ide untuk memenuhi kebutuhan manusia.&lt;br /&gt;Namun demikian, bukan berarti Islam tidak memperhatikan kemanfaatan. Islam terbukti telah memperhatikan aspek kemanfaatan, seperti misalnya sabda Rasulullah saw :&lt;br /&gt;“Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya, kecuali tiga perkara; shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, anak shaleh yang mendoakan kedua orang tuanya.” (HSR. Muslim)&lt;br /&gt;Benar, Islam memang memperhatikan kemanfaatan, tetapi kemanfaatan yang telah dibenarkan oleh syara’, bukan kemanfaatan secara mutlak tanpa distandarisasi lebih dulu oleh syara’. Hal ini karena nash-nash yang berhubungan dengan manfaat tidak dapat dipahami secara terpisah dari nash-nash lain yang menegaskan aspek halal haram. Maka, kemanfaatan yang diperhatikan oleh Islam adalah kemanfaatan yang dibenarkan oleh syara’, bukan sembarang manfaat.&lt;br /&gt;Jadi, ketika dinyatakan bahwa standar perbuatan adalah syara’, dan bukan manfaat, maka hal ini tidak berarti bahwa Islam menafikan aspek kemanfaatan. Tetapi maknanya adalah, manfaat itu bukan standar kebenaran untuk ide atau perbuatan manusia. Sedang kemanfaatan yang dibenarkan Islam, yakni yang telah diukur dan ditakar dengan standar halal haram, maka itu adalah manfaat yang yang dapat diambil oleh manusia sesuai kehendaknya.&lt;br /&gt;7. Dekonstruksi Pragmatisme, Suatu Kewajiban&lt;br /&gt;Pragmatisme adalah ide batil dan ide kufur yang sangat mungkar, karena ide tersebut dibangun di atas landasan ideologi yang kufur, dihasilkan dengan metode berpikir yang tidak tepat, serta mengandung kerancuan dan kekacauan pada dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, karena Pragmatisme adalah suatu kemungkaran, maka seorang muslim wajib menghancurkan dan membuang Pragmatisme dengan sekuat tenaga serta melawan siapa saja yang hendak menyesatkan umat dengan menjajakan ide hina dan berbahaya ini di tengah-tengah umat Islam yang sedang berjalan menuju kepada kebangkitannya.&lt;br /&gt;8. Tinjaun Kritis lainnya&lt;br /&gt;Satu hal yang harus digarisbawahi adalah bahwa pragmatisme merupakan filsafat bertindak. Dalam menghadapi berbagai persoalan, baik bersifat psikologis, epistemologis, metafisik, religius dan sebagainya, pragmatisme selalu mempertanyakan bagaimana konsekuensi praktisnya. Setiap solusi terhadap masalah apa pun selalu dilihat dalam rangka konsekuansi praktisnya, yang dikaitkan dengan kegunaannya dalam hidup manusia. Dan konsekuensi praktis yang berguna dan memuaskan manusia itulah yang membenarkan tindakan tadi.&lt;br /&gt;Dalam rangka itulah, kaum pragmatis tidak mau berdiskusi bertele-tele, bahkan sama sekali tidak menghendaki adanya diskusi, malainkan langsung mencari tindakan yang tepat untuk dijalankan dalam situasi yang tepat pula. Kaum pragmatis adalah manusia-manusia empiris yang sanggup bertindak, tidak terjerumus dalam pertengkaran ideologis yang mandul tanpa isi, melainkan secara nyata berusaha memecahkan masalah yang dihadapi dengan tindakan yang konkrit.&lt;br /&gt;Karenanya, teori bagi kaum pragmatis hanya merupakan alat untuk bertindak, bukan untuk membuat manusia terbelenggu dan mandeg dalam teori itu sendiri. Teori yang tepat adalah teori yang berguna, yang siap pakai, dan yang dalam kenyataannya berlaku, yaitu yang mampu memungkinkan manusia bertindak secara praktis. Kebenaran suatu teori, ide atau keyakinan bukan didasarkan pada pembuktian abstrak yang muluk-muluk, melainkan didasarkan pada pengalaman, pada konsekuansi praktisnya, dan pada kegunaan serta kepuasan yang dibawanya. Pendeknya, ia mampu mengarahkan manusia kepada fakta atau realitas yang dinyatakan dalam teori tersebut.&lt;br /&gt;Pragmatisme mempunyai dua sifat, yaitu merupakan kritik terhadap pendekatan ideologis dan prinsip pemecahan masalah. Sebagi kritik terhadap pendekatan ideologis, pragmatisme mempertahankan relevansi sebuah ideologi bagi pemecahan, misalnya fungsi pendidikan. Pragmatisme mengkritik segala macam teori tentang cita-cita, filsafat, rumusan-rumusan abstrak yang sama sekali tidak memiliki konsekuansi praktis. Bagi kaum pragmatis, yang penting bukan keindahan suatu konsepsi melainkan hubungan nyata pada pendekatan masalah yang dihadapi masyarakat.&lt;br /&gt;Sebagai prinsip pemecahan masalah, pragmatisme mengatakan bahwa suatu gagasan atau strategi terbukti benar apabila berhasil memecahkan masalah yang ada, mengubah situasi yang penuh keraguan dan keresahan sedemikian rupa, sehingga keraguan dan keresahan tersebut hilang.&lt;br /&gt;Dalam kedua sifat tersebut terkandung segi negatif pragmatisme dan segi-segi positifnya. Pragmatisme, misalnya, mengabaikan peranan diskusi. Justru di sini muncul masalah, karena pragmatisme membuang diskusi tentang dasar pertanggungjawaban yang diambil sebagai pemecahan atas masalah tertentu. Sedangkan segi positifnya tampak pada penolakan kaum pragmatis terhadap perselisihan teoritis, pertarungaan ideologis serta pembahasan nilai-nilai yang berkepanjangan, demi sesegera mungkin mengambil tindakan langsung.&lt;br /&gt;Dalam kaitan dengan dunia pendidikan, kaum pragmatisme menghendaki pembagian yang tetap terhadap persoalan yang bersifat teoritis dan praktis. Pengembangan terhadap yang teoritis akan memberikan bekal yang bersifat etik dan normatif, sedangkan yang praktis dapat mempersiapkan tenaga profesional sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Proporsionalisasi yang teoritis dan praktis itu penting agar pendidikan tidak melahirkan materialisme terselubung ketika terlalu menekankan yang praktis. Pendidikan juga tidak dapat mengabaikan kebutuhan praktis masyarakat, sebab kalau demikian yang terjadi berarti pendidikan tersebut dapat dikatakan disfungsi, tidak memiliki konsekuansi praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. ALIRAN PERENIALISME&lt;br /&gt;A. Pendahuluan&lt;br /&gt;B. Tempat Asal Aliran Perenialisme Dikembangkan&lt;br /&gt;Di zaman kehidupan modern ini banyak menimbulkan krisis diberbagai bidang kehidupan manusia, terutama dalam bidang pendidikan. Untuk mengembalikan keadaan krisis ini, maka perenialisme memberikan jalan keluur yaitu berupa kembali kepada kebudayaan masa lampau yang dianggap cukup ideal dan teruji ketangguhannya. Untuk itulah pendidikan harus lebih banyak mengarahkan pusat perhatiannya kepada kebudayaan ideal yang telah teruji dan tangguh.&lt;br /&gt;Jelaslah bila dikatakan bahwa pendidikan yang ada sekarang ini perlu kembali kepada masa lampau, karena dengan mengembalikan keapaan masa lampau ini, kebudayaan yang dianggap krisis ini dapat teratasi melalui perenialisme karena ia dapat mengarahkan pusat perhatiannya pada pendidikan zaman dahulu dengan sekarang. Perenialisme rnemandang pendidikan sebagai jalan kembali atau proses mengembalikan keadaan sekarang. Perenialisme memberikan sumbangan yang berpengaruh baik teori maupun praktek bagi kebuoayaan dan pendidikan zaman sekarang.&lt;br /&gt;Dari pendapat ini sangatlah tepat jika dikatakan bahwa perenialisme mcmandang pendidikan itu sebagai jalan kembali yaitu sebagai suatu proses mengembalikan kebudayaan sekarang (zaman modern) in terutama pendidikan zaman sekarang ini perlu dikembalikan kemasa lampau.&lt;br /&gt;Perenialisme merupakan aliran filsafat yang susunannya mempunyai kesatuan, di mana susunannya itu merupakan hasil pikiran yang memberikan kemungkinan bagi seseorang untuk bersikap yang tegas dan lurus. Karena itulah perenialisme berpendapat bahwa mencari dan menemukan arah tujuan yang jelas merupakan tugas yang utama dari filsafat khususnya filsafat pendidikan.&lt;br /&gt;Setelah perenialisme menjadi terdesak karena perkembangan politik industri yang cukup berat timbulah usaha untuk bangkit kembali, dan perenialisme berharap agar manusia kini dapat memahami ide dan cita filsafatnya yang menganggap filsafat sebagai suatu azas yang komprehensif Perenialisme dalam makna filsafat sebagai satu pandangan hidup yang bcrdasarkan pada sumber kebudayaan dan hasil-hasilnya.&lt;br /&gt;C. Tokoh-tokoh Perenialisme&lt;br /&gt;Gambar 9: AristotelesFilsafat perenialisme terkenal dengan bahasa latinnya Philosophia Perenis. Pendiri utama dari aliran filsafat ini adalah Aristoteles sendiri, kemudian didukung dan dilanjutkan oleh St. Thomas Aquinas sebagai pemburu dan reformer utama dalam abad ke-13.&lt;br /&gt;Perenialisme memandang bahwa kepercayaan-kepercayaan aksiomatis zaman kuno dan abad pertengahan perlu dijadikan dasar penyusunan konsep filsafat dan pendidikan zaman sekarang. Sikap ini bukanlah nostalgia (rindu akan hal-hal yang sudah lampau semata-mata) tetapi telah berdasarkan keyakinan bahwa kepercayaan-kepercayaan tersebut berguna bagi abad sekarang.&lt;br /&gt;Jadi sikap untuk kembali kemasa Iampau itu merupakan konsep bagi perenialisme di mana pendidikan yang ada sekarang ini perlu kembali kemasa lampau dengan berdasarkan keyakinan bahwa kepercayaan itu berguna bagi abad sekarang ini.&lt;br /&gt;Gambar 10: PlatoAsas-asas filsafat perenialisme bersumber pada filsafat, kebudayaan yang mempunyai dua sayap, yaitu perenialisme yang theologis yang ada dalam pengayoman supermasi gereja Katholik, khususnya menurut ajaran dan interpretasi Thomas Aquinas, dan perenialisme sekular yakni yang berpegang kepada ide dan cita filosofis Plato dan Aristoteles.&lt;br /&gt;Pendapat di atas sejalan dengan apa yang dikemukakan H.B Hamdani Ali dalam bukunya filsafat pendidikan, bahwa Aristoteles sebagai mengembangkan philosophia perenis, yang sejauh mana seseorang dapat menelusuri jalan pemikiran manusia itu sendiri. ST. Thomas Aquinas telah mengadakan beberapa perubahan sesuai dengan tuntunan agama Kristen tatkala agama itu datang. Kemudian lahir apa yang dikenal dengan nama Neo-Thomisme. Tatkala Neo-Thomisme masih dalam bentuk awam maupun dalam paham gerejawi sampai ke tingkat kebijaksanaan, maka ia terkenal dengan nama perenialisme.&lt;br /&gt;Pandangan-pandangan Thomas Aquinas di atas berpengaruh besar dalam lingkungan gereja Katholik. Demikian pula pandangan-pandangan aksiomatis lain seperti yang diutarakan oleh Plato dan Aristoteles. Lain dari itu juga semuanya mendasari konsep filsafat pendidikan perenialisme.&lt;br /&gt;Neo-Scholastisisme atau Neo-Thomisme ini berusaha untuk menyesuaikan ajaran-ajaran Thomas Aquinas dengan tuntutan abad ke dua puluh. Misalnya mengenai perkembangan ilmu pengetahuan cukup dimengerti dan disadari adanya. Namun semua yang bersendikan empirik dan eksprimentasi hanya dipandang sebagai pengetahuan yang fenomenal, maka metafisika mempunyai kedudukan yang lebih penting. Mengenai manusia di kemukakan bahwa hakikat pengertiannya adalah di tekankan pada sifat spiritualnya. Simbol dari sifat ini terletak pada peranan akal yang karenanya, manusia dapat mengerti dan memaham'i kebenaran-kebenaran yang fenomenal maupun yang bersendikan religi (Bamadib, 1990: 64-65).&lt;br /&gt;Jadi aliran perenialisme dipakai untuk program pendidikan yang didasarkan atas pokok-pokok aliran Aristoteles dan S.T Thomas Aquinas. Tokoh-tokoh yang mengembangkan ini timbul dari lingkungan agama Katholik atau diluarnya.&lt;br /&gt;D. Pandangan Perenialisme dan Penerapannya di Bidang Pendidikan&lt;br /&gt;Ilmu pengetahuan merupakan filsafat yang tertinggi menurut perenialisme, karena dengan ilmu pengetahuanlah seseorang dapat berpikir secara induktif yang bersifat analisa. Jadi dengan berpikir maka kebenaran itu akan dapat dihasilkan melalui akal pikiran. Menurut epistemologi Thomisme sebagian besarnya berpusat pada pengolahan tenaga logika pada pikiran manusia. Apabila pikiran itu bermula dalam keadaan potensialitas, maka dia dapat dipergunakan untuk menampilkan tenaganya secara penuh.&lt;br /&gt;Jadi epistemologi dari perenialisme, harus memiliki pengetahuan tentang pengertian dari kebenaran yang sesuai dengan realita hakiki, yang dibuktikan dengan kebenaran yang ada pada diri sendiri dengan menggunakan tenaga pada logika melalui hukum berpikir metode dedduksi, yang merupakan metode filsafat yang menghasilkan kebenaran hakiki, dan tujuan dari epistemologi perenialisme dalam premis mayor dan metode induktifnya sesuai dengan ontologi tentang realita khusus.&lt;br /&gt;Menurut perenialisme penguasaan pengetahuan mengenai prinsip-prinsip pertama adalah modal bagi seseorang untuk mengembangkan pikiran dan kecerdasan. Prinsip-prinsip pertama mampu mempunyai penman sedemikian, karena telah memiliki evidensi diri sendiri.&lt;br /&gt;Dengan pengetahuan, bahan penerangan yang cukup, orang akan mampu mengenal faktor-faktor dengan pertautannya masing-masing memahami problema yang perlu diselesaikan dan berusaha untuk men gadakan penyelesaian masalahnya. Dengan demikian ia telah mampu mengembangkan suatu paham.&lt;br /&gt;Anak didik yang diharapkan menurut perenialisme adalah mampu mengenal dan mengembangkan karya-karya yang menjadi landasan pengembangan disiplin mental. Karya-karya ini merupakan buah pikiran tokoh-tokoh besar pada masa lampau. Berbagai buah pikiran mereka yang oleh zaman telah dicatat menonjol dalam bidang-bidang seperti bahasa dan sastra, sejarah, filsafat, politik, ekonomi, matematika, ilmu pengetahuan alam dan lain-lainnya, telah banyak yang mampu memberikan ilmunisasi zaman yang sudah lampau.&lt;br /&gt;Dengan mengetahui rulisan yang berupa pikiran dari para ahli yang terkenal tersebut, yang sesuai dengan bidangnya maka anak didik akan mempunyai dua keuntungan yakni:&lt;br /&gt;1. Anak-anak akan mengetahui apa yang terjadi pada masa lamp au yang telah dipikirkan oleh orang-orang besar.&lt;br /&gt;2. Mereka memikirkan peristiwa-peristiwa penting dan karya­karya tokoi1 terse but untuk diri sendiri dan sebagai bahan pertimbangan (reverensi) zaman sekarang.&lt;br /&gt;Jelaslah bahwa dengan mengetahui dan mengembangkan pemikiran karya-karya buahpikiran para ahli tersebut pada masa lampau, maka anak-anak didik dapat mengetahui bagaimana pemikiran para ahli terse­but dalam bidangnya masing-masing dan dapat mengetahui bagaimana peristiwa pada masa lampau tersebut sehingga dapat berguna bagi diri mereka sendiri, dan sebagai bahan pertimbangan pemikiran mereka pada zaman sekarang ini. Hal inilah yang sesuai dengan aliran filsafat pereni­alisme tersebut.&lt;br /&gt;Tugas utama pendidikan adalah mempersiapkan anak didik ke arah kemasakan. Masak dalam arti hidup akalnya. ladi akal inilah yang perlu mendapat tuntunan ke arah kemasakan tersebut. Sekolah rendah memberikan pendidikan dan pengetahuan serba dasar. Dengan pengetahuan yang tradisional seperti membaca, menulis dan berhitung anak didik memperoleh dasar penting bagi pengetahuan-pengetahuan yang lain.&lt;br /&gt;Sekolah sebagai tempat utama dalam pendidikan yang mempersiapkan anak didik ke arah kemasakan melalui akalnya dengan memberikan pengetahuan. Sedangkan sebagai tugas utama dalam pendidikan adalah guru-guru, di mana tug as pendidikanlah yang memberikan pendidikan dan pengajaran (pengetahuan) kepada anak didik. Faktor keberhasilan anak dalam akalnya sangat tergantung kepada guru, dalam arti orang yang telah mendidik dan mengajarkan.&lt;br /&gt;Adapun mengenai hakikat pendidikan tinggi ini, Robert Hutchkins mengutarakan lebih lanjut, bahwa kalau pada abad pertengahan filsafat teologis, sekarang seharusnya bersendikan filsafat metafisika. Filsafat ini pada dasarnya adalah cinta intelektual dari Tuhan. Di samping itu, dikatakan pula bahwa karena kedudukan sendi-sendi tersebut penting maka perguruan tinggi tidak seyogyanya bersifat utilistis.&lt;br /&gt;Dari ungkapan yang diutarakan oleh Robert Hutchkins di atas mengenai hakikat pendidikan tinggi itu, jelaslah bahwa pendidikan tinggi sekarang ini hendaklah berdasarkan pada filsafat metafisika yaitu filsafat yang berdasarkan cinta intelektual dari Tuhan. Kemudian Robert Hutchkins mengatakan bahwa oleh karena manusia itu pada hakikatnya sama, maka perlulah dikembangkan pendidikan yang sama bagi semua orang, ini disebut pendidikan umum (general education). Melalui kurikulum yang satu serta proses belajar yang mungkin perlu disesuaikan dengan sifat tiap individu, diharapkan tiap individu itl! terbentuk atas dasar landasan kejiwaan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Pandangan dan Sikap Saya tentang Aliran Perenialisme&lt;br /&gt;1. Pandangan secara Ontologi&lt;br /&gt;Ontologi perennialisme terdiri dari pengertian-pengertian seperti benda individuIl, esensi, aksiden dan substansi. Perennialisme membedakan suatu realita dalam aspek-aspek perwujudannya menurut istilah ini. Benda individual disini adalah bend a sebagaimana nampak diha­dapan manusia dan yang ditangkap dengan panca indera seperti batu, lembu, rumput, orang dalam bentuk, ukuran, warna dan aktifitas tertentu.&lt;br /&gt;Misalnya bila manusia ditinjau dari esensinya adalah makhluk berpikir. Adapun aksiden adalah keadaan-keadaan khusus yang dapat berubah-ubah dan yang sifatnya kurang penting dibandingkan dengan esensial, misalnya orang suka bermain sepatu roda, atau suka berpakaian bagus, sedangkan substansi adalah kesatuan dari tiap-tiap individu, misalnya partikular dan uni versal, ma­terial dan spiritual.&lt;br /&gt;Jadi segala yang ada di alam semesta ini seperti halnya manusia, batu bangunan dasar, hewan, tumbuh-tumbuhan dan sebagainya mem­pakan hal yang logis dalam karakternya. Setiap sesuatu yang ada, tidak hanya merupakan kambinasi antara zat atau bend a tapi merupakan unsur patensiaJitas dengan bentuk yang merupakan unsur aktualitas sebagaimana yang diutarakan aleh Aristateles tetapi ia juga merupakan sesuatu yang datang bersama-sama dari sesuatu "apa" yang terkandung dalam inti (essence) dan potensialitas dengan tindakan untuk "berada" yang merupakan unsur aktualitas sebagaimana yang diungkapkan oleh ST. Thomas Aquinas.&lt;br /&gt;Uraian di atas sejalan dengan apa yang dikatakan I.R Poedjawijatna bahwa esensi dari pada kenyataan itu adalah menuju ke arah aktualitas, sehingga makin lama makin jauh dari patensialitasnya. Bila dihubungkan dengan manusia, maka manusia itu setiap waktu adalah patensialitas yang sedang berubah menjadi aktualitas. Misalnya meskipun manusia dalam hidupnya jarang dikuasai oleh sifat eksistensi kemanusiaan, tidak jarang pula dimilikinya akal, perasaan dan kemauan­nya, Schula ini dapat dikurangi. Hal-hal yang bersifat partikular yang merintangi kehidupan dapat diatasi. Maka dengan peningkatan suasana hidup spiritual ini manusia dapat makin mendekatkan diri kepada gerak yang tanpa gerak itu, ialah tujuan dan bentuk terakhir dari segalanya.&lt;br /&gt;Jadi dengan demikian bahwa segala yang ada di alam ini terdiri dari materi dan bentuk atau badan dan jiwa yang disebut dengan substansi, bila dihubungkan dengan manusia maka manusia itu adalah patensialitas yang di dalam hidupnya tidak jarang dikuasai oleh sifat eksistensi keduniaan, tidak jarang pula dimilikinya akal, perasaan dan kemauannya semua ini dapat diatasi. Maka dengan suasana ini manusia dapat bergerak untuk menuju tujuan (teleologis) dalam hal ini untuk mendekatkan diri pada supernatural (Tuhan) yang merupakan pencipta manusia itu sendiri dan merupakan tujuan akhir.&lt;br /&gt;2. Pandangan Epistemologis Perennialisme&lt;br /&gt;Perenialisme berpendapat bahwa segala sesuatu yang dapat diketahui dan merupakan kenyataan adalah apa yang terlindung pada kepercayaan. Kebenaran adalah sesuatu yang menunjukkan kesesuaian an tara pikir dengan benda-benda. Benda-benda disini maksudnya adalah hal-hal yang adanya bersendikan atas prinsip-prinsip keabadian. lni berarti bahwa perhatian mengenai kebenaran adalah perhatian mengenai esensi dari sesuatu. Kepercayaan terhadap kebenaran itu akan terlindung apabila segala sesuatu dapat diketahui dan nyata. Jelaslah bahwa penge­tahuan itu inerupakan hal yang sangat penting karena ia merupakan pengolahan akal pikiran yang konsekuen.&lt;br /&gt;Menurut perenialisme filsafat yang tertinggi adalah ilmu metafisika. Sebab science sebagai ilmu pengetahuan menggunakan metode induktif yang bersifat analisa empiris kebenarannya terbatas, relatif atau kebenaran probability. Tetapi filsafat dengan metode deduktif bersifat anological analysis, kebenaran yang dihasilkannya bersifat self evidence universal, hakiki dan berjalan dengan hukum-hukum berpikir sendiri yang berpangkal pada hukum pertama, bahwa kesimpulannya bersifat mutlak asasi.&lt;br /&gt;3. Pandangan Aksiologi Perennialisme&lt;br /&gt;Perenialisme memandang masalah nilai berdasarkan azas-azas supernatural, yakni menerima universal yang abadi. Dengan azas seperti itu, tidak hanya ontologi dan epistemologi yang didasarkan atas prinsip teologi dan supernatural, melainkan juga aksiologi. Khususnya dalam tingkah laku manusia, maka manusia sebagai subyek telah memiliki potensi-potensi kebaikan sesuai dengan kodratnya, di samping itu adapula kecenderungan-kecenderungan dan dorongan-dorongan kearah yang tidak baik.&lt;br /&gt;Masalah nilai itu merupakan hal yang utama dalam perenialisme, karena ia berdasarkan pada azas-azas supernatural yaitu menerima universal yang abadi, khususnya tingkah laku manusia. Jadi hakikat manusia itu yang pertama-tama adalah pada jiwanya. Oleh karena itulah hakekat manusia itu juga menentukan hakikat perbuatan-perbuatannya, dan persoalan nilai adalah persoalan spiritual. Dalam aksiologi, prinsip pikiran itu bertahan dan tetap berlaku. Secara etika, tindakan itu ialah yang bersesuaian dengan sifat rasional seorang manusia, karena manusia itu secara alamiah condong kepada kebaikan.&lt;br /&gt;Jadi manusia sebagai subyek dalam bertingkah laku, telah memiliki potensi kebaikan sesuai dengan kodratnya, di samping adapula kecenderungan-kecenderunngan dan dorongan-dorongan kearah yang tidak baik. Tindakan yang baik adalah yang bersesuaian dengan sifat rasional (pikiran) manusia. Kodrat wujud manusia yang pertama-tama adaJah lercermm dari jlwa dan pikirannya yang disebut dengan kekuataJl potensial yang membimbing tindakan manusia menuju pada Tuhan at au menjauhi Tuhan, dengan kata lain melakukan kebaikan atau kejahatan, Kebaikan tertinggi adalah mendekatkan diri pada Tuhan sesudah tingkatan ini baru kehidupan berpikir rasional.&lt;br /&gt;Dalam bidang pendidikan perennialisme sangat dipengaruhi oleh tokoh-tokohnya, seperti Plato, Aristoteles dan Thomas Aquinas. Menurut Plato, manusia secara kodrat memiliki tiga potensi yaitu nafsu, kemauan dan pikiran, Pendidikan hendaknya berorientasi pada p~tensi itu dan kepada masyarakat, agar supaya kebutuhan yang ada pada setiap lapisan masyarakat bisa terpenuhi.&lt;br /&gt;Dengan demikian jelaslah bahwa perenialisme itu rnenghendaki agar pendidikan disesuaikan dengan keadaan manusia yang mempunyai nafsu, kemauan dan pikiran sebagaimana yang dimiliki secara kodrat. Dengan memperhatikan hal ini, maka pendidikan yang berorientasi pada potensi dan masyarakat akan dapat terpenuhi.&lt;br /&gt;Ide-ide Plato ini kemudian dikembangkan oleh Aristoteles dengan lebih mendekatkan kepada dunia kenyataan, Bagi Aristoteles tujuan pendidikan adalah "kehahagiaan". Untuk mencapai pendidikan itu, maka aspek jasmani, emosi dan intelek harus di kembangkan secara seimbang. Sejalan dengan uraian di atas, Zuhairini Arikunto juga berpendapat dalam bukunya Filsafat Pendidikan Islam, mengatakan tujuan pendi­dikan yang dikehendaki oleh Thomas Aquinas ialah sebagai usaha mewujudkan kapasitas yang ada dalam individu agar menjadi aktualitas, aktif dan nyata, Oalam hal ini peranan guru adalah mengajar dan memberikan bantuan pada anak didik untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada padanya.&lt;br /&gt;Menurut Robert Hutchkins bahwa manusia adalah animal rasionale, maka tujuan pendidikan adalah mengembangkan akal budi supaya anak didik dapat hidup penuh kebijaksanaan demi kebaikan hidup itu sendiri. Oleh karenanya tujuan pendidikan di sekolah perlu sejalan dengan pandangan dasar di atas, mempertinggi kemampuan anak untuk memiliki akal sehat.&lt;br /&gt;Dapatlah disimpulkan bahwa tujuan dari pada pendidikan yang hendak dicapai oleh para ahli tersebut di atas adalah untuk mewujudkan agar anak didik dapat hidup bahagia demi kebaikan hidupnya sendiri. Jadi dengan akalnya dikembangkan maka dapat mempertinggi kemam­puan akal pikirannya. Dari prinsip-prinsip pendidikan perenialisme tersebut maka perkembangannya telah mempengaruhi sistem pendidikan modern, seperti pembagian kurikulum untuk sekolah dasar, menengah, perguruan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. Aliran Rekonstruksionisme&lt;br /&gt;A. Pendahuluan&lt;br /&gt;Kata rekonstruksionisme dalam bahasa Inggeris rekonstruct yang berarti menyusun kembali. Dalam konteks filsafat pendidikan, aliran rekonstruksionisme adalah suatu aliran yang berusaha merombak tata susunan lama dan membangun tata susunan hidup kebudayaan yang bercorak modern. Aliran rekonstruksionisme, pada prinsipnya, sepaham dengan aliran perenialisme, yaitu hendak menyatakan krisis kebudayaan modern. Kedua aliran tersebut, aliran rekonstruksionisme dan perenialisme, memandang bahwa keadaan sekarang merupakan zaman yang mempunyai kebudayaan yang terganggu oleh kehancuran, kebingungan dan kesimpangsiuran.&lt;br /&gt;Walaupun demikian, prinsip yang dimiliki oleh aliran rekonstruksionisme tidaklah sama dengan prinsip yang dipegang oleh aliran perenialisme. Keduanya mempunyai visi dan cara yang berbeda dalam pemecahan yang akan ditempuh untuk mengembalikan kebudayaan yang scrasi dalam kehidupan. Aliran perennialisme memilih cara tersendiri, yakni dengan kembali ke alam kebudayaan lama atau dikenal dengan regressive road culture yang mereka anggap paling ideal. Sementara itu aliran rekonstruksionisme menempuhnya dengan jalan berupaya mem­bina suatu konsensus yang paling luas dan mengenai tujuan pokok dan tertinggi dalam kehidupan umat manusia.&lt;br /&gt;Untuk mencapai tujuan tersebut, rekonstruksionisme berupaya mencari kesepakatan antar sesama manusia atau orang, yakni agar dapat mengatur tata kehidupan manusia dalam suatu tatanan dan seluruh lingkungannya. Maka, proses dan lembaga pendidikan dalam pandangan rekonstruksionisme perlu merombak tata susunan lama dan membangun tata susunan hidup kebudayaan yang baru, untuk mencapai tujuan utama terse but memerlukan kerjasama antar ummat manusia.&lt;br /&gt;B. Tokoh-tokoh Rekonstruksionisme&lt;br /&gt;Rekonstruksionisme dipelopori oleh George Count dan Harold Rugg pada tahun 1930, ingin membangun masyarakat baru, masyarakat yang pantas dan adil. Beberapa tokoh dalam aliran ini: Caroline Pratt, George Count, Harold Rugg&lt;br /&gt;C. Tempat Asal Aliran Rekonstruksionisme&lt;br /&gt;Rekonstruksionisme merupakan kelanjutan dari gerakan progresivisme. Gerakan ini lahir didasarkan atas suatu anggapan bahwa kaum progresif hanya memikirkan dan melibatkan diri dengan masalah-masalah masyarakat yang ada sekarang.&lt;br /&gt;D. Pandangan Rekonstruksionisme dan Penerapannya di Bidang Pendidikan&lt;br /&gt;Aliran rekonstruksionisme berkeyakinan bahwa tugas penyelamatan dunia merupakan tugas semua umat manusia atau bangsa. Karenanya pembinaan kembali daya inetelektual dan spiritual yang sehat akan membina kembali manusia melalui pendidikan yang tepat atas nilai dan norma yang benar pula demi generasi sekarang dan generasi yang akan datang, sehingga terbentuk dunia baru dalam pengawasan umat manusia.&lt;br /&gt;Kemudian aliran ini memiliki persepsi bahwa masa depan suatu bangsa merupakan suatu dunia yang diatur, diperintah oleh rakyat secara demokratis dan bukan dunia yang dikuasai oleh golongan tertentu. Sila-sila demokrasi yang sungguh bukan hanya leori tetapi mesti menjadi kenyataan, sehingga dapat diwujudkan suatu dunia dengan potensi-potensi teknologi, mampu meningkatkan kualitas kesehatan, kesejahteraan dan kemakmuran serta keamanan masyarakat tanpa membedakan warna kulit, keturunan, nasionalisme, agama (kepercayaan) dan masyarakat bersangkutan.&lt;br /&gt;Pada prinsipnya, aliran rekonstruksionisme memandang alam metafisika merujuk dualisme, aliran ini berpendirian bahwa alam nyata ini mengandung dua macam bakikat sebagai asal sumber yakni hakikat materi dan bakikat rohani. Kedua macam hakikat itu memiliki ciri yang bebas dan berdiri sendiri, sarna azali dan abadi, dan hubungan keduanya menciptakan suatu kehidupan dalam alam. Descartes, seorang tokohnya pernah menyatakan bahwa umumnya manusia tidak sulit menerima atas prinsip dualisme ini, yang menunjukkan bahwa kenyataan lahir dapat segera ditangkap oleh panca indera manusia, semen tara itu kenyataan bathin segera diakui dengan adanya akal dan petasaan hidup. Di balik gerak realita sesungguhnya terdapatlah kausalitas sebagai pendorongnya dan merupakan penyebab utama atas kausa prima. Kausa prima, dalam konteks ini, ialah Tuhan sebagai penggerak sesuatu tanpa gerak. Tuhan adalah aktualitas murni yang sarna sekali sunyi dan substansi.&lt;br /&gt;Alam pikiran yang demikian bertolak hukum-hukum dalam filsafat itu sendiri tanpa bergantung padii ilmt pengetahuan. Namun demikian, meskipun filsafat dan ilmu berkembang ke arah yang lebih sempurna, tetap disetujui bahwa kedudukan filsafal lebih tinggi dibandingkan ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;E. Pandangan dan Sikap Saya tentang Aliran Rekonstruksionisme&lt;br /&gt;1. Pandangan secara Ontologi&lt;br /&gt;Dengan ontologi, dapat diterangkan tentang bagaimana hakikat dari segala sesuatu. Aliran rekonstruksionisme memandang bahwa realita itu bersifat universal, yang mana realita itu ada di mana dan sama di setiap tempat. Untuk mengerti suatu realita beranjak dari suatu yang konkrit dan menuju kearah yang khusus menam pakkan diri dalam perwujudan sebagaimana yang kita lihat dihadapan kita dan ditangkap oleh panca indra manusia seperti bewan dan tumbuhan atau benda lain disekeiling kita, dan realita yang kita ketahui dan kita badapi tidak terlepas dari suatu sistem, selain substansi yang dipunnyai dan tiap-tiap benda tersebut, dan dapat dipilih melalui akal pikiran.&lt;br /&gt;Kemudian, tiap realita sebagai substansi selalu cenderung bergerak dan berkembang dari potensialitas menuju aktualitas (teknologi). Dengan demikian gerakan tersebut mencakup tujuan dan terarah guna mencapai tujuan masing-masing dengan caranya sendiri dan diakui bahwa tiap realita memiliki perspektif tersendiri.&lt;br /&gt;2. Pandangan Ontologis&lt;br /&gt;Dalam proses interaksi sesama manusia, diperlukan nilai-nilai. Begitu juga halnya dalam hubungan manusia dengan sesamanya dan alam semesta tidak mungkin melakukan sikap netral, akan tetapi manusia sadar ataupun tidak sadar telah melakukan proses penilaian, yang merupakan kecenderungan man usia. Tetapi, secara umum ruang lingkup (scope) ten tang pengertian "nilai" tidak terbatas.&lt;br /&gt;Aliran rekonstruksionisme memandang masalah nilai berdasarkan azas-azas supernatural yakni menerima nilai natural yang universal, yang abadi berdasarkan prinsip nilai teologis. Hakikat manusia adalah emanasi (pancaran) yang potensial yang berasaldari dan dipimpin oleh Tuhan dan atas dasar inilah tinjauan tentang kebenaran dan keburukan dapat diketahuinya. Ke­mudian, manusia sebagai subyek telah memiliki potensi-potensi kebaikan dan keburukan sesuai dengan kodratnya. Kebaikan itu akan tetap tinggi nilainya bila tidak dikuasai oleh hawa nafsu belaka, karena itu akal mempunyai peran untuk memberi penentuan.&lt;br /&gt;Neo-Thomisme memandang bahwa etika, estetika dan politik sebagai cabang dari filsafat praktis, dalam pengertian tetap berhubungan dan berdasarkan pad a prinsip-prinsip dari praktek-praktek dalam tindakan-tindakan moral, kreasi estetika dan organisasi politik. Karenanya, dalam arti teologis manusia perlu mencapai kebaikan tertinggi, yakni bersatu dengan Tuhan, kemudian berpikir rasional. Dalam kaitannya dengan estetika (keindahan), hakikat sesungguhnya ialah Tuhan sendiri. Keindahan yang maujud itu hanyalah keindahan khusus, pancaran un sur keindahan universal yang abadi, maha indah dan Tuhan.&lt;br /&gt;Aristoteles memandang bahwa kebajikan dibedakan menjadi dua macam, yakni kebajikan intelektual dan kebajikan moral, kebajikan moral merupakan suatu kebajikan berdasarkan pembiasaan dan merupakan dasar dari kebajikan intelektual.&lt;br /&gt;Dari gerakan intelektualitas pada abad pertengahan yang mencapai kristalisasi pada abad IX-XIV, memberikan argumentasi rasio tentang eksistensi Tuhan. Alselpus, seorang tokoh utama scholastik, menyatakan bahwa secara kritis realita semesta dapat dipahami dan tidak ada sesuatu di alam nyata ini diluar kekuasaan Tuhan karena semua itu sebagai perwujudan dari kesempurnaannya. Dalam perkembangan selanjutnya, penafsiran yang demikian didukung oleh Thomas Aquinas yang inti pembicaraannya untuk mengetahui realita yang ada yang hams berdasarkan iman dan perkembangan rasional hanya dapat dijawab dan mesti diikuti dengan iman.&lt;br /&gt;3. Pandangan Epistemologis&lt;br /&gt;Kajian epsitemologis aliran ini lebih merujuk pada pendapat aliran pragmatisme (progressive) dan perenialisme. Berpijak dari pola pemikiran bahwa untuk memahami realita alam nyata memerlukan suatu azas tahu dalam arti bahwa tidak mungkin memahami realita ini tanpa melalui proses pengalaman dan hubungan dengan realita terlebih dahulu melalui penemuan suatu pintu gerbang ilmu pengetahuan. Karenanya, baik akal maupun rasio sama-sama berfungsi membentuk pengetahun, dan akal di bawa oleh panca indera menjadi pengetahuan dalam yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;Aliran ini juga berpendapat bahwa dasar dari suatu kebenaran dapat dibuktikan dengan self evidence, yakni bukti yang ada pada diri sendiri, realita dan eksistensinya. Pemahamannya bahwa pengetahuan yang benar buktinya ada di dalam pengetahuan ilmu itu sendiri. Sebagai ilustrasi, adanya Tuhan tidak perlu dibuktikan dengan bukti-bukti lain atas eksistensi Tuhan (self evidence). Kajian tentang kebenaran itu diperlukan suatu pemikiran, metode yang diperlukan guna menuntun agar sampai kepada pemikiran yang hakiki. Penalaran-penalaran memiliki hukum-hukum tersendiri agar dijadikan pegangan ke arah penemuan definisi atau pengertian yang logis.&lt;br /&gt;Ajaran yang dijadikan pedoman berasal dari Aristoteles yang membicarakan dua hal pokok, yakni pikiran (ratio) dan bukti (evidence), dengan jalan pernikirannya adalah silogisme. Silogisme menunjukkan hubungan logis antara premis mayor, premis minor dan kesimpulan (condusion), dengan memakai cara pengambilan kesimpulan deduktif dan induktif.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-3672915299816742656?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/3672915299816742656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=3672915299816742656' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/3672915299816742656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/3672915299816742656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/06/definisi-perenialismeessensialismeprogr.html' title='definisi perenialisme,essensialisme,progresivisme,'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-716336604654409904</id><published>2008-04-10T23:35:00.001-07:00</published><updated>2008-04-10T23:42:57.134-07:00</updated><title type='text'>diskusi 1</title><content type='html'>menurut saya,saya lebih setuju dengan pengertian pendidikan yang ke3,sebab dalam pengertian inimengandung pengertian yanglebih cenderung realitas.karena kita lihatsaat ini banyak menbaga-lembaga pendidikan sekarang baik formal maupun informal,yang berusaha untuk mengeksplorasi potensi maupun bakat dan kemauan para peserta didiknya yang tentunya dalam bidang tertentu,sehingga peserta didik mampu menemukan jatidirimya yang sebenar-benarnya,sehimgga ia menjadi ahli dalam bidang tsb,yang kenudian kemampuannya akan membantu dirinya dalam menghadapi persaingan global dalam kehidupan ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-716336604654409904?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/716336604654409904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=716336604654409904' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/716336604654409904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/716336604654409904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/04/diskusi-1.html' title='diskusi 1'/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-6065814366154840681</id><published>2008-03-24T03:49:00.000-07:00</published><updated>2008-03-24T03:51:09.251-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-6065814366154840681?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/6065814366154840681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=6065814366154840681' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/6065814366154840681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/6065814366154840681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/03/blog-post_9607.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-7757437474590608027</id><published>2008-03-24T03:45:00.000-07:00</published><updated>2008-03-24T03:49:27.605-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-7757437474590608027?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/7757437474590608027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=7757437474590608027' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/7757437474590608027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/7757437474590608027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/03/blog-post_5692.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-2863759963703806556</id><published>2008-03-24T03:42:00.000-07:00</published><updated>2008-03-24T03:44:58.574-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='permendiknas tentang standar pendidik dan tenaga kependidikan'/><title type='text'></title><content type='html'>Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualifikasi akademik yang dimaksudkan di atas adalah tingkat pendidikan minimal yang harus dipenuhi oleh seorang pendidik yang dibuktikan dengan ijazah dan/atau sertifikat keahlian yang relevan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompetensi sebagai agen pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah serta pendidikan anak usia dini meliputi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kompetensi pedagogik;&lt;br /&gt;    * Kompetensi kepribadian;&lt;br /&gt;    * Kompetensi profesional; dan&lt;br /&gt;    * Kompetensi sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidik meliputi pendidik pada TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SDLB/SMPLB/SMALB, SMK/MAK, satuan pendidikan Paket A, Paket B dan Paket C, dan pendidik pada lembaga kursus dan pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenaga kependidikan meliputi kepala sekolah/madrasah, pengawas satuan pendidikan, tenaga administrasi, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, teknisi, pengelola kelompok belajar, pamong belajar, dan tenaga kebersihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia yang berkaitan dengan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 12 Tahun 2007 tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah&lt;br /&gt;    * Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah&lt;br /&gt;    * Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-2863759963703806556?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/2863759963703806556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=2863759963703806556' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/2863759963703806556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/2863759963703806556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/03/standar-pendidikan-dan-tenaga.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-630691934443620216</id><published>2008-03-24T03:34:00.000-07:00</published><updated>2008-03-24T03:42:42.074-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-630691934443620216?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/630691934443620216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=630691934443620216' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/630691934443620216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/630691934443620216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/03/blog-post_6240.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-5071239972922150785</id><published>2008-03-24T03:32:00.000-07:00</published><updated>2008-03-24T03:33:26.996-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-5071239972922150785?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/5071239972922150785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=5071239972922150785' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/5071239972922150785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/5071239972922150785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/03/blog-post_3741.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-9017079575212164463</id><published>2008-03-24T03:31:00.000-07:00</published><updated>2008-03-24T03:32:50.698-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='permendiknas tentang penilaian pendidikan'/><title type='text'></title><content type='html'>PERATURAN&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL&lt;br /&gt;REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;NOMOR 20 TAHUN 2007&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN&lt;br /&gt;DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,&lt;br /&gt;Menimbang : bahwa dalam rangka mengendalikan mutu hasil pendidikan&lt;br /&gt;sesuai standar nasional pendidikan yang dikembangkan oleh&lt;br /&gt;Badan Standar Nasional Pendidikan, perlu menetapkan Standar&lt;br /&gt;Penilaian Pendidikan dengan Peraturan Menteri Pendidikan&lt;br /&gt;Nasional;&lt;br /&gt;Mengingat : 1. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar&lt;br /&gt;Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia&lt;br /&gt;Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia Nomor 4496);&lt;br /&gt;2. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan,&lt;br /&gt;Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja&lt;br /&gt;Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah&lt;br /&gt;beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden&lt;br /&gt;Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2006;&lt;br /&gt;3. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun&lt;br /&gt;2004 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu&lt;br /&gt;sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan&lt;br /&gt;Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 31/P Tahun&lt;br /&gt;2007;&lt;br /&gt;MEMUTUSKAN :&lt;br /&gt;Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK&lt;br /&gt;INDONESIA TENTANG STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN.&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;(1) Penilaian hasil belajar peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan&lt;br /&gt;menengah dilaksanakan berdasarkan standar penilaian pendidikan yang&lt;br /&gt;berlaku secara nasional.&lt;br /&gt;(2) Standar penilaian pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri ini.&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.&lt;br /&gt;Ditetapkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 20 Juni 2007&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,&lt;br /&gt;TTD.&lt;br /&gt;BAMBANG SUDIBYO&lt;br /&gt;Salinan sesuai dengan aslinya.&lt;br /&gt;Biro Hukum dan Organisasi&lt;br /&gt;Departemen Pendidikan Nasional,&lt;br /&gt;Kepala Bagian Penyusunan Rancangan&lt;br /&gt;Peraturan Perundang-undangan dan&lt;br /&gt;Bantuan Hukum I,&lt;br /&gt;Muslikh, S.H.&lt;br /&gt;NIP 131479478&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-9017079575212164463?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/9017079575212164463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=9017079575212164463' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/9017079575212164463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/9017079575212164463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/03/peraturan-menteri-pendidikan-nasional_8089.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-7502204712602698256</id><published>2008-03-24T03:29:00.001-07:00</published><updated>2008-03-24T03:30:44.355-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='permendiknas standar biaya pendidikan'/><title type='text'></title><content type='html'>PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2005 TENTANG SUBSIDI SILANG BIAYA OPERASIONAL PERGURUAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : a. bahwa pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan agar Pemerintah Negara Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum, mencerdasakan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, dan perdamaian abadi dan keadilan sosial; b. bahwa salah satu upaya yang harus ditempuh dalam mencerdasakan kehidupan bangsa adalah memberikan layanan pendidikan bermutu kepada semua warga Negara, antara lain melalui pengaturan biaya pendidikan melalui subsidi silang bagi mereka yang tidak mampu; c. bahwa untuk maksud tersebut di atas, perlu ditetapkan Peraturan Menteri tentang Subsidi Silang Biaya Operasional Perguruan Tinggi; Mengingat : 1. Pasal 4 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945: 2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik 1&lt;br /&gt;Indonesia Tahun 1999 Nomor 115, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3859); 4. Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 1999 tentang Penetapan Perguruan Tinggi sebagai Badan Hukum Milik Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3860); 5. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 177 Tahun 2000 tentang Susunan Organisasi dan Tugas Departemen sebagaimana telah diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001; 6. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 102 Tahun 2001 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja departemen sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun 2004 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu; MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANG SUBSIDI SILANG BIAYA OPERASIONAL PERGURUAN TINGGI Pasal I Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan : 1. Subsidi silang operasional perguruan tinggi adalah subsidi yang diberikan oleh peserta didik yang mampu secara finansial kepada peserta didik yang tidak mampu secara finansial, dalam menanggung biaya operasi perguruan tinggi. 2. Biaya operasi perguruan tinggi adalah biaya untuk memberikan pelayanan pendidikan tinggi, tidak termasuk investasi pada prasarana, sarana, dan modal kerja tetap dan biaya pendidikan personal yang harus ditanggung oleh peserta didik. 3. Perguruan tinggi adalah universitas, institut, sekolah tinggi, polteknik, atau akademi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi. Pasal 2 (1) Subsidi silang biaya operasi perguruan tinggi dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berperan membantu&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;pendanaan pendidikan bagi peserta didik yang tidak mampu finansial tetapi mampu secara akademik. (2) Tujuan subsidi silang biaya operasi perguruan tinggi adalah terselenggaranya pelayanan pendidikan yang bermutu bagi peserta didik yang tidak mampu secara finansial. Pasal 3 (1) Peserta didik yang tidak mampu secara finansial tetapi mampu secara akademik mendapatkan subsidi silang biaya operasi perguruan tinggi. (2) Peserta didik yang mampu secara finansial dibebani biaya operasi perguruan tinggi yang sama dengan atau lebih dari biaya operasi perguruan tinggi per peserta didik. (3) Pemberian subsidi silang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah untuk menjamin akses peserta didik untuk memperoleh kesempatan belajar pada perguruan tinggi. Pasal 4 (1) Struktur pembayaran subsidi silang biaya operasi perguruan tinggi diatur sebagai berikut : a. Pembayaran biaya operasi perguruan tinggi diklasifikasikan menjadi 4 (empat) kelompok, yaitu : 1) peserta didik yang membayar sebesar biaya operasi perguruan tinggi per peserta didik; 2) peserta didik yang membayar di atas biaya operasi perguruan tinggi per peserta didik; 3) peserta didik yang membayar di bawah biaya operasi perguruan tinggi per peserta didik; 4) peserta didik yang dibebankan dari membayar operasi pendidikan. b. Proporsi peserta didik dari empat kelompok sebagaimana tersebut pada huruf a disesuaikan dengan kondisi perguruan tinggi. (2) Biaya operasi perguruan tinggi adalah bagian dari dana pendidikan yang diperlukan untuk membiayai kegiatan operasi perguruan tinggi agar dapat berlangsungnya kegiatan pendidikan secara teratur dan berkelanjutan, dan terdiri dari : a. gaji pendidik dan tenaga kependidikan serta segala tunjangan yang melekat pada gaji, b. Bahan atau peralatan pendidikan habis pakai, dan c. Biaya operasi pendidikan tak langsung seperti daya, air, jasa, telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur,&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;transportasi, konsumsi, pajak, asuransi, penyusutan sarana dan prasrana, dan lain sebagainya. (3) Biaya operasi perguruan tinggi per peserta didik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan oleh perguruan tinggi yang bersangkutan, dengan mengacu pada standar biaya operasi perguruan tinggi. (4) Menteri Pendidikan Nasional menetapkan standar biaya operasi perguruan tinggi (5) Pengelolaan subsidi silang biaya operasi perguruan tinggi dilaksanakan secara transparan dan akuntabel dan diserahkan sepenuhnya kepada perguruan tinggi Pasal 5 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 24 Januari 2005 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. TTD. BAMBANG SUDIBYO 4&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-7502204712602698256?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/7502204712602698256/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=7502204712602698256' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/7502204712602698256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/7502204712602698256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/03/peraturan-menteri-pendidikan-nasional_1088.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-5496327340945349410</id><published>2008-03-24T03:27:00.001-07:00</published><updated>2008-03-24T03:27:07.004-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-5496327340945349410?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/5496327340945349410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=5496327340945349410' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/5496327340945349410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/5496327340945349410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/03/blog-post_24.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-4487475828503164404</id><published>2008-03-24T03:14:00.000-07:00</published><updated>2008-03-24T03:26:56.652-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-4487475828503164404?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/4487475828503164404/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=4487475828503164404' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/4487475828503164404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/4487475828503164404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/03/blog-post.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-6935198429100319578</id><published>2008-03-24T03:10:00.000-07:00</published><updated>2008-03-24T03:14:47.071-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='permendiknas tentang standar pengelolaan'/><title type='text'></title><content type='html'>PERATURAN&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL&lt;br /&gt;REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;NOMOR 19 TAHUN 2007&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN&lt;br /&gt;DASAR DAN MENENGAH&lt;br /&gt;DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,&lt;br /&gt;Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor&lt;br /&gt;19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, perlu&lt;br /&gt;menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang&lt;br /&gt;Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan Dasar&lt;br /&gt;dan Menengah;&lt;br /&gt;Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia&lt;br /&gt;Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia Nomor 4301);&lt;br /&gt;2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar&lt;br /&gt;Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia&lt;br /&gt;Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia Nomor 4496);&lt;br /&gt;4. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan,&lt;br /&gt;Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja&lt;br /&gt;Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah&lt;br /&gt;beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden&lt;br /&gt;Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2006;&lt;br /&gt;5. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun&lt;br /&gt;2004 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu&lt;br /&gt;sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan&lt;br /&gt;Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20/P Tahun&lt;br /&gt;2005;&lt;br /&gt;MEMUTUSKAN:&lt;br /&gt;Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK&lt;br /&gt;INDONESIA TENTANG STANDAR PENGELOLAAN&lt;br /&gt;PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN&lt;br /&gt;MENENGAH.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;(1) Setiap satuan pendidikan wajib memenuhi standar pengelolaan pendidikan&lt;br /&gt;yang berlaku secara nasional&lt;br /&gt;(2) Standar pengelolaan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri ini.&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan&lt;br /&gt;Ditetapkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 23 Mei 2007&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,&lt;br /&gt;TTD.&lt;br /&gt;BAMBANG SUDIBYO&lt;br /&gt;Salinan sesuai dengan aslinya.&lt;br /&gt;Biro Hukum dan Organisasi&lt;br /&gt;Departemen Pendidikan Nasional,&lt;br /&gt;Kepala Bagian Penyusunan Rancangan&lt;br /&gt;Peraturan Perundang-undangan dan&lt;br /&gt;Bantuan Hukum I,&lt;br /&gt;Muslikh, S.H.&lt;br /&gt;NIP 131479478&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-6935198429100319578?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/6935198429100319578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=6935198429100319578' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/6935198429100319578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/6935198429100319578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/03/peraturan-menteri-pendidikan-nasional_8116.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-8363299210392066207</id><published>2008-03-24T03:04:00.000-07:00</published><updated>2008-03-24T03:10:44.550-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='permendiknas no 22'/><title type='text'></title><content type='html'>PERATURAN&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL&lt;br /&gt;REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;NOMOR 22 TAHUN 2006&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;STANDAR ISI&lt;br /&gt;UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH&lt;br /&gt;DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,&lt;br /&gt;Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 8 ayat&lt;br /&gt;(3), Pasal 10 ayat (3), Pasal 11 ayat (4), Pasal 12 ayat (2),&lt;br /&gt;dan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 19&lt;br /&gt;Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, perlu&lt;br /&gt;menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional&lt;br /&gt;tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan&lt;br /&gt;Menengah;&lt;br /&gt;Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik&lt;br /&gt;Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran&lt;br /&gt;Negara Republik Indonesia Nomor 4301);&lt;br /&gt;2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang&lt;br /&gt;Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan&lt;br /&gt;Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496);&lt;br /&gt;3. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang&lt;br /&gt;Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan&lt;br /&gt;Tatakerja Kementrian Negara Republik Indonesia&lt;br /&gt;sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden&lt;br /&gt;Nomor 62 Tahun 2005;&lt;br /&gt;PERMENNO22TH2006.doc&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;4. Keputusan Presiden Nomor 187/M Tahun 2004&lt;br /&gt;mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu&lt;br /&gt;sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir&lt;br /&gt;dengan Keputusan Presiden Nomor 20/P Tahun&lt;br /&gt;2005;&lt;br /&gt;Memperhatikan : Surat Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan&lt;br /&gt;Nomor 0141/BSNP/III/2006 tanggal 13 Maret 2006&lt;br /&gt;dan Nomor 0212/BSNP/V/2006 tanggal 2 Mei;&lt;br /&gt;MEMUTUSKAN:&lt;br /&gt;Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL&lt;br /&gt;TENTANG STANDAR ISI UNTUK SATUAN&lt;br /&gt;PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;(1) Standar Isi untuk satuan Pendidikan Dasar dan Menengah yang&lt;br /&gt;selanjutnya disebut Standar Isi mencakup lingkup materi minimal&lt;br /&gt;dan tingkat kompetensi minimal untuk mencapai kompetensi lulusan&lt;br /&gt;minimal pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.&lt;br /&gt;(2) Standar Isi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum pada&lt;br /&gt;Lampiran Peraturan Menteri ini.&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.&lt;br /&gt;Ditetapkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 23 Mei 2006&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,&lt;br /&gt;TTD.&lt;br /&gt;BAMBANG SUDIBYO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-8363299210392066207?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/8363299210392066207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=8363299210392066207' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/8363299210392066207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/8363299210392066207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/03/peraturan-menteri-pendidikan-nasional_4015.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-2811469150480948290</id><published>2008-03-24T03:02:00.000-07:00</published><updated>2008-03-24T03:03:18.379-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='permendiknas no 23'/><title type='text'></title><content type='html'>PERATURAN&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL&lt;br /&gt;REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;NOMOR 23 TAHUN 2006&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;STANDAR KOMPETENSI LULUSAN&lt;br /&gt;UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH&lt;br /&gt;DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,&lt;br /&gt;Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 27 ayat (1)&lt;br /&gt;Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar&lt;br /&gt;Nasional Pendidikan, perlu menetapkan Peraturan Menteri&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk&lt;br /&gt;Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;&lt;br /&gt;Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia&lt;br /&gt;Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia Nomor 4301);&lt;br /&gt;2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar&lt;br /&gt;Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia&lt;br /&gt;Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia Nomor 4496);&lt;br /&gt;3. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan,&lt;br /&gt;Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tatakerja&lt;br /&gt;Kementrian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah&lt;br /&gt;diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2005;&lt;br /&gt;4. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun&lt;br /&gt;2004 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu&lt;br /&gt;sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan&lt;br /&gt;Keputusan Presiden Nomor 20/P Tahun 2005;&lt;br /&gt;Biro Hukum dan Organisasi 2006&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;Memperhatikan : Surat Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor&lt;br /&gt;0141/BSNP/III/2006 tanggal 13 Maret 2006, Nomor&lt;br /&gt;0212/BSNP/V/2006 tanggal 2 Mei, dan Nomor&lt;br /&gt;0225/BSNP/V/2006 tanggal 10 Mei 2006;&lt;br /&gt;MEMUTUSKAN :&lt;br /&gt;Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL&lt;br /&gt;TENTANG STANDAR KOMPETENSI LULUSAN UNTUK&lt;br /&gt;SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;(1) Standar Kompetensi Lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan&lt;br /&gt;menengah digunakan sebagai pedoman penilaian dalam menentukan&lt;br /&gt;kelulusan peserta didik.&lt;br /&gt;(2) Standar Kompetensi Lulusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;meliputi standar kompetensi lulusan minimal satuan pendidikan dasar dan&lt;br /&gt;menengah, standar kompetensi lulusan minimal kelompok mata pelajaran,&lt;br /&gt;dan standar kompetensi lulusan minimal mata pelajaran.&lt;br /&gt;(3) Standar Kompetensi Lulusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;tercantum pada Lampiran Peraturan Menteri ini.&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.&lt;br /&gt;Ditetapkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 23 Mei 2003&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,&lt;br /&gt;TTD.&lt;br /&gt;BAMBANG SUDIBYO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-2811469150480948290?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/2811469150480948290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=2811469150480948290' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/2811469150480948290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/2811469150480948290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/03/peraturan-menteri-pendidikan-nasional_24.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-6797658041893409489</id><published>2008-03-24T02:55:00.000-07:00</published><updated>2008-03-24T03:00:55.403-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='permendiknas no 24'/><title type='text'></title><content type='html'>PERATURAN&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL&lt;br /&gt;REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;NOMOR 24 TAHUN 2006&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;PELAKSANAAN&lt;br /&gt;PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 22 TAHUN&lt;br /&gt;2006 TENTANG STANDAR ISI UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR&lt;br /&gt;DAN MENENGAH DAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL&lt;br /&gt;NOMOR 23 TAHUN 2006 TENTANG STANDAR KOMPETENSI&lt;br /&gt;LULUSAN UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH&lt;br /&gt;DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,&lt;br /&gt;Menimbang : bahwa agar Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22&lt;br /&gt;Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan&lt;br /&gt;Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan&lt;br /&gt;Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi&lt;br /&gt;Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dapat&lt;br /&gt;dilaksanakan di satuan pendidikan pada jenjang pendidikan&lt;br /&gt;dasar dan menengah secara baik, perlu menetapkan Peraturan&lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional tentang Pelaksanaan Peraturan&lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang&lt;br /&gt;Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan&lt;br /&gt;Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006&lt;br /&gt;tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan&lt;br /&gt;Dasar dan Menengah;&lt;br /&gt;Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia&lt;br /&gt;Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia Nomor 4301);&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang&lt;br /&gt;Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik&lt;br /&gt;Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran&lt;br /&gt;Negara Republik Indonesia Nomor 4496);&lt;br /&gt;3. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang&lt;br /&gt;Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan&lt;br /&gt;Tatakerja Kementrian Negara Republik Indonesia&lt;br /&gt;sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden&lt;br /&gt;Nomor 62 Tahun 2005;&lt;br /&gt;4. Keputusan Presiden Nomor 187/M Tahun 2004 mengenai&lt;br /&gt;Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah&lt;br /&gt;beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden&lt;br /&gt;Nomor 20/P Tahun 2005;&lt;br /&gt;5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun&lt;br /&gt;2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar&lt;br /&gt;dan Menengah;&lt;br /&gt;6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun&lt;br /&gt;2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan&lt;br /&gt;Pendidikan Dasar dan Menengah;&lt;br /&gt;MEMUTUSKAN:&lt;br /&gt;Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL&lt;br /&gt;TENTANG PELAKSANAAN PERATURAN MENTERI&lt;br /&gt;PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 22 TAHUN 2006&lt;br /&gt;TENTANG STANDAR ISI UNTUK SATUAN PENDIDIKAN&lt;br /&gt;DASAR DAN MENENGAH DAN PERATURAN MENTERI&lt;br /&gt;PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006&lt;br /&gt;TENTANG STANDAR KOMPETENSI LULUSAN UNTUK&lt;br /&gt;SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;(1) Satuan pendidikan dasar dan menengah mengembangkan dan&lt;br /&gt;menetapkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah&lt;br /&gt;sesuai kebutuhan satuan pendidikan yang bersangkutan berdasarkan&lt;br /&gt;pada :&lt;br /&gt;a. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan&lt;br /&gt;Nasional Pasal 36 sampai dengan Pasal 38;&lt;br /&gt;b. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar&lt;br /&gt;Nasional Pendidikan Pasal 5 sampai dengan Pasal 18, dan Pasal 25&lt;br /&gt;sampai dengan Pasal 27;&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;c. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang&lt;br /&gt;Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;&lt;br /&gt;d. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang&lt;br /&gt;Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan&lt;br /&gt;Menengah.&lt;br /&gt;(2) Satuan pendidikan dasar dan menengah dapat mengembangkan&lt;br /&gt;kurikulum dengan standar yang lebih tinggi dari Standar Isi sebagaimana&lt;br /&gt;diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun&lt;br /&gt;2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah&lt;br /&gt;dan Standar Kompentesi Lulusan sebagaimana diatur dalam Peraturan&lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar&lt;br /&gt;Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.&lt;br /&gt;(3) Pengembangan dan penetapan kurikulum tingkat satuan pendidikan&lt;br /&gt;dasar dan menengah memperhatikan panduan penyusunan kurikulum&lt;br /&gt;tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah yang disusun Badan&lt;br /&gt;Standar Nasional Pendidikan (BSNP).&lt;br /&gt;(4) Satuan pendidikan dasar dan menengah dapat mengadopsi atau&lt;br /&gt;mengadaptasi model kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan&lt;br /&gt;menengah yang disusun oleh BSNP.&lt;br /&gt;(5) Kurikulum satuan pendidikan dasar dan menengah ditetapkan oleh kepala&lt;br /&gt;satuan pendidikan dasar dan menengah setelah memperhatikan&lt;br /&gt;pertimbangan dari Komite Sekolah atau Komite Madrasah.&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;(1) Satuan pendidikan dasar dan menengah dapat menerapkan Peraturan&lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi&lt;br /&gt;Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi&lt;br /&gt;Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah mulai tahun ajaran&lt;br /&gt;2006/2007.&lt;br /&gt;(2) Satuan pendidikan dasar dan menengah harus sudah mulai menerapkan&lt;br /&gt;Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang&lt;br /&gt;Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan&lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar&lt;br /&gt;Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah paling&lt;br /&gt;lambat tahun ajaran 2009/2010.&lt;br /&gt;(3) Satuan pendidikan dasar dan menengah pada jenjang pendidikan dasar&lt;br /&gt;dan menengah yang telah melaksanakan uji coba kurikulum 2004 secara&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;menyeluruh dapat menerapkan secara menyeluruh Peraturan Menteri&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk&lt;br /&gt;Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan&lt;br /&gt;Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk&lt;br /&gt;Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah untuk semua tingkatan kelasnya&lt;br /&gt;mulai tahun ajaran 2006/2007.&lt;br /&gt;(4) Satuan pendidikan dasar dan menengah yang belum melaksanakan uji&lt;br /&gt;coba kurikulum 2004, melaksanakan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional&lt;br /&gt;Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar&lt;br /&gt;dan Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23&lt;br /&gt;Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan&lt;br /&gt;Dasar dan Menengah secara bertahap dalam waktu paling lama 3 tahun,&lt;br /&gt;dengan tahapan :&lt;br /&gt;a. Untuk sekolah dasar (SD), madrasah ibtidaiyah (MI), dan sekolah dasar&lt;br /&gt;luar biasa (SDLB):&lt;br /&gt;- tahun I : kelas 1 dan 4;&lt;br /&gt;- tahun II : kelas 1,2,4, dan 5;&lt;br /&gt;- tahun III : kelas 1,2,3,4,5 dan 6.&lt;br /&gt;b. Untuk sekolah menengah pertama (SMP), madrasah tsanawiyah (MTs),&lt;br /&gt;sekolah menengah atas (SMA), madrasah aliyah (MA), sekolah&lt;br /&gt;menengah kejuruan (SMK), madrasah aliyah kejuruan (MAK), sekolah&lt;br /&gt;menengah pertama luar biasa (SMPLB), dan sekolah menengah atas&lt;br /&gt;luar biasa (SMALB) :&lt;br /&gt;- tahun I : kelas 1;&lt;br /&gt;- tahun II : kelas 1 dan 2;&lt;br /&gt;- tahun III : kelas 1,2, dan 3.&lt;br /&gt;(5) Penyimpangan terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2)&lt;br /&gt;dapat dilakukan setelah mendapat izin Menteri Pendidikan Nasional.&lt;br /&gt;Pasal 3&lt;br /&gt;(1) Gubernur dapat mengatur jadwal pelaksanaan Peraturan Menteri&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk&lt;br /&gt;Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan&lt;br /&gt;Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk&lt;br /&gt;Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, untuk satuan pendidikan&lt;br /&gt;menengah dan satuan pendidikan khusus, disesuaikan dengan kondisi&lt;br /&gt;dan kesiapan satuan pendidikan di provinsi masing-masing.&lt;br /&gt;(2) Bupati/walikota dapat mengatur jadwal pelaksanaan Peraturan Menteri&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan&lt;br /&gt;Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk&lt;br /&gt;Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, untuk satuan pendidikan dasar,&lt;br /&gt;disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan satuan pendidikan di&lt;br /&gt;kabupaten/kota masing-masing.&lt;br /&gt;(3) Menteri Agama dapat mengatur jadwal pelaksanaan Peraturan Menteri&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk&lt;br /&gt;Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan&lt;br /&gt;Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk&lt;br /&gt;Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, untuk satuan pendidikan&lt;br /&gt;madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), madrasah aliyah&lt;br /&gt;(MA), dan madrasah aliyah kejuruan (MAK), disesuaikan dengan kondisi&lt;br /&gt;dan kesiapan satuan pendidikan yang bersangkutan.&lt;br /&gt;Pasal 4&lt;br /&gt;(1) BSNP melakukan pemantauan perkembangan dan evaluasi pelaksanaan&lt;br /&gt;Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang&lt;br /&gt;Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan&lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar&lt;br /&gt;Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, pada&lt;br /&gt;tingkat satuan pendidikan, secara nasional.&lt;br /&gt;(2) BSNP dapat mengajukan usul revisi Peraturan Menteri Pendidikan&lt;br /&gt;Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan&lt;br /&gt;Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan&lt;br /&gt;Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk&lt;br /&gt;Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah sesuai dengan keperluan&lt;br /&gt;berdasarkan pemantauan hasil evaluasi sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1).&lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah:&lt;br /&gt;a. menggandakan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun&lt;br /&gt;2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah&lt;br /&gt;dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang&lt;br /&gt;Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan&lt;br /&gt;Menengah, serta mendistribusikannya kepada setiap satuan pendidikan&lt;br /&gt;secara nasional;&lt;br /&gt;b. melakukan usaha secara nasional agar sarana dan prasarana satuan&lt;br /&gt;pendidikan dasar dan menengah dapat mendukung penerapan Peraturan&lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi&lt;br /&gt;Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.&lt;br /&gt;Pasal 6&lt;br /&gt;Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan:&lt;br /&gt;a. melakukan sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22&lt;br /&gt;Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan&lt;br /&gt;Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun&lt;br /&gt;2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar&lt;br /&gt;dan Menengah, dan panduan penyusunan kurikulum tingkat satuan&lt;br /&gt;pendidikan dasar dan menengah yang disusun BSNP, terhadap guru,&lt;br /&gt;kepala sekolah, pengawas, dan tenaga kependidikan lainnya yang relevan&lt;br /&gt;melalui Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan/atau Pusat&lt;br /&gt;Pengembangan dan Penataran Guru (PPPG);&lt;br /&gt;b. melakukan sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22&lt;br /&gt;Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan&lt;br /&gt;Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun&lt;br /&gt;2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar&lt;br /&gt;dan Menengah, dan panduan penyusunan kurikulum tingkat satuan&lt;br /&gt;pendidikan dasar dan menengah yang disusun BSNP kepada dinas&lt;br /&gt;pendidikan provinsi, dinas pendidikan kabupaten/kota, dan dewan&lt;br /&gt;pendidikan;&lt;br /&gt;c. membantu pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam penjaminan mutu&lt;br /&gt;satuan pendidikan dasar dan menengah agar dapat memenuhi Peraturan&lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi&lt;br /&gt;Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi&lt;br /&gt;Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, melalui LPMP.&lt;br /&gt;Pasal 7&lt;br /&gt;Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional:&lt;br /&gt;a. mengembangkan model-model kurikulum sebagai masukan bagi BSNP;&lt;br /&gt;b. mengembangkan dan mengujicobakan model-model kurikulum inovatif;&lt;br /&gt;c. mengembangkan dan mengujicobakan model kurikulum untuk pendidikan&lt;br /&gt;layanan khusus;&lt;br /&gt;d. bekerjasama dengan perguruan tinggi dan/atau LPMP melakukan&lt;br /&gt;pendampingan satuan pendidikan dasar dan menengah dalam&lt;br /&gt;pengembangan kurikulum satuan pendidikan dasar dan menengah;&lt;br /&gt;e. memonitor secara nasional penerapan Peraturan Menteri Pendidikan&lt;br /&gt;Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan&lt;br /&gt;Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt;Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk&lt;br /&gt;Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, mengevaluasinya, dan&lt;br /&gt;mengusulkan rekomendasi kebijakan kepada BSNP dan/atau Menteri;&lt;br /&gt;f. mengembangkan pangkalan data yang rinci tentang pelaksanaan Peraturan&lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi&lt;br /&gt;Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi&lt;br /&gt;Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.&lt;br /&gt;Pasal 8&lt;br /&gt;Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi:&lt;br /&gt;a. melakukan sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22&lt;br /&gt;Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan&lt;br /&gt;Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun&lt;br /&gt;2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar&lt;br /&gt;dan Menengah, di kalangan lembaga pendidikan tenaga keguruan (LPTK);&lt;br /&gt;b. memfasilitasi pengembangan kurikulum dan tenaga dosen LPTK yang&lt;br /&gt;mendukung pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22&lt;br /&gt;Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan&lt;br /&gt;Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun&lt;br /&gt;2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar&lt;br /&gt;dan Menengah.&lt;br /&gt;Pasal 9&lt;br /&gt;Sekretariat Jenderal melakukan sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan&lt;br /&gt;Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan&lt;br /&gt;Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23&lt;br /&gt;Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan&lt;br /&gt;Dasar dan Menengah, kepada pemangku kepentingan umum.&lt;br /&gt;Pasal 10&lt;br /&gt;Departemen lain yang menyelenggarakan satuan pendidikan dasar dan&lt;br /&gt;menengah :&lt;br /&gt;a. melakukan sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22&lt;br /&gt;Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan&lt;br /&gt;Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun&lt;br /&gt;2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar&lt;br /&gt;dan Menengah sesuai dengan kewenangannya dan berkoordinasi dengan&lt;br /&gt;Departemen Pendidikan Nasional;&lt;br /&gt;8&lt;br /&gt;b. mengusahakan secara nasional sesuai dengan kewenangannya agar&lt;br /&gt;sarana, prasarana, dan sumber daya manusia satuan pendidikan yang&lt;br /&gt;berada di bawah kewenangannya mendukung pelaksanaan Peraturan&lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi&lt;br /&gt;Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi&lt;br /&gt;Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;&lt;br /&gt;c. melakukan supervisi, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan Peraturan&lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi&lt;br /&gt;Untuk Satuan pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri&lt;br /&gt;Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi&lt;br /&gt;Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah sesuai dengan&lt;br /&gt;kewenangannya.&lt;br /&gt;Pasal 11&lt;br /&gt;Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini, Keputusan Menteri Pendidikan dan&lt;br /&gt;Kebudayaan :&lt;br /&gt;a. Nomor 060/U/1993 tentang Kurikulum Pendidikan Dasar;&lt;br /&gt;b. Nomor 061/U/1993 tentang Kurikulum Sekolah Menengah Umum;&lt;br /&gt;c. Nomor 080/U/1993 tentang Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan; dan&lt;br /&gt;d. Nomor 0126/U/1994 tentang Kurikulum Pendidikan Luar Biasa;&lt;br /&gt;dinyatakan tidak berlaku bagi satuan pendidikan dasar dan menengah sejak&lt;br /&gt;satuan pendidikan dasar dan menengah yang bersangkutan melaksanakan&lt;br /&gt;Peraturan Menteri ini sebagaimana diatur dalam Pasal 2 dan Pasal 3.&lt;br /&gt;Pasal 12&lt;br /&gt;Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.&lt;br /&gt;Ditetapkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 2 Juni 2006&lt;br /&gt;MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,&lt;br /&gt;TTD.&lt;br /&gt;BAMBANG SUDIBYO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-6797658041893409489?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/6797658041893409489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=6797658041893409489' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/6797658041893409489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/6797658041893409489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/03/peraturan-menteri-pendidikan-nasional.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8938133784306550139.post-8516953358343440114</id><published>2008-03-21T05:51:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T05:54:22.045-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Sebuah renungan untuk Pendidik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengantar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Islam, walaupun mencapai kemajuan dalam bidang sarana, namum kwalitasnya dirasakan belum memenuhi keinginan ummat. Kemerosotan itu disebabkan oleh berbagai faktor, satu diantaranya adalah ketidak fahaman terhadap tujuan Pendidikan Islam. Sebagian pendidik dan lembaga pendidikan berpandangan bahwa tujuan pendidikan adalah menyampaikan ilmu pengetahuan. Akibatnya semua usaha pendidikan hanya ditujuan untuk mentransmisikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu terdapat pula anggapan bahwa yang dinamakan Pendidikan Islam adalah pendidikan yang mengajarkan ilmu-ilmu keislaman (syari’ah), sehingga berkembang angapan bahwa ilmu-ilmu selain ilmu keislaman bukanlah merupakan garapan Pendidikan Islam. Akibatnya tujuan lembaga Pendidikan Islam terbatas pada pangajaran ilmu-ilmu syari’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini mencoba mengemukan tujuan Pendidikan Islam agar kesalah pahaman tersebut akan dapat diperbaiki, dan Pendidikan akan dapat berkembang sejalan dengan tujuan hakiki Pendidikan Islam yang sesuai dengan kehendak ajaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan merupakan fitrah yang telah melekat dalam diri setiap insan. Tidak ada tindakan manusia yang tidak mempunyai tujan. Sesungguhnya perbuatan seorang yang ia lakukan tanpa sadar mempunyai tujuan, walupun ia tidak mengetahui tujuan itu. Abdur Rahman Al-Qalawi, Ushul Tarbiyah al-Islamiyah, Kairo, Darul Fikril Arabi, hal. 96&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang yang sedang tidur akan menarik tangannya bila ditusuk dengan jarum. Tujuannya adalah mempertahankan diri, atau berkeinginan untuk hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, semua orang yang sadar dan berakal, selalu memikirkan tujuan setiap tindakannya. Bila ia menyadari tujuan tindakannya, akan terdorong untuk melakukan perbuatan itu. Seandainya seorang menempuh sebuah jalan tanpa mengetahui sebab ia harus melewati jalan tersebut, dia tidak akan antusias lewat di jalan itu. Tapi bila ia mengetahui bahwa di ujung jalan itu ada kebun yang indah, pemiliknya ramah dan akan mengajak setiap orang yang lewat di depan kebun itu untuk makan di pinggir kolam yang ada di kebun itu, sedangkan orang yang lewat ini sedang kelaparan, maka pasti orang tersenut akan terdorong dan bersemangat melewati jalan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dalam semua bidang, termasuk dalam bidang pendidikan. Seorang mahasiswa akan belajar dengan tekun sepanjang tahun, bila dalam benaknya selalu terbayang apa tujuan yang akan ia capai dengan pendidikan tersebut. Ia akan berusaha sekuat tenaga mencapai tujuan yang ia idam-idamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu tujuan juga akan mengarahkan proses sebuah kegiatan. Bila tujuan tergambar, seorang akan dapat menentukan langkah, menentukan cara dan menentukan apa yang akan diperbuat ke arah tujuan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan terhadap tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping hal yang kita utarakan di atas, kebutuhan sistim dan lembaga Pendidikan Islam terhadap tujuan disebabkan oleh dua masalah penting lainnya, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sistim pendidikan yang berkembang di negara-negara Islam adalah sistim yang diimpor dari model Eropah dan Amerika. Sistim tersebut tidak serasi dengan budaya dan kebiasaan ummat di negara ini. Disamping itu sistim tersebut masuk ke dalam negara Islam sebagai bagian dari kekuasaan kolonialis, yang otomatis tujuannya sesuai dengan tujuan ekonomis kolonial itu, dan sesuai dengan dominasi politik kelompok-kelompok terdidik dan pemerintahan negara penjajah itu. Penjajah melalui sekolah yang mereka siapkan berusaha untuk melatih orang-orang terjajah untuk melakukan peran-peran penjajah. Walaupun penjajahan fisik berakhir, namun sistim pendidikan belum banyak mengalami probahan. Kurikulum, malah bahasa di sebagian negara Islam misalnya, masih sama dengan zaman pemjajahan. Malah hubungan kebudayaan antara negara bekas jajahan dengan ngara penjajah lebih kuat dibadingkan dengan zaman penajajahan. Dr. Majid Arsan Al-kailani, Ahdaf At-Tarbiyah Al-islamihah, Madinah, Maktabah Darut-Turast, 1988, hal 35.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekhawatiran kita terhadap budaya Barat bukan berarti kita menutup diri dari semua budaya ini, tapi kita harus mempelajarinya dengan hati-hati dan kritis, dan menganggapnya sebagai salah satu informasi. Untuk mengatasi kesensitipan interaksi budaya itu dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal: (a) siapa yang kita pilih untuk berinteraksi itu; (b) pada umur berapa mereka kita bolehkan berinteraksi; dan (c) di mana tempat interaksi itu dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sebab kedua adalah bahwa sistim pendidikan di negara Islam masih merupakan penceplakan terhadap model pendidikan lama yang berkembang di negara-negara Islam. Pendidikan model lama itu belum memahami tujuan Pendidikan Islam dan tidak pula menghayati hubungan tujuan dengan proses pendidikan. Tujuan satu-satunya yang terlihat dalam pendidikan lama ini adalah mentranformasikan budaya orang tua kepada anak-anaknya tanpa melakukan pengembangan dan tanpa memperhatikan kebutuhan masa depan anak tersebut. Hal ini sama dengan apa yang diungkap Allah dalam surat Az-zuhruf ayat 22.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu kurikulum yang diberikan kepada anak-anak saat ini sama dengan apa yang diberikan pada masa yang lalu tanpa memperhatikan perbedaan kebutuhan saat ini dan masa yang lalu dan tanpa memperbadingkan probelma yang dihadapi oleh ummat masa kini dengan problema mereka masa lampau. Ibid, hal 39&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat ketidak pahaman tujuan ini lahirlah keterbelakangan di berbagai lembaga pendidikan Islam, baik dalam bidang kurikulum ataupun dalam bidang metode. Dan yang lebih naif lagi timbulnya dualisme, atau dikhatomi dalam sistim pendidikan kita saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan Pendidikan Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita ingin berbicara tentang tujuan Pendidikan Islam, kita harus melihat tujuan hidup manusia di dunia ini. Tujuan itu tertera dalam Surat Az-Zaiyat ayat 56.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku jadikan Jin dan Manusia itu untuk beribadah kepadaku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beribadah itu jugalah yang menjadi tujuan yang akan dicapai oleh Pendidikan Islam. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa tujuan Pendidikan Islam adalah “bagaimana merealisasikan ubudiyah lillah dalam kehidupan insan, baik seca individu ataupun kelompok”.Dr. Hamid Mahmud Ismail, Min Ushul Tabiyah fil Islam, Shan’a, Wizarah Atbiyah wa At-Ta’lim, l986, hal. 98&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah yang dimaksudkan di sini bukanlah terbatas pada ritual-ritual Islam, seperti shalat, shiyam dan zakat, tapi lebih luas dari itu. Ibadah dalam pengeritan bahwa seseorang hanya menerima seluruh masalah kehidupannya dari Allah SWT, dalam arti bahwa ia terus menerus dalam hubungan dengan Allah SWT. Shalat, shiyam, zakat tidak lebih dari miftah ibadah/kunci ibadah, atau sebagai halte tempat menambah perbekalan bagi seorang yang sedang mengembara. Ibid, hal. 98&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesunggunya seluruh perjalanan, mulai dari bidayah, sampai kepada nihayah adalah ibadah. Ibadah dalam pengertian seperti ini mencakup seluruh kehidupan manusia, tidak terbatas pada waktu pendek yang dipergunakan untuk ritual itu saja. Kalau itu yang dimaksud dengan ibadah oleh ayat 56 surah Azzariyat itu, tentu ayat itu tidak mempunyai makna yang mendalam. Apa artinya waktu yang babarapa menit untuk ritual itu jika dibandingkan dengan kehidupan kita yang panjang itu ! Hampir ia tidak mempunyai pengaruh apa-apa. Ayat ini baru mempunyai makna penting bila ibadah dijadikan manhaj hayah/sistim kehidupan manusia ini, dan bila ibadah itu menjadi cara berbuat, dan cara berfikir insa tersebut. Dalam arti bahwa semua perbuatan manusia harus kembali kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membentuk hubungan hati manusia dengan Allah SWT, dan mendorong hati manusia untuk kembali kepada Allah pada setiap saat adalah kaedah pokok Pendidikan Islam. Dengan kaedah inilah semua masalah dilaksanakan. Tanpa kaedah ini segala perbuatan di dunia tidak mempunyai arti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, tujuan Pendidikan Islam berbeda dengan tujuan pendidikan lainnya, yaitu membentuk muslim yang beramal shaleh. Dalam arti bahwa manusia yang ingin diciptakan oleh Pendidikan Islam adalah insan yang dalam semua amalnya selalu berhubungan dengan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal Shaleh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari implimentasinya, amal shaleh dapat dibagi kepada amal agama yang shaleh, amal sosial yang sholeh dan amal alami atau kauni yang sholeh. Namun bila dilihat dari pengaruhnya, amal shaleh dapat dikatagorikan kepada dua kelompok:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama. amal yang mendatangkan kemanfaatan dan keredhaan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua. amal yang bertujuan menghindarkan kemudharatan dan menjauhkan kemarahan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Individu yang melakukan kedua bentuk amal shaleh itu desebut sebagai shaleh-mushlih. Sedangkan yang hanya melakukan yang pertama saja disebut dengan shaleh. Melakukan salah satunya belumlah memadai, sebab yang pertama diperlukan untuk pengembangan dan kemajuan, sedangkan yang kedua adalah untuk menghalangi sebab-sebab kemufsadatan dan keterbelakangan. Ibid, hal. 49.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Islam berusaha untuk menciptakan manusia yang shaleh dan mushlih itu, dalam arti berusaha menciptakan insan yang akan berusaha melakukan kedua sisi amal shaleh tersebut. Hal ini disebabkan penegasan Allah dalam surat Al-Anfal ayat 25 yang mengatakan bahwa kehancuran tidak akan menimpa ummat yang anggotanya shaleh dan mushlih, tapi masyarakat yang anggotanya hanya shaleh saja akan dihadapkan kepada kehancuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Menciptakan individu yang beramal shaleh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang muncul bagaimana cara Pendidikan Islam menciptakan individu yang beramal shaleh ? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita harus memberikan defenisi amal dan bagaimana menciptakan amal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal dalam Pendidikan Islam adalah semua gerak yang diiringi dengan niyat. Nabi SAW bersabda: â€œSesungguhnya setiap amal itau mempunyai niatâ€. Setiap gerakan tanpa niat (tujuan) tidak dinamakan amal. Bila dikhususkan kepada manusia, maka setiap gerak yang bertujuan mendatangkan kemanfaatan atau menghindarkan kemudharatan (keburukan) dinamakan oleh Al-Quran sebagai amal. Sedangkan gerak tanpa tujuan disebut Al-Quran sebagai jiryan (peredaran), seperti peredaran matahari dan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, amal adalah gerak dan tujuan, atau dalam ungkapan lain kudrah dan iradah (kemampuan dan keinginan). Bila ada kemampuan dan ada pula keinginan maka akan tercipta amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kudrah dapat berarti tenaga (thaqah) yang terdapat pada manusia dan hewan. Ia dapat pula berarti kemampuan untuk menundukkan alam. Ini hanya dipunyai oleh manusia. Kudrah dalam pengertian inilah yang akan diarahkan oleh Pendidikan Islam. Kemampuan untuk menundukkan ini adalah perkawinan antara kemampulan akal dengan pengalaman dan keahlian manusia dalam bidang agama, sosial dan kauni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Iradah adalah keinginan individu terhadap tujuan-tujuan tertentu. Iradah ini juga suatu hal yang membedakan manusia dengan hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar ini, maka Pendidikan Islam memusatkan perhatiannya kepada pembentukan individu Muslim agar melakukan amal sholeh dalam dirinya, yaitu dengan mengembangkan kemampuan akal sampai ketingkat kematangan dan keahlian baik dalam bidang agama, sosial maupun kauni. Dalam kalimat yang lebih tergas, tujuan utama Pendidikan Islam adalah menciptakan muslim yang shaleh yang oleh banyak ulama digariskan dalam sepuluh ciri, yaitu Said Hawa, Fi Afaq At-Ta’alim, Kairo, Maktabah Wahbah 1980, hal 32:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berbadan sehat&lt;br /&gt;2. Berakhlak baik&lt;br /&gt;3. Berwawasan luas&lt;br /&gt;4. Berkesanggupan berusaha&lt;br /&gt;5. Berakidah lurus&lt;br /&gt;6. Beribadah benar&lt;br /&gt;7. Bertekad tinggi&lt;br /&gt;8. Berjaga-jaga terhadap waktunya&lt;br /&gt;9. Bermanfaat bagi orang lain&lt;br /&gt;10. Berketeraturan dalam semua amal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian di atas kita dapat mengatakan bahwa Pandidikan Islam adalah pendidikan yang syumul, yang mencakup semua segi pendidikan, baik akal, wujdan dan jasmani, atau kognitif, afektif dan psikhomotorik. Dengan demikian tujuan pendidikan juga akan mencakup seluruh aspek kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila individu muslim berhasil dididik menjadi manusia-manusia shaleh dan muslih, maka keluarga muslim akan tercipta dengan sendirinya, dan selanjutnya keluarga tersebut akan menjadi dasar bagi pembentukan masyarakat muslim yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsepã€€Pendidikan Islam Konsep Mohammad Natsir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œSesungguhnya telah berlaku sebelum kamu beberapa contoh yang diberikan Allah. Karena itu, berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan Rasul. Qurâ€™an adalah penerangan bagi seluruh manusia dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa.â€ [Al `Imran 137-138]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohammad Natsir menyatakan bahwa kemajuan dan kemunduran tidak tergantung kepada ketimuran dan kebaratan, tidak tergantung kepada putih, kuning atau hitamnya warna kulit, tetapi bergantung kepada ada atau tidak adanya sifat-sifat dan bibit-bibit kesanggupan dalam suatu ummat, yang menjadikan mereka layak atau tidaknya menduduki tempat yang mulia di atas dunia ini. Ada atau tidak adanya sifat-sifat kesanggupan itu bergantung kepada pendidikan jasmani dan rohani yang diterima seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga menekankan kepada ibu bapa tentang amanah Allah agar mendidik dan memimpin anak-anak ke jalan yang benar. Kedudukan sebagai ibu bapa harus bertanggungjawab penuh atas nasib anak-anak. Di samping itu, kedudukan sebagai ummat Islam wajib mempersiapkan pendidikan dari kalangan ummat sendiri. Beliau menyatakan untuk tidak menyerahkan pendidikan anak-anak kepada mereka yang tidak sehaluan, tidak seiman dan tidak seagama dengan ummat Islam. Meskipun kaum Kristen di Indonesia sangat giat membangun sekolah, membuka pintu untuk anak-anak muslim dengan kemudahan-kemudahan bea-siswa dan lainnya, tetapi ummat Islam harus mempertahankan aqidah anak-anak dengan mendidik mereka melalui cara-cara yang islami. Beliau menyampaikan peringatan Allah dalam Qurâ€™an:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œAlangkah sukanya ahli kitab, jika mereka dapat mebelokkan kamu kembali kepada kekafiran, sesudah kamu beriman (kepada Muhammad) karena kedengkian yang timbul dari mereka sendiri, setelah kebenaran nyata bagi mereka. Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka sampai Allah mendatangkan printah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.â€ [al-Baqarah 109]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga mengemukan Hadits yang bermaksud:&lt;br /&gt;â€œTiap-tiap anak itu dilahirkan suci, maka ibu bapanyalah yang menjadikannya seorang Majusi, Nasrani dan Yahudi.â€&lt;br /&gt;Begitulah, kata beliau, Nabi Muhammad memperingatkan kepada setiap ibu bapa ummat Islam tentang kewajiban terhadap anak-anak. Lebih lanjut beliau menegaskan bahwa mengurus pendidikan anak-anak lebih dari sekedar fardhu kifayah. Beliau merujuk kepada ayat Qurâ€™an yang berbunyi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œHendaklah ada di antara kamu suatu golongan yang menyeru manusia kepada kebaikan, menyuruh kepada ma`ruf dan mencegah dari yang mungkar. Penyeru-penyeru itu adalah adalah orang yang mendapat kemenangan.â€ [Al `Imran 104]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan menurut beliau adalah satu pimpinan jasmani dn rohani yang menuju kepada kesempurnaan dalam arti yang sesungguhnya. Pimpinan seperti itu paling kurang memerlukan dua hal. Pertama adalah tujuan tepat yang dapat mengarahkan pendidikan tersebut. Kedua adalah dasar. Akan sia-sialah pimpinan tersebut bila meninggalkan salah satu dari hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pendidikan tidak dapat dicapai kecuali setelah mengetahui tujuan hidup manusia di dunia. Dalam hal ini, Mohammad Natsir selalu merujuk kepada Qurâ€™an dan Hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œAku (Allah tidak jadikan jin dan manusia, melainkan untuk menyembah-Ku.â€ [az-Zariyat 56]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperhambakan diri semata-semata kepada Allah akan menjadikan manusia sebagai hamba Allah dan inilah yang menjadi tujuan hidup manusia di dunia. Berdasarkan penghambaan itulah, maka ummat Islam berkewajiban memberikan pendidikan kepada anak-anak mereka yang sedang menjalani kehidupan. Penghambaan yang dimaksud bukanlah memberi keuntungan kepada yang disembah, tetapi kepada penyembah itu sendiri yang memberikan kekuatan kepadanya dalam menghubungkan diri kepada yang disembah. Beliau mengutip ayat berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œBarangsiapa yang bersyukur kepada Allah, maka ia sesungguhnya ia bersyukur untuk kebaikan dirinya dan barangsaiap yang ingkar, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya, Maha Mulia.â€ [an-Naml 40]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai penghambaan diri kepada Allah ini, beliau mengatakan: â€œAkan menjadi orang yang memperhabakan segenap rohani dan jasmaninya kepada Allah s.w.t. untuk kemenangan dirinya dengan arti seluas-luasnya dan yang dapat dicapai oleh manusia. Itulah tujuan hidup manusia di atas dunia dan itulah tujuan didikan yang harus kita berikan kepada anak-anak kita ummat Islam.â€&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah, menurut beliau, â€œIslamiestisch Paedagogisch Idealâ€ yang harus memberi sinar kepada setiap individu ummat islam dalam mengemudikan perahu pendidikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tentang pendidikan islam, Mohammad Natsir selalu mengaitkan antara Barat dan Timur yang dipertentangkan oleh sebagian orang. Ada orang yang berpendapat bahwa pendidikan islam itu adalah pendidikan Timur dan pendidikan Barat adalah lawan dari pendidikan islam. Mungkin pandangan seperti itu merupakan reaksi terhadap pendidikan agama kebarat-baratan di Indonesia di mana sebagian dari hasil pendidikan ini tidak dapat diterima oleh ummat Islam. Sungguhpun demikian, itu tidak boleh diartakan bahwa Islam itu anti Barat dan pro Timur, terutama dalam bidangpendidikan. Nama bagi beliau tidak begitu penting, apakah dinamakan Barat atau Timur. Beliau menyatakan: â€œTimur kepunyaan Allah. Barat pun kepunyaan Allah jua. Sebagai makhluk yang bersifat hadits (baharu), kedua-duanya, Barat dan Timur, mempunyai hal yang kurang baik dan yang baik, mengandung beberapa kebaikan dan beberapa keburukan.â€&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut beliau, seorang pendidik Islam tidak usah memperdalam-dalam dan memperbesar-besarkan antagonisme (pertentangan) antara Barat dengan Timur. Islam hanya mengenal antagonisme antara hak dan batil. Semua yang hak diterima, biar pun datang dari Barat, dan semua yang batil akan disingkirkan, walaupun datangnya dari Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan beliau, konsep pendidikan islam tidak parsial, tetapi universal. Ia tidaklah Timur atau pun Barat, tetapi mengambil yang baik dari mana pun asalnya. Pendidikan Barat yang bersifat efficiency tidak boleh ditolak sama sekali, hanya karena kebaratannya. Sistem pendidikan Timur yang memberi didikan terpisah dari gelombang pergaulan dan perjuangan manusia tidak boleh diterima semuanya, hanya karena ketimurannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohammad Natsir meneruskan hujjahnya dengan mengatakan bahwa bagi semua hamba Allah, jasmani dan rohani, dunia dan akhirat, bukan dua hal bertentangan yang harus dipisahkan, melainkan dua serangkai yang harus lengkap-melengkapi dan dilebur menjadi dua suasana yang harmonis dan seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pandangan yang demikian, kita dapat melihat sikap beliau sehari-hari yang menunjukkan ciri ummatan wasatan (ummat moderat). Beliau menutup hujjah beliau dengan merujuk kepada ayat Qurâ€™an yang bermaksud:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€œDemikianlah kami jadikan kamu suatu ummat yang seimbang, adil dan harmonis, supaya kamu jadi pengawas bagi manusia dan Rasul jadi pengawas atas kamu.â€ [al-Baqarah 143].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Mohammad Noer&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8938133784306550139-8516953358343440114?l=sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/feeds/8516953358343440114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8938133784306550139&amp;postID=8516953358343440114' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/8516953358343440114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8938133784306550139/posts/default/8516953358343440114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugiyarti-unindra-bio2a.blogspot.com/2008/03/sebuah-renungan-untuk-pendidik.html' title=''/><author><name>sugiyarti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05004710314996957087</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
